Barakallah Fii Umrik

Barakallah Fii Umrik

Diposting pada

Ucapan barakallah fii umrik merupakan perkataan yang diucapkan orang muslim ketika salah seorang atau di antara kerabatnya bertambah umur. Ternyata ungkapan ini mengandung banyak sekali manfaat dalam kehidupan

Barakallah Fii Umrik

Ucapan Barakallah Fii Umrik

Saat seseorang berulang tahun, biasanya temannya akan mengucapkan “Selamat Ulang Tahun” untuk merayakan hari jadinya. Selain itu, ada pula yang mengatakan dalam versi bahasa Inggrisnya yakni “Happy Birthday”

Namun, ada pula segelintir orang yang mengucapkan Barakallah fii Umrik kepada sahabatnya sebagai pengganti selamat ulang tahun. Ucapan yang berasal dari bahasa Arab tersebut memiliki arti yang sama dengan ucapan ultah. Umumnya diucapkan oleh muslim terhadap kerabat lainnya.

Meskipun penduduk Indonesia mayoritas beragama Islam, namun ternyata jarang sekali penggunaan ucapan ulang tahun Islami dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dikarenakan sebagian besar memilih menggunakan bahasa Indonesia atau Inggris.

Kurangnya penggunaan barakallah fii umrik ini masih dipertanyakan. Apakah karena kurang populer? Atau hanya karena telah terbiasa dengan ucapan ulang tahun versi Indonesia. Masih jarangnya pengucapan ultah secara Islami tersebut menimbulkan tanda tanya besar.

Apa Arti Barakallah Fii Umrik itu?

Arti Barakallah Fii Umrik

Barakallah fii umrik memiliki arti atau makna “Semoga Allah memberkahi usiamu”. Ucapan tersebut berasal dari bahasa Arab dan diucapkan ketika ada teman atau keluarga yang berulang tahun. Adanya pengucapan ultah versi Islami ini telah digunakan di Indonesia, namun keberadaannya tidak populer.

Baca Juga: Pengertian Qada dan Qadar

Ucapan Islam tersebut tidak hanya mengandung kata-kata ungkapan kebahagian atas bertambahnya usia orang lain, namun di dalamnya terdapat doa agar yang berulang tahun selalu mendapatkan keberkahan dan kebahagiaan di hidupnya.

Dapat dikatakan, ucapan versi Islami itu multifungsi sebab bisa digunakan sebagai ucapan sekaligus pengharapan khusus untuk muslim yang berulang tahun. Pemberian ungkapan kepada orang lain ini tidak hanya praktis, namun mengandung nilai agama Islam.

Kapan Mengucapkan Barakallah Fii Umrik?

Ucapan ulang tahun secara Islam ini bisa diungkapkan saat seseorang bertambah usianya. Adanya pengucapan itu diharapkan di tahun-tahun yang akan datang usianya menjadi lebih berkah sehingga dia mendapatkan kebahagian serta mampu memberikan manfaat pada sesama muslim.

Ucapan ultah secara Islam ini sifatnya fleksibel. Sebenarnya tidak harus diucapkan tepat pada saat teman atau keluarga Anda berulang tahun. Namun, kini banyak muslim dan muslimah yang mengucapkan dengan tujuan mengapresiasi bertambahnya usia sahabatnya.

Selain diucapkan saat ulang tahun, barakallah fii umrik kerap digunakan untuk mengucap syukur atau selamat atas keberhasilan orang lain. “Semoga Allah memberkahi usiamu” ini bermakna luas. Pengucapan tersebut bisa pula menandakan rasa bahagia dan bersyukur atas pencapaian seseorang.

Bahkan, jika diteliti secara mendalam, adanya ucapan ini pun dapat diucapkan untuk ucapan terima kasih karena telah mendapat pertolongan. Pengucapan kalimat tersebut mengandung doa agar si penolong memperoleh berkah lebih. Itu bisa menjadi ungkapan kebahagian serta syukur yang tulus.

Hukum Mengucapkan Barakallah Fii Umrik

Hukum Mengucapkan Barakallah Fii Umrik

Bagaimana hukum ucapan selamat ulang tahun Islami? Terdapat dua kubu yang berpendapat mengenai hal ini. Sebagian ahli agama mengatakan bahwa hal tersebut haram karena tidak dilakukan oleh nabi, namun ulama lainnya menyatakan kegiatan tersebur mubah atau boleh dilakukan.

Sebenarnya, sesuatu yang tidak ada atau tidak dilakukan pada zaman Rasulullah tidak langsung masuk kategori haram. Apalagi Islam cukup fleksibel memperbolehkan seluruh tindakan manusia asalkan tidak bertentangan dengan agama.

Pengucapan barakallah fii umrik memang tidak secara ekplisit dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Namun, Nabi Muhammad pernah memberikan tauladan yakni dengan mengucapkan selamat kepada sahabatnya yang mendapatkan kebahagian.

Selain itu, Rasulullah SWA pun kerap saling berbalas hadiah dengan para sahabat. Hal ini menandakan bahwa nabi pun menyukai perbuatan mendoakan sesama muslim di saat salah seorang di antaranya mendapatkan kebahagiaan.

Jawaban Jika Mendapatkan Ucapan Barakallah Fii Umrik

Barakallah fii umrik adalah kalimat yang dikatakan jika ada seseorang yang berulang tahun. Apabila Anda mendapatkan ucapan tersebut, apa yang harus diucapkan? Sebagian besar orang umumnya mengucapkan terima kasih. Padahal, ada jawaban terbaiknya.

Untuk menjawab ucapan tersebut, Anda bisa mengucapkan “wa fika barakallah” yang bermakna Semoga Allah juga memberkahimu. Jawaban ini merupakan balasan apabila sang pengucap berjenis kelamin perempuan.

Namun, jika ternyata orang yang memberi ucapan adalah laki-laki, maka ucapkanlah “wa fiiki barakallah.” Bedanya pengucapan ini dikarenakan dalam bahasa Arab terdapat perbedaan penggunaan kosa kata antara lelaki dan perempuan.

Nah, kini Anda bisa mengganti kalimat terima kasih dengan “wa fika barakallah” atau “wa fiiki barakallah.” Adanya pemberian ucapan maupun balasan secara Islami ini dapat menambah keteguhan hati untuk selalu berada di jalan Allah.

Manfaat Ucapan Barakallah fii Umrik

Manfaat Ucapan Barakallah fii Umrik

Ada banyak manfaat yang didapatkan jika mengucapkan barakallah fii umrik. Ucapan dalam bahasa Arab ini tidak hanya mampu membuat orang lain senang, namun Anda pun bisa mendapatkan faedahnya jika menggunakannya. Berikut ulasannya:

Silaturahim

Salah satu hal yang akan didapat yaitu menyambung silaturahim. Apabila seseorang mengucapkan selamat ultah versi Islami, otomatis keduanya akan saling bercakap-cakap atau berinteraksi jika dilakukan di dunia maya.

Hal itu dapat menyambung persaudaraan. Tidak sedikit ikatan persahabatan makin menguat karena salah seorang diantaranya tidak melupakan hari kelahiran sahabatnya. Adanya pengucapan barakallah fii umrik ini bisa bermanfaat untuk menjalin hubungan dengan sesama muslim.

Memberikan Kebahagiaan pada Orang Lain

Mengucapkan selamat ulang tahun terdengar sepele, namun ini sangat bermakna bagi orang yang diberi ucapan. Dia akan merasa bahagia karena mendapatkan perhatian dan ucapan tulus dari teman atau keluarga.

Secara tidak langsung, ucapan ultah Islami itu bisa membahagiakan orang lain. Pemberian kebahagian tidak harus soal materi. Memberikan kasih sayang lewat ucapan barakallah fii umrik ini pun termasuk memberikan kebahagian.

Mendapat Pahala

Orang yang memberikan kebahagian atau melakukan kebaikan pada orang lain akan mendapatkan pahala. Bahkan, Allah SWT menjanjikan akan memberikan ganjaran meskipun masih berwujud niat. Memiliki niat membahagiakan orang saja mendapatkan pahala. Apalagi mewujudkan dalam kata-kata.

Meskipun terdengar sepele, namun kata-kata tersebut dapat menuntun Anda ke dalam nilai-nilai kebaikan yang dirahmati Allah. Jika ingin mendapatkan kebaikan dunia dan akhirat, jangan lupa mengganti selamat ultah dengan versi Arabnya.

Keberkahan Ucapan Barakallah fii Umrik

Kalimat barakallah fii umrik mengandung keberkahan bagi banyak pihak, baik sang pengucap maupun yang diberi ucapan. Bahkan, hal ini pun bisa ditularkan kepada orang lain apabila momen ulang tahun tersebut dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Sebagai contoh, jika ada yang berulang tahun dan Anda mengucapkan ucapan ultah versi Islami, maka otomatis orang tersebut merasa bahagia. Selanjutnya, apabila ia mampu memanfaatkan momen ultah dengan baik seperti memberi makan anak yatim, maka berkah tersebut menular kepada yang lainnya.

Berkahnya sebuah ucapan ini sebaiknya dibiasakan sehingga umur seseorang tidak hanya berkah, namun dapat memberikan kebahagian pada orang lain juga. Dapat dikatakan, barakallah fii umrik yang berasal dari Arab tersebut memiliki efek dahsyat dalam kehidupan.

Ucapan ulang tahun Islami ini mampu menyebarkan nilai-nilai Islami secara tidak langsung. Diharapkan penggunaannya dapat lebih sering sehingga bisa populer seperti ucapan ultah bahasa lainnya. Dengan demikian, Islam makin terasa di hati.

Bolehkah Merayakan Ulang Tahun?

Bolehkah Merayakan Ulang Tahun

Merayakan ulang tahun hukumnya haram, namun bisa pula mubah. Hal ini bergantung pada tata cara pelaksanaannya. Jika ketika ultah seseorang melakukan maksiat dan memberikan contoh buruk pada orang lain, itu akan jadi perbuatan yang dibenci oleh Allah.

Akan tetapi, jika saat ultah melakukan hal-hal yang bermanfaat seperti memberikan sedekah pada fakir miskin maka hal itu dapat memberikan pahala baginya. Kata “merayakan” pada ulang tahun memang terkesan menghambur-hamburkan uang seperti budaya golongan lain. Padahal ini tidak sesempit itu.

Golongan non Islam umumnya membuat pesta sangat meriah dan mengundang banyak orang untuk berdansa bersama. Hal inilah yang tidak diperkenankan dalam agama Islam. Meniru suatu kaum tidak diperbolehkan apalagi jika beresiko menimbulkan maksiat.

Larangan melakukan hura-hura saat ultah ini dilarang Islam karena memicu tindakan terlarang seperti minum alkohol dan berzina. Tak heran, jika banyak ulama mengecam bahwa budaya pesta ultah tidak ada dalam agama Islam.

Hal-hal yang Dihindari saat Ulang Tahun

Hal-hal yang Dihindari saat Ulang Tahun

Memberikan ucapan ultah Islam sangat diperbolehkan. Namun, ada beberapa hal yang perlu dihindari terutama jika Anda sedang berulang tahun. Dengan menghindarkan diri dari segala perbuatan tercela, diharapkan usia semakin berkah. Lantas, apa saja yang harus dihindari?

Menghambur-hamburkan Uang

Ketika berulang tahun, jangan menghabiskan uang untuk hal tidak berfaedah seperti membuat pesta besar-besaran. Memang, ultah itu spesial apalagi hanya terjadi setahun sekali. Namun, menghamburkan uang hanya demi urusan dunia bukanlah perilaku muslim sejati.

Baca Juga: Pengertian Idul Adha

Akan lebih baik jika uang dibelanjakan untuk beramal sehingga selain mendapatkan pahala, Anda pun bisa merasakan kenikmatan serta kebahagiaan. Oleh karena itu, sebaiknya hindari membelanjakan uang tanpa memberikan manfaat terutama di momen spesial.

Memutar Musik Keras-keras

Jangan memutar musik keras-keras saat berulang tahun sebab itu bisa mengganggu kenyamanan tetangga maupun orang di sekitar Anda. Budaya memainkan musik atau menghidupkan lagu bervolume tinggi ini tidak ada dalam budaya Islam. Apalagi jika dilakukan saat ultah.

Agar usia semakin bermanfaat, ada baiknya menghindari hal-hal yang diharamkan oleh Allah. Selain bisa mendewasakan diri, manfaatnya sangat baik untuk iman seseorang. Akan lebih baik jika bersholawat di rumah pada hari bertambahnya usia Anda. Selain mendapat pahalwa, hati pun akan tenang.

Sikap Paling Tepat saat Ulang Tahun Menurut Islam

Ulang Tahun Menurut Islam

Ketika umur bertambah, seseorang diharapkan mampu meningkatkan kualitas dirinya sehingga bisa lebih bermanfaat untuk sesama. Agar usia makin berfaedah, sebaiknya Anda melakukan sikap terpuji sehingga lebih dekat dengan Sang Pencipta.

Introspeksi Diri

Salah satu sikap yang sebaiknya dilakukan saat berulang tahun ialah instropeksi diri. Ketika ultah, seseorang berarti telah berusia lebih tua satu tahun. Inilah waktu paling tepat untuk melihat pencapaian-pencapaian diri.

Semakin tua, seharusnya makin banyak pula perbuatan baik. Jika pencapaian tahun ini tidak meningkat dari tahun kemarin, tentunya ada sesuau yang harusnya dipertanyakan. Dengan melakukan instropeksi diri, diharapkan seseorang bertambah bermanfaat bagi sesama.

Beramal Sholeh

Semakin bertambahnya usia, diharapkan seseorang makin gencar beramal sholeh. Ada banyak hal yang dapat dilakukan terutama di hari ulang tahun, salah satunya berbagi. Jika memiliki uang dan harta melimpah, maka bisa memberikan sedekah atau makanan pada anak yatim maupun fakir miskin.

Melakukan amal sholeh di hari ulang tahun ini sangat baik manfaat baik bagi diri sendiri maupun orang. Namun jika sedang tidak ada biaya, Anda tidak perlu memaksakan keadaan. Memberi sedikit makanan pada tetangga atau menyapa orang di jalan dengan senyum pun termasuk ibadah.

Memperbanyak Doa

Selain instropeksi diri, orang yang bertambah umur sebaiknya memperbanyak doa kepada Allah agar selalu mendapatkan kebaikan dan pertolongan. Dalam Qur’an Surah Al Mukmin ayat 60, Allah berfirman bahwa Dia akan memberikan apapun yang diinginkan manusia asalkan berdoa kepada-Nya.

Untuk bisa dikabulkan doanya, tentu seseorang harus beramal sholeh sehingga harapannya makin didengar dan diwujudkan. Berdoa ini sangat penting. Jika dilakukan sepenuh hati, insyallah akan semakin baik hidupnya.

Menjauhi Maksiat

Ketika berulang tahun, ada sebaiknya Anda menjauhkan diri dari hal-hal yang dilarang agama termasuk maksiat. Ultah kerap dijadikan momen hura-hura oleh sebagian orang. Ini bukan cara yang dianjurkan oleh agama.

Alangkah baiknya ketika bertambah usianya sibuk instropeksi diri dan tidak membuat acara yang mengundang perilaku maksiat. Sebaiknya jauhi tempat-tempat terlarang. Jika tidak memiliki kegiatan penting, lebih baik muhasabah dan berdzikir di rumah.

Budaya Mengucapkan Barakallah Fii Umrik

Budaya Mengucapkan Barakallah Fii Umrik

Budaya pengucapan Barakallah fii umrik ini sebaiknya dibiasakan dari sekarang. Selain itu, jangan lupa mengucapkan balasannya agar orang yang memberikan ucapan pun mendapatkan keberkahan. Jika diamalkan dengan baik, sikap tersebut bisa memberikan manfaat cukup besar dalam hidup.

Adanya pembiasaan diri mengucapkan ulang tahun secara Islami ini dapat memupuk iman dan taqwa agar lebih mengamalkan nilai-nilai agam dalam kehidupan sehari-hari. Untuk memulainya, Anda bisa memberi ucapan pada orang terdekat dengan bahasa Arab tersebut.

Hal ini terlihat sepele, namun sejatinya berdampak sangat besar sebab orang yang diberi ucapan tersebut tentu akan bahagia sehingga berpotensi memberikan kebahagiaan pada sekitarnya. Tak hanya itu, persiapkan balasan versi Arabnya jika Anda mendapatkan ungkapan ultah dari teman.

Adanya budaya mengucapkan ultah secara Islami ini dapat memperkuat silaturahim antar sesama muslim. Tak hanya itu saja, Anda pun secara tidak langsung menebarkan nilai agama Islam karena memilih menggunakan Arab dibandingkan bahasa lainnya.

Bolehkah Memberi Hadiah Saat Ulang Tahun?

Bolehkah Memberi Hadiah Saat Ulang Tahun

Ucapan selamat ulang tahun dalam Islam diperbolehkan. Namun, bagaimana dengan memberikan hadiah pada orang tersebut? Pemberian kado dari seseorang di momen spesial merupakan hal yang tidak dilarang oleh agama.

Terdapat hadis yang mengulas mengenai perkara tersebut. Bukhori Muslim (2585) menyatakan bahwa “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa menerima hadiah dan biasa pula membalasnya.” Hal ini menerangkan bahwa Beliau pun menyukai hadiah serta kerap memberikan pada orang lain.

Nah, kini Anda mengetahui bahwa hukum memberi kado itu tidak dilarang agama. Bahkan, Rasulullah sering melakukannya pada sahabat-sahabatnya. Hal ini dikarenakan dapat merekatkan hubungan serta memberikan kebahagiaan.

Saat ada orang berulang tahun, jangan lupa mengucapkan Barakallah fii umrik. Apabila ada uang berlebih, Anda bisa memberikan benda kesukaannya. Kado tidak harus mahal sebab yang terpenting adalah ketulusan niat pemberinya.

Baca Juga: Kado Pernikahan

Nah, itulah berbagai informasi penting mengenai ucapan barakallah fii umrik. Pengucapan ini sebaiknya dibiasakan agar tertanam nilai Islam yang lebih kuat pada setiap insan. Selain itu, lakukan hal positif saat berulang tahun dan hindari hal-hal terlarang dalam agama.

Tinggalkan Balasan