Ketahui 5 Cara Mengobati Distemper Pada Anjing Peliharaan

Diposting pada

Distemper merupakan penyakit akibat infeksi Canine Distemper Virus yang harus diwaspadai bagi para pemelihara anjing. Penyakit ini dapat menyerang sistem imun, saluran pernapasan, sistem pencernaan, dan sistem saraf pada anjing. Apabila anjing kesayangan telah menunjukkan gejala-gejala distemper, maka sangat penting untuk mengetahui bagaimana cara mengobati distemper pada anjing agar dapat segera sembuh dan terselamatkan.

Anjing yang terserang distemper mengalami berbagai macam gejala yang seringkali menyebabkan komplikasi hingga kematian. Sayangnya, belum ditemukan obat untuk infeksi distemper hingga saat ini. Akan tetapi, terdapat beberapa cara untuk mencegah dan mengurangi gejala distemper pada anjing. Simak ulasannya berikut ini:

1.  Isolasi Anjing yang Terkena Distemper

Anjing peliharaan yang telah menunjukkan beberapa gejala distemper harus segera dipisahkan atau diisolasi agar tidak menular pada anjing atau hewan peliharaan lainnya. Isolasi atau karantina merupakan cara mengobati distemper pada anjing yang paling awal agar anjing mendapatkan perawatan intensif dalam beberapa waktu tertentu hingga sembuh total.

Sebagai salah satu pencegahan, pastikan anjing yang terkena distemper mendapatkan kandang, makanan, dan minuman yang terpisah dan hindari kontak dengan hewan lain yang terinfeksi. Untuk induk anjing yang terkena distemper biasanya akan menularkan virus melalui plasenta kepada anaknya. Maka, pisahkan terlebih dahulu induk dan anak anjing untuk mendapatkan perawatan intensif.

2. Memperhatikan Asupan Nutrisi

Salah satu ciri anjing yang terkena distemper adalah berkurangnya nafsu makan, sehingga anjing peliharaan akan terlihat lemas karena terserangnya sistem pencernaan. Pemelihara anjing harus memperhatikan asupan nutrisi yang cukup dan seimbang untuk memulihkan sistem kekebalan tubuh.

Berikan makanan yang sehat dan sesuai dengan anjuran dokter hewan serta berikan vitamin/ suplemen agar anjing mendapat nutrisi lebih untuk membantu melawan virus dan bakteri. Anjing yang terkena distemper akan mengalami dehidrasi, oleh karena itu dapat diberikan minuman yang bersih dan elektrolit untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh.

3. Memberikan Vaksinasi dan Antibiotik

Salah satu cara mengobati distemper pada anjing yaitu dengan vaksinasi yang lengkap untuk menjaga kekebalan tubuh anjing. Vaksinasi distemper sangat dianjurkan mulai dari usia muda anjing (3-12 bulan). Selain vaksin distemper, untuk mencegah gejala yang lebih parah, perlu dilakukan vaksin wajib lainnya yaitu parvovirus, parainfluenza, hepatitis, rabies, dan lain sebagainya.

Anjing dengan gejala distemper dapat diberikan antibiotik sebagai upaya mencegah infeksi sekunder yang dapat memperparah kondisi tubuh anjing. Antibiotik ini sangat berguna untuk mengobati infeksi bakteri akibat luka yang terjadi pada saluran pernapasan, pencernaan, dan kulit anjing.

4. Menjaga Kebersihan Kandang

Kebersihan kandang atau tempat tinggal anjing harus sangat diperhatikan. Hal ini karena penyebaran virus distemper dapat terjadi melalui kandang yang jarang dibersihkan sehingga banyak kotoran anjing baik urin, feses, darah, air liur, dan sisa makanan yang menumpuk. Selain dibersihkan dengan air, lakukan juga sterilisasi kandang dengan cairan desinfektan.

Pembersihan kandang dan peralatan makan yang rutin, selain untuk mencegah penularan virus distemper, juga dapat mengurangi gejala distemper semakin parah atau komplikasi akibat berkembangbiaknya bakteri maupun virus di lingkungan tempat tinggal anjing peliharaan. Pembersihan ringan dapat dilakukan harian, dan pembersihan dengan sterilisasi dapat dilakukan 1 bulan sekali.

5. Segera Bawa ke Dokter Hewan

Apabila anjing menunjukkan gejala- gejala distemper yang semakin parah, segera bawa anjing ke dokter hewan agar mendapatkan diagnosa dan segera mendapatkan penanganan yang tepat. Dokter hewan akan melakukan karantina bagi anjing yang terkena distemper, dan segera melakukan penanganan intensif sesuai gejala yang timbul.

Cara mengobati distemper pada anjing yang dilakukan oleh dokter hewan antara lain pemberian infus untuk menjaga cairan tubuh tetap seimbang, glukokortikoid untuk mencegah terjadinya kebutaan, dan untuk mengurangi kejang dapat diberikan antikonvulsan. Sebagai upaya meredakan gejala, dokter hewan biasanya juga memberikan antibiotik spektrum, antipiretik, dan analgesik.

Demikian 5 cara mengobati distemper pada anjing agar gejala yang timbul tidak semakin parah dan anjing bisa segera pulih. Sebagai pemelihara anjing harus memperhatikan kondisi kesehatan dan lingkungan anjing dengan baik agar tidak terinfeksi penyakit distemper.

Tinggalkan Balasan