Ciri-ciri Kucing Sakit

Ciri-ciri Kucing Sakit
30Mei, 2020

Kucing masuk dalam daftar hewan peliharaan populer di kanca Internasional. Mereka dinilai memiliki paras dan tingkah laku yang menggemaskan. Keberadaannya bisa membuat seseorang merasa terhibur secara tidak langsung.

Alangkah sedihnya jika ada kucing sakit, namun sang pemilik tidak bisa merawatnya dengan benar.

Apakah Kucing Bisa Sakit?

Kucing Sakit

Layaknya manusia, kucing juga bisa mengalami sakit. Tidak hanya kucing, tapi semua hewan peliharaan. Walaupun, anda merasa sudah merawatnya dengan baik, namun bukan berarti kucing tidak bisa sakit.

Maka dari itu, sebagai pemilik hewan peliharaan khususnya kucing, anda harus tahu betul bagaimana ciri-ciri kucing sakit. Berikut ulasan lengkapnya untuk anda.

Tanda-tanda Kucing Sedang Sakit

Jika anda sudah berkomitmen memiliki hewan peliharaan di rumah, anda harus memperhatikannya dengan benar. Tidak hanya dari segi makanan, namun juga tempat yang layak, perawatan tubuh, hingga memberinya obat jika sedang sakit.

Khusus untuk hewan peliharaan kucing, biasanya mereka memiliki tanda-tanda tersendiri ketika sedang sakit.

Anda harus pahami betul tanda-tanda yang muncul, mulai dari perubahan tubuh, hingga perilaku. Berikut tanda-tanda kucing sakit, berdasarkan klasifikasinya.

Tanda Kucing Sakit Dilihat dari Area Tubuh

Tanda Kucing Sakit Dilihat dari Area Tubuh

Ketika kucing sedang sakit, anda bisa melihat sesuatu yang berubah di bagian tubuhnya. Berikut ulasan lengkapnya.

Telinga Menjadi Dingin

Jika anda mendapati daun telinga pada kucing terasa dingin saat disentuh, bisa jadi kucing anda sedang mengalami sakit.

Menurut ahli kesehatan hewan, kucing yang sedang sakit akan mengalami perubahan suhu di bagian daun telinga. Tepatnya di area ujung daun telinga.

Bagian tersebut seharusnya memiliki suhu yang sama dengan tubuhnya, yakni hangat. Namun jika anda mendapatinya dengan suhu dingin, waspadalah. Itu adalah salah satu tanda kucing sakit.

Mengeluarkan Bau Mulut Tidak Sedap

Ciri2 kucing sakit selanjutnya yaitu bau mulut yang tidak sedap. Dalam keadaan normal, kucing seharusnya tidak mengeluarkan bau mulut yang aneh.

Namun jika anda mendapati perubahan pada bau mulut kucing, bisa jadi mereka memang sedang mengalami sakit.

Hidung Berwarna Pucat dan menjadi Kering

Setelah telinga dan mulut, kucing juga akan menunjukan perubahan di bagian hidung. Dimana hidung kucing yang sedang sakit, akan terlihat memiliki warna yang pucat. Dalam keadaan normal, hidung kucing seharusnya berwarna merah segar cenderung pink, bukan pucat.

Kemudian selain pucat, bagian hidung kucing juga akan terasa lebih kering dan kasar ketika disentuh.

Padahal seharusnya area hidung kucing selalu lembab dan lembut. Jadi jika anda menemukan kejanggalan berikut pada tubuh kucing, maka sudah bisa dipastikan kucing anda sakit.

Mata Berair Terus Menerus

Ini merupakan kejanggalan yang paling terlihat pada bagian tubuh kucing. Dimana area matanya akan berair secara terus menerus ketika sedang sakit. Ciri-ciri ini ditambah lagi dengan keluarnya kotoran yang membuat mata kucing terlihat lebih sipit.

Anda harus menyadari betul keadaan ini. Jika tidak, gejala kucing sakit bisa semakin parah. Tak ada salahnya untuk cek selalu bagian mata kucing, untuk memastikan kesehatannya.

Suhu Tubuh Panas

Tanda yang satu ini, mirip dengan manusia. Dimana suhu tubuhnya bisa naik drastis secara tiba-tiba ketika sedang sakit. Anda bisa cek dengan menyentuh bagian perut atau leher kucing. Kedua area tersebut akan terasa lebih panas jika kucing sedang sakit.

Namun, apabila anda ragu terhadap suhu tubuhnya, bisa gunakan termometer untuk mengukur suhu tubuhnya. Anda bisa memakai alat tersebut untuk memastikan apakah kucing benar-benar sedang sakit, atau tidak.

Biasanya ketika sedang sakit, suhu tubuh kucing bisa mencapai 39 derajat bahkan lebih.

Warna Gusi Pucat

Perubahan warna gusi merupakan salah satu indikasi kucing sakit. Seharusnya bagian tubuh tersebut memiliki warna pink yang cenderung segar. Bahkan jika keadaannya sudah parah, gusi kucing tidak hanya terlihat pucat tapi juga muncul bengkak.

Ya, jika anda mendapati warna gusi pucat dan bengkak, sudah bisa dipastikan kucing anda sedang sakit. Lakukan penanganan sedini mungkin agar kesehatannya tidak memburuk.

Berat Badan Turun/Terlihat Kurus

Kucing yang sedang sakit juga akan menunjukkan perubahan pada berat badan. Dari yang semula gendut karena terawat dari segi makanan, bisa jadi terlihat kurus.

Biasanya ciri-ciri ini hanya terlihat jika kucing terserang penyakit tertentu yang sifatnya cukup parah. Namun jika sakit ringan, tidak akan membuat sampai tubuh kucing kurus.

Bulu Terlihat Lepek dan Kusam

Bulu kucing menunjukkan tingkat metabolisme tubuh mereka. Dalam keadaan sehat, kucing seharusnya memiliki bulu yang lebat dan juga berkilau.

Namun ketika tingkat metabolisme kucing sedang tidak baik, bulu mereka akan terlihat lepek dan kusam.

Bukan karena kotor atau kurang perawatan, namun bulu yang lepek dan kusam menandakan bahwa kucing anda sedang tidak sehat.

Bahkan jika tidak ditangani dengan segera, bulu-bulu yang kusam dan lepek tersebut bisa rontok secara perlahan.

Muncul Benjolan Kecil di Area Rahang Bawah

Untuk memastikan lebih jelas lagi, anda bisa cek bagian rahang bawah kucing. Jika kesehatannya sedang tidak baik, anda akan merasakan adanya benjolan yang muncul di area tersebut.

Cara ini dinilai cukup akurat untuk menentukan apakah kucing anda sedang sakit atau tidak.

Bentuk benjolannya tidak begitu besar. Teksturnya lebih mirip seperti gumpalan daging. Lunak dan terasa kenyal.

Tanda Kucing Sakit dari Perilaku yang Ditunjukkan

Tanda Kucing Sakit dari Perilaku yang Ditunjukkan

Selain terjadi perubahan di bagian tubuhnya, kucing juga akan menunjukkan perilaku yang tidak biasa ketika sedang sakit.

Jika anda melihat kucing anda mengalami hal-hal berikut, itu tandanya kucing anda sedang sakit. Segera lakukan penanganan sebelum keadaannya semakin memburuk.

Lebih Sering Tidur

Pada dasarnya, kucing memang suka tidur. Tapi jika kesehatannya sedang tidak baik, ia akan lebih sering tidur dari biasanya. Anda harus jeli melihat perubahan sikap yang satu ini.

Jika kucing tidur di waktu-waktu yang seharusnya ia aktif bermain, maka hal tersebut bisa menjadi indikasi kucing sakit.

Akan tetapi, jangan cepat mengambil kesimpulan ya.

Perhatikan dulu perubahan pola tidur kucing selama 3-4 hari. Jika ia terus melakukan pola tidur seperti itu secara terus menerus, segera periksakan ke dokter. Bisa dipastikan kucing anda memang sedang sakit.

Napsu Makan Berkurang

Ini merupakan gejala kucing sakit paling umum. Bahkan ketika anda menyajikan makanan atau snack kesukaannya, kucing tidak mau memakannya.

Biasanya gejala ini akan berlangsung sampai 1 minggu. Jika anda tidak peka dengan pola makan kucing anda, kesehatannya bisa terus memburuk seiring berjalannya waktu.

Sering Menggaruk Telinga

Ketika sedang sakit, kucing akan menggaruk area telinga lebih sering. Ini merupakan perlaku aneh yang harus anda sadari. Kucing yang sehat tidak akan menggaruk bagian telinga. Mereka lebih sering menggaruk bagian pipi atau area lain yang tidak berhubungan dengan telinga.

Jika anda bisa memperhatikan lebih jeli, bulu di area telinga juga akan semakin rontok. Tanda-tandanya diperkuat lagi dengan bau busuk yang berasal dari daerah telinga kucing.

Jika sudah seperti ini, segera cek kesehatannya ke dokter.

Berteriak Seperti Kesakitan

Jika anda mendapati kucing bersuara secara terus menerus, bisa jadi itu adalah tanda kucing sakit. Anda harus peka terhadap hal tersebut.

Jika didengarkan secara seksama, suara kucing yang sedang mengalami sakit dan tidak, itu sangat berbeda.

Kucing yang sedang sakit, biasanya akan mengeluarkan suara seperti orang berteriak kesakitan.

Sedangkan kucing sehat, hanya akan mengeluarkan suara ‘meong’ seperti biasa. Suara teriakan kucing yang sakit biasanya akan berlangsung cukup sering (pagi, siang,malam). Padahal normalnya, kucing hanya bersuara sesekali saja.

Mengalami Muntah-muntah

Kucing yang muntah secara tiba-tiba, biasanya terjadi karena 2 faktor. Pertama tersedak makanan dan yang kedua karena tubuhnya sedang mengalami penurunan kesehatan alias sakit.

Berikut beberapa kondisi muntahan kucing yang disebabkan karena sakit.

  • Muntah bulu (Terdapat bulu pada cairan muntahannya)
  • Muntah Busa (Sakit akibat keracunan makanan)
  • Muntah Daun/Rumput (Ada sesuatu yang tidak beres pada pencernaannya)
  • Muntah Cacing (Terserang penyakit cacing)
  • Muntah Cairan Berwarna Kuning Kental ( Kucing terinveksi virus yang cukup berbahaya)

Sulit Bernapas

Kucing yang sedang sakit, biasanya memiliki napas yang sedikit tersenggal-senggal. Keadaan sulit napas ini menjadi salah satu ciri kucing sakit.

Jika anda tidak melakukan penangan sesegera mungkin, resikonya bisa berdampak pada kematian.

Terlihat Lemas Seperti Tidak Berenergi

Seharusnya, kucing yang sehat akan merespons sesuatu dengan cepat. Melakukan banyak aktivitas selama seharian. Namun berbeda kondisi dengan kucing yang sedang sakit. Mereka akan terlihat lebih lemas seperti tidak berenergi.

Anda harus peka terhadap setiap perubahan perilaku pada kucing. Termasuk ketika ia tidak merespon mainan yang anda berikan. Jika hal ini berlangsung selama berhari-hari, sudah bisa dipastikan kucing anda sakit.

Tiba-tiba Galak

Selain menjadi lemas, dan tidak berenergi, gejala kucing sakit yang selanjutnya yaitu tiba-tiba berubah menjadi kucing galak.

Ia akan lebih sensitif kepada siapapun yang mencoba mendekati tubuhnya. Termasuk anda sebagai sang pemilik.

Hal ini disebabkan karena kucing sedang merasakan sesuatu yang tidak enak pada tubuhnya. Alhasil jika disentuh, mereka akan berubah menjadi galak secara tiba-tiba.

Segera periksakan ke dokter supaya kesehatannya tubuhnya membaik.

Mengalami Kejang-kejang

Jika kucing sudah mengalami gejala yang satu ini, tandanya ia sudah berada dalam kondisi yang kritis. Bahkan selain kejang, kucing juga akan mengeluarkan busa dibagian mulutnya.

Apabila anda tak kunjung membawa kucing kerumah sakit, dampaknya bisa berakhir pada kematian. Gejala ini muncul karena tubuh kucing sudah mengalami sakit dalam jangka waktu yang cukup lama.

Penyebab Kucing Sakit

Setelah mengetahui bahwa kucing anda benar-benar sedang sakit, langkah pertama yang harus dilakukan yaitu segera periksakan ke dokter. Penanganan dini dapat membantu kucing cepat sembuh dari sakitnya.

Namun sebenarnya, apa yang menyebabkan kucing sakit? Berikut 3 diantaranya

  1. Terinfeksi Virus dan Bakteri
  2. Tertular Penyakit dari Kucing Lain
  3. Konsumsi Makanan Sembarangan (Kucing makan tikus, dan hewan-hewan kotor lainnya)

Anda harus menjaga kesehatan kucing dengan sangat hati-hati. Dengan bantuan ciri-ciri kucing sakit diatas, anda bisa mendeteksi kucing yang sakit lebih awal. Sebelum mengalami kondisi lebih buruk, ada baiknya anda selalu memperhatikan asupan kucing setiap harinya. Pastikan mereka mendapat tempat yang layak supaya metabolisme tubuhnya tetap terjaga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *