Listrik Gratis

Listrik Gratis Dari Pemerintah PLN
08Apr, 2020

Listrik gratis dari pemerintah tentu menjadi angin segar bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19 khususnya bagi masyarakat menengah ke bawah. Bagaimana dalam beberapa minggu terakhir mereka tidak bisa beraktifitas sebagai akibat dari social distancing.

Bahkan saat ini di ibukota telah diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar. Artinya semakin kecil ruang gerak untuk mendapat penghasilan. Bagi mereka yang memiliki tabungan tentu hal ini bukan masalah berarti.

Tapi lain cerita bagi mereka yang harus tetap bekerja di tengah situasi yang kurang mendukung. Berdiam diri di rumah juga bukan solusi untuk masalah yang ada.

Ketidakpastian itu yang nampak, dimana dari wabah yang berasal dari Wuhan, Cina ini kemudian menyebar ke berbagai negara. Hingga saat ini setidaknya ada 201 negara yang melaporkan terdampak Covid-19.

Baca Juga: Internet Gratis

Indonesia menjadi salah satu negara yang terkena dampak dimana saat ini ada 2738 (per selasa malam, 7 April 2020). Jakarta menjadi kota dengan jumlah korban terbanyak di angka 1369.

Akibatnya pertumbuhan ekonomi melemah. Daya beli berkurang dan berbagai perusahaan harus melakukan efisiensi besar-besaran. Tak hanya itu saja kini telah ada ratusan ribu karyawan yang telah di lakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dan atau di rumahkan.

Listrik Gratis Dari Pemerintah

Oleh karena itu setidaknya dengan adanya listrik gratis paling tidak sedikit banyak beban hidup akan berkurang. Menjadi stimulus untuk menghadapi wabah Corona bagi masyarakat kecil agar mereka bisa tetap bertahan.

Menanggapi pemberian listrik gratis dari pemerintah ini tentu di sambut positif oleh sejumlah kalangan. Terutama mereka yang tahu betul kondisi masyarakat bawah. Bagaimana dalam kondisi normal saja susah untuk mendapat penghasilan. Apalagi dalam situasi ketidakpastian.

Namun perlu di pahami tidak semua orang berhak akan subsidi ini. Hanya mereka yang termasuk dalam kategori yang ditetapkan yang berhak mendapat listrik gratis dari pemerintah. Presiden Joko Widodo sebagai pemilik keputusan tertinggi menuangkan dalam kebijakan tersebut dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2020 Tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan.

Fasilitas ini secara resmi telah bisa di rasakan masyarakat mulai 1 April 2020. Setidaknya ada 4 golongan atau kriteria yang berhak mendapat fasilitas ini. Mereka adalah pelanggan golongan 450 Volt Ampere (VA) berupa penggratisan 100 persen dan subsidi 900 VA berupa potongan 50 persen dari tagihan seharusnya.

Syarat Listrik Gratis dari Pemerintah

Mereka yang berhak mendapat listrik gratis dan diskon dari pemerintah antara lain:

  • R1/450 VA (Gratis)
  • R1T/450 VA (Gratis)
  • R1/900 VA (Diskon)
  • R1T/900 VA (Diskon)

Masih dalam perrpu yang sama dimana fasilitas ini akan diberikan untuk 3 bulan mulai April, Mei, dan Juni 2020. Tiga bulan ini dianggap sebagai masa terdampak wabah Corona sehingga masyarakat kurang mampu harus diberi perhatian lebih.

Data nama-nama yang berhak akan fasilitas ini telah di rilis pihak PLN yang bekerja sama dengan kementrian ESDM dimana mereka menggunakan data pelanggan Januari hingga Maret 2020. Jumlah penerima subsidi listrik 450 VA adalah 24 juta pelanggan dan untuk 900 VA sejumlah 7.2 juta pelanggan.

Ada baiknya bagi mereka yang menggunakan listrik 900 VA untuk melakukan pengecekan apakah termasuk dalam daftar penerima atau tidak. Jangan sampai ternyata menurut kacamata pemerintah mampu tapi merasa tidak mampu.

Sementara itu mereka yang tidak berhak mendapat diskon listrik gratis adalah:

  • R1M/900 VA
  • R1MT/900 VA

Huruf M yang tertera diatas sebagai tanda bahwa pelanggan cukup mampu sehingga tidak berhak mendapat subsidi.

Tutorial Token Listrik Gratis

Cek Langsung di Meteran Listrik

Cara paling cepat dan mudah tentu saja dengan melihat meteran yang ada di rumah. Perhatikan pada sisi depan terdapat kode CL yang dipasang pihak PLN saat kita melakukan pemasangan listrik.

Kode ini untuk memastikan pelanggan tidak salah memilih meteran dan daya. Jangan sampai daya di ambil terlalu kecil sehingga listrik rumah tangga tidak dapat beroperasi. Jangan pula terlalu besar karena akan banyak terbuang sia-sia.

Secara sederhana kode listrik yang diberikan PLN untik pelanggan non industri adalah sebagai berikut:

  • CL 2 = 450 KV
  • CL 4 = 900 KV
  • CL 6 = 1.300 KV
  • CL 10 = 2.200 KV

Melihat pada struk pembayaran

Setiap bulan kita pasti melakukan pembayaran listrik baik itu yang prabayar atau pasca bayar. Tiap itu pula kita akan mendapat struk pembayaran.

Perhatikan dengan seksama pada struk bila tertulis R1/450 maka kita akan di gratiskan. Namun bila kita menemukan kode R1/ 900 maka kita akan mendapat diskon 50 persen. Selanjutnya jangan kaget bila menemukan kode R1M/900 maka pupus sudah mendapat subsidi dari pemerintah.

Cek di Situs Resmi www.Pln.co.id dan Aplikasi PLN Mobile

Bila meteran tertutup gembok dan struk tidak ada maka ada baiknya melihat di situs resmi pln.co.id atau aplikasi PLN mobile. Dengan mengakses situs tersebut dan menuliskan ID Pelanggan maka kita akan mendapat informasi.

Bila ternyata pengguna R1M/900 maka akan disebutkan bahwa kita tidak berhak akan potongan listrik gratis. Bila kesulitan akses situs resmi mereka ada baiknya untuk download aplikasi PLN Mobile di Play Store. Pelanggan bisa cek kode tersebut di kolom permohonan.

Cek di bukalapak.com

Khusus bagi milenial mungkin ini cara yang paling mudah. Dimana mereka layaknya belanja online di marketplace. Cukup masuk ke PLN dan Cek Token. Jangan lupa input “Nomor Meter/ ID Pelanggan” dan nominal pembelian token maka kode token akan muncul di bagian bawah.

Dari total penerima subsidi ini terdapat 11 juta pelanggan dengan kWh meter prabayar. Sejak kali pertama diluncurkan penerima manfaat telah hampir selesai dan diharapkan pada 11 April 2020 proses pendistribusian token gratis selesai 100 persen.

Cara mendapat fasilitas ini juga sangat mudah khususnya pengguna pasca bayar karena nanti mereka pengguna 450 VA akan di gratiskan. Sementara itu pengguna 900 VA secara sistem akan otomatis melakukan pemotongan.

Cara Mendapatkan Listrik Gratis PLN www.pln.co.id

Cara Mendapatkan Listrik Gratis PLN www.pln.co.id

 

Bagi pengguna pra bayar token gratis dapat di klaim dengan mengirimkan nomor ID pelanggan via website resmi PLN atau Whatsapp resmi PLN.

Secara detail proses klaim token gratis ini bisa dilakukan dengan;

  1. Buka laman www.pln.co.id dan secara otomatis akan masuk menu pelanggan dan langsung menuju ke pilihan stimulus Covid-19
  2. Masukkan ID Pelanggan/ Nomor Meter
  3. Token Gratis akan ditampilkan di layar
  4. Masukkan token gratis ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan

Kali pertama listrik gratis ini website PLN tidak bisa dibuka karena jutaan masyarakat mencoba mengakses. Namun kini PLN telah berupaya meningkatkan kapasitas website hingga 4 kali lipat untuk melayani pelanggan.

Listrik Gratis via Whatsapp PLN

Sementara itu untuk mendapat Token Gratis PLN via Whatsapp yang baru berlaku 6 April 2020;

  1. Buka Aplikasi WhatsApp Chat
  2. WhatsApp ke 08122123123 ketik “Listrik Gratis” untuk aktifkan layanan
  3. Ikuti petunjuk yang ada
  4. Masukkan ID Pelanggan
  5. Token gratis akan muncul di layar smartphone
  6. Masukkan Token Gratis ke meteran sesuai dengan ID Pelanggan

Beberapa hal yang perlu di ketahui masyarakat terkait listrik gratis dari pemerintah ini antara lain;

  1. Pemberian di berikan tiap bulan bukan secara simultan diberikan satu kali untuk 3 bulan
  2. Tidak menutup kemungkinan bila kelak pandemi Corona tidak kunjung usai maka fasilitas ini akan tetap diberikan. Diharapkan pemberian listrik gratis ini bisa tepat sasaran. Bukan hal aneh bila di negeri ini seringkali subsidi tidak sesuai peruntukkan.

Masyarakat kelas bawah yang mayoritas pekerja informal jelas menjadi pihak pertama yang akan terpukul. Bagaimana mereka tidak lagi mampu menjalankan roda bisnis. Namun disisi lain kebutuhan hidup tidak dapat di bendung.

Listrik gratis tidak hanya menjangkau masyarakat ibukota dan sekitarnya saja. Namun juga dipastikan menjangkau hingga seluruh pelosok tanah air.

Telah ada gugus tugas khusus yang dibekali pengetahuan untuk memastikan distribusi listrik gratis ini berjalan optimal. Selain itu PLN juga akan melibatkan atau memberdayakan aparatur di tingkat desa dan kecamatan.

Hal ini di sampaikan oleh Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, I Made Suprateka, dalam siaran pers, Minggu (5/4/2020). Hal ini untuk mengantisipasi website baru bisa di akses masyarakat perkotaan atau mereka yang melek teknologi.

Seperti yang diketahui bahwa masih banyak masyarakat yang tinggal di pedesaan yang bisa jadi tidak bisa akses internet. Dengan melibatkan aparatur desa setempat diharapkan tidak ada ketimpangan akan apa yang diberikan negara.

Dengan demikian kamu yang ada di manapun selama ada di lingkungan Negara Kesatuan Republik Indonesia maka dipastikan berhak untuk mendapat subisi ini selama syarat dan ketentuan berlaku.

Namun bila ternyata sudah termasuk kategori mampu untuk tidak complain kepada PLN kenapa tetangga sebelah dapat dan saya tidak. Seperti yang disampaikan di atas bahwa listrik gratis ini diperuntukkan bagi mereka yang tidak dan atau kurang mampu.

Mulai kini ada baiknya masyarakat untuk lebih mawas diri dimana dalam situasi ketidak pastian ini untuk lebih hati-hati dalam menggunakan listrik. Perlu diketahui bahwa listrik yang diberikan pemerintah bila tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan kerugian negara lebih besar.

Saat ini saya pemerintah dalam pengadaan listrik gratis ini menggelontorkan dana tak kurang dari Rp 3.5 triliun. Angka tersebut di dapat dari asumsi per kepala rumah tangga mendapat subsidi Rp 40 ribu untuk golongan 450 VA dikalikan 24 juta pelanggan. Selanjutnya ada 7 juta pelanggan pengguna 900 VA dan mendapat diskon 50 persen atau Rp 30 ribu.

Bila kita bisa bahu membahu untuk hemat listrik tentunya dana itu bisa di alokasikan untuk yang lain. Beruntung pemerintah dalam hal ini PLN menjamin tidak akan merugi meski di awal telah tahu akan kehilangan Rp 3.5 triliun.

Hal tersebut berdasar pembahasan PLN dengan Dirjen Ketenagalistrikan bersama Mentri Keuangan. Hanya saja untuk beberapa bulan meraka akan kesulitan dalam cashflow keuangan.

Baca Juga: UMR Jakarta 2020

Masyarakat yang harusnya membayar listrik tiap bulan akan tertunda setidaknya hingga 3 bulan yang akan datang. Berdoa saja semoga Corona ini semoga berakhir dan semua bisa beraktifitas normal seperti sedia kala.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *