Oleh-oleh Khas Aceh

Aceh merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang kaya akan budaya dan nuansa khas. Saat berkunjung ke kawasan ini, jangan lewatkan berbagai oleh-oleh khas Aceh yang unik dan menarik. Tentunya sangat tepat untuk dijadikan pilihan buah tangan keluarga tercinta di rumah.

Rekomendasi Oleh-oleh Khas Aceh Terbaik Saat Ini

Ada beragam oleh-oleh khas Aceh yang dapat dijadikan pilihan. Tidak hanya berwujud makanan, namun juga aneka jenis kerajinan seperti kain, perhiasan dan banyak lagi lainnya. Berikut adalah daftar oleh-oleh khas Serambi Makkah yang bisa Anda bawa pulang:

Boneka Pengantin Aceh

Boneka Pengantin Aceh

Boneka pengantin merupakan jenis boneka yang dibentuk seperti mempelai laki-laki dan perempuan. Dibalut dengan baju adat Aceh dengan ukuran yang tidak begitu besar. Salah satu bahan yang digunakan untuk membuat oleh-oleh khas Aceh Tenggara ini adalah kain flanel.

Baca Juga: Oleh-Oleh Khas Bengkulu

Souvenir khas tersebut dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau untuk setiap itemnya, yakni sekitar 18.000,- an. Bisa dijadikan oleh-oleh untuk teman di rumah maupun kado untuk yang sedang melangsungkan pernikahan. Oleh-oleh satu ini jarang banget ditemukan di daerah yang lain.

Dompet Unik Khas Aceh

Dompet Unik Khas Aceh

Bagi perempuan, dompet adalah sesuatu yang paling banyak dicari. Maka tidak ada salahnya membeli oleh-oleh dompet unik nan cantik dari Aceh. Dompet ini didesain dengan model yang unik dan berbeda dari yang lain. Disertai dengan motif bernuansa Aceh dan bordiran indah di dalamnya. Cocok sebagai oleh oleh khas Aceh untuk pacar.

Desainnya terbilang sederhana dengan ukuran yang tidak begitu besar. Bisa dipakai untuk tempat uang, smartphone dan lain sebagainya. Harga dari dompet cantik tersebut juga cukup murah, mulai dari 10.000,- saja. Namun, ada juga dompet premium dengan harga yang cukup tinggi, bahkan mencapai ratusan.

Kopi Khas Aceh

Kopi Khas Aceh

Berkunjung ke Aceh akan kurang lengkap rasanya jika pulang tidak membawa oleh-oleh kopi Aceh. Mengingat kawasan tersebut termasuk penghasil kopi terbesar di Indonesia. Berbagai jenis kopi bisa Anda temukan di dalamnya, termasuk Robusta dan Arabica.

Di antara olahan kopi yang sudah sangat terkenal adalah Ulee Kareng dengan bahan utama kopi asli 100%. Selain itu, ada juga jenis Kopi Gayo yang telah mendunia dengan rasanya yang khas. Kopi-kopi tersebut memiliki kemasan dan harga yang beragam sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Dendeng Khas Aceh

Dendeng Khas Aceh

Dendeng merupakan sejenis olahan daging yang tidak hanya ditemukan di Aceh. Namun, dendeng khas kawasan ini lain daripada yang lain. Makanan tersebut merupakan resep turun temurun dari daging sapi ataupun rusa. Memiliki beberapa varian rasa seperti manis, kari bahkan asin.

Dendeng khas Aceh dibuat dengan teknik yang khas. Awalnya, daging yang telah diiris akan dijemur sampai mengering. Setelah itu, hasil jemuran tersebut akan dicampur dengan rempah-rempah khas lalu digoreng. Menariknya, dendeng Aceh ini bisa bertahan bahkan sampai tiga bulan lamanya. Harganya hanya sekitar 200 ribuan untuk dendeng sapi dan 100 ribuan untuk dendeng rusa.

Kue Adee Kak Nah

Kue Adee Kak Nah Aceh

Merupakan salah satu jajanan khas tradisional Aceh, Kue Adee Kak Nah kini menjadi oleh-oleh khas yang banyak diminati. Terbuat dari bahah dasar tepung terigu atau ubi dengan varian rasa yang beragam. Cara pembuatannya juga terbilang sangat sederhana.

Cukup dengan mencampurkan tepung atau ubi dengan telur, air daun pandan dan juga gula. Setelah itu, adonan akan dimasukkan ke dalam loyang untuk dioven. Sangat cocok untuk dibawa pulang ke rumah sebagai oleh-oleh. Salah satu rujukan untuk membeli kue ini adalah di kawasan pusat oleh-oleh khas Aceh Selatan.

