Kucing Cacingan: Penyebab, Ciri & Cara Mengobati

Kucing Cacingan
19Jun, 2020

Kucing tergolong salah satu hewan peliharaan yang rentan terkena penyakit. Tingkat metabolisme tubuhnya dinilai cukup rendah apabila dibandingkan dengan jenis hewan peliharaan lainnya.

Nggak heran, biaya perawatan kucing terbilang sangat mahal. Apalagi jika sudah terkena cacingan. Kucing cacingan bisa menghabiskan biaya pengobatan yang cukup tinggi.

Ciri-ciri Kucing Cacingan

Ciri-ciri Kucing Cacingan

Cacingan merupakan salah satu penyakit yang bisa membahayakan kesehatan tubuh kucing. Umumnya, ada 4 jenis cacing yang bisa menyerang metabolisme tubuh kucing.

Diantaranya ada cacing pita, cacing gelang, cacing tambang dan cacing hati. Semua jenis cacing tersebut akan hidup dan memakan semua nutrisi yang ada pada tubuh kucing.

Baca Juga: Ciri-ciri Kucing Sakit

Sebelum kondisinya semakin parah, anda harus melakukan penanganan sedini mungkin. Namun sebelum itu, ketahui terlebih dahulu tanda tanda kucing cacingan dibawah ini.

Terlihat Lemas

Ciri kucing cacingan pertama yang paling mudah dideteksi adalah lemas. Kucing yang mengalami cacingan biasanya akan terlihat lebih lemas dari biasanya. Mereka akan lebih sering terlihat tidur-tiduran, lemas, lesu, seperti tidak memiliki energi. Hal itu akan terjadi selama beberapa hari.

Akan tetapi, gejala ini tak selamanya menunjukkan indikasi cacingan.

Bisa jadi, penyebab kucing lemas ialah karena mereka sedang sakit demam atau yang lainnya. Untuk memastikan kucing cacingan atau tidak, ada baiknya cek tanda-tanda lainnya.

Nafsu Makan Menurun

Anda bisa lihat dari nafsu makan sang kucing. Jika dalam beberapa hari, kucing terlihat tidak selera saat makan bisa jadi mereka sudah terkena cacingan.

Hal ini disebabkan karena sang kucing merasa sakit dibagian perut yang membuatnya tidak selera untuk makan.

Ketika sudah menunjukkan gejala ini, anda sebagai pemilik kucing disarankan untuk memberi snack atau makanan kesukaan kucing.

Hal ini dilakukan untuk menormalkan kembali selera makan kucing. Jika tidak, kondisinya bisa semakin memburuk karena tidak ada asupan makan yang masuk kedalam tubuh kucing.

Muntah Muntah

Muntah-muntah merupakan salah satu gejala kucing sedang sakit. Namun apabila anda melihat ada cacing yang ditemukan pada muntahan tersebut, bisa jadi kucing anda sakit cacingan.

Kondisi muntah-muntah ini biasanya tidak hanya terjadi sekali saja, melainkan bisa 4-5x dalam sehari.

Hal ini disebabkan karena ada cacing hidup dan menyumbat saluran pernapasan di dalam tubuh kucing. Saluran pernapasan yang tersumbat, otomatis bikin lapisan lambung mengalami iritasi. Kondisi iritasi lambung itulah yang membuat kucing akhirnya mengalami muntah-muntah.

Bulu Menjadi Rontok

Kesehatan kucing bisa dilihat dari bulunya. Ketika bulu kucing mengalami rontok secara tiba-tiba, itu tandanya ada sesuatu yang terjadi pada tubuh kucing. Bisa jadi sakit, atau terinfeksi cacingan. Selain rontok, kondisi kucing cacingan juga ditandai dengan tekstur bulu yang kasar dan terlihat kusam.

Semua tanda-tanda tersebut muncul karena kucing sedang dalam kondisi malnutrisi. Dimana, cacing yang hidup sebagai parasit, telah menyerap semua nutrisi yang ada didalam tubuh kucing. Anda harus mulai waspada jika kucing anda sudah menunjukkan gejala yang satu ini.

Perut Menjadi Besar/Buncit

Kucing yang cacingan akan mengalami perubahan bentuk tubuh, terutama di bagian perut. Dimana area perut kucing akan terlihat semakin membesar/membuncit seiring berjalannya waktu.

Gejala ini tentu berbeda dengan kucing yang sedang hamil.

Kucing yang buncit karena hamil, semua bagian tubuhnya ikut terlihat besar. Namun jika cacingan, bagian tubuh kucing yang membesar hanyalah perut. Area lainnya justru akan terlihat mengecil seperti sedang sakit.

Perut kucing yang membuncit, mengindikasikan adanya penumpukan jumlah cacing pada bagian perut.

Tinja Berwarna Gelap dan Ada Bercak Putih

Penting bagi anda untuk membiasakan diri cek feses/tinja kucing sebelum dibuang. Kondisi kesehatan kucing bisa terlihat dari feses/tinja yang dikeluarkan. Kucing yang mengalami cacingan, akan mengeluarkan feses yang berwarna gelap. Hal tersebut mengindikasikan terjadi iritasi pada pencernaan.

Selain berwarna gelap, feses kucing cacingan juga ditandai dengan bercak putih.

Menurut dokter hewan, bercak putih pada feses kucing mengindikasikan adanya gangguan pada usus yang disebabkan oleh cacing. Bahkan terkadang, ada beberapa cacing yang ikut keluar pada feses kucing.

Lebih Sering Minum

Kucing yang cacingan akan terlihat lebih sering minum daripada biasanya. Hal ini terjadi karena kucing mengalami dehidrasi.

Tidak hanya menyerap banyak nutrisi, cacing yang bersarang di tubuh kucing juga akan menyerap banyak cairan didalam tubuh kucing.

Lebih parahnya lagi, kucing yang cacingan bisa langsung meninggal akibat dehidrasi.

Gusi Berwarna Pucat

Untuk memastikan lebih dalam, anda bisa cek bagian gusi kucing. Tanda tanda kucing cacingan bisa terlihat di area gusi. Kucing yang sehat, memiliki gusi yang berwarna merah cerah. Sedangkan kucing yang sedang tidak sehat, memiliki warna gusi yang cenderung pucat (putih pucat).

Warna pucat tersebut mengindikasikan adanya infeksi yang terjadi pada bagian tubuh kucing. Bisa disebabkan oleh penyakit lain, namun kemungkinan terbesar disebabkan karena cacingan.

Penyebab Kucing Cacingan

Dari tanda kucing cacingan diatas, bisa ditarik kesimpulan bahwa penyakit cacingan bisa membuat kucing merasa tersiksa. Resiko kehilangan nyawa sangat tinggi, jika mereka tidak mendapat penanganan sedini mungkin.

Namun, apakah anda sudah tahu faktor penyebab kucing mengalami cacingan?

Berikut informasi lengkapnya untuk anda.

Kucing Hidup di Lingkungan Kotor

Seperti yang sudah dijelaskan di awal, bahwasannya kucing termasuk hewan yang rentan terserang penyakit.

Jika anda sudah berkomitmen memelihara kucing, setidaknya sediakan tempat tinggal yang bersih. Lingkungan yang kotor menjadi penyebab terbesar, kenapa kucing bisa mengalami cacingan.

Tungau/Kutu

Penyebab kedua karena kucing secara tidak sengaja makan kutu/tungau. Dimana, kutu/tungau tersebut membawa telur cacing yang nantinya menetas di dalam perut kucing.

Maka dari itu, penting memperhatikan perilaku kucing untuk mencegah penyakit cacingan.

Mengkonsumsi Makanan Kotor

Cacing bisa hidup dimana saja, termasuk di dalam makanan yang kotor. Maka dari itu, kucing yang mengkonsumsi makanan kotor bisa terkena cacingan. Makanan kotor disini maksudnya adalah makanan yang tidak matang, alias ikan mentah, daging mentah, dan lain sebagainya.

Walaupun jenis makanan tersebut sangat disukai kucing, alangkah lebih baik jika anda memberi makan yang matang dan higienis saja. Seperti whiskas, dan snack lain yang sudah jelas terbungkus bersih.

Tertular dari Kucing Lainnya

Penyebab kucing cacingan selanjutnya yaitu tertular dari kucing lainnya. Misalnya dari sang induk ke anak kucing. Dimana sang induk secara tidak langsung menularkan penyakitnya lewat air susu yang diminum sang anak.

Selain itu, berada di satu lingkungan dengan kucing yang sudah terkena cacingan juga memiliki resiko yang sama.

Spesies Cacing yang Membuat Kucing Terkena Penyakit Cacingan

Ternyata, cacing yang menginfeksi kucing terdiri dari beberapa jenis. Mereka masuk kedalam tubuh kucing lewat cara yang berbeda-beda.

Baca Juga: Cara Mengobati Kucing Flu

Berikut spesies cacing yang membuat kucing terinfeksi cacingan.

  1. Taenia Taeniaeformis : Merupakan jenis cacing pita yang hinggap dan bertelur di makanan-makanan kotor/tidak higienis.
  2. Echinococcus : Cacing pita jenis ini tumbuh di daging yang sudah membusuk. Echinococcus akan langsung menginfeksi tubuh bagian dalam, ketika kucing mengkonsumsi daging busuk tersebut.
  3. Dipylidium Caninum : Merupakan jenis cacing pita yang hidup di tubuh kutu/tungau. Apabila kucing memakan kutu/tungau tersebut, maka tubuhnya akan langsung terinfeksi cacingan.
  4. Spirometra Mansonoides : Cacing pita jenis ini suka hinggap di daging ikan mentah atau ikan air tawar atau ular yang hidup didalam air. Maka dari itu, jangan biasakan kucing anda makan ikan terlalu sering. Meski mereka suka, tapi resiko terserang cacingan sangat tinggi.

Cara Mengobati Kucing Cacingan

Jika kucing anda menunjukkan tanda tanda kucing cacingan, jangan khawatir. Meski berbahaya, penyakit tersebut masih bisa disembuhkan. Anda bisa gunakan beberapa alternatif cara dibawah ini untuk mengobati kucing yang mengalami cacingan.

Pasrahkan Kepada Dokter Hewan

Ini merupakan penanganan pertama yang bisa anda lakukan untuk menghentikan dan mengobati gejala kucing yang cacingan.

Pasrahkan saja semua urusannya ke dokter hewan. Mereka tahu apa yang harus dilakukan untuk membuat kucing anda terbebas dari cacingan.

Kasih Makan Bawang Putih

Ini merupakan alternatif pengobatan kedua yang bisa anda lakukan ketika kucing terinfeksi cacingan.

Bahan dapur yang satu ini mengandung antiseptik, antibakteri, dan juga nutrisi yang bisa memulihkan metabolisme kucing. Dengan mengkonsumsi bawang putih, cacing yang hidup didalam tubuh kucing akan sirna dengan sendirinya.

Kemudian untuk membuat kucing mau makan bawang putih, triknya adalah menghaluskan bawang terlebih dahulu. Dimana setelah itu, anda bisa langsung mencampurkannya dengan makanan yang biasa mereka makan.

Lakukan minimal selama 1 minggu full dan lihat hasilnya.

Memandikan Kucing Secara Teratur

Hal ini bisa dilakukan sebagai terapi untuk mengobati kucing cacingan. Mulailah dengan memandikan kucing menggunakan shampo khusus kutu atau tungau.

Dimana kondisi kucing yang terbebas dari kutu/tungau, setidaknya tidak memperparah penyakit cacingannya.

Terlepas dari itu, badan yang bersih membuat kesehatan kucing jadi lebih terjaga. Ketika imun tubuh kucing sudah kuat melawan berbagai penyakit di tubuhnya, cacing yang bersarang juga bisa musnah secara perlahan.

Berikan Cuka Apel

Cuka sari apel atau cuka apel, bisa mengobati gejala kucing yang cacingan. Cacing di tubuh kucing tidak akan bertahan lama jika para kucing mengkonsumsi minuman yang satu ini.

Rasa asam yang sangat kuat, membuat cacing-cacing keluar bersamaan dengan tinja/feses,

Untuk mengelabui sang kucing, anda bisa campurkan cuka sari apel ini kedalam minuman yang biasa anda sediakan untuk kucing. Selanjutnya, lakukan hal tersebut secara rutin minimal 2 minggu kedepan.

Sudah banyak orang berhasil mengobati kucing cacingan pakai metode yang satu ini.

Berikan Biji Labu

Terakhir yaitu menggunakan biji labu. Ini adalah cara alternatif terakhir yang bisa anda lakukan untuk membuat kucing terbebas dari infeksi cacingan.

Biji labu ini mengandung banyak nutrisi serta antioksidan yang baik untuk menangkal radikal bebas.

Selain itu, ada beberapa zat dalam biji labu yang efektif mematikan cacing-cacing pita yang hidup dalam tubuh kucing. Sama seperti cara sebelumnya tadi, anda perlu mencampurkan biji labu ini di makanan kucing.

Haluskan terlebih dahulu sampai menjadi bubuk, kemudian taburkan saja di bagian atas makanan kucing.

Baca Juga: Cara Mengobati Kucing Mencret

Cukup sulit mendeteksi kucing cacingan. Namun dengan penjelasan ciri-ciri diatas, semoga anda bisa mendeteksi penyakit cacingan dengan mudah. Kemudian untuk cara mengobatinya, anda bisa coba semuanya satu persatu. Semoga informasi di artikel ini bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *