Demokrasi Pancasila

Demokrasi Pancasila: Pengertian, Ciri, Prinsip & Fungsinya

Diposting pada

Pengetahuan tentang demokrasi Pancasila: pengertian, asas, ciri-ciri, prinsip dan fungsi sangatlah penting. Mengenal asas ini memberikan banyak manfaat, salah satunya menambah kesadaran bahwa cita-cita Indonesia harus ditegakkan.

Pengertian Demokrasi Pancasila Menurut Beberapa Ahli

Pengertian Demokrasi Pancasila Menurut Beberapa Ahli

Demokrasi Pancasila ialah salah satu hal yang wajib dipahami. Untuk mendalaminya, seseorang disarankan memahami pengertiannya lebih dahulu. Berikut adalah beberapa definisi dari para tokoh penting dan terkenal mengenai istilah tersebut:

GBHN

Menurut Garis Besar Haluan Negara, demokrasi Pancasila merupakan tujuan dilaksanakannya pembangunan politik Indonesia. Agar pelaksanaannya lancar, dibutuhkan penegakan hukum sesuai aturan yang berlaku.

Untuk mewujudkan negara aman serta nyaman, aturan pemerintahan harus ditegakkan. Memang, menciptakan Indonesia yang makmur tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Oleh karena itu, pemerintah dan rakyat harus bekerja sama menciptakan perdamaian tersebut.

Menegakkan hukum bukanlah tugas pemerintah saja. Namun, rakyat juga perlu kesadaran sehingga pembangunan politik di Indonesia dapat terwujud dengan baik. Masyarakat harus menjalankan kewajiban dan haknya, sementara itu petinggi negara diharapkan memahami kepentingan warganya.

Notonagoro

Pengertian demokrasi Pancasila menurut Notonagoro ialah kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan permusyawaratan atau perwakilan berdasarkan Ketuhanan YME. Berkemanusiaan yang adil dan beradab dan mempersatukan Indonesia serta berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Dari definisi itu, terlihat bahwa ia mengacu pada keberadaan butir-butir Pancasila. Namun, poin utama yang digarisbawahi ialah sila keempat yakni kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan atau perwakilan.

Baca Juga: Sejarah Sumpah Pemuda

Keterkaitan antara sila keempat dengan lainnya dikarenakan Demokrasi Pancasila ini tidak bisa berdiri sendiri. Untuk mewujudkannya, diperlukan banyak aspek antara lain: pertanggungjawaban individu ke Tuhan YME, memperlakukan semuanya secara adil hingga mempersatukan segala perbedaan.

Darji Darmo Diharjo

Demokrasi Pancasila menurut Prof Dardji Darmo cukup simpel, yakni paham demokrasi yang bersumber pada falsafah serta kepribadian masyarakat Indonesia. Ia juga mengungkapkan bahwa untuk bisa menerapkannya, semua pihak harus berpedoman pada segala aturan dalam pembukaan UUD.

Keberadaan demokrasi Pancasila menurut Prof Dardji ini memberikan perspektif kepada masyarakat bahwa untuk mewujudkan negara yang adil dan makmur, semua orang harus mengacu kepada UUD. Hal Ini benar adanya sebab undang-undang dasar ialah hukum tertinggi di Indonesia.

Keberadaan UUD sebagai hukum tertinggi menjadikannya sebagai pedoman perilaku baik atau buruknya suatu hal yang ada di masyarakat. Agar demokrasi Pancasila terlaksana dengan baik, rakyat harus menaati peraturan perundang-undangan tersebut.

Drs C.S.T Kansil, S.H

Berbeda dari Notonagoro yang menganggap bahwa isi Pancasila ialah bagian dari demokrasi pancasila, Kansil hanya berfokus pada sila keempat saja, yakni Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan.

Dari definisi tersebut, dapat dikatakan bahwa demokrasi Pancasila menitikberatkan bahwa rakyat ialah pemegang tinggi kekuasaan. Aspirasi masyarakat sangat diperlukan, terutama saat mengadakan pemilu. Jika mereka mampu memilih pemimpin terbaik, negara pun akan makmur.

Wikipedia

Pengertian Demokrasi Pancasila menurut para ahli cukup bervariasi. Menurut Wikipedia, demokrasi bersifat konstitusional serta didasarkan pada kedaulatan rakyat. Pemerintahan Indonesia pada definisi ini diselenggarakan berlandaskan undang-undang dasar 1945.

Dari definisi di atas dapat disimpulkan bahwa rakyat memiliki peranan penting dalam pemerintahan. Tanpa keiikutsertaan masyarakat di kehidupan bernegara, warga tidak akan mencapai kemakmuran bersama. Sistem Indonesia menggunakan UUD 1945 sebab ini merupakan hukum tertinggi.

Masyarakat memiliki peranan penting sebab kekuasaan negara berada di tangan rakyat. Warga bisa menggunakan haknya dengan cara ikut serta dalam pemilihan umum. Untuk dapat mengikuti pemilu, seseorang harus berusia minimal 17 tahun.

Ensiklopedia Indonesia

Menurut Ensiklopedia Indonesia, Demokrasi Pancasila adalah penyelesaian berbagai masalah negara baik di bidang politik, ekonomi dan sosial.  Hal ini dilaksanakan dengan melakukan sebuah musyawarah atau mufakat bersama ketika negara menghadapi permasalahan.

Tanpa mufakat bersama, segala permasalahan dalam negara mungkin tidak akan bisa diselesaikan dengan baik. Hal ini dikarenakan pengambilan keputusan tidak didasarkan pada kepentingan umum. Jika itu diteruskan, berbagai pihak akan dirugikan.

Mengadakan mufakat dalam forum besar ini memang memudahkan pengambilan keputusan. Semua orang bebas berpendapat demi memperoleh solusi terbaik dari permasalahan tersebut. Usai segala pendapat terkumpul, keputusan akhir ditentukan dari suara terbanyak.

Asas-asas Demokrasi Pancasila

Asas-asas Demokrasi Pancasila

Setelah memahami pengertian demokrasi Pancasila, sudah saatnya memahami tentang asas-asasnya. Keberadaan prinsip ini sangat penting untuk keberlangsungan tata negara yang lebih baik. Berikut adalah beberapa di antaranya:

Asas Kerakyatan

Asas Kerakyatan ialah sebuah bentuk kesadaran untuk mencintai rakyat dan mempunyai jiwa kerakyatan. Hal itu menandakan bahwa pemerintah memikirkan nasib dan cita-cita masyarakat. Dari pengertian itu terlihat jelas bahwa negara berusaha memberikan yang terbaik untuk warganya.

Demokrasi Pancasila dikatakan berhasil apabila mampu memakmurkan masyarakat. Ini dapat dilihat pada kebijakan negara, apakah memihak kepada rakyat atau tidak. Bila ternyata aturannya tidak memihak warga, maka cita-cita rakyat hidup makmur pun belum bisa dipenuhi sepenuhnya.

Asas kerakyatan ini telah diterapkan oleh pemerintah Indonesia. Terbukti negara tidak pernah lepas tangan apabila menemui warganya yang kekurangan makan. Dengan sigap, pemerintah memberikan sembako atau raskin agar masyarakat tidak kelaparan lagi.

Asas Musyawarah

Asas Musyawarah ialah asas yang menggunakan forum atau mufakat untuk mencari kesepakatan bersama. Di sini rakyat dilibatkan penuh sehingga segala pendapat dapat disatukan dan diambil keputusan akhirnya. Hal ini dilakukan demi mencapai kepentingan bersama.

Keberadaan mufakat sangat penting sebab itu dijadikan sebagai landasan untuk pengambilan keputusan akhir. Jika permasalahan diselesaikan tanpa musyawarah terlebih dahulu, maka ini telah menyalahi aturan dalam demokrasi Pancasila.

Demokrasi Pancasila mengandung asas mufakat demi mensejahterakan masyarakat. Keputusan akhir yang diambil akan valid sebab berasarkan persetujuan seluruh anggota forum. Adanya musyawarah tersebut dilakukan demi mengutamakan kepentingan bersama.

Ciri-ciri Demokrasi Pancasila

Ciri-ciri Demokrasi Pancasila

Ciri-ciri Demokrasi Pancasila memiliki karakteristik yang unik sehingga tidak sama dengan penerapan demokrasi di negara lainnya. Keunikan tersebut dikarenakan kedaulatan tertinggi Indonesia berada di tangan rakyat. Berikut beberapa di antaranya:

Menunjung Hak Asasi Manusia (HAM)

Ciri utama demokrasi yang digunakan oleh Indonesia ialah menjunjung HAM. Setiap warga negara memiliki kewenangan masing-masing. Tak hanya diwajibkan melaksanakan kewajibannya, rakyat pun boleh meminta haknya kepada pemerintah.

Terdapat berbagai hak yang bisa diperoleh sebagai warga negara antara lain: hak memeluk agama, kebebasan menyatakan pendapat dan memilih dalam pemilu. Tak hanya itu saja, masyarakat pun berhak mendapatkan pendidikan. Segala kewenangan tersebut didasarkan pada undang-undang 1945.

Seluruh warga memiliki hak yang sama sehingga rakyat tidak boleh saling mengganggu karena ini menyalahi aturan perundangan. Demokrasi Pancasila sangat menjunjung tinggi HAM sehingga diharapkan seluruh warga hidup tenang berdampingan tanpa membedakan ras maupun minoritas.

Pemerintahan Berjalan Sesuai Konstitusi

Demokrasi Pancasila ini dapat berjalan lancar karena dilakukan sesuai aturan yang berlaku. Peraturannya didasarkan pada konstitusi tertinggi, yakni UUD. Seluruh pemerintahan dilaksanakan berpedoman pada aturan itu sehingga kondisi masyarakat menjadi lebih baik.

Segala tugas dan wewenang dalam bidang pemerintahan telah dijelaskan secara rinci dalam undang-undang. Para petinggi tidak diperkenankan melakukan hal yang menyimpang sebab apabila sengaja melakukannya, akibatnya fatal yakni mendapatkan sanksi atau hukuman sesuai perbuatannya.

Baca Juga: Gambar Peta Indonesia

Adanya demokrasi Pancasila ini sangat bagus karena pemerintahan berjalan sesuai konstutusi dan berpihak penuh kepada kepentingan rakyat. Jika ketahuan tidak melaksanakan wewenangnya dengan baik, para pejabat negara dapat dicopot dari jabatannya.

Perlindungan Terhadap Minoritas

Demokrasi Pancasila sungguh mengayomi karena melindungi seluruh masyarakat, baik mayoritas atau minoritas. Semua dianggap sama karena tiap warga memiliki hak untuk hidup damai tanpa gangguan. Apabila ternyata ada pertentangan terjadi karena ras atau suku, pemerintah akan ikut campur.

Pemerintah akan melindungi kaum minoritas yang disiksa oleh golongan tertentu. Adanya perlindungan ini merupakan bentuk pengamalan demokrasi Pancasila. Kepentingan rakyat menjadi urusan negara sehingga bila terjadi apa-apa, masyarakat lemah pun akan dibantu.

Permasalahan kaum minoritas ini menjadi salah satu kendala yang dihadapi oleh masyarakat. Memang, golongan kecil terkadang dipinggirkan hanya karena mereka berbeda. Namun, itu tidak dibenarkan di Indonesia dan terdapat perlindungan penuh pada warga tersebut.

Adanya Pemilu

Indonesia menjunjung tinggi hak asasi manusia warganya sehingga jika telah cukup umur, mereka dapat ikut serta dalam pemilihan umum. Pelaksanaan pemilu ini umumnya dilakukan serentak dalam beberapa waktu tertentu. Khusus pemilihan Presiden, durasinya 5 tahun sekali.

Dilaksanakannya pemilihan umum ini akan memberikan jalan keluar bagi pemerintah yang bingung mencari calon terbaik. Rakyat diberikan kebebasan untuk memilih calonnya sesuai keinginan. Alhasil, pemenangnya dapat diperoleh dengan cara sportif, yakni pemilihan suara terbanyak.

Diadakannya pemilu secara rutin ini merupakan media pengumpulan aspirasi masyarakat Indonesia. Mereka berkumpul bersama dan menentukan pilihannya hingga akhirnya terpilih yang terbaik. Pelaksanaan pemilihan umum inilah ciri umum penerapan demokrasi Pancasila.

Demokrasi Pancasila Tempat Berkompetisi

Ciri utama yang dapat dilihat ialah demokrasi Pancasila berfungsi sebagai tempat berkompetisi. Hal ini berlaku bagi partai politik dalam pemilihan umum. Untuk bisa menduduki jabatan di pemerintahan, seseorang diwajibkan masuk ke dalam parpol terlebih dahulu.

Bila orang itu berkompeten untuk menjadi pemimpin, baik di daerah maupun pusat, maka partai politik akan mengajukannya untuk dicalonkan. Jika banyak rakyat yang memilihnya dan menang dalam parpol, dia menerima jabatan sebagai petinggi negara.

Kalah menang adalah hal yang biasa sebab pemilu ialah tempat berkompetisi terbaik. Jika tertarik terlibat di dalamnya, pastikan Anda berkompeten dan tergabung dalam partai politik. Selain itu, gunakan cara-cara jujur untuk mendapatkan simpati masyarakat serta hindari menghalalkan segala metode.

Ide yang Digunakan Terbaik

Ketika ada permasalahan yang dihadapi oleh negara, para petinggi negara bermusyawarah demi mencari jalan keluar. Ini dilakukan dengan cara mengerahkan segala sumber daya manusianya. Semua pejabat dikumpulkan dan diajak berdiskusi. Kemudian, ide terbaiklah yang  akan digunakan.

Penggunaan ide terbaik ini digunakan karena jawaban terbanyak belum tentu memiliki efek positif bagi negara. Tentu untuk menentukan keputusan final tidak selalu cepat karena pemerintah perlu mempertimbangkan banyak hal, mulai dari keuntungan hingga konsekuensi setiap opsinya.

Adanya demokrasi Pancasila berfokus kepada kepentingan masyarakat sehingga pemerintah akan berjuang sepenuh jiwa demi menghasilkan keputusan terbaik. Ini dilakukan guna memberikan solusi tepat pada segala permasalahan negara.

Terdapat Peran-peran dalam Kelompok Kepentingan

Keberadaan kelompok kepentingan di Indonesia mendapatkan tempat di dalam masyarakat. Mereka diberikan kebebasan untuk menyuarakan pendapatnya tentang suatu kasus yang terjadi dalam pemerintahan. Mereka umumnya memberikan aspirasi terkait aturan atau kebijakan negara.

Namun, tidak sedikit kelompok yang memberikan suara demi kepentingan masyarakat. Umumnya, golongan tersebut melakukan orasi atau demo di suatu tempat agar pendapatnya didengarkan oleh pemerintah. Peran golongan tersebut sangat dibutuhkan untuk menegakkan aturan demokrasi.

Keberadaan kelompok kepentingan ini urgent karena selain bisa menyuarakan keinginan golongan, mereka pun memberikan opini untuk permasalahan rakyat. Peran grup tersebut sangatlah bermanfaat sebab diadakannya orasi untuk kepentingan masyarakat terkadang membuahkan hasil.

Prinsip-prinsip Demokrasi Pancasila

Prinsip-prinsip Demokrasi Pancasila

Bicara mengenai demokrasi Pancasila, pengertian, asas, ciri-ciri, prinsip dan fungsi, adanya asas tersebut melahirkan berbagai prinsip penting demi memakmurkan rakyat. Berikut beberapa di antaranya:

Rakyat Ialah Pemegang Kekuasaan dan Dilaksanakan Berdasarkan UUD

Salah satu prinsip yang hingga kini masih digunakan ialah rakyat memegang kekuasaan tertinggi. Pelaksanaan wewenang ini dilakukan dengan berpatokan pada undang-undang dasar 1945. Warga memiliki kebebasan untuk berpendapat serta mengikuti pemilihan umum.

Usai pemilu berakhir, pemerintah akan memperoleh keputusan final mengenai siapa calon dengan suara terbanyak. Tanpa adanya partisipasi masyarakat, pemilu tidak akan berjalan lancar. Untuk itu, setiap individu diharapkan ikut menyumbangkan suara sehingga negara dapat memiliki pemimpin terbaik.

Anda yang berkompeten pun boleh menjadi wakil rakyat. Ini bisa dilakukan dengan cara bergabung ke parpol lalu mendaftarkan diri sebagai calon pemimpin bangsa. Di sini, masyarakat berfungsi sebagai pemegang kekuasaan sebab mereka diberi kesempatan untuk memilih serta dipilih.

Menjunjung Cita-cita Nasional Negara

Demokrasi Pancasila diadakan demi menjunjung cita-cita nasional. Salah satu tujuan berdirinya negara ialah mendapatkan kemakmuran hidup dalam seluruh bidang kehidupan. Selain itu, menciptakan perdamaian ialah harapan negara, namun merealisasikan cita-cita itu tidak mudah.

Untuk mewujudkannya, negara memberikan perlindungan terhadap kaum minoritas di suatu daerah. Kini warga tidak perlu takut lagi dengan ancaman pihak tertentu. Adanya kebijakan itu membuat banyak orang merasa hidupnya lebih aman tanpa adanya gangguan apapun.

Jika ada gangguan pada minoritas, ini bisa merusak cita-cita mulia negara dalam mewujudkan perdamaian. Secara tidak langsung, pemerintah harus bekerja keras membasmi ketidakadilan tersebut. Untuk itu, demokrasi Pancasila diciptakan demi memberikan keamanan warganya.

Memiliki Peran sebagai Pelaksana Pemilu

Demokrasi Pancasila memberikan kebebasan kepada masyarakat. Terbukti, seluruh rakyat diizinkan untuk mengikuti pemilihan umum. Di sini, adanya prinsip itu dilakukan sebagai pelaksana pemilu. Peran pemerintah cukup banyak, salah satunya mengawasi jalannya acara tersebut dengan baik.

Adanya demokrasi ini memberikan dampak positif pada masyarakat. Kini mereka memahami haknya dengan baik sehingga pemilu dapat terlaksana tanpa kendala. Peran pemerintah saja tidak cukup, namun rakyat ikut serta menjaga perdamaian demi kelancaran pemilihan umum tersebut.

Demokrasi Pancasila ini berperan penting dalam pelaksana pemilu. Tak hanya menertibkan alur pencoblosan, keberadaan asas itu juga membuat masyarakat paham bahwa semua pihak wajib mensukseskan acara tersebut.

Pengambilan Keputusan dengan Musyawarah

Prinsip lainnya yang tidak kalah penting yakni pengambilan keputusan didasarkan dengan musyawarah. Keberadaan demokrasi Pancasila ini memberikan peran penting karena pengambilan hasil akhir berdasarkan mufakat bersama seluruh anggota forum.

Dalam musyawarah tentu ada pro dan kontra. Adanya demokrasi Pancasila ini memberikan kesempatan pada warga untuk ikut serta memberikan pendapatnya. Usai berbagai opini dikumpulkan pemerintah, ia akan memilih mana keputusan yang dirasa paling tepat.

Pengambilan keputusan dengan musyawarah ini dirasa sebagai jawaban terbaik karena mengacu pada kepentingan umum. Peran demokrasi Pancasila memang harus dimaknai dengan luas agar masyarakat bisa mengambil pelajaran dari keberadaan prinsip tersebut.

Hak dan Kewajiban Seimbang

Prinsip yang ada di demokrasi Pancasila yakni adanya keseimbangan antara hak dan kewajiban masyarakat. Kesesuaian ini diharapkan mampu membantu mewujudkan cita-cita bangsa untuk bisa memakmurkan negara. Tanpa peran dari rakyat dan pemerintah, itu akan sulit untuk mewujudkannya.

Adanya keseimbangan antara hak dan kewajiban ini memberikan kebebasan sekaligus tanggung jawab kepada masyarakat. Rakyat diizinkan untuk melakukan berbagai aktivitas sesuai keinginan asalkan masih berpedoman teguh pada Undang-Undang Dasar 1945.

Antara hak dan kewajiban harus dilakukan secara seimbang. Sebagai warga negara, seseorang diharapkan mematuhi peraturan perundangan yang telah diberikan pemerintah. Selain itu, jika diperlakukan dengan tidak adil, jangan ragu untuk meminta perlindungan pada negara.

Keberadaan Partai Politik sebagai Aspirasi Rakyat

Prinsip lainnya yakni adanya parpol dapat dijadikan sebagai aspirasi rakyat. Saat memilih calon pemimpin, rakyat diberikan kebebasan menentukan pilihannya. Anda bisa melihatnya pada partai politik yang terpampang di berbagai platform, baik secara online maupun media cetak.

Baca Juga: Pengertian Bahasa

Partai politik ini memberikan tempat yang baik untuk menampung aspirasi. Parpol tidak hanya sekedar hadir untuk memenangkan kompetisi dalam pesta demokrasi. Namun kehadirannya khusus sebagai pembawa harapan masyarakat. Kesalahan memilih pemimpin bisa mengakibatkan negara bobrok.

Setiap parpol tentu memiliki kekurangan dan keunggulannya masing. Pastikan opsi yang dipilih mampu membawa Indonesia menuju ke arah lebih baik. Untuk memahaminya dengan baik, rakyat diharapkan mengenali calon pemimpinnya terlebih dahulu.

Terdapat Badan Peradilan Independen

Indonesia ialah negara hukum sehingga keberadaan asas demokrasi Pancasila erat kaitannya dengan Badan Peradilan. Di dalam representasinya, kehadiran lembaga itu sangat penting sebab mampu mencegah terjadinya konflik atau sengekta di pemerintahan.

Ciri utama yang melekat pada demokrasi Pancasila umumnya memiliki Badan Peradilan. Lembaga tersebut mengurusi berbagai hal terkait permasalahan perundangan serta kebijakan atau aturan dalam sistem negara di Indonesia.

Badan Peradilan Independen ini memiliki esensi bahwa kekuasaan hakim itu merdeka atau berdiri sendiri. Istitusi itu dianggap bebas karena memiliki aturan terpisah. Di Indonesia, lembaga itu dilaksanakan oleh MA dengan beberapa pelaksana kekuasaan seperti Mahkamah Konstitusi dan peradilan agama.

Masyarakat Memiliki Kebebasan Individu yang Bertanggungjawab

Prinsip demokrasi Pancasila yang penting untuk dipahami ialah masyarakat memiliki kebebasan individu. Meskipun demikian, seseorang harus berlaku sesuai dengan perundang-undangan dan tidak melanggar batas norma. Meskipun hak rakyat bisa diambil, namun ia harus bertanggungjawab sepenuhnya.

Adanya prinsip ini memberikan kesempatan seseorang untuk berkarya. Orang boleh melakukan berbagai kegiatan asalkan ia tidak melanggar batas norma sosial serta undang-undang. Adanya konsep dasar demokrasi itu seharusnya dipahami secara mendalam sehingga rakyat lebih bebas berkreasi.

Pemberian hak sebagai individu yang bebas ini sengaja dilakukan agar rakyat tetap berlaku lurus sesuai peraturan yang berlaku. Jadi apabila masyarakat melanggar aturan undang-undang, secara otomatis ia harus bertanggungjawab atas segala perbuatannya dengan menerima apapun konsekuensinya.

Penyelenggaraan Aktivitas di Pemerintahan Berdasarkan Hukum yang Ada

Prinsip yang ada di demokrasi Pancasila yakni menyelenggarakan aktivitas di pemerintah berlandaskan hukum. Asas ini bukan hanya sekedar untaian kata sebab maknanya sangat dalam dan memiliki peran penting terhadap keberlangsungan kegiatan di pemerintahan.

Adanya kegiatan di pemerintahan tersebut dilakukan berlandaskan demokrasi sehingga para petinggi negara tidak akan mampu berlaku sewenang-wenang. Penyelenggaraan aktivitas tersebut terpantau dengan ketat sehingga jika pejabat berani menerobos batasnya, ia akan menerima hukuman.

