Harga Kucing Hutan

Harga Kucing Hutan
09Jul, 2020

Mungkin sebagian orang masih asing dengan yang namanya kucing hutan. Bahkan sebagian orang mengenal kucing hutan itu sebagai macan akar. Tapi ternyata beberapa orang justru memelihara kucing hutan.

Tidak sedikit yang mencari-cari informasi mengenai harga kucing hutan untuk dibeli.

Kucing hutan sendiri masih hidup liar di beberapa kehidupan alami di Indonesia. Terutama di daerah perkebunan sawit di Sumatera, sehingga tidak heran di mata orang sumatera.

Kucing Hutan atau macan akar ini tidak lebih dari hewan liar biasa yang sering muncul di malam hari.

Ciri Kucing Hutan

Ciri Kucing Hutan

Meskipun nama kucing ini tidak populer seperti Kucing Persia atau Anggora, tetapi ternyata kucing ini lebih mahal daripada kedua kucing di atas.

Baca Juga: Harga Kucing Persia

Banyak orang yang tidak tahu bahwa binatang ini sebenarnya bisa dipelihara karena Kucing hutan juga dikenal sebagai hewan liar yang cukup agresif. Selain itu, banyak yang takut pada statusnya sebagai hewan yang dilindungi.

Dan memang hewan ini masuk ke dalam deretan hewan yang hampir punah. Seperti hewan lainnya, alasan hewan ini terancam punah adalah karena perburuan liar, stok makanan alami yang berkurang di habitat, dan adanya degradasi habitat dikarenakan kebakaran hutan.

Kucing ini jauh dari kata imut dan berbulu halus, meskipun memang mereka memiliki wajah yang imut dan bulu mengkilap.

Tapi kualitas yang membuat orang mau memeliharanya adalah sikap agresif, kekuatan, dan keberanian yang dimiliki si kucing.

Ada beberapa ciri kucing Hutan yang perlu Anda ketahui. Beberapa ciri tersebut adalah

  • Sering dikenal sebagai Macan Akar
  • Memiliki bulu yang halus
  • Tubuhnya cenderung pendek dengan corak yang kadang menyerupai macan tutul dan kadang menyerupai macan biasa
  • Memiliki totol-totol berwarna cokelat tua pada tubuh bagian bawah
  • Memiliki ekor yang cukup panjang, kadang lebih dari panjang tubuhnya sendiri
  • Tidak suka berkelompok. Paling banyak hanya terdiri dua kucing dalam satu perkumpulan
  • Masa kehamilan 70 hari dengan anak sebanyak 2 sampai 4 ekor
  • Anak kucing hutan tidak bisa membuka matanya hingga 10 hari
  • Setelah 10 hari, anak kucing hutan bisa langsung mencari mangsanya sendiri
  • Anak kucing hutan baru dianggap dewasa setelah berusia 13 bulan.

Jenis Kucing Hutan yang Biasa Dipelihara

Ada sekitar 28 spesies dari Kucing Hutan. Tapi, hanya 8 yang biasa dipelihara oleh manusia. Beberapa kucing hutan yang populer untuk jadi peliharaan adalah:

Kucing Blacan alias Kucing Bengal

Kucing Blacan alias Kucing Bengal

Kucing ini memiliki berat sekitar 10 kg dan memiliki tubuh yang panjang. Bulu yang dimiliki cenderung rapat-rapat. Bulunya juga halus dan memiliki sifat yang aktif sekaligus cerdas.

Kucing hutan yang satu ini juga sangat suka mandi melebihi beberapa kucing yang lain.

Macan Dahan Benua

Kucing Macan Dahan Benua

Secara fisik, kucing ini mirip dengan macan tutul dengan ukuran yang lebih kecil. Panjang tubuh kucing ini tidak lebih dari 95 senti dengan warna abu-abu dan bintik hitam.

Ciri fisik lain yang dimiliki kucing ini adalah ekornya yang panjang dan halus sekaligus kaki pendek. Meskipun begitu, telapak kaki yang dimiliki kucing ini juga besar sehingga mampu menopang tubuhnya yang penuh otot.

Kucing Batu

Kucing Batu

Kucing hutan yang satu ini juga aktif pada malam hari. Beratnya bisa mencapai 5 kg dan memiliki panjang sekitar 62 cm. Yang unik adalah ekor kucing batu hampir sama panjang dengan tubuhnya.

Macan Dahan Kalimantan

Kucing Macan Dahan Kalimantan

Meskipun namanya macan dahan Kalimantan, tapi kucing ini juga banyak ditemui di Sumatera. Tubuhnya cukup besar dengan bobot rata-rata 25 kg dengan ekor yang sepanjang tubuhnya. Secara fisik, mungkin kucing inilah yang paling besar dan memiliki sifat yang paling misterius.

