Oleh-oleh Khas Banjarmasin

Oleh-oleh Khas Banjarmasin

Diposting pada

Ibu kota Kalimantan selatan atau legih terkenal dengan nama Banjarmasin memang memiliki bayak sungai serta hasil alam melimpah, selain itu juga budaya yang khas dan keunikannya. Tidak hanya itu, daerah tersebut mempunyai banyak sekali jenis oleh-oleh khas Banjarmasin.

Makanan untuk Oleh-oleh Khas Banjarmasin yang Paling di Cari

Sebagai daerah maju, tentunya Banjarmasin memiliki banyak keunggulan. Baik itu berupa tempat wisata, berbagai jenis buah tangan dan masih banyak lagi. Jika sedang berkunjung ke sana, jangan lupa membeli deretan oleh-oleh khas berikut ini:

Dodol Kandangan

Dodol Kandangan

Bicara perihal Dodol, mungkin Anda langsung teringat daerah Bandung. Sebab yang banyak di kenal orang oleh-oleh Khas Kandangan ini berasal dari Jawa barat. Padahal tidak, makanan tersebut juga terdapat di Kalimantan Selatan.

Selain terkenal di Garut, Dodol Kandangan juga merupakan makanan khas Banjarmasin yang menggoda untuk jadi teman saat santai bersama orang tercinta. Kuliner satu ini tidak lepas dari bahan alami pembuatannya.

Baca Juga: Oleh-Oleh Khas Samarinda

Bahan dasar dodol Kandangan ialah beras ketan dan gula aren, jenis yang ditawarkan pun beraneka ragam, di antaranya wajik dan kasirat. Untiknya, kelapa untuk bahan baku tidak boleh terlalu tua tapi juga jangan sangat muda.

Selain bahan baku alami, pembuatan dodol Kandangan yang dijaga keasliannya. Pengolahan makanan satu ini membutuhkan waktu lumayan lama dan tidak mudah. Perlu tenaga ekstra agar adonannya sempurna.

Rabuk Ikan Haruan

Rabuk Ikan Haruan

Rabuk atau yang sering di kenal Abon termasuk salah satu makanan khas Banjarmasin. Untuk membuat kuliner tersebut, masyarakat sekitar menggunakan ikan haruan. Hewan air ini merupakan hasil kekayaan alam di pulau Kalimantan.

Ikan haruan tidak hanya di manfaatkan untuk membuat abon saja, hampir semua usaha makanan Kalimantan menggunakannya. Ada yang mengatakan bahwa nasi kuning Banjarmasin belum lengkap jika tanpa masakan dari hewan air tersebut.

Dapat di simpulkan bahwa ikan haruan adalah pundi-pundi ekonomi masyarakat Kalimantan. Bukan Banjar masin saja, Provinsi lainnya juga sama-sama memanfaatkan kekayaan alam yang melimpah tersebut.

Untuk Rabuk Ikan Haruan sendiri termasuk salah satu usaha paling di minati warga Kalimantan. Kuliner yang ini sudah cukup terkenal bahkan sampai dunia perdagangan online. Jika Anda berminat, silahkan kunjungi Toko Andalas Banjarmasin salah satunya.

Amplang Ikan

Amplang Ikan

Jika ulasan sebelumnya membahas abon atau Rabuk yang terbuat dari ikan, sekarang masih seputar makanan dari hasil kekayaan alam tersebut. Namanya adalah Amplang, kuliner satu ini sudah menjamur di seluruh Kalimantan bahkan pulau besar lainnya di Indonesia.

Jika abon saja bisa terbuat dari Ikan haruan, tentunya Amplang pun juga menggunakan hewan air tersebut. Makanan berjenis kerupuk ini tidak hanya ikonik Banjarmasin, melainkan juga merupakan oleh-oleh Khas Balikpapan.

Kerupuk ikan tidak hanya terkenal di Palembang saja, Kalimantan juga sudah berhasil mempopulerkan makanan yang di Banjarmasin lebih akrab disebut Amplang. Makanan ini sangat cocok menemani waktu santai Anda.

Ada berapa jenis varian rasa pada Amplang, seperti original, rumput laut dan berapa lainnya. Proses pembuatan kerupuk ini tergolong sederhana, namun sentuhan berbeda para pengrajin memberi khas masing- masingnya.

Ikan Saluang Goreng

Ikan Saluang Goreng

Pulau yang memiliki banyak sungai seperti Kalimantan memang sudah sewajarnya kaya dengan jenis ikan air tawar. Selain itu, pasti juga melimpah olahan makanan dari hewan bersisik tersebut. Bahkan sekedar di goreng kering saja bisa sampai supermarket.

Jika haruan di olah menjadi kerupuk dan abon, jenis yang satu ini terkenal hanya sekedar di goreng kering. Apalagi di masak berkreasi selayaknya spesies air tawar lainnya, pasti lebih menggiurkan lagi. Namanya yaitu Ikan Saluang (saluwang).

Makanan sebagai oleh-oleh Khas Banjarmasin ini telah sampai ke seluruh pelosok negeri. Meskipun tanpa pengawet, masih mampu bertahan hingga 30 hari. Alasannya, harga jual yang terjangkau menambah daya tariknya.

Ikan Saluang merupakan sumber lauk sehari-hari bagi masyarakat Banjarmasin. Selain populasinya yang sangat banyak, ekosistem alam seikitar juga terjaga. Sehingga menghasilkan keuntungan melimpah bagi para nelayan.

Ikan Sepat Kering

Ikan Sepat Kering

Masih seputar air tawar serta penghuninya. Selain saluang dan haruan, ada satu jenis lagi yang menjadi buah tangan dari Kalimantan Selatan, namanya adalah Ikan Sepat Kering. Ini juga banyak di jadikan oleh-oleh setiap pengunjung.

Ikan Sepat kering memiliki ciri khas tersendiri karena kaya akan protein. Selain itu, hewan tersebut terkenal sangat bagus untuk kesehatan, peredaran darah, menunjang kebugaran kulit, sistem reproduksi serta vitamin bayi dan masih banyak lagi.

Meskipun demikian, Anda perlu mengetahui bahwa dalam 100 gram ikan sepat mentah ataupun kering juga mengandung 14,00 gram lemak. Tapi masih kalah jauh ketimbang manfaat yang terkandung di dalamnya.

Ikan sepat kering memiliki pasar yang cukup luar biasa, dari pedagang kaki lima, supermarket sampai dunia online sudah dikenalnya. Selain itu, masyarakat Kalimantan masih menggunakannya sebagai lauk sehari-hari.

Keropok Haji Acan

Keropok Haji Acan

Jika sebelumnya sudah dibahas makan yang ada dari zaman nenek moyang masyarakat setempat, ada pula satu makanan lagi yaitu Kerupuk Haji Acan. Namanya saja sudah menarik bagaimana dengan rasanya?

Perihal rasa silahkan langsung Anda coba deh. Kuliner termasuk usaha rumahan yang maju, berkembang dan sukses. Pasalnya, dengan usaha sesederhana ini mampu mengantarkan pemiliknya naik haji.

Tapi, fakta mebariknya bukanlah terletak pada hajinya sang pemilik, melainkan asal usul usaha yang terbilang tiba-tiba dan semampunya. Dimulai tanpa motifasi ataupun strategi marketing khusus dan murni hanya iseng saja.

Sekarang Kerupuk Haji Acan sudah memiliki beberapa cabang. Bukan hanya itu, pemasarannya juga tidak iseng lagi, sudah memakai jasa marketing serta resmi menjadi oleh-oleh khas Banjarmasin paling banyak di Cari.

Sambal Acan

Sambal Acan

Makanan yang menjadi khas Kalimantan selanjutnya adalah Sambal Acan. Bagi Anda penggemar makanan pedas ini merupakan solusi tepat. Cocok di nikmati dengan beraneka gorengan serta kerupuk.

Sambal Acan atau terasi yang diracik sedemikian rupa dengan bahan dasar buah-buahan alami pilihan menghasilkan kualitas sempurna. Makanan bercita rasa pedas ini menjadi ikon khas Banjarmasin paling di sukai para pencinta kuliner.

Terbuat menggunakan cabai pilihan khas Banjarmasin dengan racikan bumbu terun temurun memberi sensasi pedas yang menyengat di lidah Anda. Terlahir dari sentuhan tangan “acil-acil” asli homemade.

Ada beberapa varian rasa yang unik, di antaranya yaitu, limau, mangga, terong asam, binjai dan ramania. Sambal acan dapat bertahan sampai tiga bulan. Selain itu, Anda bisa mendapatkannya dengan mudah di toko pusat oleh-oleh Banjarmasin.

Wadai Rangai

Wadai Rangai

Wadai Rangai adalah makanan rumahan yang di sajikan masyarakat melayu untuk cemilan di hari-hari tertentu. Pada dasarnya makanan ini jarang di jumpai secara umum, karena mungkin hanya tersedia untuk acara adat saja.

Kue Rangai juga belum tau pasti asal muasal pertama kalinya. Sebagian besar mengatakan makanan ini berasal dari bengkulu. Ada juga pendapat mengemukakan kalau produk tersebut adalah cemilan khas Kalimantan selatan.

Kue Rangai terkenal dengan bungkus luarnya yang gurih dengan isinya di beri parutan kelapa. Selain itu untuk membuatnya membutuhkan tepung sagu dan gula aren asli sebagai bahan dasarnya.

Kue Rangai yang terkenal dengan rasa manis dan gurihnya ini sekarang memiliki pasaran luas, tidak hanya di toko, bahkan sudah menjajal dunia digital. Jika Anda ingin mencicipinya silahkan kunjungi toko oleh-oleh khas banjarmasin terdekat.

Souvenir dari Banjarmasin yang Paling di Cari

Banyak wisata dan kaya sumber daya alam membuat Banjarmasin mengharumkan nama Kalimantan selatan. Selain memiliki berbagai makanan unik, ada juga pernak-pernik menarik. Berikut ini adalah macam-macamnya:

Mandau

Mandau Banjarmasin

Mandau adalah salah satu benda bersejarah di Kalimantan. Bagaimana tidak, ini merupakan senjata tradisional Indonesia. Selain terkenal dengan ketajamannya, juga di yakini sakti mandraguna. Suku Dayak menggunakannya untuk peperangan demi mempertahankan wilayah mereka.

Mandau merupakan alat sejenis parang tajam atau lebih akrab di sebut pedang. Berbeda dengan yang lainnya, senjata Suku Dayak Kalimantan satu ini memiliki ukiran pada bilahnya. Sering juga terdapat lubang dengan hiasan kuningan.

Suku Dayak dengan Mandaunya terkenal kejam dan ahli dalam peperangan. Pedang yang menjadi senjata tradisional Indonesia ini kerap mereka gunakan untuk memenggal kepala musuh. Budaya tersebut merupakan peringatan bagi bangsa lain.

Di zaman merdeka seperti sekarang ini, Mandau beralih fungsi menjadi hiasan dinding dan benda pusaka. Tidak hanya itu, senjata tradisional tersebut menjadi incaran wisatawan yang menggemari pedang. Bahkan di jadikan oleh-oleh saat pulang dari sana.

Kaos

Kaos Banjarmasin

Souvenir selanjutnya adalah kaos Banjarmasin, sama halnya dengan Samarinda yang memiliki baju khas daerahnya. Di sini Anda juga bisa mendapatkan pakaian dengan motif bercirikan Kalimantan selatan. Setiap pengunjung seperti harus membelinya.

Pada dasarnya, Kaos ini sama saja dengan pakaian lain yang banyak di pasaran. Bedanya terletak pada motifnya, selain dari pada hal itu hampir tidak ada pembeda. Baju yang juga di akui sebagai oleh-oleh khas Banjarbaru ini fokus pada motif berbau Kalimantan.

Kaos ini memiliki banderol bermacam-macam, tergantung bahan dan kualitasnya. Pasarnya juga sudah sampai ke dunia digital. Tidak tanggung-tanggung, di Banjarmasin sendiri banyak terdapat distro khusus baju khas Kalimantan.

Kaos yang menjadi suvenir bagi para wisatawan ini tidak hanya memproduksi pakaian dewasa, tapi juga ada untuk anak laki-laki serta perempuan. Kualitasnyapun beragam, oleh-oleh dari Kalimantan tersebut sudah menjajaki pasar ekspor.

Batu Permata

Batu Permata

Batu permata adalah sebuah mineral, yang dibentuk dari hasil proses geologi dan unsurnya terdiri atas satu atau beberapa komponen kimia serta mempunyai harga jual tinggi sehingga diminati oleh para kolektor. Sebab, harus melalu proses sedemikian rupa sebelum menjadi perhiasan.

Batu permata atau di kenal akik ini tidak ada harga pasaran khusus. Namun bisa sangat mahal kalau kualitasnya bagus dan unik, apalagi banyak yang menawarnya. Ibarat kata, banderol tergantung berapa jumlah peminatnya.

Indonesia memiliki berbagai macam jenis Batu Permata, di antaranya idoctase Banten serta kalimaya dari Padang, Lampung punya anggur dengan cempaka lalu Kalimantan sendiri mempunyai kecubung (amethys) dan intan (Berlian).

Batu permata memiliki nama dari huruf a sampai z dan tidak semua daerah mempunyainya. Hal yang paling di minati para kolektor adalah jenis kristal. Di Kalimantan sendiri, barang unik tersebut termasuk suvenir oleh-oleh dari kota Banjarmasin.

Miniatur Rumah Adat

Miniatur Rumah Adat

Hal yang membuat Kalimantan selatan banyak dikunjungi para wisatawan adalah Rumah Adatnya. Tidak hanya kaya hasil sungai melimpah, Banjarmasin juga kaya akan seni dan budaya seperti Provinsi lainnya. Salah satunya adalah bangunan menarik yang cukup populer.

Sebuah tempat Bumbungan Tinggi adalah salah satu Bangunan Baanjung yang menjadi Rumah Adat tradisional suku Banjar di Kalimantan Selatan. Inilah ikonnya sebab paling terkena karena maskot hal bersejarah tersebut.

Tidak sedikit pendatang membanjiri Banjarmasin untuk menyaksikan bentuk Rumah Baanjung yang menjadi salah satu ciri khas budaya Adat Kalimantan selatan tersebut. Bukan hanya itu saja, para wisatawan juga penasaran dengan sejarah bangunan ini.

Banyak pengunjung yang tertarik untuk menyaksikan keunikan bangunan Rumah Adat Suku Banjar Kalimantan Selatan. Bahkan, masyarakat setempat menyajikannya dalam bentuk miniatur agar setiap pengunjung bisa membawanya kembali sebagai kenang-kenangan.

Batik Sasirangan

Batik Sasirangan

Tidak hanya makanan dan Rumah Adatnya yang unik. Kalimantan selatan tepatnya Banjarmasin juga memiliki ikon lain tentunya juga sangat menarik. Namanya adalah Batik Saringan, merupakan salah satu dari sekian banyak ciri khas tradisional masyarakat negeri sungai tersebut.

Jika Samarinda terkenal dengan Batik khas Kalimantan Timur, Banjarmasin juga memiliki hal yang sama. Perbedaan keduanya terletak pada corak ukiran motifnya saja. Cara pembuatan serta bahan dasar mungkin tidak begitu banyak perbedaan.

Batik Sasirangan adalah salah satu ikon menarik yang menjadi incaran para pendatang. Setiap wisatawan di Kalimantan Selatan wajib membawa pulang buah tangan khas Banjarmasin satu ini. Selain mudah mencarinya harganya pun juga terjangkau.

Dengan banderol yang sangat terjangkau dan hampir di semua toko pusat oleh-oleh tersedia membuat Batik Sasirangan semakin laris di pasaran. Tidak hanya di Banjarmasin saja, Anda juga dapat menemukannya di toko pusat oleh-oleh Banjarbaru.

Sandal

Jika Batik adalah sasaran pengunjung, itu sangat lumrah dan wajar. Lalu bagaimana ceritanya dengan sandal. Pasalnya barang yang satu ini termasuk salah satu bagian ikon oleh-oleh Kalimantan Selatan. Percaya atau tidak, ini adalah kenyataannya.

Benda ini sebenarnya sama dengan Sandal jepit yang Anda gunakan sehari-hari. Bedanya, di Kalimantan selatan tepatnya Banjar masin, produksinya dibuat lebih menarik dan unik. Salah satu contohnya adalah boneka flanel dari BOKER (Borneo Keren)

Usaha di bidang satu ini selalu berkonotasi kelas bawah, murah dan cukup berkelas. Lalu sering ada sebutan “partai sandal jepit” untuk memperkuat position law class. Padahal kenyataannya usaha ini sangat menjanjikan, buktinya bisa di jadikan souvenir.

Jika Anda sedang berada di Kalimantan selatan jangan lupa membawa pulang ikon unik ini untuk hadiah cendera mata orang terdekat. Sandal khas Banjarmasin tersebut dapat dipakai anak-anak dan dewasa. Harganya sangat murah serta tampilannya juga menarik.

Kopiah Jangang

Kopiah Jangang

Masyarakat Kalimantan selatan mayoritas beragama islam, tidak heran jika salah satu benda yang banyak di sukai adalah topi atau penutup kepala (apa lagi saat beribadah). Benda satu ini merupakan salah satu ikon menarik dari Kalimantan selatan bernama Kopiah Jangang.

Kopiah ini mempunyai keistimewaan seperti, mudah di dapat, terasa adem dan memiliki rongga. Namanya diambil dari bahan dasar pembuatannya yang menggunakan akar pohon jangang. Tumbuhan tersebut marak di temui pada hutan belantara Kalimantan.

Baca Juga: Oleh-Oleh Khas Pontianak

Kopiah jangang banyak terdapat di toko oleh-oleh di Kalimantan Selatan bahkan di setiap pasar. Meski sederhana, produksi kopiah ini selalu bertambah tiap tahun, apalagi termasuk salah satu ikon paling di cari para wisata yang beragama islam laki-laki.

Dengan segala keunikannya Anda perlu membeli beberapa oleh-oleh di atas. Jika berminat, bisa didapatkan pada toko oleh-oleh khas Banjarmasin.

Tinggalkan Balasan