Film Thailand Terbaik Komedi dan Romantis

Bila sebelumnya dikenal lewat film-film horror, kini Thailand banyak melahirkan film-film Thailand komedi romantis. Dengan komedi yang sarkastik dan slapstik, film-film ini dijuluki sebagai thai romcom. Apa saja film Thailand Terbaik?

Tak hanya populer di Negara Gajah Putih saja, film Thailand komedi romantis juga banyak diminati masyarakat Indonesia. Beberapa film bahkan juga ditayangkan di bioskop-bioskop Indonesia melalui kerjasama Indonesia-Thailand.

Rekomendasi Film Thailand Komedi dan Romantis Terbaik

Rekomendasi Film Thailand Komedi dan Romantis Terbaik

Kalau kamu masih bingung film Thailand terbaik apa yang bisa kamu tonton, kami akan memberikan rekomendasi film Thailand komedi romantis dari tahun ke tahun.

Baca Juga: Film Barat Terbaik

Dari sini kamu juga bisa mengetahui film apa yang sesuai dengan selera kamu. Simak rekomendasi kami berikut ini!

Film Thailand Terbaik Low Season (2020)

Masih ingat Mario Maurer yang menjadi Shone dalam film Crazy Little Thing Called Loved? Tahun ini tepatnya 13 Februari 2020, ia baru saja hadir kembali dalam layar lebar berjudul Low Season.

Ia berperan sebagai Put dan beradu peran dengan Ploypailin Thangprabhaporn, adik dari penyanyi dan aktris kenamaan Thailand Pimprapa Tangprabhaporn. Film Thailand komedi romantis ini disutradarai Nareubadee Wetchakam dengan durasi 125 menit.

Rekomendasi film Thailand kali ini bercerita tentang seorang wanita bernama Lin yang dapat melihat hantu. Ia putus dengan pacarnya karena mengaku kalau ia bisa melihat hantu. Lantaran beberapa kali kencan, ia bertemu hantu sehingga ia bereaksi dan dianggap aneh oleh pacarnya.

Ia pun memutuskan untuk meninggalkan kehidupan kota dan bertekad untuk solo traveling ke tempat yang berada jauh di utara. Seperti judulnya, ia pergi traveling saat low season.

Di sana, ia bertemu sekumpulan orang aneh. Tak hanya itu, saat berteriak-teriak melepas stress di sebuah bukit, ia bertemu Put. Put merupakan seorang penulis muda yang sedang mencari orang yang dapat melihat hantu untuk project filmnya.

Bukannya takut dengan Lin yang bisa melihat hantu, ia justru antusias dan menerima tingkah laku aneh Lin. Mereka pun menghabiskan waktu bersama dalam sebuah petualangan. Lari dari kejaran hantu dan jatuh cinta.

Film Thailand Terbaik Friend Zone (2019)

Buat kamu yang diam-diam suka sama sahabatmu sendiri, jangan lewatkan menonton film Thailand komedi romantis yang satu ini. Dari judulnya saja kamu sudah bisa menebak kalau film Thailand terbaik ini bercerita tentang seseorang yang jatuh cinta tapi terjebak friendzone.

Dalam film ini, Palm (diperankan Nine Naphat) menyukai Gink (Pimchanok Luevisadpaibul). Karena mereka telah bersahabat selama 10 tahun, Palm takut persahabatannya akan rusak bila ia menyatakan perasaan. Apapun yang terjadi, Palm selalu ada untuk Gink. Ia pun rela menyusul Gink ke negara manapun saat bermasalah dengan pacarnya.

Apa yang menjadikan film Thailand komedi romantis ini menarik karena banyak orang yang relate dengan tema friendzone seperti ini. Chemistry kedua pemain juga terlihat nyata selayaknya dua sahabat.

Belum lagi indahnya panorama negara-negara Asia yang menjadi latar tempat, yaitu Malaysia, Myanmar, hingga Hong Kong. Tak hanya itu, film ini dibintangi oleh Pimchanok Luevisadpaibul, aktris lulusan kedokteran, dan Nine Naphat, yang debut pada film Confusedly In Love.

Lagu-lagu soundtrack yang digunakan dalam film garapan Chayanop Boonprakob pun tak hanya berbahasa Thailand tapi juga Hongkong dan Indonesia. Lagu soundtrack dari Indonesia itu dinyanyikan oleh Audrey dan Cantika personil GAC.

Mereka menyanyikan lagu Kid Mak dalam versi bahasa Indonesia dan juga ikut bernyanyi bersama menggunakan bahasa Thailand. Bila di Thailand film ini tayang 14 Februari 2019, di Indonesia baru mulai tayang pada 20 Maret 2019.

Film Thailand Terbaik Happy Old Year (2019)

Mantan dan barang-barang kenangan memang sulit dilupakan. Apalagi bila masih ada yang mengganjal dan belum selesai antara kamu dengan mantanmu. Inilah yang terjadi pada peran utama film komedi romantis ini. Semua berawal dari kepulanganya ke Thailand selepas beberapa tahun bekerja di Swedia.

Jean ingin mengubah rumahnya menjadi ruang kerja. Ia pun memutuskan untuk membuang barang-barang yang tak berguna dan mengubah rumahnya menjadi lebih minimalis. Semua yang tak berguna ia buang begitu saja sehingga memicu perdebatan dengan keluarganya.

Sampai ia menemukan barang milik mantannya yang ia putuskan dengan kejam, tanpa memberikan alasan. Ia pergi begitu saja tanpa alasan. Mantannya bernama Aim. Jean pun mengalami kebimbangan, antara membuang saja, mengembalikan atau menyimpan semuanya.

Film Thailand komedi romantis yang disutradarai Nawapol Thamrongrattanarit rilis akhir tahun lalu, tepatnya 26 Desember 2019. Happy Old Year ini diperankan oleh dua pemain film populer di Thailand.

Ia adalah Chutimon Chuengcharoensukying yang terkenal lewat aktingnya sebagai Lynn di film Bad Genius dan Sunny Suwanmethanont yang tahun sebelumnya bermain dalam film debut Urassaya Sperbund.

Film Thailand Terbaik 7 Days (2018)

Film Thailand komedi romantis ini diperankan oleh sederet artis ternama seperti Nittha Jirayungyurn pemain film One Day, dan Ananda Everingham yang dikenal lewat film Shutter. Garis besar dalam film ini seperti film asal Korea Selatan berjudul The Beauty Inside, dan novel dari penulis kondang David Levithan berjudul Everyday. Tokoh utama dalam film 7 Days ini berganti tubuh setiap hari dan mencari cara untuk kembali ke tubuhnya.

Meskipun begitu, pihak Notion Pictures yang merupakan distributor film ini mengatakan bahwa akan ada kejutan di akhir ceritanya yang tak bisa ditebak. Kamu harus menonton untuk tahu bagaimana ending dari ceritanya.

Ini sebenarnya kisah tentang pasangan kekasih. Mereka adalah Tan seorang juru masak dan Meen. Tan berniat melamar pacarnya yang bernama Meen. Namun mereka justru mengalami pertengkaran hebat.

Setelah pertengkaran itu terjadi, esok harinya Tan terbangun dari tubuh yang bukan dirinya. Ia sama sekali tak ingat apa yang terjadi pada malam sebelumnya yang membuatnya menjadi seperti ini. Setiap harinya, Tan bangun dari tubuh yang berbeda-beda. Ia pun berusaha meyakinkan Meen bahwa ia adalah Tan meski di tubuh lain dan mencari jalan keluar supaya kembali pada tubuhnya.

Film Thailand Terbaik One Day (2016)

Apa jadinya bila Tuhan mengabulkan doamu menjadi pacar seseorang yang sudah lama kamu sukai? Itulah yang terjadi pada Denchai yang bekerja di bagian IT. Di kantor, hampir tak ada yang mengetahui namanya, dan dicari saat dibutuhkan saja. Ia tak punya teman. Hanya Nui, karyawan kantor sekaligus selingkuhan bosnua, yang ramah dan tidak meremehkannya. Dari sana ia mulai suka pada Nui.

Nah, saat liburan ke Hokkaido, Denchai berdoa mendapat kesempatan menjadi pacar Nui. Tuhan mengabulkan. Nui hilang ingatan lepas jatuh ketika bermain ski. Kata dokter, Nui mengalami amnesia sementara yang hanya berlangsung sehari saja dan keesokan harinya Nui akan lupa dengan apa yang terjadi pada hari ini. Karena itu, Denchai pun berani mengaku-aku kalau mereka berpacaran.

Kalau kamu menyukai film Thailand romantis dengan peran utama pria yang tampak nerd dengan pemeran wanita yang terlihat cantik, populer dan pintar. Ini bisa jadi rekomendasi film Thailand yang cocok.

Disutradarai oleh Banjong Pisanthanakun yang juga menggarap film Pee Mak dan Hell Stranger, film ini membawa pulang tiga piala dalam Dara Daily The Great Awards 2016 dan dua piala pada Thailand National Film Association Awards.

Suksesnya film ini juga tak lepas dari Chantavit Dhanasevi yang berperan sebagai Denchai, dan Nittha Jirayungyurn sebagai Nui. Meskipun ini film debut Nitthe Jirayungyurn di layar lebar, ia mampu memperlihatkan chemistry dengan Chantavit Dhanasevi yang sebelunya sudah banyak menjadi pemeran utama dalam sederet film Thailand komedi romantis yang masuk box office.

Film Thailand Terbaik Heart Attack (2015)

Yoon adalah seorang freelancer desain grafis. Ia gila kerja. Hidupnya pun tak beraturan, pola makan yang buruk dan sering tidak tidur hanya demi menyelesaikan pekerjaannya. Sampai pada suatu hari muncul ruam-ruam di tubuhnya.

Mulanya ia tak peduli, namun ruam-ruam itu menjalar ke seluruh tubuhnya. Setelah mencoba berobat ke rumah sakit swasta dan tak berhasil, ia pun memutuskan untuk ke rumah sakit umum. Di sana, ia bertemu seorang dokter cantik bernama Imm dan jatuh cinta.

Film Thailand romantis ini selain menghibur dengan tingkah laku Yoon yang bandel demi bertemu lagi dengan Imm, juga penuh pesan bagi para pekerja lepas. Sutradara dalam film ini Nawapol Thamrongrattanarit seolah ingin menyampaikan untuk selalu menjaga kesehatan tubuh karena kesehatan itu mahal harganya.

Sebab dalam film ini uang Yoon hasil pekerja lepas bulan itu habis dalam sekejap untuk mengobati ruamnya. Selain itu, kamu juga harus meluangkan waktu untuk berlibur dan bertemu teman untuk menyegarkan pikiran dan terhindar dari stress.

Film Thailand komedi romantis yang ditulis oleh sutradaranya sendiri ini diperankan oleh Sunny Suwanmethanon dan Davika Hoorne. Kedua peran itu mendapatkan penghargaan dari memerankan film ini.

Sunny Suwanmethanon mendapatkan penghargaan sebagai Best Actor dalam 25nd Suphannahong National Film Awards dan Davika Hoorne menyabet penghargaan Best Leading Actress 2nd Maya Awards.

Berbeda dari film Thailand komedi romantis lainnya, komedi dalam film ini lebih kepada komedi satir yang menohok dibandingkan adegan slapstick yang menjadi ciri khas film Thailand komedi romantis. Itulah yang membawa Heart Attack meraih 8 dari total 17 penghargaan dalam Oscarnya Thailand, Subhanahognsa Awards.

Film Thailand Terbaik May Who? (2015)

Pernah membayangkan hidup dengan kekuatan super? Kata siapa kekuatan super akan selalu membuatmu populer dan dipuja-puja seperti layaknya film Avengers. May, tokoh utama dalam film Thailand komedi romantis ini punya kekuatan super.

Tubuhnya dapat mengeluarkan listrik jika terlalu sedih, terlalu gembira atau bersemangat. Tapi kekuatan super yang ia miliki malah membuatnya tak boleh terlalu dekat dengan orang yang ia sukai karena bisa berbahaya.

Di sekolahnya, May ini salah satu dari kumpulan orang tidak populer. Makanya, film ini berjudul May Who yang berarti keberadaanya tak dianggap di sekolah itu. Tokoh satunya adalah anak yang suka menggambar manga yaitu Pong yang juga dalam satu kumpulan dengan May, kumpulan anak tidak populer.

Keduanya sama-sama naksir dengan orang populer di sekolahnya. Gara-gara satu kejadian yang berhubungan dengan gambar manga dari Pong, mereka pun berteman dan sering menghabiskan waktu. Orang yang Pong cintai ternyata menyukai Fame. Sedangkan cinta May pada Fame, atlet populer di sekolahnya, ternyata tak bertepuk sebelah tangan. Tapi bagaimana caranya pacaran bila tubuhnya mengaliri listrik?

Film Thailand komedi romantis ini lahir dari tangan sutradara film SuckSeed, Chayanop Boonprakob, maka tak salah kisah cinta remaja yang disajikan ini dibungkus dengan menarik dan menghibur.

Tokoh May diperankan Sutatta “PunPun” Udomsilp yang juga bermain di Seven Something, sedangkan Pong oleh Thiti Mahayotaruk yang berperan dalam film Thailand romantis berjudul My Ambulance. Keduanya sebenarnya sama-sama pernah satu layar di film Hormones: The Series.

Film Thailand Terbaik Back to 90s (2015)

Film Thailand romantis ini dirilis pada 19 Maret 2015 dengan sutradara Yanyong Kuruaungkoul dan diproduksi Mono Pictures. Seperti judulnya Back to 90s, film ini didominasi dengan latar waktu tahun 1990s.

Dalam film berdurasi 111 menit ini kamu bisa mengetahui bagaimana Thailand di masa itu, apa saja kebiasaannya, musik serta benda-benda yang populer. Dibintangi oleh Pimchanok Leuwisetpaiboon, artis dan model kenamaan Thailand yang terkenal lewat perannya sebagai Nam di Crazy Little Thing Called Love serta, Dan Aaron Ramnarong yang merupakan film perdananya.

Back to 90s ini diawali dengan pertengkaran kedua orang tua Kong di hari ulang tahun pernikahan mereka. Pertengkaran itu ditengarai karana seseorang dari masa lalu ayahnya bernama Som. Kong pun mencoba mencari tahu siapa Som yang menyebabkan pertengkaran itu.

Ia pun pergi ke gudang dan menemukan benda-benda kenangan ayahnya dan Som. Ia juga menemukan sebuah pager. Namun ada satu hal aneh, pager yang ia temukan itu berbunyi dan ketika ia buka ternyata pesan untuk meneleponnya di sebuah nomor.

Besoknya, Kong menjawab pager itu ketika ia sedang berada di telepon umum menunggu hujan reda. Ajaibnya, ada orang yang menjawab telepon tersebut dan ia kembali di tahun 1995. Saat itu, satu tahun sebelum ia lahir. Kong pun mulai menyusun rencana untuk mengungkap alasan pertengkaran kedua orang tuanya dan menjauhkan Som dari kehidupan mereka.

Film Thailand Terbaik Cat a Wabb (2015)

Cat a Wabb rilis pada tanggal 4 Maret 2015 dengan sutradara Pongsak Pongsuwan dan Nareubadee Wetchakam. Pemeran utamanya tak lain adalah Pimchanok Leuwisetpaiboon yang sering menghiasi layar lebar Thailand dan tahun sebelumnya memenangkan penghargaan kategori Breakthrough Actress dalam 9th Nataraj Awards.

Dalam film ini ia berperan sebagai Mayo, mahasiswa komunikasi yang sedang magang di Advertising Agency. Berbeda dengan film-filmnya sebelumnya, di sini potongan rambutnya pendek dan curly.

Sedangkan pemeran prianya Pae Arak Amornsupasiri yang juga model, presenter serta musisi di Thailand. Ia adalah tokoh utama pria di film Thailand komedi romantis My Name is Love. Pea Arak di Cat a Wabb ini sebagai Mor, sutradara tampan di agensi iklan itu. Mayo sudah jatuh hati pertama kali mereka bertemu.

Film Thailand komedi romantis berdurasi 1 jam 49 menit ini bercerita tentang bagaimana keduanya harus menyutradarai seekor kucing untuk kepentingan iklan salah satu perusahaan. Lucunya, Mor sangat kewalahan mengarahkan si kucing itu untuk berakting.

Di tengah-tengah itu, Mor dan Mayo semakin dekat. Mayo yang menyukai Mor sejak awal bergabung mengira Mor juga mulai tertarik padanya. Tapi sayangnya, Mor belum bisa melupakan mantan pacarnya. Aksi kocak kucing ditambah kegalauan Mor yang gagal move on, dan Mayo yang menyukai Mor bisa jadi rekomendasi film Thailand di akhir pekanmu.

Film Thailand Terbaik I Fine..Thank You Love You (2014)

Peng, seorang tutor bahasa inggris, harus menanggung akibatnya karena mencampuri hubungan mantan muridnya bernama Kaya. Awalnya, ia hanya disuruh menyampaikan pesan kalau Kaya ingin putus dengan pacarnya

Kaya yang berasal dari Jepang tak memahami bahasa Thailand sedangkan pacarnya, Gym, tak bisa bahasa Inggris maupun Jepang. Ketika Peng menyampaikan pesan itu pada Gym, Gym tak terima. Gym pun minta diajarkan bahasa inggris oleh Peng agar dapat menyusul pacarnya yang kini bekerja di Amerika. Dari situlah, perjalanan cinta keduanya dimulai.

Dibandingkan romantis, rekomendasi film Thailand kali ini lebih didominasi dengan adegan komedi. Tokoh Pleng yang terlihat konyol dengan Gym yang sama sekali buta bahasa inggris semakin menambah unsur komedi dalam film ini.

Disutradarai oleh Mez Tharatorn yang juga sutradara film Thailand komedi romantis berjudul ATM Error. Sunny Suwanmethanon pun kembali ikut ambil bagian sebagai Gym, dan pemeran Jib dalam ATM Error yaitu Preechaya Pongthananikorn sebagai Pleng.

Keberhasilan film Thailand romantis ini membuatnya menjadi film dengan penghasilan hari pertama tertinggi sepanjang sejarah di Thailand. Popularitasnya pun membawa film ini didaur ulang di Indonesia oleh rumah produksi Multivisions Plus Pictures (MVP). Judulnya Love Me Love Me Not.

Film Thailand Terbaik Teacher’s Diary (2014)

Apakah mungkin mencintai seseorang yang tak pernah kamu temui? Pertanyaan ini yang akan kamu temui dari film karya Nithiwat Tharathorn yang sebelumnya pernah menggarap film Thailand komedi romantis Seasons Change di tahun 2006. Film yang rilis 20 Maret 2014 ini berawal dari sebuah buku harian yang mempersatukan dua orang yang berada di tempat berbeda.

Ketika melamar sebagai guru di Sekolah Baan Gaeng Wittaya, Song yang merupakan mantan pegulat justru ditugaskan menjadi guru di Sekolah Kapal. Tempatnya terpelosok dan berada di tengah-tengah laut.

Ia pun menemukan sebuah buku yang ternyata buku catatan milik mantan pengajar bernama Ann. Ann menuliskan perjuangannya di sekolah tersebut dalam buku harian itu. Buku itu pun menjadi penyelamat Song. Memandunya untuk beradaptasi dan bertahan hidup. Lambat laun, ia jatuh cinta pada sosok Ann dan pemikirannya.

Teacher’s Diary adalah film Thailand romantis yang begitu inspiratif. Di dalamnya penuh pesan moral. Baik Sukrit Wisetkaew sebagai Song maupun Laila Boonyasak pemeran Ann, dapat menampilkan perjuangan para guru di desa terpencil.

Bagaimana dedikasi mereka terhadap pendidikan dan menghadapi berbagai tradisi di sana. Selain itu, Teacher’s Diary juga ingin menyampaikan bahwa cinta tak hanya dari fisik, tapi juga kebaikan hati.

Tak salah bila film ini adalah salah satu film Thailand terbaik yang wajib kamu tonton. Meskipun tak terpilih nominasi Oscar, film Thailand terbaik ini terpilih mewakili Thailand untuk Best Foreign Language Film at the 87th Academy Awards. Bahkan pada tahun 2019 didaur ulang di India dengan judul Notebook.

Film Thailand Terbaik Pee Mak (2013)

Kalau biasanya film horror itu menyeramkan, tidak dengan Pee Mak yang juga termasuk film Thailand komedi romantis. Keunikan ceritanya, komedi serta kisah cinta di dalamnya wajib kamu tonton. Mario Maurer, peran utama dalam rekomendasi film Thailand kali ini juga bermain dalam film komedi romantis populer yaitu Crazy Little Things Called Love dan yang terbaru Low Season.

Kombinasi jump scare dan slapstick ala Thailand ini tak salah jika film ini meraih keuntungan sebesar 29 juta dollar Amerika dari anggarannya yang hanya sebesar 1,8 juta dollar. Karena kesuksesannya, film ini dibuatkan sekuel yang tayang tahun 2014.

Cerita dalam film ini hasil adaptasi dari legenda Mae Nak Phra Khanong di Thailand. Kisah ini tentang suami istri yang harus berpisah karena sang suami yang bernama Mak berjuang di medan perang.

Sementara sang istri, Nak, ditinggalkan dalam kondisi hamil. Nahasnya, sang istri ternyata meninggal sebelum Mak pulang. Nak yang belum bisa menerima kematiannya ini masih ingin bersama Mak. Jadi, ketika Mak pulang bersama keempat temannya, ia tak tahu kalau Nak adalah hantu.

Film Thailand Terbaik ATM Error (2012)

Sesuai judulnya, rekomendasi film Thailand romantis kali ini tentang atm yang error dan sebuah bank yang mempunyai peraturan bahwa sesama karyawan dilarang berpacaran. Kalau itu terjadi maka salah satunya harus mengundurkan diri.

Salah satu direktur bank tersebut yaitu Jib selalu menyelidiki hubungan pacaran para karyawannya bahkan tega memecat mereka. Padahal sebenarnya, ia sendiri berpacaran dengan karyawannya, Sua.

Adegan kocak mereka yang berpacaran secara sembunyi-sembunyi ini akan membuatmu terpingkal-pingkal. Belum lagi konflik mereka yang bermula dari persaingan menyelesaikan masalah atm yang error dan mencari siapa saja yang mengambil uang di sana. Sebab, itulah yang menyebabkan hubungan mereka terbongkar dan berada di ujung tanduk.

Film Thailand komedi romantis ini rilis pada 19 Januari 2012. Berdurasi 123 menit, film ini berhasil pendapatan kotor 150 juta baht dalam empat minggu penayangannya. Ini menjadikan film yang disutradarai oleh Mez Tharatorn sebagai film terlaris ketujuh di Thailand sepanjang masa sebelum disalip Pee Mak yang rilis tahun 2013.

Dibintangi oleh Chantavit Dhanasevi yang juga pemeran utama Hello Stranger dan Preechaya Pongthananikorn, pemeran utama di I Fine..Thank You..Love You.

Film Thailand Terbaik My Name Is Love (2012)

Film Thailand komedi romantis arahan Wasin Pokpong yang menyajikan kisah yang cukup unik. Pae Arak Amornsupasiri berperan sebagai Q yang suka memandang sebelah mata orang lain dengan wajah yang tampan, dan popularitasnya saat sekolah. Banyak yang menyukai dan mengidolakannya.

Salah satunya Kerr (diperankan oleh Bo Thunyasupan Jirapreechanon), gadis dengan penampilan yang dianggap jelek di sekolah itu. Q pun membalas pernyataan cinta Kerr dengan menghina dan perlakuan yang kasar. Itulah yang membuat Kerr berjanji apapun yang terjadi dan apapun yang dilakukan Q di masa mendatang, ia tak sudi menerima.

Hingga tibalah saat dewasa, hidup Q berjalan biasa dengan berbagai kegagalan menimpanya. Sementara orang-orang yang dahulu ia remehkan menjadi bosnya. Kerr pun tumbuh menjadi wanita yang populer di kampusnya dan penampilan yang menarik. Q pun menyesali perbuatannya dahulu kala. Saat ini, ia malah jatuh cinta pada Kerr dan berniat menyingkirkan semua orang yang mendekati Kerr dengan cara apapun.

Sampai pada suatu ketika, entah apa yang dilakukan Q ia pun menjadi cupid dan mengemban tugas menyatukan tiga pasangan. Tak hanya itu, ia juga harus menyatakan perasaannya pada Kerr agar kembali menjadi manusia normal.

Dalam film Thailand romantis berdurasi 129 menit ini kamu akan disajikan dengan kisah kocak percintaan Q dan Kerr, dan bagaimana Q kembali merebut hati Kerr serta menyesali perbuatannya. Film yang rilis pada 11 Oktober 2012 seakan ingin memberikan pesan moral bahwa sebagai manusia tidak boleh meremehkan orang lain dan bersikap sombong.

Film Thailand Terbaik First Kiss (2012)

Ciuman pertama tentu meninggalkan kesan mendalam. Tapi bagaimana jika ciuman pertama kamu dengan seseorang yang usianya jauh lebih tua? Atau bagaimana jika ciuman itu kamu lakukan dengan anak di bawah umur? Film garapan Kirati Nakintanon tentang kisah cinta seorang gadis berusia 25 tahun dengan pria yang masih berusia remaja. Sebenarnya, film Thailand komedi romantis First Kiss diangkat dari sebuah fiksi online berjudul High School Boy vs. Working Woman.

Sa, perempuan berusia 25 tahun sudah tak ingin lagi jatuh cinta karena belum bisa melupakan Ohm, pria yang pernah ia sukai. Namun, hadirnya Bass, remaja yang masih duduk di bangku SMA mengubah hidupnya.

Ini berawal dari Sa yang melakukan ciuman pertama tak disengaja dengan remaja itu di dalam bus. Lalu ponsel Sa yang tertinggal di bus yang kemudian dibawa Bass. Kejadian inilah yang membuat mereka dekat. Di sisi lain, Ohm, mulai mendekatinya.

Cinta lintas usia ini mengajarkan kita tentang kehidupan dan cinta. Bahwa cinta itu seperti saat kamu sedang menunggu bus, yang tiba belum tentu yang ditunggu, dan ketika yang ditunggu tiba ternyata tak selalu berjalan mulus. Seperti halnya kehidupan. Ukuran kedewasaan seseorang juga tak bisa dilihat dari usia.

Film Thailand Terbaik Love At First Flood (2012)

Diadaptasi dari kejadian nyata, film Thailand terbaik ini menggabungkan bencana dengan unsur komedi dan romantisme. Saat itu bulan Oktober 2011, Thailand mengalami musibah banjir dalam waktu 40 hari. Kala itu sebanyak 370 orang tewas dan 2,3 juta orang terdampak banjir. Love at First Flood memotret banjir ini dengan menyajikan cerita tentang dua orang relawan.

Ialah Thong (diperankan oleh Rattapoom Toekongsap) yang akhirnya setuju menjadi relawan bersama temannya, demi bertemu dengan relawan cantik. Inilah yang mempertemukan ia dengan Sui (Butsarin Yokpraipan).

Ia pun merasakan apa yang dinamakan cinta pada pandangan pertama. Selain usaha-usaha Thong mendekati Sui, film Thailand komedi romantis ini juga memperlihatkan bagaimana masyarakat saling bahu-membahu untuk dapat bangkit.

Film Thailand Terbaik SuckSeed: Huay Khan Thep (2011)

Rekomendasi film Thailand komedi romantis yang pertama ini menduduki posisi teratas box office Thailand selama dua minggu. Dirilis pada 27 Maret 2011, popularitas film Thailand terbaik ini juga sampai ke Indonesia dengan berada di puncak pada lima bioskos selama 7 hari.

DVDnya pun laku terjual di Indonesia. Film yang disutradarai Chayanop Boonprakob ini bahkan mengantungi pendapatan kotor 35 miliar. Meski itu film debutnya di layar lebar. Suckseed dibintangi oleh Jirayu La-ongmanee sebagai Ped, Pachara Chirathivat sebagai Koong, dan Nattasha Nauljam sebagai Ern.

Film Thailand komedi romantis ini bercerita tentang anak sma bernama Ped, Koong, dan Ex yang membentuk band rock bernama Suckseed dengan harapan mereka akan sukses. Tujuannya tak lain karena ingin mendapatkan hati para gadis cantik di sekolah.

Namun sayangnya mereka berkali-kali gagal dan dijuluki sebagai pecundang. Sampai suatu hari datanglah Ern, murid baru di sekolah mereka yang memiliki kepribadian yang bertolak belakang dengan Ped. Ern yang jago bermain gitar ini pun bergabung bersama Suckseed. Sejak itulah timbul benih-benih cinta.

Ern sebenarnya adalah cinta pertama Ped. Ped terlalu pemalu untuk mengungkapkan cintanya. Alhasil, Koong yang juga jatuh cinta pada Ern menyatakan perasaannya terlebih dahulu. Kisah cinta segitiga, persahabatan yang diuji serta kerja keras untuk mencapai kesuksesan inilah yang menjadi inti cerita dari salah satu film Thailand terbaik ini.

Film Thailand Terbaik The Billionaire (2011)

Film besutan Songyos Sugmakanan diangkat dari kisah nyata Itthipat Kulapongvanich atau Top, seorang pengusaha muda yang keluar dari kuliah untuk mengembangkan bisnisnya yang kini menjadi seorang milyader.

Kalau kamu tahu Taokaenoi produk rumput laut yang banyak dijual di minimarket maupun supermarket, itulah produk perusahaan milik Top. Rilis pada 20 October 2011, film Thailand terbaik ini berhasil meraih pendapatan kotor 38,8 juta baht.

Dikisahkan dalam filmnya, Top (diperankan Pachara Chirathivat) sejak awal memang bermimpi untuk menjadi pengusaha muda yang sukses. Untuk itu, ia melakukan berbagai macam cara. Mulai dari bisnis game online sampai menjual kacang goreng ala Thailand ia coba.

Namun usia 18 tahun adalah turning point dalam hidupnya. Keluarganya gulung tikar dan meninggalkan hutang 40 juta. Orang tuanya pindah ke China sementara ia tetap berjuang di Thailand. Tanpa pantang menyerang, ia akhirnya mendapatkan ide ketika bersama pacarnya yaitu berbisnis snack rumput laut.

Film Thailand Terbaik Love Summer (2011)

Film komedi romantis garapan Triluck Makmeongpad ini juga dibintangi oleh Pimchanok Luevisadpaibul atau yang biasa dipanggil Baifern. Di sini ia berperan sebagai Kai-Mook bersama dengan Thanwa Suriyajak sebagai Josh, dan Thana Aiemniyom sebagai Jack. Seperti judulnya, film yang rilis 6 Oktober 2011 ini seputar cinta di musim panas dan sebuah petualangan.

