Biaya Kuliah Jurusan Arsitektur

Biaya Kuliah Jurusan Arsitektur
16Apr, 2020

Pendidikan lanjutan pada jurusan arsitektur, selalu diminati anak muda agar mereka mampu bersaing di tengah sulitnya pencarian kerja. Meskipun programnya menarik, namun kabar UKT tinggi selalu menghentikan langkah mereka. Terlebih biaya kuliah jurusan Arsitektur tidaklah sedikit.

Kuliah Jurusan Arsitektur

Jurusan Arsitektur

Di antara banyak pelajar, beberapa dari mereka menyukai bagaimana desain dari sebuah bangunan dibentuk atau tata letak di sebuah kota. Kesukaan tersebut bisa dikembangkan menjadi lebih baik lagi kalau mau mengambil kuliah jurusan Arsitektur agar ilmu yang Ia dapat semakin dalam.

Arsitektur sendiri adalah ilmu yang mempelajari tentang perancangan suatu bangunan. Tidak hanya terbatas pada gedung pencakar langit dan rumah idaman saja, namun jurusan ini juga memperluas definisinya dengan mengarahkan pembelajaran mengenai lingkungan binaan seperti tata kota tadi.

Baca Juga: Prospek Kerja Jurusan Psikologi

Kalau dilihat, memang sekilas jurusan Arsitektur ini memiliki kemiripan dengan Teknik Sipil. Meskipun terbilang masuk ke ranah yang sama, akan tetapi di sini lebih menonjolkan tentang seni dari sebuah bangunan. Fokusnya sendiri juga terbatas pada desain dan konsep yang tertuang di atas kertas.

Pelajaran dalam Jurusan Arsitektur

Pelajaran dalam Jurusan Arsitektur

Sama saja seperti jurusan lainnya, bila Anda memilih untuk berkecimpung di bidang Arsitektur tentu saja terdapat beberapa mata pelajaran yang harus dipelajari. Umumnya mengenai sejarah kearsitekturan, rancang bangun, teknologi, serta lingkungan binaan.

Kebanyakan, semua akan Anda pelajari melalui sebuah studio karena di sini memang membutuhkan banyak praktek. Mata pelajaran tersebut tersusun dari yang paling dasar hingga mendalam agar setiap bagiannya terserap sempurna oleh mahasiswa. Contohnya, sebagai berikut:

Tahun Pertama

Pada tahun pertama, pelajaran yang diberikan pihak kampus masih mencakup hal-hal umum seperti Prinsip Arsitektur, Sejarah dan Teori di dalamnnya, hingga soal Perancangan. Semua itu belum terlalu mendalam, sampai Anda menginjak tahun kedua serta seterusnya.

Tahun Kedua dan Seterusnya

Disini, pihak kampus mulai memberikan pelajran lebih dalam dan praktek intense mengenai Perancangan Arsitektur lanjutan, Strateginya, Sejarah dan Teori dari desain bangunan mulai Asia Tenggara hingga Dunia, sampai belajar tentang Urbanisme saat ini.

Selanjutnya, para mahasiswa juga akan mempelajari tentang Tektonik Arsitektural yang penting bagi pendirian bangunan, Komputasi Keruangan, sampai Sistem Lingkungan dan Konstruksi. Semua dipelajari secara mendalam serta membutuhkan banyak praktek sampai semester akhir.

Spesialisasi Terpopuler dalam Jurusan Arsitektur

Spesialisasi Terpopuler dalam Jurusan Arsitektur

Kalau dilihat lebih dalam, jurusan Arsitektur sejatinya juga memiliki cabang ilmu sendiri mengingat program tersebut punya banyak fokus yang mengharuskan mahasiswa memilih dengan teliti apa kesukaan dan ingin jadi bagaimana nantinya setelah lulus. Semua ada prospek masing-masing.

Spesialisasi yang diandalkan juga tidak jauh dari program merancang sebuah bangunan maupun tata letak. Praktek masih digalakkan di setiap spesialisasinya agar nanti mahasiswa siap kerja setelah lulus dengan biaya kuliah jurusan Arsitektur yang berbeda-beda. Berikut beberapa percabangannya.

Landscape Architecture (Arsitektur Lanskap)

Arti harfiah dari cabang ini adalah mahasiswa akan mempelajari tentang seni menyusun taman yang termasuk bidang lanskap. Mereka mulai belajar soal perencanaan, perancangan, perawatan, perbaikan tanah, konstruksi bentuk dalam skala kecil, medium, sampai besar.

Meskipun diberi nama begitu, namun jangkauan dari bidang ini terbilang luas. Anda akan sering menangani soal perencanaan insfrastuktur, manajemen air hujan, desain taman, kebun raya, arboretum, fasilitas rekreasi, jembatan, jalan raya, pengembangan tepi pantai, dan lainnya.

Urban Planning (Perencanaan Tata Kota)

Bila dilihat dengan seksama, sudah banyak kota di Indonesia yang mengalami perubahan pesat karena telah mengubah tata letaknya. Bagaimana para pemerintah mengatur komposisi ruang hijau dipadu perkantoran serta kawasan industri menjadi hal menarik untuk dipelajari.

Hal tersebut tidak lepas dari ulah tangan sarjana Arsitektur yang mendalami Perencanaan Tata Kota. Fokus mereka sudah sangat jelas dan sebanding dengan pelajaran di bangku kuliah, yaitu perihal menyeimbangkan tentang keindahan, kenyamanan, serta keteraturan.

Interior Architecture (Aarsitektur Interior)

Menata tata ruang sebuah gedung atau tempat-tempat kecil layaknya cafe mungkin terlihat sepele. Tapi ternyata, semua itu membutuhkan ilmu tersendiri untuk dipelajari. Bila Anda tertarik dengan bidang ini, segeralah masuk ke jurusan Arsitektur dengan fokus Interior Architecture.

Di sana, Anda akan mempelajari tentang bagaimana cara mendesain bagian dalam suatu tempat agar bisa menyeimbangkan seni dengan kenyamanan pemilik. Prospek program ini terbilang bagus pada jaman sekarang karena banyak client sering menonjolkan desain interiornya.

Industrial Desain (Desain Industri)

Bila berbicara tentang Arsitektur, Anda tidak akan hanya diajak untuk mencipta suatu gambar dan berhitung tentang kebutuhannya semata. Di program ini, lain ceritanya. Para mahasiswa bisa membuat sebuah desain yang menggabungkan unsur estetika dengan usability suatu barang.

Uniknya lagi, kalau sudah lulus semua hasil kreasi tersebut akan mendapatkan hak cipta tersendiri serta penciptaannya dilindungi oleh Pemerintah melalui UU No. 31 Tahun 2000. Prospek yang menarik seperti ini juga masih diminati banyak calon mahasiswa Arsitektur.

Urban Desain (Desain Tata Ruang Kota)

Kalau diatas Anda mungkin sudah familiar dengan Urban Planning yang menuju ke sisi tata kota agar seimbang antara fungsi estetika dengan lainnya. Sementara, spesialisasi seperti ini mengarah ke sebuah konsep agar bisa merubah fisik daerah itu supaya menjadi lebih baik.

Urban Desain sendiri juga banyak diminati oleh calon mahasiswa Arsitektur karena prospek kerja yang masih terbilang luas. Mereka bisa menawarkan konsep untuk merubah fisik sebuah kota. Tidak hanya menarik secara tampilan, namun faktor fungsional juga dimaksimalkan.

Biaya Kuliah Jurusan Arsitektur Setiap Kampus

Biaya Kuliah Jurusan Arsitektur Setiap Kampus

Peminat jurusan Arsitektur semakin bertambah hingga sekarang. Menilik dari Indonesia yang perlu pembangunan di setiap bidangnya sampai bisa memenuhi bukan nilai estetika saja namun juga fungsional dari tempat itu. Membuat banyak lulusan tertantang melakukannya.

Sayangnya, setiap kampus membebankan biaya kuliah jurusan Arsitektur berbeda-beda sesuai dari akreditasi tempat tersebut. Meskipun begitu, Anda tetap mendapat mata kuliah serta ilmu yang sama dari Universitas satu dan yang lain hingga lulus. Berikut daftar UKT per semester diantaranya.

Universitas Indonesia (UI)

Siapa yang tidak mengenal kampus satu ini? Rasanya setiap orang sudah mengetahui kalau Universitas Indonesia merupakan tempat pendidikan lanjutan ternama yang mengeluarkan lulusan terbaik tiap tahun. Akreditasi disini juga sudah tidak perlu diragukan lagi.

Salah satu jurusan incaran yang ada di kampus dengan alamamater khas warna kuning ini adalah Jurusan Arsitektur. Mata pelajaran di sini juga bervariasi, diantaranya Komunikasi Desain Digital, Arsitektur Kawasan Pesisir, Etnik, Kota dan Kuasa, Teknologi Pembangunan, dan lainnya.

Biaya kuliah yang ditetapkan disini memakai sistem UKT. Jadi, mahasiswa tinggal membayar biaya satuan dari program studi. Mereka tidak akan membayarnya per SKS. Besarannya sendiri mulai dari Rp. 500.000,- hingga Rp. 11.000.000,- tiap semesternya.

Institut Teknologi Bandung (ITB)

Kampus yang terletak di Jawa Barat ini juga salah satu gudang pencetak sarjana terbaik di Indonesia. Meskipun masih Institut, namun nyatanya peminat calon mahasiswa untuk belajar disini terbilang tinggi. Tidak hanya bagi jurusan berbau mesin saja, namun juga Arsitektur.

Baca Juga: Daftar Universitas di Bandung

Sama seperti di UI, ada beragam mata pelajaran yang diajarkan disana. Tapi sisi unik dari ITB ini adalah mereka lebih mengedepankan praktek daripada teori. Jadi, para mahasiswa bisa makin siap kerja setelah lulus. Mereka tidak hanya teRp.aku pada tulisan saja.

Uang kuliah di ITB juga menerapkan sistem UKT. Mahasiswa tinggal membayar program studi yang sudah disediakan dalam satu semester dan bukan pada satuan SKS nya. Biayanya pun cukup terjangkau, yakni Rp. 2.500.000,- hingga Rp. 12.000.000,-.

Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS)

Nama kampus yang diambil dari kejadian Sepuluh November di Surabaya ini lain lagi ceritanya. Mereka menjadi kan Arsitektur sebagai Fakultas Desain dan Perencanaan sekaligus Jurusan. Adapun beberapa kategori lainnya meliputi Desain Produk, Interior, serta Komunikasi Visual.

Sama seperti yang lainnya, pembayaran UKT disini juga dilakukan tiap semester dengan beberapa kategori. Mulai pembayaran program secara mandiri hingga beasiswa dan kerjasama antar SMA atau SMK di seluruh Indonesia. Serta dilihat pula dari ekonomi orang tua.

Biaya kuliah yang ditetapkan di kampus ini (kecuali untuk program studi Double Degree Marine Engineering atau Teknik Sistem Perkapalan) sebesar Rp. 500.000,- sampai Rp. 75.000.000,-. Bagi mahasiswa kurang mampu boleh mendapatkan keringanan kalau ikut beasiswa Bidikmisi.

Institut Pertanian Bogor (IPB)

Siapa bilang di Institut Pertanian Bogor hanya jurusan yang mempelajari tentang cara bercocok tanam dan teknik di dalamnya? Ternyata ada satu program senada disana dan Anda bisa mempelajarinya dengan biaya kuliah Arsitektur lebih terjangkau daripada kampus lainnya.

Di sini, hanya ada jurusan Arsitektur Lanskap saja. Meskipun tidak sebanyak kampus lain, namun akreditasinya terbilang bagus. Biaya sendiri juga sama, yaitu ikut sistem UKT yang dibayar berdasarkan program beasiswa maupun mandiri mulai Rp. 500.000,- sampai Rp. 11.000.000,-.

Mata Pelajaran yang akan Anda peroleh ketika mengikuti jurusan Arsitektur Lanskap juga masih sama dengan kampus lain. Tidak jauh berbeda, mulai dari mempelajari sejarah hingga melakukan banyak praktek di lapangan. Jadi, nikmati waktu belajar tersebut sebaik mungkin.

Universitas Gajah Mada (UGM)

Universitas Gajah Mada atau biasa disebut UGM ini memang familiar di telinga masyarakat karena akreditasi dan reputasi yang baik. Bahkan, Ia masuk bersama UI di 10 kampus terbaik di dunia. Begitupun dengan jurusan disana, tentunya sudah tidak diragukan lagi.

Salah satu yang akan dibahas kali ini tentunya adalah jurusan Arsitektur. Biaya kuliah disana bisa dibilang murah tergantung dari programnya. Misalnya saja bagi pemegang beasiswa Bidikmisi, UKT tersebut digratiskan sampai mereka lulus. Lain halnya kalau mengikuti program Mandiri.

Untuk pengambil program Mandiri dan lain sebagainya dilihat pula dari penghasilan orang tua. Bagi jurusan Arsitektur, paling mahal bisa mencapai Rp. 12.500.000,-. Tidak perlu takut kalau kuliah disana hanya karena rumor UKT mahal. Karena semua dilakukan berjenjang.

Universitas Brawijaya (UB)

Reputasi kampus yang terletak di Malang, Jawa Timur ini juga tidak usah diragukan lagi. Dengan akreditasi A disana, sudah pasti menjadikan setiap jurusannya diincar calon mahasiswa dari seluruh Indonesia. Mulai dari pendidikan hingga Teknik layaknya Arsitektur.

Di kampus yang kerap mendapat panggilan UB ini memiliki jenjang pembayaran UKT per semester juga. Beberapa diantaranya pun dibebaskan karena mengikuti beasiswa Bidikmisi. Lain cerita kalau mengikuti program Mandiri maupun masuk lewat jalur SNMPTN dan SBMPTN.

Bagi yang ingin mengambil jurusan Arsitektur di Universitas Brawijaya, Anda bisa mendapatkan UKT 0 kalau mengikuti Bidikmisi. Tentu, hal ini juga ditinjau dari pendapatan orang tua. Sementara program lain akan dibebankan biaya mulai dari Rp. 3.500.000 sampai Rp. 7.000.000,-

Universitas Udayana (UNUD)

Bagi para calon mahasiswa, mencari kuliah yang jauh dari rumah merupakan tantangan tersendiri. Beragam alasan juga meliputinya, seperti membutuhkan suasana baru hingga mengejar akreditasi baik kampus tersebut. Begitu pula bagi pelajar di Universitas Udayana.

Universitas yang terletak di Pulau Dewata ini merupakan salah satu kampus tertua disana dengan banyaknya jurusan berakreditasi baik. Termasuk pada bagian Arsitektur. Anda benar-benar diuntungkan kalau kuliah disitu karena banyaknya desain bangunan dan rumah inspiratif.

Jangan takut kalau biaya kuliah disana akan mahal seperti rumor mengatakan. Nyatanya, Anda tetap bisa belajar dengan nyaman kalau mendapatkan beasiswa Bidikmisi. Selain itu, untuk lainnya dibenbankan mulai dari Rp. 500.000,- sampai Rp. 8.000.000,-.

Universitas Hasanuddin (UNHAS)

Sepertinya, Indonesia memang punya pesebaran jurusan Arsitektur yang bagus dan tidak hanya teRp.usat di Pulau Jawa saja. Dari Bali, beralih ke Makassar terdapat kampus dengan reputasi bagus dan berakreditasi baik di banyak program layaknya Universitas Hasanuddin ini.

Syarat masuk jurusan Arsitektur di kampus yang akrab disapa UNHAS ini juga terbilang cukup menantang. Sama seperti lainnya, nilai raport selama sekolah masih menjadi acuan. Ditambah lagi, kalau Anda ikut Beasiswa Bidikmisi agar mendapat UKT 0, harus belajar dengan rajin.

Selain adanya UKT 0 tersebut, Universitas Hasanuddin ini juga membebankan besaran lain bagi mahasiswanya ditilik dari besaran penghasilan orang tua. Jangan takut kalau membengkak, karena pembayarannya mulai Rp. 500.000,- hingga Rp. 6.500.000,- saja.

Universitas Sriwijaya (UNSRI)

Selain di Pulau Bali dan Makassar, Anda juga masih bisa mendapatkan jurusan Arsitektur dengan akreditas dan reputasi mumpuni di Universitas Sriwijaya, Sumatera Selatan. Terdapat dua kampus utama pada provinsi tersebut, yakni dalam Kabupaten Ogan Ilir serta Kota Palembang.

Pembayaran uang semester di Universitas Sriwijaya juga sama seperti kampus lainnya. mereka menerapkan sistem UKT dengan besar Rp.. 0 bagi mahasiswa yang masuk lewat jalur bidikmisi serta penetapan besaran Rupiah selanjutnya untuk progam SNMPTN sampai Mandiri.

Besarannya pun tetap dilihat dari seberapa banyak penghasilan orang tua. Bila di Jurusan Arsitektur sendiri, UKT yang dibayarkan tiap mahasiswa mulai dari Rp. 500.000,- hingga Rp. 7.000.000,-. Meskipun setiap angkatan berbeda, namun rentangnya masih sama.

Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT)

Berjalan sedikit ke timur, Anda akan menemukan kampus lain dengan jurusan Arsitektur berakreditasi tinggi serta kampusnya sudah memiliki reputasi bagus. Tidak jauh dari Makassar, ada Universitas Sam Ratulangi atau biasa disebut UNSRAT di Manado, Sulawesi Utara.

Penetapan UKT untuk mahasiswa UNSRAT berbagai jurusan termasuk Arsitektur ditentukan dari besaran penghasilan orang tua. Oleh karena itu, mereka yang diterima wajib melampirkan Kartu Keluarga, Slip Gaji bagi PNS, Swasta, atau keterangan Kades setempat, serta foto rumah.

Lalu, besaran UKT akan ditentukan tiap mahasiswa. Untuk jurusan Arsitektur, Anda bisa dibebankan biaya sebesar Rp. 3.000.000,- hingga Rp. 11.000.000,-. Pilihan programnya tidak hanya itu saja. Masih ada Perencanaan Wilayah dan Kota serta Teknik Lingkungan.

Baca Juga: Macam-macam Jurusan Manajemen

Rumor tentang biaya kuliah jurusan Arsitektur selalu saja dibuat tinggi hingga calon mahasiswa enggan memilihnya dengan dalih takut tidak bisa membayar. Faktanya, mereka punya potensi memukau. Tenang, Pemerintah selalu membantu lewat Beasiswa Bidikmisi. Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *