Cara Mengatasi Kucing Keracunan

Panik bukanlah jawaban yang tepat saat Anda ingin menolong kucing yang sedang keracunan. Cara mengatasi kucing keracunan yang pertama dan paling penting adalah tetap tenang. Jika Anda tenang dan tetap berpikir dengan jernih, maka Anda akan bisa menemukan jalan keluar untuk menyelamatkan kucing tersebut.

Artikel ini akan memberikan informasi kepada Anda mengenai hal-hal yang berkaitan dengan kucing keracunan. Mulai dari cara mengidentifikasi kucing yang mengalami keracunan hingga pilihan obat untuk mengatasinya. Berikut adalah penjelasan yang patut Anda simak:

Ciri-Ciri Kucing Keracunan

Ciri-Ciri Kucing Keracunan

Dalam memberi makan kucing kesayangan Anda, Anda harus berhati-hati dalam melihat komposisi makanan tersebut. Memberikan makanan yang salah bisa mengakibatkan kucing Anda sakit hingga keracunan. Kalau bisa, usahakan memberi makan kucing dengan makanan khusus kucing, bukan sisa makanan manusia.

Baca Juga: Ciri-ciri Kucing Sakit

Apabila Anda sudah terlanjur memberikan makanan yang salah pada kucing Anda, Anda harus memastikan apakah kucing Anda baik-baik saja. Agar semakin meyakinkan, Anda juga harus melihat tanda-tanda apakah kucing Anda keracunan atau tidak. Berikut adalah ciri-ciri kucing keracunan:

Mengalami Diare

Jika Anda berpikir bahwa hanya manusia yang mengalami diare, Anda sangat keliru. Hewan khususnya kucing juga mengalami diare jika sistem pencernaannya terganggu.

Sistem pencernaan kucing yang terganggu diakibatkan oleh makanan dan minuman yang dikonsumsi kucing tidak terserap dengan baik. Kabar baiknya, tidak semua diare menandakan kucing Anda keracunan.

Jika Anda tidak bisa membedakan mana diare yang biasa dengan yang menandakan keracunan, lebih baik Anda membawa kucing Anda ke dokter hewan terdekat.

Kesulitan Untuk Bernafas

Jika kucing kesayangan Anda mengalami kesulitan dalam bernafas, bisa jadi kucing Anda keracunan makanan atau bakteri yang masuk ke tubuhnya. Selain itu, keracunan juga bisa disebabkan oleh asap atau obat nyamuk yang secara tidak sengaja disemprotkan ke wajah kucing Anda.

Kucing Terlihat Lemah

Meskipun kucing termasuk ke dalam kategori hewan rumahan yang manja, kucing yang sehat akan selalu responsif dengan sentuhan atau interaksi dengan Anda. Jika kucing kesayangan Anda tiba-tiba lemah dan tidak mampu bergerak, bisa jadi kucing Anda mengalami keracunan.

Lidah dan Gusi Kucing Berwarna Biru

Ciri fisik yang paling kentara untuk melihat kucing keracunan adalah warna kebiruan pada lidah dan gusi kucing. Organ yang tidak berfungsi secara normal membuat oksigen yang dibawa darah tidak tersalurkan dengan baik dan menimbulkan warna kebiruan.

Pertolongan Pertama Kucing Keracunan

Pertolongan Pertama Kucing Keracunan

Sebelum memberikan obat kepada kucing yang mengalami keracunan, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan dan lakukan terlebih dahulu. Hal ini berkaitan dengan penyebab kucing Anda mengalami keracunan.

Melihat Jenis Racun Yang Dikonsumsi Kucing

Pertolongan pertama kucing keracunan yang bisa Anda lakukan adalah mengidentifikasi racun apa yang masuk ke dalam tubuh kucing Anda. Anda harus melihat lingkungan sekitar kucing Anda dan mencari makanan atau benda yang kemungkinan dimakan oleh kucing tersebut.

Dengan mengetahui benda atau makanan yang masuk ke perut kucing, Anda bisa mencari solusi yang tepat untuk mengatasinya. Jangan sampai Anda memberikan metode pengobatan atau obat yang salah pada kucing Anda. Jika sampai keliru, maksud Anda yang ingin menolong justru semakin membahayakan kucing Anda.

