Investasi Jangka Pendek

Berinvestasi merupakan salah satu cara alternatif untuk menambah pundi-pundi rupiah di masa depan. Terdapat berbagai macam cara agar uang menjadi bertambah nilainya dari tahun ke tahun. Anda dapat memulai menggunakan jenis investasi jangka pendek sebagai tambahan dana darurat ketika hari tua dan masa depan nanti.

Mengenal Investasi Jangka Pendek

Secara garis besar, Investasi Jangka Pendek artinya adalah pengeluaran yang bukan untuk kebutuhan konsumsi sehari-sehari. Melainkan pada sesuatu bernilai tinggi dan menguntungkan. Biasanya sebagian orang memilihnya menjadi salah satu jalan menggapai cita-cita. Seperti ingin sukses secara materil dalam waktu cepat.

Dalam melakukan investasi dana yang dikeluarkan tidak hanya berupa tabungan bank saja, melainkan diputar lagi ke beberapa tempat hingga nilainya bertambah menjadi besar. Pada proses perkembangannya, terdapat dua macam yakni versi jangka pendek maupun panjang.

Baca Juga: Pengertian Investasi Menurut Para Ahli

Investasi jangka pendek ini biasanya membutuhkan waktu mulai dari 1 hingga 2 tahun lamanya. Dana yang dikumpulkan tersebut dipakai oleh anak muda untuk membangun, merenovasi hingga membeli rumah. Selain itu juga sering digunakan dalam bentuk lain seperti pembelian tanah atau barang branded.

Apa Saja Jenis Investasi Jangka Pendek yang Menguntungkan?

Terdapat berbagai macam pilihan bagi generasi milenial yang ingin menginvestasikan uang tabungannya. Yakni dengan cara menanam modal ke tempat-tempat terpercaya dan sudah pasti mendapatkan keuntungan dalam waktu lumayan cepat. Beberapa rekomendasinya sebagai berikut:

Investasi Reksadana

Investasi Reksadana

Dalam perkembangannya terdapat dua jenis, yaitu pertama reksadana pasar uang. Merupakan salah satu produk yang memiliki resiko kecil. Karena asetnya juga mempunyai instrumen keuangan cukup rendah seperti sertifikat deposito, Bank Indonesia hingga dalam bentuk dokumen atau surat berharga.

Kemudia jenis selanjutnya adalah reksadana pendapatan tetap. Hal ini berarti uang yang telah terkumpul akan diinvestasikan sebanyak 82% ke tempat penanaman modal sesuai dengan ketentuan dari pasar dana. Produknya sendiri berupa surat utang berharga atau dalam bentuk dokumen obligasi tertentu.

Tabungan Bank

Investasi Tabungan Bank

Jenis investasi jangka pendek yang satu ini seringkali dilakukan oleh sebagian generasi milenial karena prosesnya cukup mudah. Yakni dengan cara membuka tabungan baru, kemudian setelah itu dana bisa dicairkan. Langkah selanjutnya adalah Anda bisa menutupnya kapan saja setelah mendapatkan untung.

Cara berinvestasi seperti ini juga memiliki sedikit kelemahan, seperti dana tidak berkembang pesat mengikuti inflasi atau perkemngan pasar. Oleh karena itu, keuntungannya cukup kecil dibandingkan dengan jenis lainnya. Namun jangan khawatir, metode itu cocok bagi anak muda yang masih pemula.

Investasi Obligasi

Investasi Obligasi

Merupakan salah satu investasi jangka pendek yang berupa surat utang dengan pembagian hasil sesuai dengan ketetapan. Dalam hal ini Anda menjadi pemberi dana pinjaman ke pemerintah. Berdasarkan ketentuan ORI, seseorang wajib berinvestasi minimal Rp. 4.000.000 dan berjangka kurang lebih 3 tahun.

Dalam prosesnya, Anda mempunyai keistimewaan khusus seperti dapat menjual dana ke pasar lain atau memegang obligasi sampai waktu yang telah ditentukan atau jatuh tempo. Keuntungan memakai investasi jenis ini adalah dapat mendapatkan untung sesuai pembagian hasil setiap bulannya.

Investasi Saham

Investasi Saham

Investasi jangka pendek selanjutnya ini merupakan salah satu jenis yang disukai oleh kaum milenial. Karena dalam perkembangannya tidak harus dilakukan sebagai patokan untuk menginvestasikan dana pada waktu yang lama. Bentuk produknya sendiri biasanya seperti bursa efek dan lain sebagainya.

Saat Anda melakukan investasi saham, maka dana dapat dicairkan sewaktu-waktu atau dalam jangka tertentu. Hal tersebut bisa dilakukan apabila pengguna merasa sudah mendapatkan keuntungan secara signifikan. Namun juga terdapat kekurangan seperti resikonya cukup tinggi dibandingkan dengan lainnya.

Investasi Forex

Investasi Forex

Bagi Anda yang ingin mendapatkan profit secara singkat, dapat menggunakan jenis investasi jangka pendek ini. Yaitu dengan cara melakukan trading ke beberapa brokel handal di pasar valas. Hasilnya akan lebih banyak lagi jika mampu untuk mendalami atau mengetahui ilmu tentang dunia forex.

Karena bisa mendapatkan keuntungan hingga mencapai 100 persen. Namun terdapat sedikit kelemahan pada jenis ini. Yakni jika Anda belum mampu atau tidak bisa mempelajari ilmu forex, maka beresiko cukup tinggi. Seperti dana menjadi lenyap dalam waktu cukup singkat dan akan mengalami kerugian.

Investasi SBR

 

Investasi SBR

Merupakan salah satu jenis investasi jangka pendek favorit generasi milenial. Karena instrumennya berupa surat utang yang telah terbit dan disetujuai oleh pemerintah Negara Indonesia. Dengan menggunakan Saving Bond Ritel, Anda akan diberikan wewenang menjadi pemberi pinjaman kepada pihak obligasi.

Keuntungan memakai jenis investasi SBR adalah kenaikannya dalam tiap tahun cukup signifikan. Misalnya saja pada 2019, pemerintah memberikan imbalan tetap sebesar 7%. Lalu dalam cara pencairan dana, biasanya dilakukan sekitar 50% pada tahap awal dari nilai penanaman modal saat itu.

Peer To Peer Landing

Peer To Peer Lending

Jenis investasi jangka pendek terakhir adalah dengan melakukan teknik pengembangan uang ke marketplace digital. Dalam hal ini Anda akan bertindak sebagai pemberi pinjaman ke pihak layanan tersebut. Cara seperti ini telah banyak dilakukan oleh generasi milenial kekinian karena cukup efektif.

Dengan berinvestasi dana melalui jenis investasi ini, Anda akan mendapatkan pembagian hasil tetap sekitar belasan persen dalam waktu tiap tahunnya. Sebaiknya memilih peer to peer landing yang mempunyai portofolio bagus agar nantinya resikonya rendah dan tidak terjadi hal-hal di luar jangkauan.

Keuntungan Memilih Investasi Jangka Pendek bagi Anak Muda

Cara yang satu ini menjadi salah satu kebanggan tersendiri generasi milenial. Karena mampu mengolah uang dari hasil bekerja sedini mungkin dan berinvestasi untuk mengembangkan nilai dana menjadi lebih besar. Tak hanya itu saja prosesnya pun cukup cepat jika dibandingkan dengan jenis investasi lainnya.

Hasilnya Lebih Cepat dari Investasi Jangka Panjang

Salah satu keuntungan yang dapat dirasakan adalah Anda akan dengan mudah menikmati profit hanya dalam waktu satu sampai dua tahun saja. Biasanya seringkali dilakukan oleh para investor pemula, karena bisa mendapatkan bunga tambahan dari proses perputaran uang yang telah diinvestasikan.

Setelah memiliki profit cukup banyak, biasanya akan melakukan atau mencoba investasi jangka pendek lain untuk mendapatkan keuntungan lebih besar. Seperti reksa dana pasar uang, trading valas, obligasi dan masih banyak lagi jenis lainnya. Selain itu, cara tersebut juga bisa dilakukan oleh investor pemula.

Untuk Memenuhi Semua Kebutuhan Jangka Pendek

Benefit yang kedua yakni dapat dibuat untuk alokasi dana kebutuhan rumah tangga, pribadi, untuk anak, dan lain-lain. Investasi jenis ini sangat cocok bagi Anda yang masih mengumpulkan uang atau gaji bulanan dengan nominal kecil. Salah satu tekniknya adalah harus tetap konsisten dalam penyisihan modal.

Karena biasanya akan ada kebutuhan atau pengeluaran jangka pendek yang tidak terduga. Hal tersebut bisa Anda lakukan sembari mengumpulkan uang untuk dijadikan sebagai dana darurat pada masa tua nanti. Alangkah baiknya tidak ambisius terlebih dulu agar tujuan bisa tercapai dengan maksimal.

4 Kiat untuk Memulai Investasi Jangka Pendek

Terdapat beberapa strategi khusus yang bisa Anda aplikasikan dengan mudah. Hal tersebut dilakukan dalam rangka untuk mendapatkan profit dari perputaran uang per bulannya. Saat ini banyak generasi milenial yang tertarik dengan investasi namun masih abu-abu atau belum menemukan cara terbaiknya.

Menyesuaikan Dana Keuangan

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menetapkan tujuan secara terencana. Pastikan Anda telah menyusun berapa banyak uang untuk bisa diinvestasikan pada setiap bulannya. Karena penetapan tersebut akan berimbas dengan pemilihan instrumen dan cara agar tetap selalu konsisten.

Sebelum melakukan investasi jangka pendek, sebaiknya setting tujuan seperti berapa lama bisa mendapatkan uang dengan jumlah tertentu. Misalnya untuk liburan ke Korea Selatan, dibutuhkan dana sekitar 18 juta. Maka Anda dapat berinvestasi ratusan ribu per bulan selama kurang lebih 2 tahun.

Melakukan Riset Terlebih Dahulu

Kemudian langkah selanjutnya ialah alangkah baiknya untuk mengecek portofolio dari perkembangan investasi oleh penyedia layanan. Karena apabila hasilnya tidak berkembang dengan baik, maka dapat mempengaruhi jumlah keuntungan yang akan didapat. Kemungkinan terburuknya yakni bisa merugi.

Bagi Anda yang masih pemula untuk melakukan investasi jangka pendek, sebaiknya menggunakan peer to peer landing. Karena cara kerjanya berani memiliki garansi seperti jika terjadi kegagalan atau resikonya tinggi, maka dana bisa langsung kembali tanpa biaya potongan lainnya dari penyedia layanan.

Melakukan Lebih dari Satu Jenis Investasi

Terdapat berbagai pilihan investasi jangka pendek yang menjanjikan di pasar uang. Di antaranya adalah reksa dana pasar uang, reksadana penghasilan tetap, obligasi, tabungan dan masih banyak lagi jenisnya. Sebaiknya Anda berinvestasi pada dua cara agar mendapatkan profit berkali-kali lipat dari biasanya.

Selain untuk menambah keuntungan, cara tersebut juga bisa menghindarkan Anda dari berbagai resiko yang kurang baik. Jadi sebaiknya memilih investasi yang prosesnya mudah, namun tidak akan terjadi kerugian tertentu seperti dana menjadi hilang atau tidak kembali dan lain sebagainya.

Jangan Terburu-buru

Merupakan strategi terakhir yang wajib dilakukan oleh milenial atau anak muda. Karena jika sudah pernah mendapatkan profit, maka akan mengejar keuntungan lebih besar lagi. Hal seperti inilah yang akan membuat Anda susah kedepannya. Sebab dapat membuat tujuan awal tidak akan pernah tercapai.

Misalnya ketika sudah menetapkan tujuan untuk berlibur ke Korea Selatan sebanyak 18 juta, maka sebaiknya mengambil dana yang telah dikumpulkan. Atau jika tidak jadi melakukan perjalanan wisata, bisa mengalokasikan uang ke hal-hal bermanfaat lain seperti membuka sebuah usaha dan lain-lain.

Saham Pilihan untuk Investasi Jangka Panjang Alternatif bagi Milenial

Selain berinvestasi jangka pendek, banyak anak muda yang mulai melirik pasar lainnya. Yakni dapat membuat keuntungan menjadi berlipat ganda dalam waktu cukup lama. Hal ini bisa Anda lakukan dengan cara investasi dana ke perusahan berkualitas dan mempunyai track record baik.

Saham BBCA

Merupakan kode saham yang dimiliki oleh Bank BCA dengan selalu mendapatkan keuntungan tinggi setiap tahunnya. Hal ini disebabkan oleh baiknya kinerja dari para investor. Tidak hanya itu saja, juga pihak pengelola mampu mengolah dana dan menjaga kualitas semua pinjamannya dengan baik.

Saat ini bank BCA adalah perusahaan perbankan terbesar di Indonesia sehingga reputasinya mengalami peningkatan terus menerus pada pasar uang. Harga saham per lembarnya sekitar Rp. 26.000. Jika Anda ingin mendapatkan banyak keuntungan, sebaiknya memilih jenis investasi jangka pendek tersebut.

Saham UNVR

Kemudian pilihan lainnya adalah dapat memilih saham dari perusahaan consument good terbesar di Indonesia yakni bernama Unilever. Harga perlembarnya kurang lebih sekitar Rp. 8.000. Nominalnya cukup rendah dibandingkan sebelumnya. bagi Anda yang pemula cocok untuk melakukan investasi.

Karena angka pembagian hasilnya dibagikan menjadi dividen. Hal tersebut berarti Anda akan mendapatkan keuntungan lebih banyak. Tak hanya itu saja, pihak unilever merupakan perusahaan yang dikelola secara efisian sehingga dalam perkembangannya investor tidak perlu menanam modal banyak.

Saham TLKM

Salah satu alternatif bagi milenial untuk investasi jangka pendek selanjutnya adalah dengan membeli saham dari perusahaan Telkomsel. Karena dividen dari keuntungannya selalu bertambah setiap tahunya. Tentu hal ini akan membuat para investor tertarik untuk menanam dana di sana.

Tidak hanya itu saja, juga terdapat berbagai macam faktor lain seperti reputasi kinerjanya bagus dan layanan komunikasinya merupakan terbaik di Indonesia. Jika Anda tertarik untuk melakukan investasi tersebut, sebaiknya siapkan dana mulai dari sekarang serta jangan lupa untuk terus konsisten.

Saham BBRI

Selain BBCA, banyak anak muda melakukan investasi jangka pendek di perusahaan perbankan BRI. Karena sahamnya selalu mendapatkan profit tinggi setiap tahunnya mengingkat nasabah dari bank tersebut merupakan terbanyak se-Indonesia. Tentu hasil dari perputaran dananya akan lebih banyak.

BBRI dipilih karena nilai sahamnya dikelola dengan baik oleh manajemen sehingga resiko terjadi kerugian akan sangat rendah dibandingkan jenis investasi lainnya. Jika Anda adalah seorang investor level medium sebaiknya mulai berinvestasi sebab pertumbuhan profitnya selalu bertambah konsisten.

Saham ICBP

Kemudian pilihan alternatif investasi jangka pendek selanjutnya adalah berupa saham dari PT. Indofood. Perusahaan tersebut berbasis makanan dan minuman yang produknya paling dikenali oleh masyarakat Indonesia. Dalam 10 tahun terakhir, telah terjadi peningkatan laba secara sangat signifikan.

Angka terus menerus bertambah setiap tahunnya. Hal ini disebabkan karena produknya banyak dikonsumsi oleh semua kalangan. Di samping itu, pengelolaannya pun berkembang dengan baik sehingga membuat para investor dan anak muda lainnya tertarik untuk menanamkan modal di sana.

Beberapa Resiko Menggunakan Jenis Investasi Jangka Pendek

Dalam berinvestasi, selain mendapatkan keuntungan biasanya juga mengalami kerugian tertentu. Hal tersebut lumrah karena pergerakan pasar saham memang selalu terjadi perubahan setiap waktunya. Dan salah satu kelemahan investasi ini adalah memperoleh laba yang kecil

Ketika terjadi inflasi, nilai dari dananya akan menjadi mudah goyah dan mengalami penurunan. Hal ini dapat membuat investor mencairkan uang dengan harga terendah saat itu. Namun bagi pemula investasi jangka pendek cocok Anda aplikasikan karena jika terjadi kegagalan tidak mengalami kecewa berlebihan.

Sebab biasanya anak muda seringkali hanya penasaran dan ingin mencoba saja sehingga nominal yang Anda keluarkan lebih sedikit. Tapi hal tersebut bisa berarti lain untuk para investor karena akibatnya bisa membuat compounding effect menjadi tidak jelas.

Baca Juga: Ide Bisnis Digital yang Kreatif

Terdapat 7 jenis investasi jangka pendek yang menguntungkan bagi milenial diantaranya adalah reksadana, tabungan, obligasi, saham, SBR, peer to peer landing dan trading Forex. Pastikan Anda memilih yang terbaik untuk beberapa tahun kedepan. Pastikan juga sesuai dengan kriteria pribadi.

Tinggalkan komentar