Wisata Goa Pindul Jogja: Lokasi & Harga Tiket

Tidak banyak goa yang memiliki sungai di bawah tanah. Di seluruh dunia hanya terdapat 4 goa dan salah satunya adalah Goa Pindul Jogja.  Menyusuri goa biasanya dilakukan dengan cara berjalan kaki, namun di Goa Pindul berbeda dengan adanya sungai bawah tanahnya. Susur goa atau yang disebut cave tubing dilakukan dengan menggunakan pelampung.

Goa Pindul atau Gua Pindul menjadi destinasi wisata yang digemari oleh masyarakat di sekitar Jogja maupun wisatawan yang berasal dari luar kota. Goa alami ini mempunyai aliran sungai bawah tanah. Yup, Anda tidak perlu berjalan kaki untuk menyusuri goa yang mempunyai aliran sungai di lorongnya yang memanjang hingga ke pintu keluar goa.

Kedalaman sungai ini bervariasi mulai dari 1 meter hingga 5 meter sehingga wisatawan dilarang berenang dan harus selalu berada di atas ban keselamatan. Panjang aliran sungai yang dijadikan susur goa ini adalah 350 meter dengan lebar 5 meter dan tinggi goa dengan sungai 4 meter. Durasi perjalanan susur goa ini kurang lebih 1 jam. Dan aliran sungai yang menjadi sungai bawah tanah Goa Pindul berasal dari mata air gedong tujuh yang diyakini tidak pernah kering.

Pada awalnya, sebelum wisata Goa Pindul Jogja dikomersilkan menjadi destinasi wisata, aliran sungai di goa ini hanya dijadikan sebagai pengairan sawah warga. Juga untuk kebutuhan air minum dan MCK warga.  Karena sebagian sungai ini muncul ke permukaan daratan yang kemudian bermuara di lereng gunung.

Sejarah Goa Pindul Jogja

Sejarah Goa Pindul Jogja

Goa ini diberi nama pindul berdasarkan kisah legenda dari masyarakat sekitar tentang perjalanan Joko Singlulung yang menelusuri hutan dan goa untuk mencari ayahnya. Setelah memasuki 7 goa dan akhirnya masuk ke goa yang memiliki aliran sungai bawah tanah, kepala Joko membentur batu sesar yang ada di dalamnya. Goa tempat kepala Joko terbentur diberi nama pindul yang dalam bahasa Jawa berarti pipi yang terbentur.

Baca Juga: Tempat Wisata Sekitar Dengan Candi Borobudur

Ada beberapa mitos yang beredar tentang Goa Pindul yang berhubungan dengan tetesan air dari stalaktit.  Tetesan air tersebut dinamakan air awet muda yang menetes setiap kali ada yang lewat. Mitosnya adalah bagi perempuan yang membasuh mukanya dengan air ini akan awet muda sekaligus bertambah kecantikan.

Sedangkan mitos bagi laki-laki berhubungan dengan batu perkasa yang dipercaya masyarakat dapat meningkatkan keperkasaan laki-laki. Batu ini adalah stalaktit yang berbentuk alat kelamin laki-laki. Disebutkan jika laki-laki ingin gagah perkasa harus menyentuh stalaktit ini.

Tentang Goa Pindul

Dalam goa terdapat stalaktit yaitu mineral sekunder yang menggelantung di langit-langit goa kapur. Bahkan ada beberapa stalaktit yang panjangnya dari atap goa hingga ke dasarnya dan membentuk pilar-pilar. Beberapa batuan karst masih hidup dengan ditandai dengan tetesan air.

Di dalam Goa Pindul, lazimnya seperti goa-goa yang lain, ada 3 zona yang akan dilalui oleh setiap wisatawan dalam susur sungai, yaitu:

Zona terang

Zona terang

Zona ini masih mendapatkan sinar matahari dan merupakan zona awal sebelum masuk ke dalam badan goa. Di zona ini, headlamp belum perlu dinyalakan sehingga Anda masih bisa menikmati pemandangan dengan penerangan dari sinar matahari.

Zona remang-remang

Zona remang-remang

Zona ini sudah berada di awal badan goa. Sebaiknya mulai menghidupkan headlamp agar Anda bisa melihat kondisi di sekitar Anda. Pemandu wisata akan memberikan instruksi lengkap sehingga Anda tidak perlu merasa panik dan khawatir.

Zona gelap

Zona gelap

Pada zona ini, pemandu memberikan sedikit wisata spiritual dengan mematikan semua senter selama 20 menit untuk menikmati kegelapan abadi. Sebelumnya para peserta diminta berdiri melingkar dan merapat sehingga tetap bersama-sama.

Di salah satu bagian goa terdapat satu cerukan seperti kolam yang cukup lebar dan terdapat celah di mana sinar matahari bisa masuk. Celah ini bisa digunakan sebagai pintu masuk goa pindul dengan cara vertikal yaitu menuruni goa dengan bantuan tali.

Lokasi Goa Pindul

Lokasi Goa Pindul berada di Dusun Gelaran, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Cara mencapai tempat ini dari Jogja adalah dengan menggunakan kendaran ke arah Jl. Wonosari, kemudian lurus ke Pathuk dan Wonosari.

Anda akan menemukan bundaran Siyono yang berada di simpang empat dengan ciri ada air mancur di tengahnya. Dari bundaran ini lurus saja hingga nanti bertemu perempatan lalu arahkan kendaraan belok kiri ke arah Desa Bejiharjo. Di Desa ini Anda akan disambut dengan pemuda desa yang biasa menjadi pemandu wisata Goa Pindul dan mengarahkan kendaraan Anda ke gerbang Goa Pindul.

Harga Tiket Masuk Wisata Goa Pindul

Harga tiket masuk Goa Pindul terdiri dari beberapa macam.

  1. Biaya Retribus atau tiket gerbang: Setiap orang dikenakan biaya Rp.10.000 per kedatangan
  1. Tiket Masuk: Untuk tiket Goa Pindul dikenakan biaya Rp.35.000 per orang, sudah termasuk perlengkapan dan pemandu wisata. Harga tiket masuk Goa Pindul berbeda di hari kerja dan hari liburan.
  1. Rafting Sungai Oya : Rafting Sungai Oya atau rafting Goa Pindul dikenakan biaya di luar biaya cave tubing. Biasanya dilakukan setelah selesai melakukan susur goa. Per orang dikenakan biaya Rp.35.000 untuk menikmati rafting di sungai yang berkelok-kelok dengan riam yang menantang.

Baca Juga: Harga Tiket Masuk Wisata Keraton Jogja

Goa Pindul memiliki jam operasional setiap hari mulai hari Senin sampai dengan Minggu mulai jam 7 pagi hingga jam 5 sore.

Daya Tarik Goa Pindul

Sungai

Goa Pindul tidak hanya sekedar lubang di bukit. Namun ada sebuah sungai bawah tanah yang menantang untuk ditelusuri. Sungai dengan air yang jernih dan sedikit berarus membuat penelusuran goa ini menyenangkan dan tidak terlalu melelahkan.

Karena cave tubing dilakukan dengan cara menggunakan ban pelampung yang dihubungkan dengan tali satu sama lain sehingga tidak terpisah. Ban ini akan mengikuti arus sungai masuk ke dalam goa hingga ke ujung pintu goa.

Goa

Goa Pindul dikenal goa yang menarik. Selain dari sungai bawah tanahnya, juga pembentukan goa yang alami yang merupakan bagian dari pegunungan batu kapur membuat bentuk goa, berbeda dengan goa yang terbuat bukan dari batu kapur.

Stalaktit dan Stalakmit

Stalaktit adalah batuan kapur yang meleleh dan memanjang dari langit-langit goa ke bawah. Sedangkan stalakmit sebaliknya, batuan kapur yang membentuk pilar dari dasar goa ke langit-langit goa. Di dalam Goa Pindul terdapat banyak stalaktit dan stalakmit alami dengan bentuk-bentuk yang menarik.

Ada yang berbentuk tirai, karena saking rapatnya. Bahkan ada yang sangat besar sehingga menjadi stalaktit terbesar ke 4 di dunia. Stalaktit raksasa tersebut saking lebarnya, membutuhkan 5 orang dewasa untuk melingkarinya. Dan celah-celah stalaktit atau stalakmit, umumnya sempit hanya bisa dilalui 1 orang saja.

Ornament cantik seperti batu kristal, monnmilk juga ada di dalam goa. Termasuk lukisan abstrak alami di langit-langit goa yang dipercaya terbuat dari kotoran kelelawar.

Cahaya Surga

Ada satu bagian goa di mana terdapat lubang dengan sinar matahari yang masuk. Bagian tersebut berupa kolam kecil dan sinar matahari yang masuk pada pagi hari atau sore hari ibarat cahaya surga di antara gelapnya goa.

Berfoto di spot ini dengan semburat cahaya matahari terlihat fenomenal dan menarik. Karena tidak setiap saat, wisatawan mendapatkan momen ini. ada kalanya karena cuaca mendung sehingga sinar matahari tidak masuk ke dalam goa. Atau terlalu banyaknya wisatawan sehingga foto yang diambil tidak fokus ke cahaya surga yang dinanti-nanti.

Kelelawar

Dahulunya goa ini merupakan sarang terbaik kelelawar karena adanya zona gelap yang sangat disukai kelelawar. Hingga kini, goa ini masih dihuni oleh kelelawar namun tidak sebanyak dulu karena sudah semakin banyak manusia yang berkunjung dan masuk ke dalam goa ini.

Sehingga sedikit mengganggu habitat kelelawar juga dengan kebisingan yang disebabkan oleh manusia. Untuk di zona gelap, masih banyak kelelawar yang bersarang. Sedangkan di zona terang dan remang-remang, tidak terlalu banyak kelelawar.

Aktivitas di Goa Pindul

Cave Tubing

Cave Tubing Goa Pindul

Di Goa Pindul, aktivitas yang tepat dilakukan adalah cave tubing. Mengapa demikian? Karena sungai di dalam goa tubing tidak berarus deras namun jernih sehingga menggunakan pelampung berjalan menyusuri zona-zona Goa Pindul menjadi menyenangkan. Beda dengan aktivitas rafting. Di mana dibutuhkan sungai dengan riam-riam yang menantang untuk memberikan kesan yang memicu adrenalin.

Goa Pindul sudah menerapkan standar keamanan internasional dalam kegiatan cave tubingny.

Trip Goa Pindul jogja berupa susur goa melalui sungai bawah tanah dengan dipandu oleh guide yang akan menjelaskan tentang sejarah dari Goa Pindul. Selama perjalanan menikmati aliran sungai bawah tanah dari goa pindul, Anda dapat bertanya kepada guide yang umumnya adalah warga di sekitar lokasi sehingga sangat memahami keberadaan wisata Goa Pindul. Puas berjalan mengikuti arus sungai selama kurang lebih 1 jam, Anda akan sampai di ujung susur Goa Pindul.

Di satu tempat zona terang, ada Kawasan di mana wisatawan dapat melompat dari ketinggian 2 meter ke dalam air yang dingin.

Setiap paket cave tubing yang Anda bayarkan, sudah termasuk mendapatkan perlengkapan dan pemandu wisata. Berikut perlengkapan yang menjadi standar di Goa Pindul:

Ban pelampung

Ban pelampung berwarna hitam dan berukuran besar ini digunakan wisatawan untuk duduk di atasnya sambil membiarkan air sungai membawa ban ini mengikuti alirannya. Setiap kelompok, ban-ban dikaitkan dengan tali sehingga bisa bergerak Bersama-sama dan tidak lepas dari kelompok. Wisatawan bisa memegang pada tali yang khusus dibuat untuk berpegang agar tidak terlempar dari atas ban jika membentur dinding goa. Ban yang digunakan pun sesuai dengan standar keselamatan susur sungai internasional.

Life vest

Berguna sebagai pelampung untuk kegiatan di air/sungai. Life vest ini akan membuat wisatawan tetap mengambang jika jatuh ke sungai. Gunakan life vest dengan benar dengan cara mengaitkan life vest sesuai ukuran tubuh sehingga menempel erat ke badan masing-masing.

Head lamp

Digunakan pada saat memasuki zona remang-remang dan zona gelap. Head lamp ini lebih aman daripada menggunakan senter tangan atau handphone. Karena terlindungi dari air dan tidak perlu dipegang namun di pasang di atas helm. Anda hanya perlu menekan tombol on jika butuh dinyalakan.

Pemandu wisata

Pemandu wisata menjadi penentu arah dan pengatur pergerakan ban pelampung kelompok. Sekaligus sebagai sumber informasi yang menceritakan dengan lengkap tentang Goa Pindul beserta mitosnya. Biarkan pemandu wisata bekerja dengan maksimal dan ikuti arahannya dengan sempurna sehingga perjalanan susur goa Anda berjalan dengan menyenangkan dan berkesan.

Wedang pindul

Setelah selesai bermain air di area susur sungai, bagi yang tidak ingin melanjutkan dengan rafting bisa segera naik ke darat. Setelah berganti pakaian, Anda akan mendapatkan hidangan wedang pindul yang hangat. Wedang ini membantu Anda mengembalikan suhu tubuh ke normal setelah selama kurang lebih 1 jam bermain air dan berada di tempat yang lembab di dalam goa.

Locker

Ketika setiap wisatawan mendapat perlengkapan untuk susur sungai, pemandu wisata juga akan memberikan kunci locker untuk tempat penyimpanan pakaian dan sepatu Anda. Tidak disarankan membawa barang-barang berharga dan perhiasan ke tempat wisata Goa Pindul untuk menghindari resiko kehilangan.

Tempat bilas

Susur sungai kurang seru jika tidak ikut masuk ke dalam sungai. Di ujung perjalanan susur sungai, setiap wisatawan akan terjun ke dalam sungai dan menikmati segarnya sungai Oya sebelum mengakhiri kegiatan. Sehingga kondisi baju basah sudah biasa terjadi dan wisatawan bisa segera membilas di tempat bilas yang telah disediakan. Untuk perlengkapan handuk, sabun dan sampo tidak disediakan di sini. Harap membawa masing-masing.

Sepatu karet

Sepatu karet lebih nyaman digunakan untuk kegiatan yang berkaitan dengan air karena tidak licin. Namun jika Anda merasa sepatu/sandal Anda sudah tepat, tidak perlu menggantinya dengan sepatu karet yang disediakan.

Rafting Sungai Oya

Rafting Sungai Oya

Anda dapat melanjutkan kegiatan wisata Goa Pindul dengan menjajal rafting di sungai Oya. Rafting di sungai ini berdurasi 1,5 jam dengan panjang sungai Oya yang dijelajah yaitu 1500 meter dengan riam-riam yang menantang untuk ditaklukkan.

Perlengkapan yang perlu dibawa

Perlengkapan yang perlu dibawa

Jangan lupa membawa perlengkapan seperti di bawah ini untuk membuat wisata Anda lebih nyaman dan mengabadikan momen-momen yang mungkin tidak akan terulang lagi.

Kamera dan handphone

Siapkan plastic anti air jika Anda ingin membawa kamera atau handphone selama susur sungai. Biasanya pemandu wisata menyediakan kamera untuk  memotret kegiatan kelompok yang sudah dilengkapi dengan plastic anti air agar kameranya tidak basah.

Sunblock

Gunakan sunblock sebagai perlindungan kulit Anda dari sinar matahari. Terpapar sinar matahari terlalu lama dan di waktu -waktu tertentu dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Beri sunblock pada wajah dan kulit tubuh untuk melindungi dari resiko iritasi tersebut.

Tongsis

Pelengkap bagi momen selfi Anda selama melakukan susur sungai. Jaga jangan sampai tongsis yang Anda bawa mengganggu kenyamanan orang lain selama kegiatan wisata.

Baju ganti

Anda akan bermain di sungai sehingga pakaian ganti wajib untuk dibawa. Gunakan pakaian yang nyaman selama melakukan susur sungai dan bawa pakaian ganti secukupnya.

Perlengkapan mandi

Digunakan pada saat Anda membilas setelas selesai susur sungai dan atau rafting di Sungai Oya.

Tips Berwisata di Goa Pindul

Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan pada saat berwisata di Goa Pindul

Yang harus dilakukan:

  1. Datang ke tempat ini dengan waktu terbaik adalah di pagi hari jam 09.00 atau 10.00. Pada jam-jam itu, air sungai tidak terlalu dingin dan cuaca cukup cerah dengan sinar matahari yang tidak terlalu panas. Dan juga merupakan waktu yang tepat untuk melihat cahaya surga di dalam goa.
  2. Jangan terlalu fokus berfoto. Gunakan waktu Anda dalam kegiatan susur sungai ini dengan mendengarkan informasi dari pemandu wisata dan nikmati perjalanan dengan santai.
  3. Manfaatkan kesempatan untuk mencoba titik lompatan di dalam goa untuk sedikit melupakan masalah. Hanya berjarak 2 meter dari air sungai, dan lakukan lompatan terbaik Anda untuk sedikit melepaskan beban pikiran yang Ada.

Hal yang sebaiknya tidak dilakukan:

  1. Melepaskan perlengkapan safety dan melakukan cave tubing seorang diri
  2. Berkunjung ke Goa Pindul di long weekend atau high season
  3. Berpisah dari grup dan berjalan menyusuri goa seorang diri
  4. Tidak disarankan makan ketika berada di atas ban pelampung karena dikhawatirkan tersedak pada saat ban terbentur batu atau dinding goa.

Baca Juga: Wisata Malam Di Jogja

Melakukan susur sungai di Goa Pindul menjadi kegiatan yang menarik sekaligus menantang. Dua aktivitas dalam satu waktu adalah kelebihan dari wisata ini. Menyusuri sungai sekaligus menyusuri goa dengan segala keunikannya. Sehingga Goa Pindul selalu ramai dikunjungi terutama di musim liburan.

Tinggalkan komentar