Cara Cek Nomor BPJS Kesehatan

Cara Cek Nomor BPJS Kesehatan

Diposting pada

Program jaminan sosial seperti BPJS merupakan bagian dari layanan pemerintahan khususnya dalam bidang pelayanan publik dan dilaksanakan oleh lembaga BUMN. Sebagai warga Negara Indonesia khususna ketika membuktikan daftar keanggotaan, cara cek nomor BPJS kesehatan dengan NIK menjadi penting untuk dilakukan.

Pengenalan BPJS Kesehatan Secara Umum

BPJS Kesehatan

Banyak warga Negara Indonesia mendaftar keanggotaan dalam program pemerintah seperti BPJS Kesehatan. Tapi perlu diketahui bahwa layanan tersebut dibentuk demi menyelenggarakan jaminan sosial. Tujuannya adalah menjamin kehidupan yang layak bagi seluruh rakyat di Tanah Air.

Sejauh ini program pemerintah tersebut mencakup dua jenis bidang yakni BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan. Dalam pembentukannya layanan tersebut memiliki payung Hukum UUD 1945. UU Nomor 40 Tahun 2004 dan Undang-Undang No. 24 Tahun 2011 tentang Badan Pelaksana Jaminan Sosial.

Warga Negara Indonesia sebaiknya melakukan pendaftaran sebagai penerima layanan kesehatan agar dapat meringankan biaya pengobatan. Proses pendaftarannya juga tidak sulit selama peserta memiliki Kartu Identitas sebagai rakyat di Tanah Air. Ketika terdaftar nantinya akan mendapat banyak manfaat.

Cara Cek Nomor BPJS Kesehatan dengan NIK

Peserta akan mendapat layanan kesehatan ketika berhasil terdaftar menjadi anggota. Tapi mengetahui statusnya apakah sudah aktif atau belum perlu dilakukan. Hal ini agar warga tidak lagi disibukkan dengan kelengkapan administrasi dan persyaratan saat ingin memanfaatkan program tersebut.

Cek Nomor BPJS Kesehatan Melalui Website

Cek Nomor BPJS Kesehatan Melalui Website

BPJS memiliki sistem berbasis web yang menyediakan berbagai fasilitas secara daring. Pengguna dapat mengunjungi halaman situs untuk melakukan berbagai keperluan. Termasuk salah satunya cek nomor BPJS Kesehatan dengan NIK melalui langkah-langkah sebagai berikut:

  • Buka browser pada perangkat komputer maupun smartphone.
  • Ketikkan pada address bar https://daftar.bpjs-kesehatan.go.id/bpjs-checking/.
  • Pengguna akan diminta memasukkan nomor kartu, tanggal lahir, dan angka validasi.
  • Periksa kembali apakah data yang dimasukkan sudah benar atau belum
  • Selanjutnya pengguna dapat klik atau tap button “Cek”.
  • Pengguna dapat melihat pada sesi bawah halaman mengenai keaktifan status peserta BPJS Kesehatan apakah aktif atau tidak.

Proses tersebut dapat dilakukan jika pengguna sudah melakukan pendaftaran. Biasanya butuh waktu 2 pekan agar kartu BPJS Kesehatan aktif dan dapat dimanfaatkan. Pastikan bahwa pengguna tidak punya tunggakan pembayaran tagihan khususnya bagi peserta mandiri atau penerima upah.

Cek Nomor BPJS Kesehatan Melalui SMS

Cek Nomor BPJS Kesehatan Melalui SMS

Cara berikut ini juga melibatkan perangkat genggam untuk memperoleh informasi keanggotaan. Peserta dapat melakukan pengetikkan sms dengan format tertentu. Pada umumnya menyesuaikan dengan Nomor Induk Kependudukan, Kepegawaian (NIP) maupun kartu BPJS Kesehatan.

Jika pengguna hanya memiliki kelengkapan berupa NIK, cek nomor BPJS Kesehatan masih dapat dilakukan. Agar lebih jelasnya dapat mengetikkan pesan singkat dengan format sebagai berikut:

  • NIK <spasi> Nomor Induk Kependudukan.
  • NIP <spasi> Nomor Induk Pegawai.
  • NOKA <spasi> Nomor Kartu BPJS Kesehatan.
  • Pilih format tersebut menyesuaikan kebutuhan peserta kemudian kirim ke nomor layanan BPJS: 08777-5500-400.

Cek Nomor BPJS Kesehatan dengan Cara Menghubungi Call Center

Cek Nomor BPJS Kesehatan dengan Cara Menghubungi Call Center

BPJS Kesehatan memiliki nomor pusat layanan yang dapat dihubungi. Jika peserta ingin memeriksa nomor keanggotaan dapat melakukan panggilan ke nomor 1500-400. Pengguna akan dihubungkan dengan layanan pelanggan kemudian dapat mengajukan pertanyaan atau keluhan dalam waktu 24 jam.

Berbicaralah secara langsung dengan pihak CS terkait dengan cara mengetahui nomor kartu BPJS Kesehatan dengan KTP, maka nantinya akan mendapat respon. Itulah sebabnya sebelum menghubungi Call Center BPJS Kesehatan, peserta lebih dahulu mempersiapkan dokumen penting seperti Kartu Tanda Penduduk.

Cek Nomor BPJS Kesehatan Melalui Aplikasi Mobile

Cek Nomor BPJS Kesehatan Melalui Aplikasi Mobile

BPJS Kesehatan tidak hanya menyediakan sistem berbasis web tetapi juga mobile untuk dapat digunakan dengan ponsel pintar. Pengguna dapat mengunduhnya melalui Google Play Store untuk OS Android atau App Store bagi pengguna perangkat iOS. Nama aplikasinya adalah JKN Mobile.

Dalam hal cek no. BPJS Kesehatan secara daring, ponsel pintar pengguna sebaiknya telah terpasang aplikasi JKN Mobile terlebih dahulu. Selanjutnya dilakukan dengan menerapkan langkah-langkah sebagai berikut:

  • Buka aplikasi JKN Mobile kemudian pengguna akan diminta untuk mengisi form login.
  • Apabila pengguna belum pernah mendaftar sebelumnya, tap opsi “Register”.
  • Pengguna akan diperlihatkan form pengisian berupa Nomor Induk Kependudukan, Nomor Kartu BPJS, tanggal lahir, nama depan ibu kandung, nomor handphone, email dan kata sandi.
  • Periksa kembali form pengisian tersebut agar terhindar dari ketidak-akuratan data.
  • Selanjutnya tap button “Register” jika sudah memastikan keakuratan masukan data tadi.
  • Pengguna nantinya akan menerima kode unik yang dikirimkan melalui email.
  • Buka kotak masuk dari pengirim JKN-KIS kemudian salin kode unik tersebut masukkan ke kolom input Tap button “Verify”.
  • Proses verifikasi selesai dan pengguna akan diarahkan pada menu utama yang menyajikan berbagai fitur JKN Mobile.
  • Dalam memeriksa nomor BPJS Kesehatan, lanjutkan dengan memilih opsi “Peserta”.
  • Pada opsi tersebut menampilkan informasi mengenai status keanggotaan BPJS Kesehatan pengguna dan anggota keluarga lainnya. Selain itu, juga akan diperlihatkan berapa besar iuran yang nantinya perlu dibayarkan setiap bulannya.

Cek Nomor BPJS Kesehatan Melalui Facebook

Cek Nomor BPJS Kesehatan Melalui Facebook

Peserta sekaligus pengguna media sosial Facebook dapat bertanya langsung terkait dengan cara cek nomor BPJS kesehatan dengan NIK secara daring. Akun resmi miliknya dapat mengunjungi @BPJS KesehatanRI, ada banyak fitur yang dapat dimanfaatkan untuk bertanya mengenai status keanggotaan.

Pengguna cukup mengirimkan pesan singkat melalui fitur yang telah disediakan oleh Facebook. Ajukan pertanyaan seputar nomor BPJS Kesehatan milik pengguna kemudian tunggu hingga pihak customer service membalasnya. Peserta nantinya akan diberi informasi dan instruksi sebagai respon dari mereka.

Cek Nomor BPJS Kesehatan Melalui Twitter

Cek Nomor BPJS Kesehatan Melalui Twitter

Selain memiliki akun @BPJSKesehatanRI di media sosial Facebook, terdapat pula kemudahan pengguna untuk cek nomor keanggotan melalui Twitter. Pengguna dapat memanfaatkan fitur pesan langsung dari platform sosial media tersebut. Berbagai pertanyaan pelanggan nantinya akan direspon.

Cek nomor BPJS Kesehatan dengan NIK dapat dilakukan melalui akun resmi Twitter. Saat pengajuannya, pengguna perlu menyediakan informasi berupa nama lengkap, tanggal lahir dan Kartu Tanda Penduduk. Peserta dapat mengirimkan rincian data tersebut melalui fitur direct message.

Beberapa Manfaat yang Dapat Dirasakan Peserta BPJS Kesehatan

Manfaat yang Dapat Dirasakan Peserta BPJS Kesehatan

Setelah pengguna mengetahui cara cek nomor BPJS Kesehatan, maka perlu diketahui untuk mendapat manfaat layanan tersebut perlu aktif membayar iuran. Tiap bulannya pelanggan akan dikenakan biaya dengan nominal tertentu berdasarkan kategori kelas yang dipilih peserta. Berikut manfaatnya:

Biaya Perawatan untuk Hampir Semua Jenis Penyakit Ditanggung

Keaktifan peserta dalam membayar iuran tersebut nantinya akan bermanfaat bila sewaktu-waktu membutuhkan perawatan medis. Pelanggan akan mendapat fasilitas kesehatan yang bersifat pengobatan dengan keseluruhan biaya ditanggung oleh pihak BPJS Kesehatan.

Selama penyakit yang dialami berada dalam ketentuan prosedur Jaminan Kesehatan Nasional, manfaat ini dapat dirasakan oleh peserta. Sebab terdapat jenis perawatan medis seperti infertilitas, alternatif, komplementer, estetika dan disebutkan secara eksplisit berada di luar tanggungan BPJS Kesehatan.

BPJS Menanggung Perawatan untuk Penyakit Kategori Berat

Pasien dengan penyakit berat umumnya akan dikenakan biaya perawatan yang mahal. Berbeda halnya dengan menjadi peserta BPJS Kesehatan, peserta ketika mengalami penyakit hormonal, kanker, hemodialisis dan penyakit kongenital akan diberi premi termurah tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

BPJS kesehatan memang dikategorikan sebagai program baru bila dibandingkan dengan asuransi dan jaminan kesehatan lainnya. Tapi di balik itu semua, banyak orang mendaftar untuk menjadi anggota dikarenakan manfaatnya dapat dirasakan, khususnya bagi rakyat kalangan menengah ke bawah.

BPJS Menanggung Perawatan Peserta Tanpa Melihat Keadaan Sebelumnya

BPJS Kesehatan adalah jaminan kesehatan dengan penerapan sistem kerjasama. Dalam arti peserta dengan kondisi sehat membantu pihak lain yang lemah. Program pemerintah ini dapat membantu anggotanya ketika mengalami sakit tanpa memandang keadaan kesehatan sebelumnya.

Ketika baru mendaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, peserta akan langsung mendapat perawatan seperti seharusnya. Jaminan Kesehatan ini BPJS juga bersedia membantu pengidap penyakit seumur hidup seperti gagal ginjal kronis, thalassemia, penyakit jantung, kanker serta masalah kesehatan lainnya.

Menawarkan Premi dalam Kategori Murah

Jaminan Kesehatan Nasional menerapkan iuran bulanan kepada para peserta BPJS Kesehatan. Namun persyaratan ini tidak terlalu mahal karena ada opsi yang dapat diambil. Anggota dapat memilih golongan layanan dari kelas 1 sampai 3 sesuai dengan kemampuan membayar biaya tersebut.

Premi murah tersebut bukan berarti membuat pelayanan kesehatan menjadi sembarangan. Melainkan pihak medis tetap profesional dalam menjalankan tugas. Keaktifan peserta dalam membayar iuran tadi akan memperoleh manfaat tanggungan pembedahan, bersalin, rawat inap, sampai cuci darah.

Memberi Jaminan Seumur Hidup

Belum selesai sampai di situ, peserta masih mendapat manfaat lainnya berupa proteksi kesehatan sampai seumur hidup. Hal ini juga perlu didukung dengan keaktifan peserta dalam membaar iuran wajib bulanan. Konsisten dalam melunasi tagihan tersebut akan memperoleh benefit seperti ini.

Manfaat seperti ini menjadi hak semua peserta sehingga cukup sayang bila dilewatkan begitu saja. Perawatan kesehatan sangat dibutuhkan dalam jangka panjang dan butuh biaya besar. Lewat jaminan BPJS Kesehatan, permasalahan tersebut dapat diminimalisir lewat pembayaran iuran bulanan.

Proses Pembayaran Tagihan Lebih Mudah

Perkembangan teknologi saat ini membantu dalam proses transaksi pengguna untuk konsisten dalam membayar iuran. Ada banyak sekali cara yang dapat dipilih sesuai kemampuan peserta. Hal paling umum dengan mendatangi mesin ATM untuk melakukan pembayaran premi BPJS Kesehatan.

Jika cara tersebut masih belum terlalu praktis, peserta dapat melakukan pembayaran melalui aplikasi Marketplace terpercaya. Tanpa harus keluar rumah dan mengeluarkan biaya transportasi, pelanggan dapat memanfaatkan perangkat genggam miliknya untuk melunasi tagihan bulanan tersebut.

Jaminan Kesehatan Bagi Karyawan

BPJS Kesehatan dapat pula didatarkan secara perorangan. Saat ini karyawan perseroan BUMN maupun swasta memperoleh fasilitas BPJS Kesehatan. Sebab pemerintah sudah lebih dahulu menyampaikan kepada masing-masing perusahaan agar mendaftarkan para pekerja aktif.

Terjaminnya kesehatan bagi para karyawan memberi keuntungan dari kedua belah pihak sehingga proses produksi dapat tetap berjalan. Para pekerja juga tidak perlu memikirkan biaya bulanan tersebut sebab sudah secara otomatis terbayarkan ketika tiba waktu untuk menerima gaji.

Beberapa Faktor yang Menyebabkan Penonaktifan Peserta BPJS Kesehatan

Faktor yang Menyebabkan Penonaktifan Peserta BPJS Kesehatan

Perlu diketahui bahwa status keanggotaan BPJS Kesehatan menjadi tidak aktif. Tapi peserta tidak perlu khawatir karena hanya berupa penonaktifan dan bukan mencabutnya dari layanan kesehatan Nasional tersebut. Kondisi seperti ini biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor tertentu. Berikut ulasannya:

Terjadi Penunggakan Iuran BPJS Kesehatan

Peserta agar terus mendapat jaminan kesehatan maka perlu mematuhi aturan yang telah ditetapkan oleh pihak BPJS Kesehatan. Jika anggota merupakan karyawan pada suatu perusahaan dan mengalami keadaan seperti ini maka perlu menanyakan kasus seperti kepada bagian payroll dan staf Humas.

Sedangkan untuk pelanggan BPJS mandiri, dapat melakukan pemeriksaan transaksi pembayaran melalui situs resmi agar dapat melihat apakah terdapat iuran yang belum dilunasi. Cobalah untuk tetap konsisten membayar tagihan bulanan tersebut agar tidak terjadi penunggakan dan pembengkakan biaya.

Salah Satu Anggota Keluarga Mencapai Usia 21 Tahun

Apabila peserta merupakan anggota keluarga dengan tanggungan iuran oleh orang tuanya, maka perlu diketahui bahwa statusnya dapat berubah menjadi non-aktif ketika memasuki usia 21 tahun. Hal ini menandakan agar anggota BPJS Kesehatan tersebut perlu memiliki kartu sendiri.

Pada kondisi lain, peserta tetap diperbolehkan mendapat tanggungan BPJS dari orangtua meskipun sudah mencapai usia 21 tahun dengan statusnya sebagai pelajar. Namun ketika umurnya mencapai 25 tahun, kategori peserta seperti ini akan dinon-aktifkan sampai melakukan pendaftaran secara mandiri.

Peserta Dianggap Mampu Membayar Iuran Secara Mandiri

Status peserta BPJS Kesehatan dapat beralih menjadi non-aktif karena diketahui oleh pemerintah bahwa anggota tersebut memiliki kapasitas dalam membayar tagihannya secara mandiri sehingga tidak lagi diperlukan bantuan iuran. Kondisi seperti ini berlaku bagi mereka yang berstatus sebagai PBI.

Penerima Bantuan Iuran ini apabila diketahui mampu melunasi tagihan secara pribadi, nantinya tidak terdaftar lagi pada data Kementrian Sosial. Itulah sebabnya terjadi penonaktifan bagi peserta dengan kondisi seperti ini. Hal ini dapat diatasi dengan mendaftar BPJS Kesehatan dengan status mandiri.

Peserta BPJS Kesehatan Telah Meninggal Dunia

Faktor lain yang mendasari penon-aktifan kartu BPJS Kesehatan adalah karena peserta sudah meninggal dunia. Tapi dalam hal ini memerlukan pelaporan dari anggota keluarga yang ditinggalkan. Proses tersebut wajib dilaksanakan secara tatap muka dan tidak dapat dilakukan secara daring.

Ada beberapa dokumen utama yang juga perlu dibawa yakni meliputi salinan berkas keterangan kematian dari rumah sakit atau RT/RW di sekitarnya. Lalu dibutuhkan bukti bayar iuran terakhir. Sedangkan untuk kelengkapan pendukung terdiri dari Fotokopi Kartu Keluarga, KTP dan Kartu BPJS.

Bolehkah Berhenti dari Keanggotaan BPJS Kesehatan?

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, perlu diketahui bahwa program pemerintah ini berlaku penonaktifan peserta. Hal tersebut bukan berarti seseorang tersebut berhenti secara permanen. Sebab BPJS Kesehatan sifatnya wajib dan mengikat bagi seluruh masyarakat di Indonesia.

Kebijakan tersebut diberlakukan sebagai pendukung terselenggaranya Jaminan Kesehatan Nasional. Tujuannya agar layanan kesehatan dengan sistem tagihan gotong-royong ini dapat terus belangsung. Jadi tidak ada cara lain untuk menghentikan keanggotaan kecuali yang bersangkutan meninggal dunia.

Bila status keanggotaan dinonaktifkan, hal ini bukan berarti tagihan bagi peserta tersebut berhenti. Melainkan tetap berjalan selama yang bersangkutan masih hidup. Jika ada anggota keluarga meninggal dunia perlu melakukan pelaporan agar iuran wajib tersebut dihentikan sehingga tidak menumpuk.

Demikianlah pembahasan terkait dengan cara cek nomor BPJS kesehatan dengan NIK yang dapat dipilih dan diterapkan. Melalui tata cara tersebut, peserta akan memperoleh informasi secara terperinci termasuk status keanggotaan dan besar biaya iuran setiap bulannya.

Tinggalkan Balasan