Lima orang bertemu dan berpetualang bersama secara kebetulan di Phuket. Salah satunya adalah KaiMook. Kaimook ini pergi ke sana untuk mengikuti kontes bikini. Tapi yang terjadi, ia malah jatuh cinta pada Jack, dan Josh suka padanya. Josh dan Jack pun bertengkar karena itu. Inilah yang membuat hubungan pertemanan mereka merenggang.

Dibandingkan romantismenya, rekomendasi film Thailand ini lebih didominasi dengan komedi. Apalagi dengan kehadiran Bob, salah satu dari lima orang itu, yang mempunyai karakter konyol. Selain itu, film Thailand komedi romantis ini memperlihatkan bagaimana lima orang yang mempunyai masalahnya masing-masing berkumpul dan saling mengenal.

Film Thailand Terbaik Crazy Little Thing Called Love (2010)

Siapa yang belum pernah menonton film Thailand komedi romantis yang fenomenal ini? Kalau kamu suka dengan film yang mengangkat kisah cinta pertama, kamu wajib menonton film Thailand romantis yang satu ini.

Di akhir cerita kamu akan dikejutkan dengan sebuah plot twist serta banyak hal-hal kecil yang akan membuatmu baper juga tertawa. Itulah mengapa judulnya Crazy Little Thing Called Love. Bahwa cinta bisa membuatmu melakukan dan menjadi apa saja. Bahwa ada banyak hal-hal kecil yang terkadang tak disadari satu sama lainnya.

Crazy Litle Thing Called Love ini menjadi film Thailand romantis yang banyak mendapat respon positif dan populer di Asia. Ini berkat sutradara Puttipong Pormsaka Na-Sakonnakorn dan Wasin Pokpong Voraluk Klasukon.

Film ini bahkan bertahan 10 minggu di bioskop sejak pertama dirilis pada 12 Agustus 2012. Pemeran utamanya yaitu Mario Maurer sebagai Shone dan Pimchanok Luevisadpaibul sebagai Nam. Film ini menjadikan mereka meraih popularitas di Asia. Keduanya bahkan akan reuni kembali dalam film Thailand komedi romantis berjudul Laser Candy yang saat ini masih menjalani proses syuting.

Crazy Little Thing Called Love tentang seorang gadis yang melakukan segala cara untuk bisa mendekati pujaan hatinya dengan dibantu oleh sahabat-sahabatnya. Ia bernama Nam, mulai dari merawat kulitnya hingga menjadi mayor drum band untuk memikat hati Shone, pria yang disukainya. Nam pun berhasil, menjadi cantik dan populer di sekolahnya. Sayangnya, selalu ada Faye di tengah-tengah mereka yang begitu perhatian pada Shone.

Menariknya, sahabat Shone yang bernama Top ternyata menyukai Nam. Kedua sahabat itu pernah berjanji tak akan mencintai perempuan yang sama. Sejak saat itu, Top pun mulai mendekati Nam dan menciumnya di depan Shone.

Film Thailand Terbaik Hello Stranger (2010)

Salah satu film Thailand terbaik ini tak boleh kamu lewatkan karena disutradarai oleh Banjong Pisanthanakun yang juga menggarap film Shutter, film horror terbaik yang dibuat ulang di Amerika. Film Thailand romantis ini terinspirasi dari buku bestseller berjudul Two Shadow in Korea yang berkisah tentang dua orang yang tak sengaja bertemu saat traveling di Korea.

Dang dan May adalah dua orang itu dalam Hello Stranger. Dang diperankan oleh Chantavit Dhanasevi, yang memulai karirnya sebagai penulis skenario dan asisten sutradara. Ia merupakan co-writer dari film Hello Stranger ini. Sedangkan May dimainkan oleh Noona Nuengthida Sophon yang mengawali karir sebagai model.

Keduanya ditakdirkan bertemu sejak dari bandara, pesawat hingga Korea. Dang yang mengikuti rombongan tour tanpa persiapan selepas diputuskan pacarnya dan May yang sedang solo traveling. Karena mabuk dan tak tahu arah kembali ke hotel, Dang tertidur di depan hotel May.

Dari situlah perjalanan mereka dimulai. Dang yang ketinggalan bus rombongan tournya pun mengikuti kemanapun May pergi. Mereka pun berwisata bersama, saling mengenal hingga tumbuh perasaan suka. Selain menikmati kisag cinta, kamu akan disuguhkan dengan panorama tempat-tempat wisata Korea.

Film Thailand Terbaik Bangkok Traffic (Love) Story (2009)

Bangkok Traffic Love Story adalah film Thailand komedi romantis yang mengambil latar kota Bangkok. Film Thailand terbaik ini menceritakan kisah cinta para pekerja di Ibu Kota di tengah-tengah padatnya pekerjaan mereka.

Li, seorang perempuan berusia tiga puluh tahun yang tak punya pacar sementara teman-temannya sudah menikah. Kegalauan ini membuatnya mabuk di pernikahan temannya dan menjadi awal pertemuannya dengan Loong. Loong berhasil membuat Li terkesima dengan ketampanannya.