Membawa Kucing Ke Area Terbuka

Pertolongan yang kedua adalah membawa kucing Anda ke tempat yang memiliki sirkulasi udara yang bagus dan lancar. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa keracunan tidak selalu disebabkan oleh makanan, tetapi juga bisa disebabkan oleh keracunan asap atau polusi udara.

Saat ingin mengevakuasi kucing Anda, ada beberapa hal yang harus Anda ingat supaya Anda tidak ikut keracunan. Yang pertama, pakailah sarung tangan atau baju berlengan panjang untuk menghindari paparan racun secara langsung ke kulit Anda.

Kucing yang keracunan dan kesakitan sering kali merasa ketakutan dan panik sehingga tanpa sadar kucing tersebut mencakar atau menggigit Anda. Maka gunakan selalu pelindung sebelum menyelamatkan kucing Anda.

Saat Anda membawa kucing Anda ke area yang terbuka, jangan tinggalkan kucing Anda sendirian. Awasi dengan baik kucing Anda karena kucing yang ketakutan akan lari atau bersembunyi di tempat yang sulit dijangkau. Akan lebih baik Anda membawanya ke tempat yang memiliki akses air.

Anda harus menunggu dan melihat reaksi kucing Anda apakah menjadi lebih baik atau tetap sama. Jika tidak ada perubahan yang baik, segera berikan obat yang tepat untuk menyelamatkan kucing Anda.

Cara Mengobati Kucing Keracunan

Cara Mengobati Kucing Keracunan

Jika Anda tidak sempat keluar rumah saat kucing Anda mengalami keracunan, Anda bisa menggunakan beberapa bahan alami yang tersedia di rumah. Mengobati kucing keracunan secara alami bisa memperlambat penyebaran racun pada tubuh kucing.

Mengurangi Efek Racun Dengan Air Kelapa, Susu dan Kuning Telur Mentah

Jika kucing Anda menunjukkan ciri-ciri keracunan yang telah dijelaskan sebelumnya, langkah yang paling mudah untuk dilakukan adalah memberi susu kepada kucing Anda. Susu bisa berfungsi sebagai penetralisir racun yang masuk ke dalam tubuh.

Selain susu, Anda juga bisa memberikan kucing kesayangan Anda air kelapa dan kuning telur yang mentah. Berikan sebanyak mungkin bahan-bahan ini agar efek racun bisa dikurangi. Jika kucing Anda kesulitan untuk meminumnya, Anda bisa menggunakan sendok untuk menyuapinya.

Jika kucing Anda masih sulit untuk menelan bahan-bahan ini, Anda perlu menyiapkan tabung suntik yang bisa Anda beli di apotik terdekat.

Menghubungi Dokter Hewan Yang Terdekat

Terkadang kepanikan lebih dahulu datang saat melihat kucing kesayangan Anda keracunan. Saat Anda tidak bisa memikirkan obat apapun untuk mengobatinya, hal yang paling tepat untuk dilakukan adalah menghubungi dokter hewan terdekat.

Operator atau dokter hewan tersebut akan memberitahukan kepada Anda hal apa saja yang bisa dilakukan untuk memberikan pertolongan pertama. Dengarkan secara baik-baik agar Anda bisa mengikuti instruksi yang diberikan.

Sebagai catatan penting, jangan pernah Anda memberikan obat, terlebih lagi obat kimia sebelum mendapatkan instruksi medis dari dokter hewan Anda. Anda tentu tidak ingin memperburuk kondisi kucing Anda akibat memberikan obat yang salah.

Obat Untuk Mengatasi Kucing Keracunan

Obat Untuk Mengatasi Kucing Keracunan

Meskipun Anda harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter hewan, tidak ada salahnya Anda mengenal beberapa obat untuk kucing yang keracunan. Ada banyak obat kucing keracunan yang dijual di pasaran. Jika Anda belum familier dengan obat apa yang yang terbaik untuk kucing Anda, berikut adalah ulasannya:

Hidrogen Peroksida

Obat satu ini hanya boleh digunakan jika kucing Anda tidak keracunan akibat menelan zat asam, basa dan petroleum. Zat-zat ini sangat berbahaya jika ditambah dengan hidrogen peroksida. Campuran zat asam dengan obat ini berpotensi melukai mulut, tenggorokan dan kerongkongan kucing.

Jika kucing Anda keracunan bukan karena zat-zat yang disebutkan di atas, Anda bisa memberikan obat yang mengandung 3% hidrogen peroksida. Fungsinya adalah supaya kucing Anda memuntahkan semua racun dan makanan yang ditelan kucing tersebut.

Dosis yang aman untuk diberikan kepada kucing yang keracunan adalah 2-4 ml per kilo dari berat kucing. Jika kucing Anda memiliki berat sekitar 4 kg, maka dosis yang boleh diberikan adalah sekitar 8-16 ml.

Untuk memasukkan obat ini ke dalam tubuh kucing, pertama Anda harus memegang mulut kucing dengan lembut supaya terbuka. Kemudian masukkan obat dengan menggunakan tabung suntik dan ditekan perlahan ke arah taring bagian atas agar kucing lebih mudah untuk menelannya.

Arang Aktif

Setelah kucing Anda berhasil memuntahkan semua racun dan isi perutnya, obat yang Anda gunakan selanjutnya adalah larutan yang mengandung arang aktif. Arang aktif memiliki fungsi untuk menghentikan penyerapan sisa-sisa racun pada usus kucing Anda.

Dosis yang dianjurkan untuk diberikan pada kucing adalah 1 gram bubuk arang aktif per 2,27 kg berat kucing. Misalnya kucing Anda memiliki berat sekitar 5 kg, makan arang aktif yang boleh diberikan adalah sekitar 2 gram.

Untuk membuat larutan ini cukup mudah. Anda hanya perlu mencampur bubuk arang aktif dengan sedikit air. Kemudian masukkan cairan ini dengan tabung suntik ke dalam mulut kucing secara perlahan agar kucing tidak tersedak.

Langkah-Langkah Setelah Memberi Kucing Obat

Membersihkan Tubuh Kucing

Setelah Anda memberikan obat kepada kucing Anda, Anda masih memiliki pekerjaan yang harus segera dilakukan untuk mencegah kucing Anda keracunan lagi. Berikut adalah langkah-langkah untuk menjaga kucing Anda setelah keracunan:

Membersihkan Tubuh Kucing

Racun yang membuat kucing Anda kesakitan terkadang tidak hanya masuk ke dalam perut, tetapi bisa juga menempel di sekitar tubuh kucing. Jika keracunannya diakibatkan oleh benda bubuk seperti bedak, gunakan sisir yang rapat untuk menghilangkan serbuk-serbuk tersebut.

Jika racunnya berupa cairan yang lengket seperti minyak, ter atau oli, Anda bisa menggunakan produk pembersih tangan yang biasa digunakan oleh para montir di bengkel. Produk pembersih tangan ini ada yang bermerek Swarfega Hand Cleaner. Jangan lupa bilas hingga bersih setelah mengaplikasikannya.

Jika produk pembersih tangan ini tidak mampu membersihkan tubuh kucing Anda, jalan terakhir yang harus Anda ambil adalah memotong rambut kucing Anda. Kasihan memang, tetapi Anda harus tetap melakukannya demi keselamatan kucing kesayangan.

Membersihkan Area Yang Menjadi Sumber Racun

Setelah memberikan obat kucing Anda dan meletakkannya di tempat yang aman, Anda harus segera membersihkan area atau tempat kucing Anda keracunan. Hal ini untuk menghindarkan kucing Anda mengunjungi tempat tersebut dan mengalami keracunan lagi.

Membuang Makanan Yang Menjadi Sumber Racun

Mengingat kucing Anda tidak bisa memutuskan apakah makanan tersebut memiliki racun atau tidak, Anda harus membuang jauh-jauh sumber racun tersebut. Hal ini tidak hanya bisa melindungi kucing Anda, tetapi juga diri Anda yang mungkin tidak sengaja menyentuhnya.

Memberikan Air Sebanyak Mungkin

Racun yang masuk ke tubuh kucing tidak hanya berbahaya bagi lambung tetapi juga organ lain seperti ginjal dan hati. Agar proses pembuangan racun bisa dilakukan secara maksimal, kucing Anda harus minum air sebanyak mungkin supaya bisa sering buang air kecil.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Kutu Kucing

Demikianlah artikel yang memberikan ulasan mengenai cara mengatasi kucing keracunan. Jika kucing Anda masih mengalami keracunan setelah diberikan obat, segera bawa kucing Anda ke dokter hewan terdekat. Semoga artikel ini bisa memberikan informasi yang berguna bagi Anda.

Tinggalkan komentar