Demokrasi Pancasila ini harus dilaksanakan, baik oleh pemerintah maupun masyarakat. Adapun untuk melakukannya, presiden perlu bekerja sama dengan para petinggi negara serta rakyat. Seluruhnya harus bersatu padu membangun kemakmuran bangsa dan negara.

Terdapat Perlindungan HAM

Prinsip yang tidak kalah penting dari demokrasi Indonesia yakni adanya perlindungan HAM sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman saat menjalani kehidupan. Perlindungan hak ini penting terutama bagi para kaum minoritas. Golongan tersebut terkadang mendapat tekanan dari pihak tertentu.

Untuk minimalisir hal itu, diharapkan masyarakat bersatu padu dan menghargai akan perbedaan. Apabila masyarakat memahami tentang ini, dijamin rakyat tidak akan mengalami sengketa atau perseturuan kelompok hanya karena hal yang sepele.

Namun, jika perbedaan masih dijadikan masalah, ini akan menyulitkan terciptanya kerukunan dalam bermasayarakat. Untuk itu, sebaiknya setiap warga memahami dan menyelami makna demokrasi Pancasila sehingga ketertiban hidup bernegara makin membaik.

Beberapa Fungsi Demokrasi Pancasila

Fungsi Demokrasi Pancasila

Fungsi demokrasi Pancasila sangat bervariasi sebab berbagai aspek dapat ditangani mulai dari penegakkan hukum hingga membina hubungan harmonis antar lembaga. Manfaatnya cukup besar bagi kehidupan. Berikut beberapa di antaranya:

Memastikan Rakyat Bergabung dalam Penyelenggaraan Kehidupan Bernegara

Bicara tentang demokrasi Pancasila, asas ini sangat bermanfaat karena memastikan rakyat untuk bergabung dalam penyelenggaraan kehidupan bernegara. Jika masyarakat tergugah hatinya dalam pemilu, mereka tentu akan ikut serta dalam kegiatan pencoblosan tanpa adanya paksaan apapun.

Keberhasilan mengajak rakyat dalam pesta demokrasi itu menjadi salah satu manfaat keberadaan asas tersebut. Berkat dukungan semua pihak, kini masyarakat dapat ikut serta dalam pememilihan calon pemimpin bangsa. Tak hanya pemilu, mereka pun diharapkan terlibat dalam aktivitas penting lainnya.

Menegakkan Hukum Berdasarkan Konstitusi Negara

Prinsip demokrasi Pancasila juga memberikan manfaat pada negara, yakni hukum dapat ditegakkan dengan baik. Keberadaan asas tersebut mampu mendorong masyarakat mematuhi konstitusi. Adanya kesadaran ini memberikan pandangan bahwa sejak diberlakukannya asas itu, negara makin terarah.

Tentu untuk mewujudkannya dibutuhkan kesadaran mendalam dari masyarakat untuk mematuhi peraturan perundang-undangan sepenuh hati. Dengan berpedoman pada UUD dan demokrasi Pancasila, hukum di Indonesia pun dapat ditegakkan kembali.

Membina Hubungan yang Harmonis Antar Lembaga

Keberadaan demokrasi Pancasila ini mampu memberikan manfaat pada lembaga di dalamnya. Suasananya menjadi kondusif karena institusi satu dan lainnya mampu membina hubungan harmonis. Berkat asas tersebut, para pejabat di pemerintahan dapat menjalankan kewajibannya dengan baik.

Adanya fungsi ini memberikan gambaran jelas bahwa keberadaan demokrasi Pancasila itu sangat penting sebab berbagai aspek menjadi lebih harmonis hubungannya dibandingkan sebelumnya. Itulah mengapa pemerintah menganjurkan untuk memahami asas tersebut.

Baca Juga: Sejarah Pramuka Indonesia dan Dunia

Demikian informasi terkait demokrasi Pancasila, pengertian, asas, ciri-ciri, prinsip dan fungsinya. Adanya penerapan asas ini memberikan banyak manfaat untuk masyarakat serta negara. Agar bisa diterapkan dengan baik, pastikan Anda melakukannya sesuai aturan yang berlaku.

Tinggalkan Balasan