Kebetulan pun menyertai mereka karena ternyata Loong ngontrak di tempat milik pacar pembantunya Li. Dari situlah kisah mereka berlanjut. Lucunya lagi, perbedaan jam kerja menjadikan film Thailand komedi romantis ini menarik. Li kerja di pagi hingga sore hari sedangkan Loong kerja di malam hari sebagai teknisi kereta.

Cerita yang menarik ini membawa film Thailand romantis yang disutradarai oleh Adisorn Tresirikasem dan ditulis oleh Navapol Thamrongruttanarit ini merajai box office dan mencatat pendapatan terbesar di tahun 2009. Bangkok Traffic Love Story juga meraih 15 piala penghargaan dan 19 nominasi. Tak salah bila film ini masuk jajaran film Thailand terbaik.

Film Thailand Terbaik Hormones (2008)

Serial Hormones memang mendulang kesuksesan. Tapi sebenarnya, serial Thailand itu punya konsep yang sama dengan film Thailand komedi romantis tahun 2008 yang berjudul sama.

Rekomendasi film Thailand ini bercerita tentang sekelompok remaja dan kehidupan percintaan mereka saat liburan sekolah. Salah satu pemeran utamanya adalah Chantavit Dhanasevi yang mulai dikenal publik lewat film Coming Soon yang juga tayang di tahun 2008.

Ada empat cerita yang terhubung menjadi satu dalam film garapan Songyos Sugmakanan, peraih sutradara terbaik dalam 10th Nataraj Awards. Pertama, dua remaja pria yang bersaing memikat hati seorang wanita yang bahkan melakukan hal-hal aneh untuk mendapatkannya.

Kemudian seorang kutu buku yang menyukai gadis populer. Cerita ketiga, gadis yang ngefans dengan penyanyi pop sampai rela belajar bahasa mandarin. Dan yang terakhir, mahasiswa yang sedang bimbang, antara selingkuh atau setia.

Film Thailand Terbaik The Bedside Detective (2007)

Kisah dalam film Thailand komedi romantis ini sangat unik. Bagaimana tidak? Ada seorang detektif sewaan yang menyelidiki perselingkuhan. Ia adalah Jock (diperankan oleh Sunny Suwanmethanon). Jock adalah detektif dengan alat-alat khusus yang dibuat dari alat-alat rumah tangga.

Suatu ketika, ia mengemban tugas untu mengumpulkan bukti perselingkuhan seorang lelaki tua yang telah menikah dengan seorang gadis. Gadis itu bernama Nampan (diperankan oleh Pattarasaya Kreuasuwansri), ia ternyata menjadi selingkuhan dua pria. Dan yang menyelidikinya tak hanya Jock. Tapi Jock justru jatuh cinta dengan gadis itu. Di sinilah dilema dan konflik itu muncul.

Film berdurasi dua jam ini memang hanya untuk 21 tahun ke atas karena terdapat banyak adegan dewasa. Di dalamnya mengajarkan kita bahwa uang itu tak menjamin kebahagiaan tentang istri berkecukupan dengan suaminya yang selingkuh karena kurang puas dengan istrinya.

Komgrit Triwimol, sutradara film ini menyampaikannya dengan komedi-komedi satir yang jarang ada di film Thailand komedi romantis. Sementara penulis skenario dari Bedside Detective, Benjamaporn Srabua, juga menulis Bangkok Traffic Love Story, dan I Fine Thank You Love You.

Film Thailand Terbaik Dear Dakanda (2005)

Rekomendasi film Thailand terbaik berikutnya rilis pada tanggal 6 Oktober 2005. Film ini disutradarai oleh Komgrit Triwimol yang juga menggarap The Bedside Detective dan skenarionua ditulis Nitis Napichayasutin yang juga penulis film Hormones.

Spesialnya film ini karena menandai debut Sunny Suwanmethanont di dunia perfilman. Meskipun baru debut, Sunny sudah mampu menyabet meraih penghargaan “Best Actor” dalam ajang 3rd Kom Chad Luek Awards 2006. Tercatat saat ini, Sunny telah membintangi berbagai film Thailand komedi romantis. Beberapa di antaranya I Fine Thank You Love You, Heart Attack, dan Brother of The Year.

Premis dari film ini sebenarnya sederhana, dua lawan jenis yang akhirnya bersahabat. Diam-diam mereka pun menyimpan perasaan antara satu sama lain. Keduanya punya punya kepribadian yang bertolak belakang, sang pria bernama Khaiyoi yang pemalu kuliah di jurusan seni dan Dakanda sang wanita dengan personality yang kuat, tegas.

Tapi sayangnya keduanya tak ada yang mau memulai sampai mereka lulus kuliah. Dakanda malah berpacaran dengan pria lain. Khaiyoi pindah ke bagian selatan Thailand karena pekerjaan.

Bagaimana? Apakah kamu sudah menemukan film yang ingin kamu tonton? Film Thailand terbaik komedi romantis memang menghibur untuk dinikmati. Apalagi jalan ceritanya yang sederhana dengan hal-hal kecil yang terkadang luput dari pikiran kita.

Tak hanya itu tingkah laku peran utama yang kocak dan dilebih-lebihkan juga akan membantumu menghilangkan stress. Belum lagi romantisme kedua peran utama yang membuatmu jadi pengen punya pasangan. Jadi tunggu apalagi, selamat menonton!

Tinggalkan komentar