Contoh Cara Perhitungan Dana Pensiun

Setiap orang pasti memimpikan masa tua yang sejahtera dan berkecukupan secara finansial, untuk mewujudkan hal itu menjadi nyata Anda bisa membuat perencanaan sedari dini. Salah satu langkah yang bisa dilakukan yaitu mencari contoh cara perhitungan dana pensiun yang dibutuhkan dan menyiapkannya.

Apa Itu Dana Pensiun

Apa Itu Dana Pensiun

Membahas mengenai apa itu dana pensiun, sebenarnya istilah tersebut sudah tidak asing lagi didengar dan dipahami oleh sebagian besar masyarakat terutama bagi karyawan swasta maupun aparatur sipil negara.

Bicara mengenai arti dari istilah tersebut, beberapa ahli telah memberikan berbagai penjelasan seperti dilakukan oleh Abdulkadir Muhammad dan Rita Muniarti pada tahun 2000. Ia memaparkan bahwa dana pensiun merupakan pengelolaan sejumlah uang untuk persiapan masa tua.

Jadi secara sederhana dana pensiun bisa diartikan sebagai, sejumlah uang yang sengaja dikumpulkan dan dikelola untuk diberikan kepada pihak bersangkutan pada saat lanjut usia, ataupun ketika mengalami kecacatan sehingga tidak dapat bekerja serta memperoleh penghasilan.

Alasan Perlu Menghitung Dana Pensiun

Berdasarkan sekilas dari penjelasan mengenai apa itu dana pensiun, dapat diketahui mengenai pentingnya menghitung dan mempersiapkan sejumlah uang. Ini dilakukan agar mendapat manfaat ketika berada dikondisi sulit, seperti mengalami kecacatan.

Baca Juga: Cara Cek Pajak Kendaraan Jakarta

Selain itu, tidak bisa dipungkiri bahwa setiap orang nantinya akan memasuki usia lanjut, maka tingkat produksi dan daya tahan tubuh akan mengalami penurunan sehingga tidak memungkinkan lagi menjalani aktivitas kerja, berarti penghasilanpun juga akan berkurang.

Padahal setiap hari kebutuhan yang harus dipenuhi, jika tidak ada penghasilan maka saat usia tua akan memikul beban berat. Maka dari itu, sebagai langkah antisipasi agar tidak mengalami kondisi sulit seperti itu penting untuk menghitung kebutuhan dana pensiun dari sekarang dan mempersiapkannya.

Hal-hal Penting yang Perlu Diperhatikan dalam Menghitung Dana Pensiun

Menghitung Dana Pensiun

Mungkin sekarang ini sebagian dari Anda banyak bertanya, lalu bagaimana cara menghitung kebutuhan dana pensiun? Terdapat beberapa rumus yang bisa digunakan, namun sebelum itu ada beberapa hal penting perlu diperhatikan sebelumnya, di antaranya seperti berikut:

Tentukan Waktu Anda Pensiun

Saat mempersiapkan masa pensiun hal pertama yang perlu dilakukan yakni menentukan kapan Anda memutuskan mundur dari pekerjaan. Pertimbangannya karena semakin sedikit jarak usia sekarang dengan waktu pensiun, maka uang yang perlu disiapkan lebih banyak.

Jika bicara mengenai waktu pensiun untuk pekerja swasta, sebenarnya dalam UU No.13 tahun 2013 tentang ketenagakerjaan tidak ada batasan umur. Namun, umumnya orang-orang di Indonesia memilih mundur dari dunia kerja saat berusia 55 hingga 60 tahun.

Perlu diketahui usia tersebut bukan menjadi patokan, bahkan terdapat beberapa orang memutuskan untuk mundur dari kesibukan dunia kerja lebih awal misalnya 40 tahun. Pada prinsipnya dengan menentukan waktu pensiun, maka rencana atau persiapan akan semakin bagus dan matang.

Buatlah List Kebutuhan Bulanan Anda

Hal kedua yang perlu dilakukan dalam rangka mempersiapkan kebutuhan dana pensiun yaitu mengetahui jumlah pengeluaran untuk memenuhi keperluan setiap bulanannya, contohnya seperti uang makan, tagihan listrik, transportasi, pajak dan biaya hidup lainnya.

Dari banyaknya pengeluaran tersebut yang harus Anda penuhi setiap bulannya, maka akan diketahui jumlah kebutuhan selama setahun. Perhitungan ini bisa menjadi salah satu patokan, besarnya kepeluan uang pensiun.

Pada prinsipnya, misalkan kebutuhan pokok setiap bulannya adalah Rp. 6.000.000, maka paling tidak Anda juga harus memiliki tabungan atau pemasukan setara dengan pengeluaran tersebut. Jadi dari perhitungan tersebut, dapat diketahui cara menghitung dana pensiun yang dibutuhkan.

Perhatikan Nilai Inflansi Tiap Tahunnya

Besarnya uang Rp. 6.000.000 yang dipersiapkan saat ini, tentu nilainya tidak akan sama dengan masa depan dan pastinya kurang untuk menutup kebutuhan setiap bulannya. Mungkin sebagian besar diantara Anda belum memahami kenapa hal tersebut bisa terjadi?

Perlu diketahui nilai uang saat ini tidak akan sama dengan masa depan, karena setiap tahunnya terjadi inflasi atau suatu kondisi meningkatnya harga-harga kebutuhan yang terjadi terus-menerus karena banyak faktor, seperti meningkatnya daya konsumsi masyarakat dan bebapa hal lain.

Tentunya kondisi ini merupakan hal penting yang perlu diperhatikan dalam perhitungan dana pensiun. Perlu diketahui, rata-rata inflasi akan naik 8% setiap tahunnya. Maka dari sini, Anda bisa menghitung besarnya nilai uang Rp. 6.000.000 tersebut di tahun mendatang.

Tentukan Standar Angka Harapan Hidup Pasca Pensiun

Dalam menghitung dana pensiun yang dibutuhkan, Anda perlu menentukan standar angka harapan hidup (AHH). Yakni perkiraan keinginan tambahan usia untuk dapat menjalani kehidupan setelah berhenti dari dunia kerja.

Menentukan angka harapan hidup ini merupakan hal penting, karena dari sini Anda dapat mengetahui kebutuhan uang yang diperlukan untuk memenuhi kehidupan sehari-hari tanpa perlu bekerja dan hanya mengandalkan dana pensiun.

Contoh perhitungan AHH, misalnya Anda memutuskan berhenti dari dunia kerja pada usia 50 dan berharap bisa bertahan hidup hingga umur 70. Maka perlu dipersiapkan uang yang jumlahnya cukup untuk memenuhi kebutuhan bulanan selama 20 tahun mendatang.

Menghitung Dana Pensiun

Mungkin dari Anda banyak bertanya, lalu bagaimana menghitung dana pensiun yang dibutuhkan? Sebenarnya ada banyak rumus dana pensiun untuk mencari tahu jumlah uang untuk persiapan hari tua nantinya.

Rumus pertama, Anda dapat menggunakan metode The 4% Rule yang menghitung kebutuhan dana pensiun, caranya jumlahkan kebutuhan setiap bulannya dikalikan 12, jadi diketahui pengeluaran per tahun. Selanjutnya kalikan nominal tersebut dengan angka 25 (100% dibagi 4%)

harus menghitung dahulu kebutuhan dalam sebulan, kemudian jumlahkan pengeluaran tersebut sesuai angka harapan hidup. Selain cara ini masih ada rumus lain yang bisa digunakan.

Rumus kedua, hitung dahulu jumlah pengeluaran Anda setiap bulannya, kemudian kalikan jumlah tersebut dengan (1 + kenaikan inflasi 8%) dan pangkat dari angka harapan hidup (AHH). Nantinya akan ketemu nominal kebutuhan dana pensiun. Adapun contoh perhitungan dana pensiun sebagai berikut:

Contoh Perhitungan Pensiun 1

Misalnya saat ini Anda berusia 30 tahun dan memiliki pekerjaan dengan pengeluaran Rp. 5.000.000 per bulannya. Sedangkan rencananya memutuskan akan mundur dari kesibukan dunia kerja ketika berumur 60.

Cara menghitung dana pensiun seperti kasus di atas, Anda dapat menggunakan rumus FV = PV (1 + r) ^ n. Jika diaplikasikan kebutuhan uang hari tua dihitung dari Rp. 5.000.000 (1 + 0,8) ^ 25 jumlahnya sebesar Rp. 50.315.000 (sudah dibulatkan)

Jadi dapat disimpulkan besarnya jumlah pengeluaran Anda saat ini setiap bulannya Rp. 5.000.000 setara dengan nominal uang Rp. 50.315.000 pada 30 tahun yang akan datang saat masa pensiun. Perhitungan tersebut sudah mempertimbangkan terjadinya inflasi 8%.

Contoh Perhitungan Pensiun 2

Misalkan jumlah kebutuhan Anda dalam satu bulan sebesar Rp. 10.000.000. Cara menghitung uang pensiun yang dibutuhkan maka dapat menggunakan metode The 4% Rule atau The Trinity Studi. Rumusnya pengeluaran setahun dikalikan 25.

Jadi dari rumus The 4% Rule tersebut dapat diaplikasikan seperti berikut, Rp. 10.000.000 x 12 bulan x 25. Maka berdasarkan angka-angka itu akan diperolah jumlah uang pensiun sebesar Rp. 3.000.000.0000.

Berdasarkan penjelasan diatas, maka bisa disimpulkan bahwa dengan jumlah kebutuhan Anda setiap bulannya yang mencapai angka Rp. 10.000.000 saat ini, maka kebutuhan uang pensiun nantinya sebesar Rp. 3 miliar.

Menabung Uang untuk Persiapan Dana Pensiun

Sekarang setelah mengetahui jumlah dana pensiun yang dibutuhkan, lalu pertanyaannya bagaimana cara mengumpulkan uang dengan nominal tersebut. Tidak perlu risau, karena Anda bisa melakukannya sejak dini.

Ada banyak cara bisa dilakukan untuk mengumpulkan uang dalam jumlah tersebut, yakni dengan menyisihkan sebagian dari penghasilan atau gaji yang Anda terima setiap bulannya untuk ditabung dalam bentuk investasi.

Sebaiknya Anda memilih menyimpan uang Anda dalam bentuk investasi jangka panjang, hal ini karena jenis tabungan tersebut menawarkan keuntungan return hingga 15% per tahunnya, selain itu juga minim terkena dampak inflasi.

Tips Cara Mempersiapkan Kebutuhan Dana Pensiun untuk First Jobber

Tips Cara Mempersiapkan Kebutuhan Dana Pensiun untuk First Jobber

Ada baiknya jika mulai dari usia muda Anda sudah mempersiapkan dana pensiun dengan mempertimbangkan pentingnya serta banyaknya manfaat yang bisa dirasakan nantinya. Berikut ini terdapat beberapa tips dan cara yang bisa dilakukan, di antaranya yaitu:

Hitung Berapa Jumlah Kebutuhan Uang Pensiun dan Dana Darurat

Tips pertama yang perlu Anda lakukan yakni menghitung jumlah kebutuhan uang pensiun dengan beberapa cara di atas, kemudian perkirakan juga keperluan dana darurat yang perlu dipersiapkan ketika sudah tidak bekerja.

Perlu Anda ketahui menurut hasil survei, jumlah uang pensiun serta dana darurat yang perlu dipersiapkan untuk first jobber masih single alias belum menikah yakni 6 kali dari biaya hidup rata-rata.

Sedangkan untuk Anda yang sudah menikah dan berencana memiliki keluarga utuh dengan anak, jumlah uang pensiun dan dana darurat yang perlu dipersiapkan berkisar 9 hingga 12 kali dari biaya hidup rata-rata.

Sisihkan Sebagian Uang dari Gaji untuk Tabungan Pensiun

Tips kedua dalam rangka mempersiapkan kebutuhan dana pensiun yaitu dengan cara menyisihkan sebagian uang dari gaji yang setiap bulan diterima dan disimpan dalam bentuk tabungan hari tua.

Setidaknya para first job yang masih single paling tidak dapat meyisihkan 5% dari gaji, sedangkan untuk newlywed dan memiliki tanggungan anak minimal dapat menabung minimal 10 hingga 20 persen. Hal ini bertujuan agar Anda dapat menikmati kebebasan finansial di hari tua.

Perhitungan minimal 5 hingga 20 persen ini dibuat dengan mempertimbangkan jika Anda memiliki tanggungan seperti cicilan rumah, biaya pendidikan anak serta rencana keuangan lainnya.

Anda Bisa Membuka Tabungan Khusus untuk Masa Depan

Tips berikutnya agar Anda dapat lebih matang dalam mempersiapkan kebutuhan finansial di hari tua yakni dengan membuka tabungan yang dikhususkan untuk masa depan. Sekarang ini banyak sekali bank menawarkan program dana pensiun.

Salah satu caranya Anda dapat mengikuti deposito, program ini dirancang dengan sistem autodebet jadi uang yang terdapat dalam rekening secara langsung akan dipotong dan dialokasikan ke tabungan masa tua.

Selain deposito, Anda dapat mengalokasikan uang yang disisihkan untuk dana pensiun dalam bentuk emas, tanah, properti atau investasi jangka panjang lainnya. Jenis tabungan ini banyak dipilih karena dinilai lebih aman dari inflasi.

Mulai Merencanakan Investasi Jangka Panjang

Hal lain yang bisa Anda lakukan untuk mempersiapkan dana pensiun yang dibutuhkan yakni dengan mulai merencanakan investasi jangka panjang. Namun dalam melakukan hal tersebut dibutuhkan trik cerdas agar dapat menghasilkan return maksimal.

Investasi jangka panjang ini banyak sekali macamnya, setidaknya terdapat 5 jenis yang paling menguntungkan dan cocok untuk dijadikan sebagai jaminan dana pensiun, diantaranya seperti saham, reksadana, produk fintech, Obligasi Ritel Indonesia (ORI) dan deposito.

Masing-masing bentuk investasi jangka panjang pastinya memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu Anda pertimbangkan sebelum memilihnya, tapi setidaknya tabungan tersebut bisa menjadi solusi untuk menyiapkan kebutuhan dana pensiun karena bersifat liquid.

Carilah Ide Peluang Usaha Lain Sebagai Sumber Penghasilan Tambahan

Jika penghasilan Anda dirasa kurang, ada baiknya jika mulai sekarang mencari ide peluang usaha yang bisa dilakukan untuk dijadikan sumber penghasilan tambahan sebelum pada akhirnya masa pensiun tiba.

Selain mendapatkan sumber penghasilan tambahan untuk mempersiapkan kebutuhan dana pensiun, pekerjaan tersebut juga dapat dijadikan sebagai pengisi kesibukan ketika nantinya sudah tidak bekerja, karena di saat seperti itu Anda tetap membutuhkan kegiatan agar tidak jenuh

Sekarang ini banyak sekali peluang usaha yang bisa dijalani tanpa perlu mengganggu jam kerja, contohnya seperti bisnis online, laundry, agro, rental kendaraan, kos-kosan, membuka toko sembako dan masih banyak lainnya.

Jangan Bergantung pada Tempat Kerja

Di zaman seperti sekarang hampir semua orang menyukai hal yang praktis, bahkan dalam urusan mempersiapkan kebutuhan dana pensiun sekalipun. Pada umumnya, para karyawan baik swasta maupun aparatus sipil negara menyerahkan kepentingan ini kepada kantor.

Umumnya para karyawan tersebut menyerahkan kepada kantor untuk mengatur uang pesangon dan mengandalkan dana tersebut untuk jaminan hari tua. Dalam hal ini Anda perlu tahu kalau nominal yang Anda terima belum tentu cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga usia lanjut.

Jadi sebaiknya mulai sekarang Anda harus belajar untuk mengelola keuangan pribadi dan jangan bergantung kepada kantor. Selain itu, hitung dana pensiun dan rencanakan strategi atau cara untuk mempersiapkan kebutuhan uang sebagai jaminan hari tua.

Manfaat Mempersiapkan Kondisi Finansial saat Pensiun

Manfaat Mempersiapkan Kondisi Finansial saat Pensiun

Sekarang ini kesadaran masyarakat untuk mempersiapkan dana pensiun sebagai jaminan di hari tua masih sangat rendah. Padahal jika Anda melakukannya sedari dini banyak manfaat yang bisa dirasakan nantinya, di antaranya yaitu:

Terhindar dari Sandwich Generation

Sandwich generation merupakan suatu kondisi ketika orang tua berusia lanjut hanya mengandalkan anaknya. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Jika sebelum memasuki masa pensiun sudah mempersiapkan tabungan khusus, maka Anda akan terhindar dari keadaan ini.

Memiliki Kekuatan Finansial yang Mencukupi

Jika mempersiapkan kebutuhan dana pensiun dari usia muda. Hal tersebut dilakukan diharapkan ketika memasuki usia pensiun kondisi finansial Anda tetap stabil. Dengan begitu, tetap mampu hidup layak tanpa perlu menjadi beban anak atau sanak sodara lainnya.

Masa Tua Menjadi Lebih Tentram dan Sejahtera

Perlu Anda ketahui salah satu yang mempengaruhi hidup seseorang sejahtera itu dari kondisi finansial. Jika sejak usia muda sudah merencanakan untuk mempersiapkan kebutuhan keuangan ketika pensiun. Maka Anda dapat merasakan kebebasan sehingga fikiranpun menjadi tentram.

Baca Juga: Definisi Sukses Menurut Orang-orang Sukses

Itulah ulasan penting mengenai contoh cara perhitungan dana pensiun yang dibutuhkan lengkap beserta alasan penting, cara mempersiapkan mulai dari usia dini dan manfaatnya. Semoga informasi ini bisa menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya perencanaan finansial.

Tinggalkan komentar