Kucing Emas Asia

Kucing Emas Asia

Kucing ini juga aktif di malam hari dan senang memanjat. Selain itu, ukuran tubuhnya termasuk sedang dengan bobot maksimal mencapai 16 kg. panjang tubuhnya maksimal 105 cm dengan panjang ekor mencapai 57 cm.

Yang paling unik adalah cara berkomunikasi kucing ini. Yakni dengan cara meninggalkan aroma, menyemprotkan urin, ataupun dengan menggesekkan kepalanya ke benda-benda.

Kucing Kuwuk

Kucing Kuwuk

Kucing kuwuk memiliki ukuran yang sama dengan kucing kampung. Yang membedakan adalah bulunya yang mengkilap dan tubuhnya yang lebih ramping dari kucing kebanyakan.

Kucing ini aktif dan yang liar cenderung agresif. Corakknya cantik, seperti macan tutul dengan wajah seperti macan tutul mini yang imut.

Kucing Hutan Jawa

Kucing Hutan Jawa

Kucing ini hanya hidup di Jawa saja, termasuk hutan dan perkebunan milik rakyat. Tubuhnya sedikit lebih besar dari kucing kampung dengan sifat ganas.

Tidak disarankan untuk memelihara kucing ini. Selain karena termasuk binatang dilindungi, kucing ini juga sedikit berbahaya.

Kucing Hutan Norwegia

Kucing Hutan Norwegia

Meskipun bernama kucing hutan, Kucing Hutan Norwegia berbeda dengan beberapa saudaranya. Kucing ini cenderung lebih ramah dan manja. Secara keseluruhan, kucing ini adalah yang paling cocok dijadikan peliharaan.

Delapan kucing itulah yang banyak dipelihara dengan yang paling banyak dipelihara adalah Kucing Bengal dan Kucing Hutan Norwegia.

Meskipun begitu, 6 kucing yang lain juga memiliki cukup banyak peminatnya sendiri.

Karena memang termasuk hewan langka, jadi agak sulit untuk menemukan tempat jual kucing hutan yang bisa dilihat langsung dari situs web. Meskipun begitu, bagi pecinta kucing tentu tahu dimana tempat menjual kucing hutan ini.

Jika Anda ingin membeli kucing hutan, Anda dapat menemukannya di beberapa tempat berikut:

  • Tempat Penangkaran
  • Group Jual Beli Kucing di Facebook
  • Bahkan ada juga yang menjual melalui toko online seperti Shopee dan OLX

Daftar Harga Kucing Hutan

Ada beberapa kucing hutan yang biasa diperjualbelikan. Berikut daftar harga pasaran yang biasa dibanderol kepada kucing hutan:

  • Kucing Hutan Macan Dahan Berusia 3 sampai 1 tahun: Rp. 3.000.000
  • Kucing Hutan Kalimantan Berusia 2.5 Bulan: Rp. 400.000
  • Kucing Hutan Berusia 6 Bulan: Rp. 500.000
  • Kucing Hutan Asli Macan Dahan Berusia 6 Bulan sampai 2 Tahun: Rp. 100.000.000
  • Harga Anak Kucing Hutan Asli Murah Umur 3 Bulan: Rp. 350.000
  • Kucing Hutan Asli Jawa Umur 1 Tahun: Rp 1.000.000
  • Harga Anak Kucing Hutan Asli Sumatera Berusia 4 Bulan: Rp. 450.000
  • Kucing Hutan Blacan Betina Usia 2 Tahun: Rp 6.000.000
  • Anak Kucing Hutan Blacan Jantan usia 4 Bulan: Rp 4.000.000
  • Anak Kucing Hutan Blacan Asli Usia 3 Bulan: Rp 8.700.000
  • Satu Pasang Anak Kucing Hutan Blacan Berusia 6 Bulan: Rp. 8.000.000
  • Anak Kucing Hutan Blacan Kitten Berusia 1 Bulan: Rp 4.500.000
  • Anak Kucing Hutan Blacan Non-Ped Berusia 2 Bulan: Rp 22.000.000

Tips Membeli Kucing Hutan

Tips Membeli Kucing Hutan

Karena pada dasarnya kucing ini hidup di alam liar, tentu agak sedikit sulit untuk menjadikannya binatang peliharaan.

Untuk itulah Anda perlu memilih dengan benar ketika hendak membeli kucing hutan. Agar tidak salah pilih, disarankan untuk membeli kucing hutan langsung di tempat penangkarannya. Sehingga Anda bisa melihat langsung bagaimana sifat dan kegesitan yang dimiliki kucing.

Beberapa tips dalam membeli kucing hutan adalah sebagai berikut:

  • Pastikan bahwa kucing yang Anda lihat jinak. Jinak di sini berarti kucing bukan tipe pemarah dan sifatnya sudah tidak terlalu agresif seperti kucing hutan yang hidup liar.
  • Baca dengan teliti informasi kesehatan yang ada di toko hewan. Biasanya, di setiap petshop selalu ada informasi kesehatan yang bisa dilihat.
  • Cocokkan daftar kesehatan itu kepada kucing yang akan Anda pilih
  • Pilih kucing yang paling tidak berusia 6 bulan, sehingga tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua ketika dibawa pulang
  • Pastikan untuk memiliki izin memelihara, karena kucing ini termasuk hewan yang langka di dunia.

Cara Merawat Kucing Hutan Bagi Pemula

Cara Merawat Kucing Hutan Bagi Pemula

Memelihara kucing hutan tidak mudah, terutama bagi orang yang pertama kali memelihara kucing tipe ini. Tetapi tidak perlu khawatir, untuk pemula, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan ketika pertama kali memelihara kucing hutan.

Beberapa tips di atas adalah:

Memberi Makanan Khusus Kucing

Hal pertama yang perlu diperhatikan dalam merawat kucing adalah dengan memperhatikan makanan yang akan dikonsumsi.

Pastikan kucing hutan yang telah Anda beli diberi makanan khusus kucing. Jangan sampai mencoba memberi makan dengan makanan khusus anjing, meskipun kandungan yang dimiliki cukup mirip.

Dalam memilih makanan kucing juga harus memperhatikan kandungan nutrisinya. Pastikan makanan kucing tersebut mengandung taurin yang dapat mencegah penyakit jantung pada kucing.

Beri Makanan yang Sesuai dengan Umur

Berikan makanan kucing yang sesuai dengan umur. Misalnya, di bawah usia 1 tahun, berikan kucing makanan yang khusus kucing. Tapi makanan kucing di atas usia itu, sudah bisa dilatih untuk makanan rumahan.

Beberapa makanan rumahan yang bisa diberikan kepada kucing adalah nasi dan susu. Anda bisa melatihnya untuk makan makanan padat sejak dini.

Memandikan Kucing Sesuai Aturan

Menjaga kebersihan kucing memang baik, tapi bukan berarti Anda harus memandikannya setiap hari. Anda bisa memandikan kucing 2 hari sekali untuk menjaga kebersihan bulunya.

Selain itu, memandikan kucing biasanya bisa meningkatkan daya tahan tubuh sehingga tidak mudah terserang penyakit.

Jangan Lupa Menyikat Bulu Kucing

Hal lain yang tidak kalah penting adalah menyikat bulu kucing. Hal ini bisa dilakukan 2 hari sekali juga untukĀ  membantu menyingkirkan rambut yang telah rontok.

Biasanya juga bisa dimanfaatkan untuk membersihkan bakteri yang menempel pada bulu kucing.

Melakukan Vaksinasi Secara Rutin

Lakukan vaksinasi secara berkala untuk mencegah adanya penyakit yang bisa menyerang kucing. Vaksinasi ini bukan masalah sepele, karena Anda bisa menghindarkan kucing dari terserang virus dan penyakit.

Konsultasikan ke dokter hewan Anda untuk mencari waktu yang tepat dalam pemberian vaksinasi.

Pastikan Kandang Selalu Hangat dan Bersih

Hal lain yang tidak kalah penting adalah memastikan kandang kucing Anda selalu bersih dan hangat, sehingga mencegah tumbuhnya bakteri di dalam kandang.

Kucing hutan termasuk kucing yang aktif, maka perhatikan ukuran kandang yang akan Anda buat. Ada baiknya dibuat 3 kali ukuran tubuhnya sehingga dia bisa bebas bergerak.

Selain itu, pastikan juga ada tempatnya untuk memanjat berupa dahan artifisial.

Ini karena sifat kucing hutan biasanya suka bertengger di atas dahan-dahan kayu.

Memelihara kucing hutan memang menjadi populer akhir-akhir ini. Terutama sejak semakin langkanya kucing hutan di pasaran. Harga yang ditawarkan untuk satu ekor kucing hutan ini juga cukup tinggi. Tapi itu tidak menghalangi kepopuleran kucing ini untuk dijadikan peliharaan.

Yang paling penting adalah perawatannya harus dilakukan dengan hati-hati dan cermat.

Baca Juga: Harga Kucing Anggora

Itulah beberapa informasi mengenai harga kucing hutan, tips membeli, sampai ke cara memeliharanya dengan benar. Semoga bisa dijadikan sebagai referensi yang bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *