Contoh Bisnis Plan: Pengertian, Fungsi dan Cara Membuatnya

Apa itu bisnis plan? Istilah ini kerap digunakan di berbagai perusahaan. Perencanaan tersebut akan memaksimalkan kinerjanya sehingga potensi meraup keuntungan sebanyak-banyaknya pun tercapai. Agar usaha makin berkembang, sebaiknya ketahui penjelasan contoh bisnis plan: pengertian, fungsi dan cara membuat business plan.

Daftar isi:

Pengertian Bisnis Plan Menurut Beberapa Ahli

Bisnis merupakan perencanaan awal yang umumnya dilakukan oleh pihak perusahaan sebelum mendirikan usaha. Wujud umumnya berupa dokumen tertulis dengan berbagai penjelasan terperinci. Berikut beberapa definisinya:

Bygrave

Bygrave (1994) menyatakan bahwa bisnis plan adalah dokumen yang digunakan oleh melaporkan mengenai bisnis suatu perusahaan. Laporan itu berupa keuntungan maupun kondisi keungan terkini. Profitnya dicatat secara sistematis sehingga akan diketahui secara transparan.

Berkat bisnis plan, keadaan perusahaan menjadi lebih baik. Selain memuat berbagai rencana pendirian, estimasi keuntungan per bulannya pun tercantum di dalamnya. Dengan laporan tersebut, pebisnis jadi memiliki arah untuk menjalankan usahanya.

Megginson

Salah satu tokoh terkenal, Megginson (2000) mendefinisikan bisnis plan adalah perencanaan mengenai rincian keuangan, tujuan bisnis dan teknik pengerjaannya. Permodalan pemiliknya akan diketahui dalam laporan itu secara terperinci. Bahkan cara mencapai visi juga dapat diketahui.

Rincian ini mengandung banyak aspek, salah satunya yakni mengenai misi perusahaan. Untuk mencapai keuntungan sebanyak-banyak, pebisnis akan melakukan berbagai langkah. Sebagai contoh, demi mempromosikan batik secara global, pebisnis menggunakan website dan sosial media.

Richard L. Daft

Pakar ternama bernama Richard L Daft (2007) menyatakan bahwa bisnis plan adalah dokumen terperinci mengenai rencana usaha yang dipersiapkan oleh pemiliknya. Perincian ini dilakukan sebelum pihak tersebut membuka bisnis di sebuah area.

Menurut definisi yang dikemukakan oleh Daft, bisnis plan wujudnya dokumen atau laporan karena memuat berbagai aspek, mulai dari tujuan hingga kondisi keuangan. Pelaporan tersebut masih berwujud perencanaan sehingga dapat diubah sesuai kebutuhan.

Hisrich dan Peters

Hiscrich dan Peters (1995) mengemukakan bahwa bisnis plan adalah sebuah dokumen tertulis yang dipersiapkan oleh pengusaha. Dalam laporan tersebut, memuat berbagai hal terkait urusan eksternal maupun internal ketika memulai usaha barunya.

Perencanaan bisnis yang dimaksud sangat bervariasi, mulai dari pemasaran, manufaktur hingga pemberdayaan sumber daya manusianya. Berkat bisnis plan, segalanya dapat terorganisir dengan baik karena ada laporan secara terperinci sehingga ada pathokan saat menentukan langkah.

Max Coulthard, Andrea Howel dan Geoff Clarke

Coulthard, Howell dan Clarke (1999) menyatakan bahwa bisnis plan adalah pembelajaran secara detail mengenai aktivitas yang ada di sebuah organisasi. Di dalamnya diulas mengenai bagaimana perencanaan pendirian usaha serta cara terbaik mencapai keuntungan perusahaan.

Baca Juga: Pengertian Iklan

Karena bisnis plan, perencanaan ini dilakukan sebelum pendirian perusahaan dengan tujuan perusahaan mampu mencapai profit. Bila persiapannya matang, maka keuntungan pun dapat diperoleh secara maksimal. Berbagai cara akan ditempuh demi mewujudkannya.

Bagaimana Cara Membuat Bisnis Plan?

Cara Membuat Bisnis Plan

Bagaimana cara membuat bisnis plan? Metodenya tidak sulit dan sebaiknya ini dilakukan sebelum Anda membangun sebuah usaha. Dengan perencanaan terperinci, Anda bisa lebih mengenal struktur sistemnya. Nah, di bawah ini ada beberapa teknik menciptakannya.

Melakukan Riset

Sebelum melakukan pendirian usaha, Anda sebaiknya membuat bisnis plan. Melakukan perencanaan ini penting karena memberikan keuntungan lebih. Jika berminat melakukannya, lakukan riset terlebih dahulu. Ini dapat dilakukan dengan analisis terhadap tren pasar serta melihat kabar pesaing.

Dengan melihat kompetitor, Anda dapat mengetahui keunggulan dan kekurangannya. Dari sana, bisa tercipta berbagai ide yang kreatif sehingga akan memaksimalkan keuntungan perusahaan. Agar kualitasnya terjaga, sebelum barang dipasarkan sebaiknya lakukan uji coba secara internal.

Menyantumkan Nama Bisnis

Setelah riset, saatnya melakukan pencatatan. Anda bisa menyantumkan nama bisnis terlebih dahulu. Ceritakan secara singkat mengenai latar belakang perusahaan serta letak lokasinya. Selain itu, infokan seberapa besar usaha tersebut.

Selain menyantumkan nama bisnis, Anda pun perlu memberikan informasi mengenai pencapaian atau prestasi yang telah dilakukan oleh perusahaan sebelumnya. Penjelasannya diharapkan padat informasi dan singkat sehingga laporannya tidak terlalu panjang serta efisien.

Menetapkan Visi dan Misi Perusahaan

Ketika membuat bisnis plan, jangan lupa menetapkan tujuan didirikannya bisnis tersebut. Masing-masing perusahaan tentu mempunyai visi dan misi yang spesifik. Penentuan kedua poin itu sangat penting sebab mampu memaksimalkan omset pengusaha per bulannya.

Sebagai contoh, Anda bisa menuliskan visi perusahaan ialah membuat masyarakat mencintai produk dalam negeri yakni kain songket. Sedangkan misinya adalah smelakukan promosi di berbagai event yang ada di Indonesia serta menjualnya secara online.

Menjelaskan Produk Secara Rinci

Selanjutnya, jelaskan secara spesifik tentang produk yang dibuat oleh perusahaan. Informasikan berapa kuantitas barang dalam sebulan. Ketika mencatat, pastikan memberikan data akurat sehingga pelaporan akan bermanfaat. Anda bisa menginformasikan tentang variasi barang dagangan.

Menjelaskan produk terlihat mudah. Namun, Anda harus berhati-hati saat melakukannya karena ini dapat mempengaruhi kontennya. Akan lebih baik jika mengisikan mengenai kelebihan dan keistimewaannya dibandingkan merk lainnya.

Menentukan Target Perusahaan

Langkah selanjutnya ialah menuliskan target perusahaan secara spesifik. Informasikan siapa dan berapa umur sasaran bisnis Anda. Kemudian, berikan penjabaran mengenai daya beli masyarakat. Hal ini penting karena untuk menciptakan produk terbaik, pengusaha harus mengenal kliennya.

Ceritakan pula kebiasaan target apa saja lalu kaitkan dengan produk yang Anda jual. Semisal, jika memulai bisnis makeup, maka hubungkan anak muda dan orang tua memiliki hasrat untuk tampil lebih cantik. Pastikan penjabarannya alami sehingga ini memberikan poin plus di mata investor.

Mengambil Keputusan Mengenai Strategi Pemasaran

Menganalisis target pemasaran penting, namun menentukan strategi marketing juga perlu. Ketika melakukannya, pastikan Anda membuat analisis pasar yang akurat. Mengatur siasat ini dianjurkan karena berpengaruh besar terhadap keuntungan di masa depan.

Saat mengambil keputusan, pastikan Anda menempuh cara yang bisa mengalahkan pesaing. Sebagai contoh, adakan giveaway atau pemberian diskon khusus pelanggan setia. Potongan harga akan menarik minat konsumen segera membeli karena terlihat murah dan sayang untuk dilewatkan.

Menganalisis Kondisi Keuangan

Salah satu keberhasilan membangun usaha adalah memiliki bisnis plan yang baik. Untuk mewujudkannya, jangan lupa memberikan laporan mengenai kondisi keuangan. Ketika pelaporan mengenai poin ini kurang akurat, maka bisa menggagalkan seluruh rencana usaha.

Salah satu hal penting yang harus dicatat ialah berapa biaya untuk membuka usaha tersebut. Dengan melaporkan keuangan, perusahaan akan mengetahui di mana letak kekurangannya sehingga bisa meningkatkannya. Berikut adalah beberapa poin wajib ada:

  • Biaya untuk Menyewa Tempat

Biaya penyewaan ini bisa dimasukkan apabila gedung yang digunakan adalah sewaan, bukan milik sendiri. Selain itu, penulisannya juga harus rinci apakah per bulan atau sistem tahunan.

  • Biaya Pemasaran

Ada lagi biaya yang diinput dalam bisnis plan yakni biaya marketing. Pemasaran memiliki andil sangat penting. Berkat promosi, barang atau jasa dapat dikenal oleh masyarakat luas. Besarnya dana ini bergantung kepada anggaran masing-masing perusahaan.

  • Biaya Produksi Barang

Bisnis plan juga mengandung biaya produksi. Anggaran ini digunakan untuk menghasilkan barang atau layanan milik suatu perusahaan. Bila hal itu dapat diinput, maka akan diketahui berapa pengeluaran per bulannya. Segala hal yang terkait pembuatan produk boleh dimasukkan.

  • Biaya Kendaraan atau Transportasi

Biaya operasional pendirian usaha tidak hanya mengenai produksi barang atau layanannya saja. Namun, Anda juga harus memasukkan anggaran yang dikeluarkan untuk kendaraan atau alat transportasi.

  • Gaji Para Staff dan Karyawan

Bisnis plan juga terdiri dari pengeluaran untuk menggaji para karyawan. Dengan memanfaatkan laporan tersebut, Anda jadi mengetahui berapa anggarannya. Jika terlalu boros, maka bisa menggunakan opsi pengurangan sedikit tenaga kerja.

  • Biaya untuk Pengadaan Alat dan Perlengkapan Usaha

Selain itu, ada pula dana yang dikeluarkan guna perlengkapan usaha. Terkadang, ini lupa belum dimasukkan dalam laporan. Padahal, anggaran itu harus disertakan. Alasannya, alat untuk pengadaan produk termasuk asset sehingga perlu dihitung sebagai biaya produksi.

Membuat Proyeksi Keuntungan

Setelah mengetahui biaya saat menjalankan bisnis, pastikan Anda membuat proyeksi keuntungan. Pembuatan ini tidak sesulit yang dibayangkan. Jika ingin melakukannya, pastikan menghitung target, biaya operasional serta kaitkan dengan omset tiap bulannya.

Setelah itu, carilah selisih antara omset dan biaya atau pengeluaran perusahaan dalam tempo tersebut. Dengan adanya pengurangan, akan diperoleh berapa besar keuntungannya. Proyeksi profit ini dapat mempermudah pengusaha menentukan langkah selanjutnya.

Jika Bermitra dengan Pihak Lainnya

Penggunaan bisnis plan ini sangat penting terutama jika ingin bermitra dengan orang lain. Bila melaporkan segala kondisi perusahaan, pihaknya akan mempertimbangkan banyak hal. Alhasil, antara keduanya dapat terjadi sebuah kesepakatan yang saling menguntungkan.

Bila berdiskusi tanpa bisnis plan, ada kemungkinan salah satu pihak akan merasa dirugikan. Ini tentu bukan hal yang diinginkan sebab tujuan bermitra adalah mendapatkan keuntungan, bukan kerugian. Untuk mengantisipasi hal tersebut, hindarilah masalah dengan berbagai taktik.

Fungsi Bisnis Plan

Fungsi Bisnis Plan

Sebelum mengenal contoh bisnis plan, Anda perlu mengetahui tentang fungsinya terlebih dahulu. Dengan memahami secara baik, hal itu akan memberikan pemahaman lebih. Berikut beberapa fungsinya:

Sebagai Alat Penjualan

Bisnis plan berfungsi sebagai alat penjualan. Laporan tersebut dapat digunakan bahan pertimbangan investor sehingga potensi memperoleh dana pun jauh lebih besar. Pemilik dana akan lebih mempercayakan uangnya kepada perusahaan ternama dengan pelaporan terperinci.

Jadi, bisnis plan ini tidak hanya membuat perusahaan teratur, namun pihak investor juga makin yakin terhadap usaha Anda. Jika kondisi keuangan sedang bagus, maka pemilik modal makin berkontribusi lebih. Ia tidak akan segan bekerja sama dengan perusahaan.

Sebagai Road Map

Selain mampu membujuk investor, keberadaan laporan tersebut juga bisa dijadikan road map. Bisnis plan dapat difungsikan sebagai peta jalan sebab keberadaannya mampu memberitahukan arah kepada perusahaan. Adanya pedoman ini akan sangat memudahkan pebisnis saat mengelolanya.

Di dalam bisnis plan terdapat berbagai metode untuk meraih visi. Alhasil, potensi meraih keuntungan pun akan lebih maksimal. Profit tersebut dihasilkan karena pebisnis melakukannya secara fokus dan pantang menyerah. Agar tujuan perusahaan dapat diraih, pastikan membuat rencana terbaik.

Sebagai Action Plan

Salah satu alasan mengapa bisnis plan ini disukai adalah perannya sebagai action plan. Tanpa aksi yang jelas, perusahaan bisa gulung tikar. Saat Anda mendirikan usaha, sebaiknya perhatikan berbagai hal, termasuk bisnis plan agar mampu dijadikan patokan untuk berbisnis.

Kebanyakan pengusaha gagal berusaha karena terlalu mengandalkan teorinya. Padahal, eksekusinya tidak kalah penting. Jika ini terjadi, maka gunakan bisnis plan sebagai solusinya. Buatlah dengan teliti dan tuliskan aspek-aspek penting di dalamnya seperti misi dan keuntungan usaha.

Sebagai Panduan dalam Berwirausaha

Bisnis plan digunakan karena memiliki banyak peran, salah satunya memandu berwirausaha. Laporan ini tidak hanya berisikan penjelasan tentang nama dan estimasi produk dalam satu bulan saja. Di dalamnya juga terdapat informasi mengenai berbagai strategi untuk mengembangkan usaha.

Keberadaan strategi yang telah ditentukan bersama di awal pendirian perusahaan ini dapat dijadikan panduan. Jika bisnis sedang kurang jalan, maka Anda bisa mengubah metode pemasaran. Selain memasarkan secara offline, gunakan website agar tampilan perusahaan semakin profesional.

Sebagai Sarana untuk Memahami Faktor Eksternal dan Internal

Salah satu fungsi bisnis plan adalah pemiliknya jadi lebih memahami berbagai hal terkait usahanya. Tidak hanya faktor internal perusahaan, namun eksternal pun bisa diketahui dengan mudah. Salah satu contohnya adalah memahami tentang tren pasar saat ini.

Selain itu, pebisnis jadi mengetahui bahwa keuntungan yang didapatkan sesuai atau tidak dengan ekspektasi di awal pendirian usaha. Bila kurang menguntungkan, cara menanganinya ialah melakukan inovasi atau modifikasi produk. Selain itu, penambahan keterampilan staf juga dibutuhkan.

Sebagai Sarana Evaluasi

Bisnis plan juga bisa dipakai untuk sarana evaluasi bagi perusahaan. Ketika bisnis merugi hingga puluhan atau ratusan juta, Anda dapat mengevaluasinya lewat laporan tersebut. Coba diamati apa kira-kira faktor internal atau internal yang jadi penyebabnya.

Mengevaluasi usaha setiap bulan ini sangat penting karena dengan evaluasi, Anda akan mengetahui berbagai kejanggalan yang sebelumnya tidak diketahui. Jika tahu permasalahannya, maka bisa langsung dibenahi langsung.

Sebagai Pemacu Untuk Lebih Kreatif Lagi

Apa saja fungsi dari bisnis plan? Pertanyaan ini kerap dipertanyakan oleh para pebisnis pemula. Laporan tersebut sangat bermanfaat karena berperan penting untuk memacu pengusaha lebih kreatif dalam menciptakan produknya baik barang maupun jasa.

Perusahaan dapat berinovasi dengan menciptakan hal unik dan tidak pasaran. Salah satu teknik adalah melakukan introspeksi pada barang yang dibuat. Selanjutnya, tambahkan sesuatu agar produk tersebut berbeda dari lainnya. Keunikan itu akan bernilai lebih di mata para konsumen.

Sebagai Alat Komunikasi

Bisnis plan ini tidak hanya sebagai laporan saja. Namun, itu dapat dijadikan sebagai alat komunikasi yang akan mempermudah saat menjalankan bisnis. Dengan bisnis plan, hal yang akan dikomunikasikan ke pelanggan atau investor terasa lebih terarah karena umumnya berstruktur rapi.

Pebisnsi bisa menggunakannya sebagai alat untuk mengkomunikasikan berbagai informasi terkait produk maupun jasanya. Bentuk bisnis plan ini bervariasi dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Jika menginginkan yang praktis, “mini plan” adalah opsi terbaik.

Sebagai Pengatur Keuangan

Selain memiliki fungsi sebagai alat komunikasi, bisnis plan juga dapat digunakan untuk mengatur keuangan. Di dalam laporan itu umumnya terdapat rincian mengenai kondisi perusahaan. Berbekal data tersebut, akan diperoleh beberapa pertimbangan ketika menentukan dana.

Ketika mengatur keuangan, ada banyak informasi penting yang harus diketahui. Jika ingin mengelola keuangan perusahaan, jangan lupa melihat bagian laporan di bisnis plan. Selain itu, bedakan antara kebutuhan dan keinginan. Pengaturan anggaran yang baik akan meminimalisir hutang.

Ketahui Berbagai Jenis Bisnis Plan

Jenis Bisnis Plan

Ada berbagai jenis bisnis plan yang kerap digunakan oleh para perusahan. Jika dilihat dari bentuknya, maka terdapat 4 jeni yakni mini plan, presentation plan, what if plan dan working plan. Namun, tiap tipe tentu memiliki keunggulan masing-masing.

Di sebuah bisnis plan, sebaiknya Anda menguraikan latar belakang perusahaan secara rinci sehingga ini akan memaksimalkan perannya di dalam organisasi. Adanya beberapa variasi bisnis plan ini memudahkan, jadi bisa digunakan sesuai kebutuhan.

Baca Juga: Bisnis Digital

Anda dapat membuat bisnis plan yang panjang dan detail. Namun, bisa pula menyederhanakannya jika memang itu opsi terbaik. Ketika membuat laporan tersebut, perlu dipertimbangkan pemilihan akan tipe-tipenya. Seperti:

Mini Plan

Mini plan adalah salah satu jenis bisnis plan terpraktis yang cocok digunakan untuk para pemula. Laporan ini sederhana sehingga pembuatannya relatif lebih mudah dibandingkan lainnya. Saking praktisnya, Anda bisa memanfaatkan gadget saat membacanya.

Pembuatan mini plan ini cocok untuk pemilik perusahaan yang fleksibel dan kerap bertemu orang banyak di luar rapat. Berbagai deskripsi terkandung di dalamnya mulai latar belakang, visi misi dan estimasi keuangan per bulan. Bahkan, terdapat jumlah laba bersih serta biaya produksi.

Mini plan itu praktis, namun sayangnya hanya memuat informasi secara umum saja. Tidak ada detail yang lengkap jadi kurang cocok dimiliki para pengusaha besar. Karena bentuknya praktis, ini mampu membuat mitra atau investor terkesan dalam waktu singkat.

Mini plan umumnya ditujukan untuk investor dengan kemampuan menengah ke bawah. Meskipun demikian, tidak sedikit penyumbang dana yang bersedia memberikan modal cukup besar karena laporan tersebut disuguhkan menggunakan cara menarik dan inspiratif.

Presentation Plan

Tipe kedua yang kerap digunakan yakni presentation plan. Jenis ini berbeda dari kategori sebelumnya. Anda tidak bisa memberikan banyak penjelasan di dalam laporan tersebut sebab hanya berupa poin-poin penting.Untuk menerangkannya, pebisnis dapat menggunakan grafik atau gambar.

Poin-poin yang terkandung di dalam presentation plan ini harus disajikan secara efisien. Jika kata-katanya bertele-tele, itu akan memberikan kesan negatif kepada investor atau konsumen. Apabila ternyata laporannya terlalu panjang, segera perpendek hingga menjadi lebih efektif.

Karena bentuknya power point, maka bisnis plan sebaiknya dijelaskan secara singkat namun dengan cara menarik. Selain itu, kuasai isinya sebelum melakukan presentasi di hadapan audiens. Anda bisa berlatih terlebih dahulu di depan kaca agar merasa lebih siap dan berpenampilan terbaik.

What If Plan

What if plan adalah salah satu jenis bisnis plan yang menarik dan unik. Berbeda dari tipe-tipe lainnya, jenis ini mempunyai keunikan yakni Anda harus menginformasikan berbagai kemungkinan buruk dari pendirian usaha tersebut.

What if Plan ini memberikan bayangan kepada calon penyumbang dana bahwa perusahaan mampu mengatasi berbagai kendala di masa depan. Hal itu dikarenakan Anda sebagai pemilik bisnis telah mencoba mempertimbangkan berbagai solusi dari tantangan yang dihadapi.

Saat membuat what if plan, Anda perlu melakukan riset terlebih dahulu baik menggunakan Google atau secara langsung. Aktivitas ini terkadang menghabiskan waktu lama karena harus berdasarkan data. Itu hal yang wajar sebab menganalisis segala kemungkinan tidaklah mudah.

What if plan memungkinan perusahaan menggunakan berbagai sumber daya manusia serta asetnya untuk berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai kendala di masa depan. Bahkan, perusahaan terkadang memperkerjakan tim khusus. Semua itu dilakukan demi mendapatkan investor terbaik.

Working Plan

Salah satu bisnis plan yang paling sering digunakan ialah working plan. Tipe ini dipakai karena mampu memberikan penjelasan lebih. Semakin detail keterangannya, maka makin berkualitas pula di mata audiens. Namun, umumnya penggunannya hanya untuk pihak internal dalam perusahaan saja.

Working plan disusun dengan sangat rinci. Jadi, Anda harus menginformasikan mengenai berbagai hal mendasar mulai dari nama perusahaan, latar belakang pendirian hingga penggajian karyawan. Selain itu, biaya produksi barang serta estimasi keuntungan dalam periode tertentu juga dijabarkan.

Jika melihat ada kerugian atau kelemahan terkait pelayanan, maka ini bisa dijadikan sebagai solusi terkini. Tipe bisnis plan ini disukai karena memudahkan pebisnis menyampaikan visinya. Laporan itu dapat digunakan untuk menjalankan usaha sehingga mampu berkonsentrasi pada penjualan.

Karena working plan, Anda jadi lebih mengetahui bagaimana kondisi dan laju perkembangan perusahaan. Evaluasi yang dilakukan dengan bisnis plan tersebut diadakan secara berkala. Tujuannya yakni untuk memperbaharui produk agar selalu diterima pelanggan di pasaran.

Pembagian Bisnis Plan Menurut Isinya

Selain dibagi menurut bentuk atau formatnya, bisnis plan juga dibedakan menjadi berbagai tipe berdasarkan isinya. Berikut beberapa di antaranya:

Start-up Bussiness Plan

Tipe ini memberikan bayangan kepada investor mengenai usaha yang dijalankan. Ada berbagai poin penting di dalamnya antara lain: produk perusahaan, evalusi pasar, strategi marketing, dan manajemennya. Bukan hanya itu, perkiraan omset pebisnis juga akan diperlihatkan.

Start up bisnis plan ini bisa digunakan untuk membujuk investor menyumbang dananya di perusahaan Anda. Informasinya begitu rinci jadi pihak penyumpang modal akan segera mempertimbangkannya. Berbagai jenis pemasaran diinformasikan mulai dari langsung hingga online.

Operation Bussiness Plan

Salah satu bisnis plan yang kerap dipakai iala operation bisnis plan. Tipe ini tidak ditujukan untuk pihak investor, namun hanya khusus pihak internal saja. Ada berbagai informasi penting terkandung di dalamnya, salah satunya yakni perencanaan mengenai operasional di kantor.

Jadi, di laporan tersebut dapat diketahui dengan mudah tanggung jawab atau jobdesk dari para staff maupun karyawan yang ada di dalamnya. Adaya operation bisnis plan ini akan memaksimalkan kinerja para pegawai sehingga perlu diterapkan di setiap perusahaan.

Develompemnt Bussiness Plan

Tipe selanjutnya yakni development bisnis plan. Kategori ini berisikan pertanggungjawaban dari pegawai yang harus diserahkan ke pihak atasan. Ada berbagai poin penting dari jenis tersebut, antara lain, administrasi perusahaan serta berbagai jobdesk tiap divisi.

Segalanya harus dilaporkan secara terperinci demi memberikan pengaruh positif. Adanya bisnis plan ini dapat memperbaiki kinerja pegawai sehingga performa di bulan selanjutnya akan jauh lebih baik lagi. Bila layanannya baik, maka target omset pun dapat tercapai dengan mudah.

Strategic Bussiness Plan

Dibandingkan tipe lainnya, strategic bisnis plan ini cukup rumit karena berisikan berbagai informasi terkait objektivitas perusahaan dalam mengembangkan usahanya. Umumnya, setiap usaha memiliki struktur yang berbeda-beda karena dimiliki oleh pemimpin yang berbeda.

Strategi bisnis plan ini menantang karena perusahaan harus menjelaskan mengenai visi dan misi sekaligus bagaimana cara meraih tujuan tersebut. Ketika menjelaskannya, Anda perlu meyakinkan investor dengan bahasa yang komunikatif serta persuasif.

Growth Bussiness Plan

Salah satu bisnis plan terbaik adalah growth bisnis plan. Tipe ini memiliki laporan mengenai struktur yang terbentuk dalam suatu perusahaan. Jadi informasi mengenai para petinggi dengan jabatan tertinggi serta para pegawai bawahannya diinformasikan secara detail.

Adanya plan ini diharapkan mampu membantu pemilik usaha saat mengembangkan usahanya. Selain demi kepentingan internal, pihak eksternal juga bisa menggunakannya. Umumnya, laporan tersebut difungsikan sebagai alat komunikasi untuk berbicara dengan mitra kerja perusahaan.

Manfaat Jika Menggunakan Bisnis Plan Saat Berwirausaha

Manfaat Menggunakan Bisnis Plan Saat Berwirausaha

Bicara tentang contoh bisnis plan, sebelum Anda memahaminya, sebaiknya ketahui dahulu manfaat bisnis plan secara umum. Penjelasan ini penting dipahami agar dapat dipahami apa saja keuntungan apabila menggunakannya. Berikut adalah ulasannya:

Sebagai Awal Penentuan Pendirian Usaha

Ada banyak manfaat bisnis plan, salah satunya yakni sebagai awal penentuan usaha. Berkat laporan tersebut, Anda akan jauh lebih yakin dalam mengorganisir perusahaan baru. Tanpa keberadaan bisnis plan, resiko usaha mengalami kebangkrutan pun semakin besar.

Ketika mendirikan perusahaan, tekad yang bulat saja tidak cukup. Dibutuhkan perencanaan matang serta pelaporan terorganisir dalam bentuk bisnis plan. Manajer sebagai salah satu petinggi diharapkan memberikan strategi terbaiknya untuk memasarkan layanan dan barang perusahaan.

Membuat Bisnis Makin Terarah atau Fokus

Apa saja manfaat memiliki bisnis plan? Salah satu keuntungannya adalah bisnis makin terarah sehingga perusahaan dapat berjalan sesuai visi dan misi yang dibangun sebelumnya. Ketika menggunakan perencanaan matang, pebisnis akan secara otomatis lebih fokus saat menjalankan.

Bisnis tidak boleh dilakukan setengah-setengah. Apabila usaha yang dilakukan kurang maksimal, maka keuntungannya pun tidak akan sesuai ekspektasi. Untuk membuat bisnis sukses, buatlah target jangka pendek dan jangka panjang. Dengan begitu tujuannya pun lebih cepat tercapai.

Untuk Miningkatkan Omset Perusahaan

Mengapa bisnis plan digunakan di setiap perusahaan ternama Indonesia? Penggunaan laporan tersebut penting sebab mampu meningkatkan omset perusahaan. Hal ini didapat secara tidak langsung karena pemiliknya menggunakan strategi serta melakukan misi demi mencapai visinya.

Berkat menggunakan bisnis plan, keuntungan yang didapat jauh lebih banyaks. Salah satu penyebabnya ialah saat merasa buntu untuk memasarkan produk, berbagai strategi marketing bisa dilakukan dengan berbekal laporan tersebut. Cukup praktis, bukan?

Sebagai Prediksi Keadaan Perusahaan di Masa Depan

Bisnis plan seharusnya dijadikan salah satu kewajiban yang harus ada dalam pendirian usaha. Selain memaksimalkan omset dalam satu bulan, keberadaan laporan itu penting karena mampu memprediksi kondisi perusahaan di masa depan.

Dari kondisi keuangan terkini, maka akan diketahui bagaimana perkiraan keuntungan di bulan berikutnya. Memang, omset itu dapat turun atau naik. Sebelum kemungkinan buruk terjadi, pebisnis handal akan menyiapkan berbagai solusi alternatif atas setiap permasalahan.

Untuk Mencari Sumber Dana Lainnya

Bisnis plan ini bukan hanya pedoman bagi perusahaan, namun itu bisa digunakan untuk mencari sumber dana lainnya. Manfaat ini menjadi salah satu keuntungan terbaik yang akan dirasakan oleh pemiliknya. Memang, membuatnya membutuhkan waktu tidak sebentar.

Namun, keuntungannya pun cukup menggiurkan. Kini, perusahaan bisa memperlebar sayapnya secara mudah karena bekerja sama dengan mitra kerja lainnya dapat menggunakan bantuan bisnis plan. Mendapatkan investor pun terasa lebih mudah jika menggunakan bisnis plan tersebut.

Menguji Layak atau Tidaknya Suatu Produk atau Layanan

Dengan bisnis plan, Anda jadi mengetahui kualitas suatu produk atau layanan milik perusahaan. Jadi, layak atau tidaknya barang akan terlihat. Jika kurang bagus, maka dapat segera dievaluasi lebih baik. Adanya pengevaluasian dapat dilakukan secara berkala atau langsung sesuai kebutuhan.

Namun, bila ternyata sudah lebih dari cukup, pengusaha bisa memperlebarkan sayapnya sehingga produk dapat didistribusikan ke berbagai area dan dinikmati semua kalangan. Anda pun bisa berfokus ke hal lainnya, semisal pemasaran via marketplace atau sosmed agar pelanggan lebih dimudahkan.

Mengelola Perkembangan Perusahaan

Sebelum mengetahui contoh bisnis plan lengkap, pastikan Anda memahami apa saja manfaat penggunaannya. Salah satu perannya yakni mengelola usaha secara signifikan. Alhasil, perusahaan menjadi makin berkembang dan dikenal oleh para pelanggan.

Perkembangan ini dilihat dari awal pendirian hingga pengecekan bisnis plan di bulan-bulan selanjutnya. Jika mengikuti laporan tersebut, maka potensi mendapatkan profit makin tinggi. Hal itu dikarenakan pemiliknya akan memaksimalkan perusahaan menggunakan strategi yang dibuatnya.

Memberikan Gambaran Tentang Usaha Anda

Bisnis plan ini memberikan bayangan kepada investor mengenai keadaan suatu perusahaan. Di bagian awal laporan akan dituliskan secara lengkap antara lain latar belakang pendirian usaha. Laporan tersebut juga dapat diinfokan ke pihak pelanggan sehingga potensi terbeli semakin tinggi

Proyeksi keuntungan dan keunggulan akan diperlihatkan secara rinci dengan harapan mitra mau bekerja sama menanamkan modalnya. Bila laporan itu berkualitas, perkembangan usaha pun makin bagus karena anggaran yang kurang bisa ditutupi menggunakan dana tambahan tersebut.

Mengelola Tim Agar Lebih Efisien

Bisnis plan tidak hanya membuat pendapatan dalam satu bulan makin meninggi. Namun, mengelola tim pun terasa lebih efisien. Saat melakukan pemeriksaan kondisi keuangan, Anda perlu mengetahui secara mendalam. Dengan cara itu, akan diketahui apakah kinerja staf sudah maksimal atau belum.

Mengelola sebuah bisnis tidak mudah, terutama bagi para pebisnis pemula. Untuk melakukannya, Anda bisa memilih salah satu bisnis plan yang dianggap mudah dan sesuai dengan kebutuhan. Selanjutnya, tuliskan secara rinci serta evaluasilah di akhir bulan.

Mampu Menentukan Prioritas

Ada banyak alasan mengapa pebisnis menggunakan bisnis plan. Sebagian orang merasa bahwa itu merupakan opsi terbaik yang dapat dilakukan. Selain mengelola perusahaan lebih baik, penggunaan laporan ini juga membuat Anda mampu menentukan prioritas di dalamnya.

Baca Juga: Prinsip Etika Bisnis

Ketika ada masalah yang melanda, terkadang Anda dihadapkan dalam ketidakmampuan memilih salah satu dari beberapa opsi. Agar mendapatkan pilihan terbaik, diperlukan keahlian mempertimbangkan antara kebutuhan dan keinginan. Cara itu dilakukan demi terhindar dari kerugian.

Beberapa Contoh Bisnis Plan

Beberapa Contoh Bisnis Plan

Bisnis plan contoh akan memaksimalkan kemampuan Anda dalam membuatnya untuk usaha yang sedang ditelateni. Berikut beberapa di antaranya:

Bisnis Plan Salon House of Ginny

Bisnis plan merupakan salah satu hal yang wajib dimiliki oleh perusahaan. Dengan adanya laporan ini, pendirian suatu bisnis akan terasa lebih mudah karena terdapat arah dan pedoman. Selain menginformasikan tentang deskripsi produk atau layanan, infokan juga tentang modalnya.

Deskripsi Usaha

Kini memanjakan tubuh tidak perlu menghabiskan banyak uang. Dengan biaya terjangkau, House of Ginny hadir sebagai solusi terbaik. Wanita tidak perlu merasa kebingungan ketika membutuhkan tempat relaksasi. Salon ini memberikan berbagai paket perawatan lengkap mulai gunting rambut hingga facial.

Target pasar

·         Mahasiswi

·         Wanita Kantoran

·         Orang Tua

Modal Salon Khusus wanita

  • Kursi khusus salon 4 unit @ Rp. 3.500,000
  • Steam rambut 2 unit @ Rp. 2.000.000
  • Hairdryer 3 unit @ Rp. 250.000
  • Tempat Tidur facial 2 unit @ Rp. 2.000.000
  • Tempat cuci rambut Rp. 1.390.000
  • Cermin 5 unit Rp. 1.200.000
  • Troley salon 2 unit @ Rp. 1.100.000
  • Etalase minimalis Rp. 2.550.000
  • Manicure&pedicure, gunting, sisir Rp. 2.000.000

Estimasi Biaya Per Bulan

  • Produk bulanan             Rp.3.000.000
  • Bayar air telepon           Rp.3.000.000
  • Gaji Kapters                  Rp.2.000.000
  • Biaya lain-lain                Rp. 500.000
  • Biaya marketing             Rp.1.000.000

Estimasi Pendapatan Per Bulan

  • Charge per pelanggan    Rp. 50.000
  • Pendapatan                   Rp. 100.000.000
  • Biaya bahan dan alat      Rp. 47.490.000
  • Laba bersih                    Rp. 52.510.000

Contoh Bisnis Plan Usaha Food Truck “Burgeria”

Suatu usaha harus dikerjakan dengan maksimal. Apabila Anda berniat membuat salah satu bisnis di bidang makanan, maka ada beberapa poin penting. Salah satunya yakni membuat latar belakang berkualitas sehingga mampu mempengaruhi pihak investor. Berikut adalah contohnya:

Latar Belakang Pendirian Usaha

Burgeria adalah usaha food truck menggiurkan. Usaha ini menggunggulkan burger sehat yang dikemas dengan bahan ramah lingkungan. Berbeda dari junk food, snack kekinian itu memberikan efek kenyang sekaligus menyehatkan.

Seperti yang diketahui, jajanan anak masa kini umumnya mengandung micin dan bahan pengawet. Selain itu, kadar lemaknya pun tinggi. Jika dikonsumsi lama, itu akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Dalam beberapa tahun, itu bisa membahayakan tubuhnya.

Untuk itu, hadirnya Burgeria ini merupakan salah satu terobosan baru sehingga anak-anak bisa menikmati cemilan sehat sembari merasakan kelezatan rasanya. Berbagai menu dan paket tersedia serta dijual dengan harga cukup terjangkau.

Visi dan Misi

1. Food Truck ini memiliki harga sangat terjangkau untuk anak-anak

2. Kandungan makanan di food truck semuanya alami tanpa mengandung pengawet serta perwarna.

3. Bentuk makanan terlihat menarik dan lezat saat disantap.

Bentuk Produk

Makanan yang dijual di food truck bervariasi, namun menu utamanya adalah burger dengan bahan alami. Diameternya sekitar 11 cm berisikan sayuran, bumbu dan telur atau daging.

Rencana Usaha

Ini berisikan berbagai rencana yang digunakan untuk membangun bisnis Burgeria.

1. Tahap Persiapan

Untuk memperoleh bahan baku yang segar,sayuran dan bahan lainnya diperoleh langsung dari pasar Melati. Kualitasnya diperhatikan sehingga belanja dilakukan setiap hari demi menyuguhkan burger sehat serta berkualitas.

2. Strategi Pemasaran

Untuk memasarkan produk, tim berencana mempromosikannya via media sosial seperti Instagram dan brosur yang disebarkan ke seluruh sekolah. Cara itu cukup efisien dalam mendapatkan perhatian masyarakat sehingga potensi dikenal pun lebih cepat.

3. Rencana Anggaran

Berikut adalah berbagai rincian penggunan anggaran untuk membangun bisnis Burgeria:

Roti Tawar @Rp. 1800 x 50                                Rp. 90.000
Saos Sambal @8000 x 5                                   Rp. 40.000
Mayonai @10.000 x 1                                        Rp. 10.000

Telur @23.000 x 2 kg                                         Rp. 46.000

Gas                                                                  Rp. 50.000

Harga burger @10.000

———————————————————————————-

Estimasi Pendapatan                                         Rp. 500.000

Pengeluaran                                                      Rp. 191.000

Laba Bersih                                                       Rp. 319.000

4. Sumber Modal

Dana Pribadi                                                     Rp. 400.000

Kekurangan Dana                                              Rp. 100.000

5. Struktur Organisasi

Ketua                : Faisal

Bendahara        : Nikmah

Koki                 : Irwan

Pemberian struktur organisasi penting sehingga jika investor ingin mengetahui siapa saja yang terlibat di dalamnya. Adanya penginputan nama-nama ke tim tersebut akan memberikan informasi secara detail. Semakin rinci infonya, makin bagus pula kualitas bisnis plan itu.

Contoh Bisnis Plan Kafe “KopiKu”

Penggunaan bisnis plan sangat penting karena bisa memaksimalkan omset per bulannya. Dengan laporan tersebut, pengusaha akan fokus untuk menggunakan segala daya demi meraih visi yang telah ditetapkan secara bersama-sama.

Salah satu bisnis terlaris yang digandrungi anak muda adalah kafe. Tempat nongkrong ini dapat memberikan omset besar jika bisa dikelola dengan baik. Berikut adalah contohnya bisnis plan berkualitas.

Latar Belakang

Kafe KopikKu adalah salah satu bisnis menggirukan yang dapat berpotensi memberikan banyak keuntungan. Tempat nongkrong ini terletak di Jalan Imogiri Km 10,5 dan berlokasi tidak jauh dari jalan raya. Berbagai menu minuman serta snack lezat tersedia di sini.

Bahan baku kopinya berkualitas dan diolah secara mandiri. Di sini Anda bisa menemukan berbagai macam kopi mulai dari Lombok hingga Aceh. Dengan bantuan barista yang profesional, konsumen pun dapat menikmati suguhan minuman nikmat serta berkhasiat.

Visi dan Misi

Visi: Menciptakan Kafe yang Terjangakau dan Diterima Semua Kalangan

Misi:

·         Memberikan pelayanan terbaik dan profesional untuk pelanggan

·         Menyuguhkan kopi berkualitas dari berbagai daerah asli

Gambaran Produk

Bisnis kafe KopiKu ini menyuguhkan kenyamanan tempat dan kenikmatan kopi yang melegenda. Di sini Anda bisa menemukan berbagai jenis minuman mulai dari es kopi hingga wedang uwuh. Selain itu, tersedia pula cake manis serta cemilan bergizi.

Rencana Usaha

Di sini akan dijabarkan mengenai berbagai informasi terkait hal-hal yang dilakukan untuk mencapai visi dan misi perusahaan.

1.     Persiapan

Dalam menyuguhkan minuman untuk pelanggan, kafe Kopiku melakukan pembelian kopi asli dari penjualnya langsung. Mengenai jam buka tempat tersebut yakni jam 10.00 pagi hingga 12 malam.

2.     Strategi Pemasaran

Untuk memasarkan keberadaan kafe tersebut, tim akan memasang iklan dengan memanfaatkan sosial media baik via Instagram, Faceook dan Twitter. Selain itu, perusahaan menggandeng pihak influencer agar lebih memperkenalkan KopiKu kepada masyarakat Jogja.

3.     Rencana Anggaran

Sewa Ruko                                                 Rp. 1000.000

Kopi Arabika                                               Rp. 500.000

Kopi Lombok                                              Rp. 300.000

Gelas                                                          Rp. 2000.000

Piring                                                          Rp. 3000.000

Gaji Karyawan @1000.000 x 4                      Rp. 4000.000

Promosi                                                      Rp. 1000.000

4.     Sumber Anggaran

Dana Pribadi                                               Rp. 11.000.000

Dana Pinjaman                                            Rp. 15.000.000

5.     Struktur Organisasi

Manager     : Bendi

Bendahara  : Nina

Pemasaran  : Toni

Contoh Bisnis Plan Usaha Baju Wanita “LadieZ”

Sebelum memulai usaha, sebaiknya ketahui berbagai fungsi bisnis plan. Selain mengoptimalkan pendapatan, Anda dapat memahami dengan baik berbagai faktor internal maupun eksternal. Agar lebih memahaminya, berikut salah satu contohnya:

Latar Belakang

Pakaian adalah salah satu barang yang selalu dibutuhkan oleh masyarakat. Keberadaan toko baju online merupakan kebutuhan primer. Selain awet, produknya pun dapat tersimpan selama beberapa waktu. Karena banyaknya permintaan pasar, akhirnya munculah LadieZ.

Toko ini bergerak secara online dan bisa ditemukan dengan mudah di Instagram serta berbagai marketplace. Berkat LadieZ, pelanggan pun mendapatkan baju berkualitas secara praktis karena boleh dipesan lewat gadget.

Bentuk Produk

Produk yang dijual di toko LadieZ ini berbagai pakaian untuk wanita mulai dari kerudung hingga celana jins. Berbagai gaya tersedia dengan harga terjangkau.

Target Marketing

Wanita muda dari kalangan menengah ke bawah

Estimasi Modal

Baju wanita 100 potong @ 45.000                      Rp. 4500.000

Kuota Internet                                                    Rp. 100.000

Promosi Sosial Media                                       Rp. 500.000

Packing                                                                        Rp. 200.000

Demikian beberapa informasi terkait contoh bisnis plan: pengertian, fungsi dan cara membuat bisnis plan yang harus diketahui. Dengan memahami unsur-unsur penting di dalamnya, kini Anda bisa mengaplikasikannya ke dalam usaha.

Tinggalkan komentar