Keukarah

Keukarah Aceh

Oleh-oleh khas Aceh berikutnya adalah Keukarah yang cocok untuk dijadikan cemilan sehari-hari. Makanan ini menawarkan cita rasa yang renyah dan manis. Bahan utama yang digunakan untuk membuatnya adalah gula dan tepung beras. Perpaduan bahan tersebut mampu menghasilkan bentuk cemilan unik.

Baca Juga: Oleh-Oleh Khas Jambi

Warna Keukarah cenderung kecoklatan berbentuk bulat dengan motif jaring-jaring. Jika diamati, makanan khas ini memiliki bau layaknya karamel. Di Aceh, tidak sulit untuk menemukan cemilan satu ini. Adapun nama lain dari kue Keukarah adalah Eumpueng Miriek dan kue Sarang Burung.

Keripik Saree

Keripik Saree Aceh

Tidak hanya itu, provinsi Aceh juga memiliki oleh-oleh khas bernama Keripik Saree. Seperti namanya, makanan satu ini berbentuk keripik. Sangat umum ditemukan di kawasan toko oleh-oleh khas Aceh di Medan. Cita rasa yang ditawarkan oleh keripik tersebut adalah renyah dan gurih.

Hal unik dari oleh-oleh satu ini adalah pembuatan dilakukan di tempat secara langsung. Bahan utama yang digunakan untuk membuatnya adalah singkong. Adapun kemasan yang ada dibuat berbeda-beda sehingga harganya juga beragam. Mulai dari 10 ribu hingga puluhan ribu.

Kue Bhoi

Kue Bhoi Aceh

Masih ada lagi kue khas Aceh yang recommended untuk dijadikan oleh-oleh, yaitu Kue Bhoi. Kue ini sekilas mirip dengan bolu. Namun, bentuknya cenderung beragam tergantung dari jenis cetakan yang dipakai. Di  antaranya adalah berbentuk bunga, ikan, bintang dan aneka motif yang lain.

Cita rasa dari kue ini tidak begitu manis, tapi sangat mengena di lidah. Jika dirasakan, tekstur dari Kue Bhoi sendiri adalah agak kasar pada sisi luarnya namun lembut di bagian dalam. Dalam adat dan kebiasaan Aceh, Kue Bhoi ini kerap dijadikan sebagai seserahan pengantin. Meski demikian, cocok juga untuk oleh-oleh karena bisa tahan sampai dengan satu bulan.

Kembang Loyang

Kembang Loyang Aceh

Pilihan oleh-oleh lain yang bisa Anda bawa pulang dari Aceh adalah Kembang Loyang. Oleh oleh khas Aceh Tamiang ini memiliki cita rasa khas dan unik. Di kawasan tersebut, kue Kembang Loyang biasa digunakan sebagai hidangan untuk berbagai acara, seperti pernikahan, tasyakuran dan lain sebagainya.

Ciri utamanya adalah memiliki bentuk bulat dengan ruji melingkar di dalamnya sehingga sekilas mirip dengan kipas angin. Makanan khas tersebut terbuat dari tepung roti yang dicampur dengan pati santan, gula dan telur. Semua bahan dicampur dan dicetak lalu akan melalui tahap penggorengan.

Sale Pisang

Sale Pisang Aceh

Sale pisang adalah jenis makanan kesukaan masyarakat Indonesia yang dapat ditemukan di berbagai provinsi. Namun, sale pisang khas Aceh memiliki cita rasa dan keunikan tersendiri. Bahkan, proses memasaknya pun berbeda dari daerah lain sehingga Anda wajib mencobanya.

Cara pembuatannya yaitu pisang dijemur sampai kering lalu diasapi dan dibalut dengan gula. Kemudian, digoreng lagi menggunakan tepung. Ini menciptakan cita rasa yang sangat lezat dengan kandungan gizi yang tinggi. Khususnya kandungan serat di dalamnya.

Ikan Kayu

Ikan Kayu Aceh

Dari namanya saja oleh-oleh khas Aceh satu ini sudah terdengar aneh. Namun, sebenarnya ini adalah jenis lauk pauk dari ikan Tongkol. Muncul pertama kalinya saat di kawasan tersebut terjadi peperangan. Saat itu, ide untuk menggarami dan mengeringkan ikan tersebut muncul.

Dari proses tersebut, ikan Kayu bisa bertahan lama bahkan mencapai 2 tahun. Proses pembuatan makanan khas ini juga tidak lama. Akan tetapi, cita rasa yang ditawarkan sangat khas dan gurih. Kini, banyak yang mengemas ikan tersebut dan menjadikannya sebagai salah satu oleh-oleh khas. Selain itu, Anda juga bisa membeli ikan kayu kaleng atau crispy yang tidak kalah recommended sebagai oleh-oleh.

Socolatte

Socolatte Aceh

Seperti namanya,oleh-oleh khas satu ini terbuat dari coklat atau kakao. Muncul untuk pertama kalinya pada tahun 2010 dan kini sudah banyak dijual di Aceh dan sekitarnya. Socolatte menawarkan aneka olahan yang cocok untuk dibawa pulang, misalnya dalam bentuk permen, cemilan, bubuk coklat dan banyak lagi lainnya.

Tujuan utama dari pembuatan makanan khas dari kakao ini adalah untuk pengembangan hasil bumi masyarakat Aceh yang banyak menanam coklat. Namun, tidak semua daerah menyediakan makanan khas satu ini sehingga Anda harus mencarinya terlebih dahulu.

Bakpia Aceh

Bakpia Aceh

Mendengar kata Bakpia, mungkin Anda akan langsung teringat akan oleh-oleh khas Yogyakarta. Namun, ternyata Aceh juga memproduksi makanan khas sejenis Bakpia yang tak kalah lezat. Meskipun memiliki nama yang sama, Bakpia Aceh memiliki cita rasa yang berbeda.

Baca Juga: Oleh-Oleh Khas Tanjung Pinang

Bentuk dari makanan khas ini juga bulat dengan isian khusus. Terdiri dari beberapa varian rasa seperti kacang hijau, coklat dan lain sebagainya. Kini, tidak jarang wisatawan yang membeli makanan khas Aceh ini saat berwisata ke sana.

Perhiasan Pinto Aceh

Perhiasan Pinto Aceh

Selain terkenal dengan kulinernya yang sangat kaya, Aceh juga populer dengan berbagai pernak-pernik yang tak kalah menarik. Salah satunya adalah Pinto Aceh yang merupakan sejenis perhiasan khusus dengan aneka model unik.

Pembuatan Oleh-oleh khas Aceh Lhokseumawe ini dibutuhkan keahlian khusus sehingga tidak banyak yang bisa membuatnya. Hadir dengan berbagai motif yang bisa disesuaikan dengan kesukaan. Mulai dari bentuk gelang, kalung, cincin, peniti dan masih banyak lagi pilihan lain yang bisa Anda bawa pulang sebagai oleh-oleh.

Kupiah Riman

Kupiah Riman Aceh

Kupiah Riman merupakan salah satu jenis peci yang umum dikenakan oleh umat Muslim. Menjadi salah satu oleh-oleh khas dari Aceh karena mayoritas penduduknya beragama Islam. Dulu, peci ini hanya digunakan oleh bangsawan atau petinggi kerajaan. Namun, kini biasa digunakan masyarakat luas.

Di Aceh, tidak sulit menemukan jenis oleh-oleh satu ini. Banyak tempat wisata dan pusat oleh-oleh yang menyediakannya. Meski terkesan sederhana, pembuatan Kupiah Riman ini tidaklah mudah bahkan diperlukan waktu berhari-hari. Adapun bahan utama yang digunakan untuk membuatnya adalah Enau atau bulu Ijuk. Sebelum dijadikan peci, bahan tersebut direndam beberapa hari terlebih dahulu.

Kupiah Meukeutop

Kupiah Meukeutop Aceh

Selain Kupiah Riman, ada juga jenis peci lain yang tidak kalah khas di Aceh, yaitu Kupiah Meukeutop. Selain sebagai oleh-oleh khas, peci jenis ini biasa digunakan oleh mempelai saat melangsungkan pernikahan. Kupiah ini memiliki nama lain Kupiah Tungkop. Menariknya, dulunya hanya boleh digunakan oleh kalangan bangsawan.

Ada setidaknya empat bagian dari peci tersebut, dimana masing-masing bagian memiliki makna tersendiri. Saat membeli Kupiah jenis ini, biasanya ada tambahan aksesoris menarik dan unik lainnya seperti bros dan kalung yang tidak kalah unik. Cocok juga untuk dijadikan koleksi dan oleh-oleh.

Batik Aceh

Batik Aceh

Selain beberapa oleh-oleh khas Aceh di atas, ada juga oleh-oleh lain yang recommended untuk dipilih. Salah satunya adalah Batik Aceh yang telah ada sejak abad ke 13 Masehi. Kemudian, batik Aceh berkembang dari masa ke masa hingga menghasilkan motif yang sangat beragam.

Di antara motif dari batik Aceh yang dapat dijadikan pilihan adalah motif Bunga Jempa, motif Rencong, motif Awan Bergerak, motif Pucuk Rebung, motif Gayo, motif Pintu Aceh dan masih banyak lagi yang lainnya. Akan tetapi, Anda tidak akan mendapati motif hewan pada semua jenis batik Aceh.

Sulam Kasab

Sulam Kasab Aceh

Tidak hanya itu, saat berkunjung ke Aceh Anda juga bisa membawa pulang Sulam Kasab sebagai oleh-oleh. Merupakan salah satu produk sulaman khas dari kawasan tersebut yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan. Mulai dari payung, hiasan dinding, pintu hingga tudung saji. Sulam Kasab hadir dengan beragam motif dan warna yang dapat disesuaikan dengan kesukaan.

Adapun metode pembuatan produk khas daerah satu ini adalah dengan metode manual. Umumnya dibuat oleh ibu rumah tangga dengan penuh kehati-hatian. Di antara motif yang bisa dipilih adalah daun, bunga, burung dan banyak lagi lainnya. Untuk mendapatkannya, Anda bisa berkunjung ke toko-toko pusat oleh-oleh Aceh.

Tas Motif Khas Aceh

Tas Motif Khas Aceh

Berikutnya adalah tas motif khas Aceh yang tak kalah menarik untuk dijadikan oleh-oleh. Tas unik ini didesain dengan beragam motif yang indah dan rapi. Kualitasnya pun sangat terjamin sehingga bisa awet meskipun digunakan dalam jangka waktu lama. Anda bisa menemukan jenis tas ini di kawasan Aceh Utara, Ule Madon hingga Muara batu.

Ada berbagai model tas khas Aceh yang dapat dijadikan pilihan. Mulai dari tas laptop motif, tas gendong, tas tangan dan banyak lagi lainnya. Harganya pun juga beragam, tergantung ukuran dan jenis masing-masing tasnya. Bahkan, ada yang sampai dibanderol ratusan ribu karena berkualitas premium.

Songket Aceh

Songket Aceh

Selain aneka jenis dan motif tas Aceh, ada juga oleh-oleh khas berupa Songket Aceh. Anda tentu sudah familiar dengan yang namanya Songket ini. Merupakan sejenis kain khusus yang dibuat dari benang asli dengan teknik manual alias menggunakan alat kayu tenun. Menariknya, Songket Aceh memiliki aneka ragam motif terbaik yang bisa dijadikan pilihan.

Kain Songket yang masuk ke dalam 10 kerajinan khas Aceh ini bisa dijadikan bahan untuk aneka jenis kerajinan, mulai dari pakaian, taplak atau penutup meja, hiasan dinding dan lain sebagainya. Di antara motif yang paling sering dijumpai dan banyak dicari masyarakat adalah warna emas dan perak.

Ija Kroeng

Ija Kroeng Aceh

Adapun jenis oleh-oleh lainnya adalah Ija Kroeng. Merupakan sebuah sarung khas Aceh yang umum digunakan untuk beribadah. Meski sebagian menggunakannya untuk selimut dan acara-acara keagamaan. Ija Kroeng khas Aceh dirancang dengan menggunakan kain katun sebagai bahan dasarnya. Cara pembuatannya dengan cara ditenun.

Harga oleh-oleh jenis ini tidak begitu mahal. Berkisar antara 100 sampai dengan 160 ribu saja. Adapun harga untuk ukuran anak-anak dan juga orang dewasa cenderung berbeda. Ija Kroeng tersebut umumnya berwarna hitam dan putih.

Kerawang Gayo

Kerawang Gayo Aceh

Di Aceh juga ada hasil kesenian masyarakat sebagai oleh-oleh yang dikenal dengan Kerawang Gayo. Telah ada sejak lama dan tetap diproduksi hingga hari ini. Beragam motif dapat dijadikan pilihan, mulai dari bunga kapas, pagar, tali berputar, pucuk rebung dan lain sebagainya.

Baca Juga: Oleh-Oleh Khas Palembang

Kini, Kerawang Gayo banyak disulap menjadi aksesoris menarik seperti pakaian adat, Gelang khas Aceh, ransel, selendang, sandal, kotak tisu, hiasan dinding dan banyak lagi lainnya. Untuk harganya cukup beragam, mulai dari 15 ribuan hingga harga ratusan ribu.

Itulah berbagai jenis oleh-oleh khas Aceh yang bisa dijadikan pilihan saat mengunjungi kawasan tersebut. Mulai dari makanan, pakaian, perhiasan dan sebagainya. Pastikan membeli oleh-oleh tersebut agar tidak menyesal saat sampai di rumah.

Tinggalkan komentar