Budidaya Lebah Madu

Lebah merupakan penghasil madu yang dikenal memiliki banyak khasiat. Sejak dahulu, manusia sudah mengetahui manfaat madu dan berburu sarang lebah hingga ke hutan untuk mendapatkannya. Selain itu juga budidaya lebah madu untuk mendapatkan madunya. Dan kini di zaman modern, khasiat madu makin terbukti dengan dilakukannya sejumlah penelitian.

Untuk memenuhi kebutuhan madu, manusia mulai membudidayakannya sehingga pasokan madu bisa dinikmati oleh banyak orang dengan harga yang lebih terjangkau sebagai suplemen alami untuk kesehatan tubuh.

Selain madu, lebah juga penghasil royal jelly dan propolis yang tidak kalah berkhasiatnya. Bahkan dunia kedokteran telah merekomendasikan royal jelly dan propolis untuk membantu pengobatan pasien. Jika Anda berminat dengan budidaya lebah madu, Anda bisa mendapatkan 3 produk yang bernilai ekonomis tinggi yaitu madu, royal jelly dan propolis.

Jenis-jenis Lebah

Sebelumnya, kita wajib mengenal jenis-jenis lebah terlebih dahulu. Lebah merupakan kelompok insekta yang mempunyai spesies beragam dan tersebar di seluruh Indonesia. Jika dikelompokkan berdasarkan wilayah penyebarannya, berikut ini adalah beberapa jenis lebah yang ada di seluruh dunia:

Lebah Florea

Lebah Florea atau tawon klanceng

Merupakan spesies lebah terkecil yang mempunyai daerah penyebaran di Jazirah Arab, Pakistan, Bangladesh, India hingga sampai ke Indonesia. Nama lokal Indonesia untuk lebah ini adalah tawon klanceng.

Lebah Cerana/lebah lokal

Lebah Cerana

Penyebaran lebah ini mulai dari dataran Asia, Cina, Jepang, Korea, Vietnam, Thailand hingga ke Myanmar.

Lebah Melifera/lebah unggul

Lebah Melifera

Jenis lebah ini menyebar ke dataran Eropa seperti Perancis, Inggris Raya, Italia, Yunani dan negara-negara Mediterania.

Lebah Dorsata/lebah hutan

Lebah Dorsata

Spesies ini merupakan spesies lebah terbesar dari yang lainnya. Lebah ini secara merata menyebar ke wilayah Indonesia, Malaysia, Singapura dan Filipina.

Produk Yang Dihasilkan Dari Budidaya Lebah Madu

Madu

Madu

Madu menjadi produk utama yang dihasilkan dari aktivitas budidaya lebah atau ternak lebah. Masyarakat pun sudah akrab dengan madu dan citarasanya yang beragam tergantung dari pakan bunga yang dikonsumsi lebah.

Misalnya madu rambutan, dengan ini diketahui bahwa lebah penghasilnya menghisap bunga pohon rambutan. Selain dikonsumsi langsung, madu juga bisa digunakan sebagai bahan tambahan untuk obat, kosmetik, hingga campuran makanan dan minuman.

Royal Jelly

Royal Jelly

Khasiat royal jelly hampir sama dengan madu yaitu sebagai suplemen untuk imunitas tubuh, bahan kosmetik, hingga sebagai campuran obat di dunia farmasi.

Propolis

Propolis

Produk ini dikenal sangat berkhasiat untuk terapi penyembuhan luka, penyakit menular dan dapat membunuh virus influenza. Propolis merupakan produk baru yang dihasilkan dari sarang lebah yang mulai dikenal masyarakat karena khasiatnya.

Cara Ternak Lebah Madu

Sebelum memulai ternak lebah, ada beberapa tahapan yang harus dilewati yaitu:

Pemilihan Lokasi Peternakan Lebah Madu

Pemilihan Lokasi Peternakan Lebah Madu

  • Anda harus memastikan suhu ideal di lokasi tempat ternak lebah tidak lebih dari 25 derajat Celsius
  • Lokasi yang ideal adalah di alam terbuka
  • Lokasi yang dipilih merupakan tempat yang jauh dari keramaian manusia dan suara bising
  • Di sekitar lokasi tersedia tanaman bunga yang menjadi sumber makanan lebah yaitu nectar bunga

Peralatan Budidaya Lebah Madu

Peralatan budidaya lebah madu

Cara membuat sarang lebah tidaklah sukar. Anda hanya perlu menyiapkan peralatan di bawah ini:

  • Sediakan kandang lebah atau stup yang terbuat dari kayu empuk seperti kayu suren atau mahoni setebal 3 cm
  • Anda juga bisa memakai gelodok bambu untuk membuat kandang secara tradisional
  • Siapkan pakaian khusus yang tebal agar sengatan lebah tidak sampai tembus ke tubuh
  • Masker pelindung dari serangan lebah wajib Anda kenakan
  • Gunakan alat pengasap untuk menjinakkan lebah-lebah madu yang agresif
  • Pengungkit sisiran untuk mengangkat sisiran lebah yang siap dipanen
  • Sikat sisiran lebah madu untuk mengambil madu yang menempel

Sisiran tersebut terbuat dari rangka kayu yang tengahnya diberi kawat untuk penahan landasan sarang lebah madu

  • Gunakan pollen trap untuk memanen bee pollen/propolis
  • Gunakan frame royal jelly untuk memanen royal jelly dan juga untuk membuat calon ratu lebah
  • Siapkan ekstraktor untuk memanen madu

Pemilihan Bibit Lebah

Pemilihan Bibit Lebah

  • Spesies lebah yang baik untuk diternak adalah cerana atau melifera. Pilih bibit unggul dari kedua spesies lebah ini.
  • Satukan bibit lebah madu bersama dengan ratu lebah ke dalam stup yang telah disiapkan
  • Biarkan selama 1 minggu di dalam stup agar lebah madu dapat beradaptasi dengan habitatnya yang baru.

Selain itu, Anda harus memperhatikan ciri-ciri bibit lebah yang unggul:

  • Dalam koloni lebah, terdapat ratu lebah dengan fisik bagus yang berusia antara 3 bulan – 1 tahun
  • Ratu lebah mempunyai kemampuan menghasilkan telur yang banyak dan berkualitas
  • Dari bibit unggul ini akan dihasilkan lebih banyak madu sebagai produk utama, royal jelly dan propolis sebagai produk sampingan yang juga memiliki nilai jual tinggi.
  • Larva lebah yang dihasilkan dari bibit unggul lebih segar
  • Lebah dengan kualitas bibit unggul biasanya lebih agresif

Memperbanyak Koloni Lebah

Memperbanyak koloni lebah

Setiap peternak lebah yang berhasil biasanya mempunyai minimal 100 kotak koloni lebah madu. Sehingga Anda perlu memahami cara memperbanyak koloni lebah madu:

  • Menggembalakan lebah madu ke lokasi yang terdapat banyak pohon di masa berbunga. Pakan yang cukup akan membuat ratu lebah menghasilkan banyak telur dan lebah pekerja makin giat membuat sarang baru.
  • Menyiapkan calon ratu lebah madu yang berkualitas untuk ditempatkan ke koloni lebah madu yang baru
  • Untuk koloni lebah madu yang sudah padat, harus segera disiapkan ke koloni lebah madu yang baru dengan menempatkan calon ratu lebah atau ratu lebah yang sudah ada. Sehingga koloni lebah madu baru ini siap untuk dibudidayakan lagi.

Membuat Calon Ratu Lebah

Membuat calon ratu lebah

Anda perlu membuat ratu lebah yang baru dan berkualitas dengan cara sebagai berikut:

  • Gunakan larva lebah madu yang baru saja menetas dengan usia 1 hari
  • Satu frame royal jelly dimasukkan ke dalam sarang
  • Frame royal jelly dengan larva lebah madu di dalamnya kita tempatkan pada kotak super yaitu kotak yang berisi koloni lebah madu yang memiliki 2 tingkat
  • Pisahkan kotak super tersebut dengan menggunakan sekat di mana ratu lebah harus berada di kotak bawah dan frame royal jelly yang berisi calon ratu lebah madu diletakkan di kotak di atasnya. Tujuannya, agar ratu lebah tidak bisa mendekati calon ratu
  • Prosesnya berlangsung selama 11 hari hingga calon ratu lebah berhasil menjadi kepompong
  • Pindahkan calon ratu tersebut ke kotak lebah yang berisi koloni lebah tanpa ratu.
  • Tiga belas hari kemudian, calon ratu lebah keluar dari kepompong dan akan langsung diangkat menjadi ratu di koloni lebah tersebut.
  • Setelah seminggu, ratu lebah sudah siap untuk kawin untuk mengembangkan koloni lebah yang baru.

Perawatan Lebah

  • Bersihkan stup dari kotoran yang ada, semut ataupun serangga pengganggu dengan memberi tatakan air di kaki stup
  • Periksa secara berkala jika ada lebah yang sakit yang harus segera dipisahkan dari koloninya
  • Karena berada di habitat yang baru, lebah-lebah tersebut perlu digembalakan untuk menemukan lokasi di mana terdapat bunga yang menjadi makanannya.
  • Jika dirasa perlu memindahkan lebah ke lokasi yang lebih banyak bunganya, sebaiknya dilakukan pada malam hari di saat lebah tidak aktif.
  • Pada musim kemarau, peternak lebah memberikan makanan tambahan dari gula dan air dengan komposisi 1 : 1 sebagai asupan tambahan di saat bunga tidak banyak yang bermekaran.

Saat Memanen

Saat Memanen

  • Musim panen umumnya terjadi pada waktu 2 minggu setelah musim bunga
  • Anda dapat melihat ciri madu yang siap dipanen berupa sisiran yang telah rapat tertutup rapi dan menipisnya lapisan lilin.
  • Bersihkan sisiran dari lebah-lebah yang masih menempel
  • Buka dan kupas lapisan penutup sisiran
  • Setelah itu, sisiran dapat diekstraksi untuk diambil madunya
  • Madu yang telah terkumpul dimasukkan ke dalam botol dan simpan dalam suhu kamar. Tujuannya adalah agar gelembung udara yang ada dapat hilang.

Kendala-kendala Yang Dihadapi Peternak Lebah Madu

Kendala-kendala Yang Dihadapi Peternak Lebah Madu

Faktor cuaca

Untuk beternak lebah dibutuhkan kondisi alam yang mendukung. Seperti lingkungan yang dekat dengan tanaman bunga, jauh dari aktivitas manusia yang bising dan yang memiliki suhu 25 derajat Celsius. Jika di sekitar peternakan lebah sudah bekurang tanaman bunga, peternak bisa menggembalakan lebahnya ke daerah lain.

Misalnya, bulan September adalah masa di mana pohon klengkeng berbunga dan peternak lebah akan membawa lebahnya ke Ambarawa yang memiliki banyak pohon klengkeng. Dan panen lebah diasumsikan terjadi 2 minggu setelah pohon klengkeng ini berbunga.

Namun, karena adanya perubahan suhu yang ekstrem membuat pohon klengkeng gagal berbunga dan menyebabkan sebagian lebah dari koloni tersebut mati kelaparan karena tidak mendapat makanan yang cukup.

Lingkungan masyarakat

Bagi sebagian masyarakat menganggap lebah sebagai hewan hama dan menolak kehadirannya. Sehingga menyulitkan peternak mencari perkebunan untuk pakan lebah. Jikapun ada yang menerima, biasanya dibebankan sewa lahan yang mahal untuk koloni lebah tersebut.

Sangat berbeda kondisinya dengan yang terjadi di luar negeri. Di mana peternak lebah sangat diterima di berbagai perkebunan yang ada karena lebah bermanfaat membantu penyerbukan tanaman perkebunan sehingga dapat meningkatkan hasil produksi. Semua ini terjadi karena kurangnya edukasi kepada masyarakat akan manfaat lebah di sekitar perkebunan mereka.

Bagi Anda yang ingin berhasil dalam peternakan lebah harus bisa menyiapkan kondisi:

  • Lokasi dengan suhu ideal 25 derajat Celsius di mana lebah dapat beraktivitas normal dengan lingkungan ini.
  • Suhu di atas 10 derajat, lebah masih bisa beraktivitas.
  • Biasanya, lereng pegunungan atau dataran tinggi memiliki suhu yang sesuai sehingga banyak ditemukan peternak lebah di daerah ini
  • Tempat terbuka, jauh dari pemukiman penduduk dan banyak terdapat bunga menjadi tempat yang tepat untuk peternakan lebah dan sesuai dengan habitat asli yang disukai lebah.

Peternakan budidaya lebah madu semakin sulit dilakukan di kota-kota besar. Untuk mendapatkan madu asli terkadang pengepul madu selain ke peternak lebah juga menjelajah ke pelosok hutan di mana banyak terdapat sarang lebah liar dengan kualitas madu terbaik.

Kondisi ini memaksa peternak lebah untuk membuat area peternakan di daerah pelosok yang masih alami dan tersedia banyak pakan. Karena produk madu dan turunannya merupakan komoditas dengan nilai ekonomis tinggi yang mempunyai banyak khasiat.

Jangan sampai pasar madu Indonesia dibanjiri dengan produk madu dari luar karena kurangnya peternak lebah dan turunnya hasil produksi yang disebabkan makin habisnya pepohonan yang menjadi pakan utama lebah untuk menghasilkan madu.

Tinggalkan komentar