Penyebab Mata Kucing Berair dan Cara Mengobatinya

Mata Kucing Berair & Cara Mengobatinya

Diposting pada

Selain anjing, kucing adalah hewan yang banyak dijadikan pilihan untuk dipelihara di rumah.

Sama seperti manusia, hewan pun memiliki sejumlah penyakit yang mampu menyerangnya baik itu dari virus maupun bakteri yang bisa membawanya pada kematian.

Salah satu penyakit yang sering dialami adalah penyakit mata seperti mata kucing berair.

Penyakit Mata pada Kucing

Penyakit Mata pada Kucing

Sebagai salah satu hewan peliharaan primadona, kucing memang mudah terserang penyakit sehingga sebagai pemilik pun harus ekstra merawatnya denganĀ  baik agar meong selalu sehat.

Baca Juga: Cara Mengobati Kucing Mencret Secara Alami

Berhubungan dengan perawatan kucing, yang membutuhkan perawatan bukan hanya dari ras tertentu saja tetapi semua kucing yang Anda pelihara harus diperhatikan.

Baik itu kucing kampung maupun domestik perlakuan atau perawatannya harus sama. Karena penyakitnya pun tidak pilih-pilih untuk menyerang kucing kampung ataupun kucing ras.

Jenis-Jenis Penyakit Mata pada Kucing

Jenis-Jenis Penyakit Mata pada Kucing

Perlu diketahui juga bahwa ada beberapa penyakit yang bisa ditularkan oleh si manis, salah satunya ya mata berair.

Untuk lebih lengkapnya, simak beberapa jenis penyakit mata di bawah ini:

  • Painful Eyes
  • Konjungtivitis

Penyakit ini umumnya disebut juga dengan penyakit mata merah pada kucing. Penyebab penyakit ini umumnya karena rumput, serbuk sari, jamur, bakteri, dan virus.

  • Feline Herpervirus

Dikenal juga dengan FHV-1 yang kerap menimpa kucing anakan. Cirinya mata akan terlihat jernih dan menawan lalu disusul dengan gangguan pernapasan dan ulkus oral.

  • Cacing Mata Kucing
  • Nasolaccrimal Occlusion
  • Mata Cekung
  • Tumor Mata
  • Mata Kecil Sebelah
  • Mata Berair
  • dan sejumlah iritasi pada mata lainnya.

Ciri-ciri Kucing Sakit Mata

Ciri-ciri Kucing Sakit Mata

Ciri-ciri kucing yang menderita sakit mata bisa dilihat dari fisik maupun sikap atau perilakunya.

Berbagai tanda bisa Anda lihat langsung pada mata kucing Anda atau bisa ditunjukkan dengan perilaku yang tidak normal atau berbeda dari umumnya bisa menjadi ciri-ciri ia menderita sakit mata.

Ciri-ciri fisik yang bisa dilihat yaitu:

  1. Ada kotoran di area mata kucing
  2. Matanya berair
  3. Matanya kecil sebelah
  4. Mata berwarna merah muda atau konjungtiva
  5. Mata terlihat cekung
  6. Matanya nampak kering
  7. Terdapat benjolan pada mata
  8. Terdapat selaput putih pada mata

Ciri-ciri perbedaan perilaku kucing yang mengalami sakit mata adalah:

  1. Bersembunyi dan tidak mau terkena cahaya, baik itu lampu ataupun matahari
  2. Nafsu makannya menurun
  3. Kucing lesu dan selalu menggaruk atau menggosok matanya

Penyebab Mata Kucing Berair

Penyebab Mata Kucing Berair

Membahas penyakit mata pada kucing, yang jerap menimpanya adalah mata berair. Lalu, apa penyebabnya?

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan kucing kesayangan terserang penyakit mata berair, yaitu:

Produksi Air Mata Berlebihan

Kondisi mata berair pada kucing yang diakibatkan produksi air mata berlebihan sebenarnya masihlah dalam taraf wajar. Mengeluarkan air mata adalah cara dari tubuh kucing untuk beradaptasi dengan adanya bulu-bulu di sekitar mata.

Kemasukan Benda Asing

Bukan hanya manusia yang bisa kelilipan, kucing juga bisa. Jika sudah begitu, maka matanya akan terus berair dengan maksud membersihkan matanya dari benda asing seperti debu.

Matanya Tergores Saat Bermain

Selanjutnya pada saat bermain mata kucing juga rentan tergores sehingga menyebabkan luka di matanya. Jika hal ini dibiarkan bisa menyebabkan peradangan pada konjungtiva.

Jika sudah seperti itu, matanya akan terasa perih dan panas. Secara otomatis si meong akan terus menerus mengeluarkan air demi menetralisir rasa sakit yang dirasakan.

Mata tergores bisa terjadi saat berkelahi atau bermain hingga menyebabkan mata berair. Luka gores tersebut kemudian diperparah dengan adanya virus atau bakteri yang bernama Veline Chylamidhopila masuk ke dalam luka yang terdapat di matanya.

Yang paling patah dari kondisi mata kucing yang dibiarkan selalu demikian adalah kebutaan.

Cacing Mata

Mata kucing berair juga bisa disebabkan oleh adanya hewan cacing mata yang ukurannya sangat kecil. Cacing ini akan sangat mengganggu dan bisa menyebabkan mata kucing gatal dan kucing selalu mengusap-usapnya untuk menghindari rasa gatal akibatnya, mata kucing pun merah.

Nama cacing matanya adalah Thelazia Californiensis. Cacing ini menyerang mata dan menyebabkan mata berair serta sensitif terhadap cahaya. Kucing yang terkena cacing ini kondisinya cukup berbahaya.

Untuk mengatasinya memang membutuhkan keahlian khusus, jadi segera bawa ke dokter jika melihat ada cacing di matanya sesegera mungkin.

Karena jika dibiarkan terlalu lama, cacing ini akan menimbulkan hal berbahaya lain. Cacing akan cepat bereproduksi dengan bertelur kemudian mengeluarkan larva yang bisa menarik untuk dimakan lalat. Gimana? Serem ya kalau sampai hal itu terjadi.

Nasolaccrimal Occlusion

Jadi di dalam organ mata kucing itu memiliki organ lain yang memiliki fungsi untuk mengatur pengeluaran air. Jika organ ini terganggu maka mata tersebut akan mengeluarkan air terus menerus tiada henti.

Radang Paru

Apabila si manis menderita radang paru, maka ia akan otomatis selalu bersin, pilek, dan kesulitan bernafas. Dampak lainnya membuatnya mengeluarkan air mata dalam kadar yang banyak.

Radang ini biasanya disebabkan oleh virus Chlamida Psitacii yang bisa ditularkan atau menular ke kucing lain.

Terserang Virus Herpes

Mata kucing bengkak, merah, dan terus menerus mengeluarkan air mata bisa disebabkan oleh virus herpes. Virus ini juga tidak melulu menyerang dua mata kok, kadang hanya sebelah saja.

Usahakan untuk membuat kucing nyaman agar terhindar dari stress yang bisa mempercepat virus menyebar ke seluruh tubuh.

Penanganannya cukup membutuhkan kewaspadaan tinggi karena Anda harus membersihkan air yang terus menerus dikeluarkan. Tapi tetap jaga kelembabannya ya jadi jangan terlalu kering saat membersihkannya.

Painful Eyes

Kasus ini membuat mata si meong nampak mengantuk dan jika matanya disentuh maka ia akan merasa kesakitan. Umumnya, kucing yang menderita painful eyes ini akan menghindari cahaya atau matahari.

Bukan hanya kelakuannya yang berubah seperti sering menggosok maya atau mencakar mata, tetapi juga memunculkan nictating membrane atau kelopak mata ketiga yang terdapat di bagian dalam sudut mata kucing.

Penyebab utama dari kucing yang mengalami painful eyes ini adalah penyakit glukoma atau uveitis.

Cuaca

Kucing adalah salah satu hewan yang sangat menyukai kondisi hangat. Alasan itulah yang membuatnya tak menyukai berada dalam ruangan yang dingin atau memasuki cuaca dingin karena matanya juga akan selalu berair.

Bukan hanya cuaca yang dingin, rumah yang terdapat AC juga akan membuat kucing tidak betah.

Terkena Cairan Kimia

Kucing juga merupakan salah satu hewan yang memiliki daya ingin tahu cukup tinggi. Terlebih jika ia baru melihat benda baru. Pada saat proses pencaritahuan penasarannya ini, kucing kadang mengalami cedera seperti terkena cairan kimia.

Apabila matanya terkena cairan kimia meskipun sedikit, matanya akan memerah dan mengeluarkan air terus menerus. Biasanya si meong akan reflek menggosok-gosok matanya.

Untuk mengatasinya bersihkan mata meong dengan air yang mengalir, tapi jangan terlalu deras arusnya.

Kelainan Bawaan

Kelainan bawaan juga bisa menjadi penyebab mata berair atau penyakit lainnya. Jika sudah begini, tidak banyak yang bisa dilakukan. Satu-satunya cara yaitu konsultasi dengan dokter hewan bagaimana cara tepat untuk merawatnya karena tidak mungkin disembuhkan.

Pertumbuhan Rambut Mata Tidak Normal

Penyebab mata kucing selalu berair yang terakhir yaitu adanya rambut di bagian mata yang tumbuh tidak pas ke atas atau keluar melainkan melengkung dan masuk ke dalam area mata.

Cara Mengatasi Mata Kucing Berair

Untuk mengatasi masalah mata kucing yang berair ini ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan. Ini juga disesuaikan dengan penyebab yang membuat matanya berair.

Pertama, jika Anda memiliki lebih dari satu kucing di rumah, langkah awalnya adalah memisahkan kucing yang sakit tersebut dengan kucing yang lainnya. Hal ini bertujuan agar kucing lainnya tidak terkontaminasi dan tertular sakit yang dibawanya.

Selanjutnya, biarkan si kucing yang tengah sakit tersebut untuk istirahat supaya keadaan matanya cepat pulih. Jangan lupa untuk selalu membersihkan lingkungan di mana si kucing tinggal, itu artinya Anda juga harus memperhatikan kebersihan rumah Anda yang menjadi tempat tinggalnya.

Saat Anda mendapati ada kotoran dan matanya selalu berair, jangan hanya dibiarkan saja tapi rajin-rajinlah membersihkan kotoran yang keluar dari matanya.

Untuk membersihkannya gunakan kapas atau kain yang lembut kalau perlu basahi juga dengan air yang hangat. Tak sedikit yang menambahkan pula dengan obat tetes mata khusus untuk kucing.

Bisa juga dengan meneteskan obat mata kucing setelah area mata dibersihkan. Perlu diperhatikan bahwa obat tetes mata manusia tidak dianjurkan untuk digunakan pada mata kucing. Ini karena komposisi masing-masing obatnya berbeda.

Selain menggunakan obat tetes kimia, Anda juga bisa menggunakan daun sirih sebagai alternatif alami dan tanpa efek samping.

Cara menggunakan daun sirih sebagai antibiotik untuk penyakit mata kucing yaitu dengan merebus daun sirih hingga mendidih kemudian diamkan hingga dingin kemudian teteskan pada mata kucing yang berair atau iritasi.

Rekomendasi Obat Mata Kucing Tetes

Jika Anda merasa bingung di mana harus mendapatkan daun sirih atau tidak mempunyai cukup waktu untuk membuatnya, Anda bisa menggunakan beberapa rekomendasi obat tetes mata untuk kucing yaitu:

Stop Eyes

Stop Eyes Kucing

Obat tetes mata kucing ini sangat manjur untuk mengatasi iritasi pada mata kucing, salah satunya mata kucing yang berair. Selain itu bisa juga untuk mengobati peradangan dan infeksi inflamasi pada jaringan mata.

Trixin

Trixin Kucing

Obat tetes mata untuk kucing ini memiliki manfaat yang hampir sama dengan sebelumnya, perbedaannya hanya di masalah harga.

Teramicin

Terramycin Kucing

Obat ini termasuk dalam obat salep jadi cara menggunakannya dioleskan. Harga Teramicin cukup terjangkau dan mudah ditemukan di sekitar Anda, bahkan di apotik. Anjuran penggunaan obat ini hanya satu kali sehari hingga sakitnya berkurang.

Selain meneteskan atau mengoleskan obat mata khusus untuk hewan manis ini, Anda juga bisa menjauhkannya dari benda-benda yang dinilai berbahaya seperti cairan kimia yang dianggap mudah memercik dan membuat iritasi mata.

Apabila kondisi mata kucing dalam jangka waktu lebih dari tiga hari belum juga membaik. Anda jangan panik dulu. Segera bawa kucing Anda ke dokter hewan untuk mendapat pemeriksaan lebih lanjut.

Dengan begitu dokter hewan bisa memberikan obat yang tepat untuk kucing kesayangan Anda agar si meong lekas sembuh dan bisa beraktivitas kembali seperti sedia kala tanpa kendala seperti mata kucing bengkak sebelah atau berair, dan penyakit mata lainnya yang mengganggu aktivitasnya.

Baca Juga: Kucing Cacingan: Penyebab, Ciri & Cara Mengobati

Jangan lupakan perawatan rutinnya ya agar kucing kesayangan Anda bisa terkontrol kesehatannya dan terhindar dari berbagai penyakit mata kucing berair yang mengintainya.

Tinggalkan Balasan