Kucing Ragdoll: Ciri, Harga & Cara Merawatnya

Kucing Ragdoll
19Sep, 2020

Dari sekian banyak jenis binatang peliharaan, kucing menjadi salah satunya yang difavoritkan oleh banyak orang. Kucing ini sendiri bermacam-macam dan umumnya dapat dikenali dengan melihat fisiknya.

Sebagai contoh, bila Anda melihat kucing yang matanya biru dan bulunya panjang, ada kemungkinan itu adalah jenis kucing ragdol.

Kucing jenis ini telah diakui sebagai ras yang terbesar dan telah diakui pula oleh Guinnes World of Record. Konon ras ragdoll kucing ini sengaja diciptakan untuk menjadi keturunan kucing dengan postur tubuh yang besar.

Kabarnya pula kucing ini adalah hasil dari persilangan yang dilakukan terhadap kucing Birman, kucing Persia dan kucing Buermese.

Ciri Fisik Kucing Ragdoll

Ciri Fisik Kucing Ragdoll

Pada dasarnya jenis kucing ragdoll sangat mudah dikenali hanya dengan melihat fisiknya. Kurang lebih ciri fisik kucing satu ini ialah sebagai berikut:

  • Mempunyai bulu semi longhair atau cukup panjang yang halus layaknya bulu kelinci
  • Bentuk matanya tampak seperti biji almond dengan bola mata berwarna biru
  • Bentuk telinga tampak menjulang dan mengarah ke atas, ukurannya cukup besar dan jarak antara telinga kanan dan telinga kiri tidak terlalu jauh
  • Kakinya panjang dan kokoh
  • Perutnya tampak gempal dengan pundak yang agak melebar
  • Ekornya cukup panjang, tubuh dan pinggulnya besar serta dadanya lebar
  • Untuk warna bulunya sendiri ada 6 yakni krem, lilac, seal, coklat, biru dan merah

Corak Kucing Ragdoll

Corak Kucing Ragdoll

Mengenai corak, secara garis besar kucing cantik ini mempunyai 3 corak yang berbeda yaitu colorpoint, bicolor dan mitted. Colorpoint adalah corak yang pada bagian ujung tubuh tampak lebih lebih gelap seperti kaki, ekor dan wajah.

Baca Juga: Kucing Kampung

Corak ini juga dimiliki oleh kucing jenis siamese dan himalayan sehingga tidak heran bila banyak orang yang tidak bisa membedakannya dengan kedua jenis kucing tersebut.

Corak bicolor adalah corak dengan 2 warna. Umumnya, kucing dengan corak ini mempunyai dua warna yang tampak terpisah pada bagian tubuhnya. Anda bisa mengenalinya dengan mudah dengan melihat kepalanya dan sekedar informasi saja, corak ini begitu populer di sosial media.

Nah, kalau corak mitted, ini tampak seperti kucing yang mengenakan sarung tangan. Jadi, singkatnya corak ini merupakan kebalikan dari corak colorpoint, di mana pada bagian ujung kaki kucing terdapat warna putih yang membuatnya seperti mengenakan sarung tangan.

5 Hal Menarik Tentang Kucing Ragdoll

5 Hal Menarik Tentang Kucing Ragdoll

Selayaknya jenis kucing lainnya, kucing ragdol ini juga menyimpan sisi menarik yang perlu diketahui.

Berikut tambahan informasi mengenai sisi menarik jenis kucing satu ini agar Anda lebih mudah membedakannya dengan jenis kucing lainnya.

Penampilannya Anggun Seperti Boneka

Kucing ini biasa disebut juga sebagai doll cat atau kucing boneka. Tentunya, julukan tersebut bukan tanpa alasan karena penampilannya memang benar-benar cantik layaknya boneka.

Apalagi ditambah dengan ciri fisik yang berupa bulu agak panjang dan lebat, mata yang biru, wajah yang cantik dan tubuh yang panjang.

Tingkahnya Mencerminkan Namanya

Anda tahu bahwa Rag-doll artinya adalah boneka kain?

Sesuai dengan namanya tersebut, kucing jenis ini akan melemah saat diangkat.

Jadi, Anda jangan sampai tertipu dengan ukuran badannya yang besar ya.  Walaupun demikian, tingkat kelemasan tubuh kucing pada masing-masing individunya ini tidak sama ya.

Mirip Anjing

Selain disebut sebagai doll cat, kucing ini juga biasa disebut sebagai dog-like-cats atau puppy cats.

Hal ini dikarenakan kucing tersebut menunjukkan sikap yang mirip seperti anjing di mana mereka biasanya akan berada dekat dengan pemiliknya bahkan cenderung mengikuti pemiliknya tersebut.

Tidak Menunjukkan Rasa Sakit

Hal menarik lain dari kucing ini ialah tingkahnya yang cenderung diam walaupun tengah sakit. Oleh sebab itu tidak heran bila dahulu jenis kucing ini dianggap tahan terhadap sakit.

Namun karena keunikan ini para pemilik disarankan untuk rutin memeriksakan kesehatannya. Khawatir kalau-kalau si manis sebenarnya tengah sakit walaupun dia tidak menunjukkannya.

Umumnya Saat Lahir Hanya Mempunyai Satu Warna

Seperti yang sudah disampaikan, kucing jenis ini mempunyai beragam warna dan pola. Hanya saja perlu diketahui bahwa saat lahir, kucing ini hanya terdiri atas satu warna, yakni putih.

Secara perlahan warna putih tersebut akan berubah seiring dengan bertambahnya usia.

Fakta Lain Kucing Ragdoll

Selain dari yang sudah dijelaskan sebelumnya, kucing berwajah manis ini juga mempunyai sejumlah fakta lain sebagai berikut:

  • Umumnya corak sudah mulai berkembang setelah usia bayi kucing mencapai 10 hari
  • Termasuk jenis kucing yang perkembangannya lambat, di mana perkembangan puncaknya tersebut terjadi setelah usianya 4 tahun
  • Warna serta panjang bulunya juga lambat berkembang dan memerlukan waktu sekitar 2 tahun hingga 3 tahun
  • Kucing ini tidak termasuk dalam kucing pendaki, sehingga tidak heran jika dia lebih suka duduk di anak tangga atau ketinggian yang hanya sekitar kursi saja
  • Mempunyai masalah kesehatan yang umumnya akan tergantung pada genetika yang dimilikinya
  • Walaupun sebagian besar matanya berwarna biru cerah, namun ada beberapa diantaranya yang justru berwarna keemasan atau hijau

Karakter dan Kebiasaan Kucing Ragdoll

Karakter dan Kebiasaan Kucing Ragdoll

Anggunnya penampilan kucing ragdoll yang membuat banyak orang jatuh cinta ternyata tidak lantas membuatnya sombong.

Terbukti bahwa jenis kucing dengan harapan hidup sekitar 12 tahun hingga 17 tahun ini mempunyai karakter yang ramah, baik, bersahabat dan tidak suka mengganggu.

Bahkan kucing ini termasuk suka berada di sekitar pemiliknya sehingga jangan heran jika dia akan mengikuti Anda kemanapun Anda bergerak di dalam rumah.

Baca Juga: Kucing Himalaya

Mereka juga mempunyai kebiasaan untuk menyambut pemiliknya di ambang pintu bahkan menemaninya saat tidur. Uniknya lagi, kucing ini juga termasuk jenis yang bisa merawat bulunya secara mandiri.

Di samping itu, kucing ini  termasuk golongan yang aktif atau gemar bermain. Kucing ini juga mempunyai suara yang lembut sehingga jika Anda mendengarnya mungkin akan terasa manja. Memang sih si manis satu ini suka sekali berada di bawah kaki pemiliknya manakala pemilik tersebut sedang duduk.

Terkadang kucing inipun akan mengeluskan badannya pada kaki pemiliknya saat pemiliknya itu berdiri di dekatnya. Kucing jenis ragdoll juga sangat suka digendong dan cenderung suka melompat ke pangkuan pemiliknya, dan jika sudah berada di pangkuan seperti itu, kucing ini termasuk tidak banyak tingkah.

Kecerdasan kucing ini termasuk tinggi loh, jadi mudah untuk dilatih menjadi teman bermain. Bahkan dilatih untuk datang saat dipanggil atau mengambil barang yang dilemparkan juga bisa.

Namun harap diperhatikan bahwa dia juga termasuk sensitif terhadap udara, jadi pastikan bahwa dia berada di tempat yang tingkat kelembabannya antara 40% hingga 50% ya.

Kucing ini tidak cerewet, pastinya jenis ini sangat cocok untuk Anda yang tidak suka dengan kucing yang terlalu banyak mengeong. Hanya saja seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, Anda harus memperhatikan betul kucing ini karena saat sakit pun terkadang dia tetap bersikap kalem saja.

Penyakit yang Umum Menyerang Kucing Ragdoll

Seperti yang sudah Anda tahu, kucing jenis ini termasuk salah satu yang rentan terhadap masalah kesehatan yang tergantung pada genetiknya.

Bahkan konon kucing jenis ini yang warnanya putih dan matanya biru lebih rentan untuk tuli. Lebih dari itu, ada 2 jenis penyakit yang umum menyerang kucing manis ini, yaitu penyakit jantung dan batu kandung kemih.

Penyakit Jantung

Mengenai penyakit jantung, kucing jenis ini rentan akan kardiomiopati hipertrofik. Ini adalah salah satu bentuk penyakit yang bersifat genetik.

Namun sekarang sudah tersedia tes berbasis DNA yang memungkinkan Anda untuk mengidentifikasi apakah kucing tersebut membawa mutasi yang berpotensi menimbulkan penyakit ini ataukah tidak.

Penyakit Batu Kandung Kemih

Penyakit ini konon tidak bisa disembuhkan serta membawa dampak yang fatal. Sayangnya pula gejalanya tidak selalu nampak dan biasanya menyerang kucing yang usianya masih muda kurang dari 2 tahun atau bahkan tua lebih dari 10 tahun.

Cara Merawat Kucing Ragdoll

Cara Merawat Kucing Ragdoll

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, kucing ini mampu merawat bulunya secara mandiri. Walaupun demikian, sebaiknya pemilik tetap memberikan perawatan tidak hanya pada bulu tetapi juga pada bagian tubuh yang lainnya. Adapun cara merawatnya kurang lebih sebagai berikut:

  • Mandikan secara rutin paling tidak seminggu sekali. Atau jika kucing tersebut tampak sangat kotor, memandikannya 2 kali dalam seminggu tidak masalah
  • Saat memandikan, gunakan shampo kucing yang khusus anti kutu supaya hewan manis ini bebas dari kutu yang dapat mengakibatkan infeksi
  • Jangan hanya memandikan, sisir juga bulu kucing secara rutin dan perlahan.

Jika memungkinkan, lakukan hal ini sebanyak 2 kali dalam sehari. Tujuannya ialah supaya bulunya tetap rapi dan tidak tampak menggumpal

  • Bersihkan pula bagian dalam dan luar telinga kucing dengan teliti. Untuk bagian dalam telinga ini, Anda juga bisa mengaplikasikan obat tetes
  • Soal makanan, kucing ini bisa diberikan makanan basah maupun makanan kering yang bisa didapatkan dengan mudah di petshop.

Setelah makan, jangan lupa bersihkan tempat makannya agar tidak menjadi sarang penyakit

  • Perhatikan kebersihan tempat tinggal dan kandangnya, karena selain untuk menjaga kesehatan si manis, kucing ini sendiri juga termasuk jenis yang suka dengan kebersihan
  • Walaupun kucing juga butuh makan, hindari memberinya makan setiap saat. Atur pola makan kucing yang disesuaikan dengan usia serta aktivitasnya.

Tidak ada salahnya juga jika Anda mengkonsultasikan masalah makanan ini pada dokter hewan

  • Ajak kucing bermain sesekali agar mereka tidak merasa bosan dan agar hubungan Anda dengannya bisa meningkat

Dalam merawat kucing ini, tentu Anda harus mengeluarkan sejumlah biaya secara rutin. Biaya tersebut diantaranya ialah untuk membeli shampo, membeli pasir gumpal, membeli makanan, sterilisasi, vaksinasi, biaya untuk mengecek kesehatan ke ahlinya dan obat cacing.

Tentunya besar biaya tersebut bervariasi ya menyesuaikan dengan waktu dan tempat di mana Anda tinggal.

Harga Kucing Ragdoll

Harga Kucing Ragdoll

Jika Anda tertarik untuk memelihara kucing satu ini, maka Anda harus menyiapkan sejumlah dana untuk membelinya. Untuk harga kucing ragdoll sendiri bervariasi, namun tetap bisa dikatakan cukup mahal dan ini wajar karena kucing ini termasuk jenis yang istimewa.

Tambahan lagi, harga tersebut juga perlu disesuaikan dengan spesifikasi kucing yang diinginkan.

Untuk perkiraan harga ragdoll ialah antara Rp 1 jutaan hingga puluhan juta rupiah dan umumnya kucing yang berasal dari indukan bermutu akan dibandrol dengan harga lebih mahal.

Baca Juga: Harga Kucing Maine Coon

Biasanya untuk kucing yang termasuk golongan top quality sekitar Rp 25 jutaan hingga Rp 30 jutaan.

Top quality ini sendiri biasanya berasal dari indukan yang sebelumnya telah mengikuti lomba. Jika harga tersebut tidak terjangkau dan Anda ingin yang lebih murah, ada pilihan anakan ped dan non-ped yang bisa didapat dengan harga sekitar Rp 1 jutaan hingga Rp 3 jutaan saja.

Cukup fantastis ya harganya? Namun jika Anda memang suka dan berminat untuk memeliharanya, Anda bisa membelinya saja karena dijamin tidak akan rugi. Namun jangan lupa dengan perawatan kucing ragdoll ya agar kesehatan dan kecantikannya tetap terjaga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *