Oleh-oleh Khas Magelang

Oleh-oleh Khas Magelang
05Jun, 2020

Daerah satu ini sangat terkenal dengan Candi Borobudurnya yang diakui dunia. Meski demikian, tempat wisata lain juga sangat menarik. Mulai dari jajaran pegunungan hingga beragam telaga eksotik yang siap memanjakan mata. Selain itu, keberadaan oleh-oleh khas Magelang pun turut menjadi pelengkap.

Selayang Pandang Kota Magelang

Kota Magelang dijuluki sebagai “Tuin van Java” atau Taman Pulau Jawa. Ibarat bunga, daerah bersuhu udara rendah tersebut mempunyai daya tarik serta memberi manfaat ekonomis dan dikemas dalam tampilan yang indah. Memiliki luas daerah 16,06 km2 dengan jumlah penduduk lebih dari 130 ribu jiwa.

Dulunya, Magelang merupakan bagian dari sebuah kabupaten sebelum akhirnya diberi kebijakan untuk mengurus daerahnya sendiri sehingga lahir sebagai kota baru pada tanggal 11 April 907 Masehi. Dianugerahi beragam tempat wisata yang mampu menarik perhatian warga lokal maupun turis asing.

Kekayaan wisata serta berbagai tempat dengan udara yang sejuk juga diimbangi oleh variasi cinderamata. Salah satunya dapat Anda temui di Toko Lezat Magelang. Sentra oleh-oleh khas Magelang Jawa Tengah ini terkenal karena harganya relatif lebih murah dan menyediakan beragam kuliner bercita rasa nikmat.

Rekomendasi Oleh-oleh Khas Magelang

Tak lengkap rasanya jika berkunjung ke suatu tempat namun tidak membeli buah tangan untuk dibawa pulang. Apalagi Magelang ini terkenal dengan kulinernya yang menggugah selera. Belum lagi berbagai kerajinan unik dan jarang ditemukan di tempat lain. Berikut rekomendasi oleh oleh magelang cinderamata paling hitz:

Getuk Trio Khas Magelang

Getuk Trio Khas Magelang

Diawali dengan Getuk Trio sebagai oleh-oleh yang sering kali diminati para pelancong. Dinamakan demikian karena jajanan ini terdiri dari 3 lapis warna, yaitu putih, cokelat dan merah muda. Perpaduan antara gurih dari santan serta manisnya gula jawa bersatu menghasilkan harmonisasi rasa yang nikmat.

Baca Juga: Oleh-Oleh Khas Dieng Wonosobo

Gethuk Trio memang sedang naik daun karena rasa legit jajanan ini membuatnya kerap kali menjadi incaran. Makanan khas Magelang, Jawa Tengah tersebut dapat dengan mudah Anda temui hampir di seluruh sentra oleh-oleh dan harganya hanya berkisar Rp. 11.000 sampai Rp. 14.000 saja.

Getuk Bolen Khas Magelang

Getuk Bolen Khas Magelang

Magelang juga dikenal dengan julukan Kota Gethuk. Maka tak heran jika ada banyak variasi dari kuliner legendaris tersebut. Salah satunya adalah bolen. Kudapan ini terbuat dari singkong kemudian dibalut kulit pastry dan dibubuhi pasta. Bentuknya seperti mangkok serta memiliki cita rasa yang lezat.

Gethuk Bolen pertama kali dibuat oleh Fiory Bakery and Patisery di Jalan Diponegoro No. 17, Kota Magelang. Namun kini keberadaannya dapat ditemukan pada beberapa toko lain. Harganya cukup terjangkau, yakni Rp. 52.500 per box yang berisi 12 buah. Sangat cocok menjadi teman kopi ataupun teh.

Keripik Slondok Magelang

Keripik Slondok Magelang

Keripik Slondok terbuat dari singkong atau ketela kualitas super yang dikeringkan lalu digoreng bersama dengan bumbu. Teksturnya renyah serta memiliki cita rasa gurih. Kuliner ini menawarkan beberapa rasa seperti original, manis dan pedas. Kelezatannya dapat membuat Anda merasa ketagihan.

Cara membuat makanan khas Magelang tersebut menyebabkan kadar air singkong atau ketela menyurut. Itulah yang membuat keripik slondok ini dapat bertahan lama meski disimpan berhari-hari. Harganya cukup terjangkau, yakni hanya kisaran Rp. 15.000 sebungkusnya.

Pothil Khas Magelang

Pothil Khas Magelang

Pothil adalah makanan khas Magelang yang dibuat dari campuran ketela dan tumbukan ketumbar. Sekilas bentuknya seperti cincin yang berukuran besar. Memiliki tekstur sedikit keras. Kendati demikian, kuliner satu ini tetap diburu oleh warga lokal bahkan pelancong luar kota.

Pothil tersedia dengan berbagai varian rasa unik, diantaranya ada keju, pizza dan jagung bakar. Camilan ringan ini juga bisa Anda jadikan teman untuk menyantap nasi ataupun makanan berkuah seperti bakso. Untuk membelinya, cukup merogoh kocek sebesar Rp. 8.000 hingga Rp. 10.000 saja per bungkusnya.

Tape Ketan Magelang

Tape Ketan Magelang

Kuliner satu ini memang sudah melegenda di kalangan masyarakat. Rasanya tidak terlalu manis namun memiliki tekstur menggoda ketika melihatnya. Tape ketan khas Magelang berbeda dengan tempat lain. Warna jajanan ini hijau merupakan hasil perasan daun katuk. Aromanya saja bikin perut keroncongan.

Oleh-oleh khas Muntilan tersebut dibuat dengan bahan-bahan alami, tanpa sedikitpun ditambahkan pengawet. Namun daya simpannya cukup lama, yakni sakitar 3 – 4 hari di dalam lemari es. Keberadaan kuliner ini mudah sekali Anda temukan pada berbagai toko. Harganya berkisar Rp. 35.000 saja.

Grubi Khas Magelang

Grubi Khas Magelang

Satu lagi kuliner legendaris, yakni Grubi. Terbuat dari bahan dasar ubi yang dibentuk seperti bola. Warnanya cokelat memikat dengan tekstur renyah, membuat siapa saja ketagihan untuk mencobanya. Rasanya tidak terlalu manis sangat cocok dijadikan teman menikmati teh sambil bersantai.

Makanan khas Magelang Borobudur ini meskipun hampir tersingkir karena kuliner kekinian, namun keberadaannya masih dapat Anda temui di sentra oleh-oleh. Untuk harganya, grubi dibandrol dengan harga Rp. 5.000 per butir sementara sebungkusnya hanya Rp. 10.000 sampai Rp. 50.000 saja.

Gula Kacang atau Ampyang Magelang

Gula Kacang atau Ampyang Magelang

Dilihat dari namanya, maka sudah bisa ditebak bahwa kuliner satu ini terbuat dari kacang kemudian disiram menggunakan gula merah lalu didiamkan hingga mengeras. Rasa gurih dan manis saling berpadu di dalam mulut. Kudapan tersebut sangat cocok Anda jadikan oleh-oleh untuk dibawa pulang.

Baca Juga: Oleh-Oleh Khas Temanggung

Bentuknya tidak terlalu besar serta sangat praktis dibawa kemana-mana membuat makanan ini juga bisa menjadi teman selama perjalanan. Anda dapat menemukannya di toko oleh-oleh yang tersebar di Kota Magelang. Harganya cukup terjangkau, yakni Rp. 15.000 hingga Rp. 25.000. Cukup terjangkau, bukan?

Wajik dan Jenang Khas Magelang

Wajik dan Jenang Khas Magelang

Para pecinta makanan manis akan sangat merasa puas ketika mencoba kuliner satu ini. Wajik dan Jenang terbuat dari beras ketan lalu disiram dengan gula merah. Memiliki rasa legit, juga bertekstur lembut. Tersedia 2 varian warna, yakni cokelat serta hijau yang beraroma daun pandan.

Makanan legendaris ini dapat Anda temui langsung di tempat produksinya yang belokasi sekitaran jalan Magelang – Purworejo. Untuk harganya sendiri, wajik dan jenang dibandrol sekitar Rp. 40.000 hingga Rp. 50.000 berukuran 900 gram. Kudapan tersebut cocok menjadi teman bersantai sambil menikmati teh.

Permen Tape Khas Magelang

Permen Tape Khas Magelang

Jika Anda bosan menikmati tape dengan cara itu-itu saja, maka perlu mencicipi kuliner satu ini. Yap, jajanan tersebut disulap menjadi permen yang sebelumnya telah dicampur dengan gula serta parutan kelapa. Rasanya unik, tidak terlalu manis disertai dengan aroma gurih. Teksturnya agak sedikit keras.

Dahulu permen tape hanya bisa ditemukan saat Hari Raya Idul Fitri, namun sekarang keberadaannya tersedia kapanpun dan dimana saja, walaupun ketenarannya hampir punah. Meski demikian, jajanan satu ini menjadi kudapan yang masih diburu oleh para pelancong. Harganya murah, yakni Rp. 20.000/kg.

Gendolo Khas Magelang

Gendolo merupakan makanan legendaris khas Kabupaten Magelang. Masakan berbahan dasar mirip lontong ini disajikan bersama bumbu pecel, tauco, serta kuah santan. Tak lupa dilengkapi juga dengan daging sapi, cecek, tahu dan tempe yang sudah tua. Tampilannya sukses membuat perut keroncongan.

Biasa disebut dengan makanan khas Grabag Magelang karena letaknya memang tidak di pusat kota. Namun, keberadaannya sering diburu oleh para wisatawan. Selain harganya yang terjangkau, rasa gendolo sangat unik dan nikmat sebab adanya kombinasi dari bahan makanan berbeda dengan lainnya.

Kupat Tahu Dompleng Khas Magelang

Kupat Tahu Dompleng Khas Magelang

Satu lagi makanan legendaris khas Magelang, yaitu Kupat Dompleng. Kuliner tersebut merupakan perpaduan antara ketupat, mie, dadar jagung, irisan kol dan tahu putih kemudian diguyur oleh kuah kacang. Rasa gurih, manis serta sedikit pedas menjadi harmonisasi unik ketika menyentuh indra perasa.

Kupat tahu khas Magelang ada sejak tahun 1942 dan masih eksis hingga sekarang. Rasanya yang tidak berubah membuatnya diburu banyak orang. Setiap santapan makanan ini seakan-akan membawa seseorang bernostalgia dengan zaman dulu. Harganya sangat murah, yaitu Rp. 9.000 saja per porsi.

Buntil Khas Magelang

Buntil Khas Magelang

Meskipun kupat tahu sangat populer, namun keberadaan butil khas Magelang ini juga sering dicari-cari. Pasalnya makanan tradisional ini memiliki cita rasa unik dan menarik. Berbahan dasar daunt alas muda yang di dalamnya diisi campuran parutan kelapa, ikan asin, beserta udang atau petai.

Kombinasi antara manis dan gurih akan memuaskan rasa lapar Anda. Butil juga bisa menjadi teman selama di perjalanan karena juga bersifat mengenyangkan. Kuliner tersebut banyak dijual di Pasar Tukangan Magelang. Biasanya dibandrol dengan harga Rp. 2.000 saja per biji. Murah sekali, bukan?

Wedang Kacang Khas Magelang

Wedang Kacang Khas Magelang

Wedang kacang merupakan salah satu minuman khas Magelang. Kuliner ini disajikan dalam mangkuk berisi kuah jahe, ketan, serta kacang yang direbus dengan gula jawa dan pasir. Waktu merebusnya cukup lama sehingga menghasilkan kuah gurih berwarna cokelat kemerahan.

Wedang kacang memiliki cita rasa gurih dan mampu menghangatkan sehingga kerap kali diburu para pelanggan. Keberadaannya dapat Anda temui di angkringan pinggir jalan Kota Magelang. Dengan merogoh kocek sebesar Rp. 6.000 per porsi , kuliner legendaris ini sudah bisa dinikmati kelezatannya.

Sarung Tenun Khas Magelang

Sarung Tenun Khas Magelang

Jika biasanya beberapa bahan sarung bikin gerah, maka Anda perlu mencoba hasil tenunan warga Magelang ini. Memiliki desain unik dan menarik serta terasa nyaman saat dipakai. Beragam warna juga ditawarkan sehingga para pembeli dapat memilih sesuai keinginan serta kebutuhannya.

Sarung tenun ini dapat Anda temukan di daerah Pekalongan, tepatnya pada Kabupaten Magelang. Harganya cukup terjangkau, dengan merogoh kocek sebesar Rp. 65.000 saja sudah bisa mendapatkan oleh-oleh Kota Seribu Bunga tersebut.

Kerajinan Kerang Khas Magelang

Kerajinan Kerang Khas Magelang

Jika Anda pecinta cinderamata unik dan menarik, maka sebaiknya membeli kerajinan satu ini. Dibuat dari kerang asli lalu dibentuk dengan berbagai macam sesuai kebutuhan. Biasanya dimanfaatkan sebagai hiasan pajangan ataupun perlengkapan dan perkakas rumah tangga.

Eksistensi kerajinan kerang ini tak hanya menarik hati wisatawan nasional, namun bahkan kini para pengrajin sudah mampu mengekspornya ke luar negeri. Tak heran jika harganya sedikit lebih mahal. Untuk membelinya, Anda harus merogoh kocek sebesar Rp. 50.000 hingga jutaan rupiah.

Batik Khas Magelang

Batik Khas Magelang

Batik sebagai kesenian yang mendunia terus maju dan berkembang. Terlebih setelah tahun 2009 lalu UNESCO telah menetapkannya sebagai warisan kebudayaan Indonesia. Ada banyak motif khas Kota Magelang dengan berbagai macam warna mampu menarik beberapa pasang mata.

Motif-motif tersebut antara lain bayeman, jagoan, kemirirejo dan masih banyak lagi. Desainnya yang sangat fashionable membuat pakaian khas Magelang ini dicari para penggemarnya. Terlebih lagi kini kehadirannya juga mewarnai berbagai acara peragaan. Harganya bervariasi mulai dari Rp. 120.000.

Ukiran Kayu dan Tanduk Khas Magelang

Kerajinan ini sudah ada sejak tahun 1960 dan dilestarikan secara turun temurun oleh warga Desa Ucang hingga sekarang. Tidak mau kalah dengan yang lain, ukiran kayu dan tanduk ini pemasarannya sudah merambah ke berbagai daerah tertumana Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Bahkan karena kepopulerannya, kerajinan ini sudah sampai ke Eropa dan benua lainnya. Hal tersebut tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Magelang. Keunikan ukiran kayu dan tanduk dapat Anda beli dengan harga mulai dari Rp. 125.000 hingga jutaan rupiah.

Wayang Kertas Khas Magelang

Wayang Kertas Khas Magelang

Wayang kertas merupakan kesenian khas Magelang yang dikembangkan oleh Sukoco. Penampilan dari warisan budaya Indonesia ini dikemas dengan cara lain. Pembuatannya cukup mudah, hanya bermodalkan kertas karton, cat air dan tatah (alat pahat) kesenian tersebut sudah bisa didistribusikan.

Karena keunikannya tersebut, banyak turis asing yang tertarik bahkan membeli cinderamata satu ini. Keberadaannya dapat Anda temukan di sekitar Candi Borobudur. Harga sebuah wayang kertas cukup terjangkau, yakni mulai dari Rp. 35.000 hingga Rp. 40.000. Jika dibingkai menjadi Rp. 100.000 per tokoh.

Wayang Kulit Khas Magelang

Wayang Kulit Khas Magelang

Berbeda dengan wayang kertas, bahan dasar kerajinan ini menggunakan kulit kerbau dan kambing. Prosesnya terbilang cukup rumit serta membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Mulanya dilakukan pembentukan pola, selanjutnya dilakukan penatahan menggunakan 22 tatah lalu melakukan pewarnaan.

Proses pewarnaan dilakukan menggunakan cat khusus agar wayang terlihat lebih hidup. Untuk ukuran besar seperti Werkudara, membutuhkan waktu kurang lebih satu minggu. Maka tak heran jika harganya cukup mahal, yaitu mulai dari Rp. 300.000 hingga 1,5 juta per buah.

Miniatur Candi Borobudur

Miniatur Candi Borobudur

Setiap daerah tentu mempunyai cinderamata berupa miniatur khasnya, seperti oleh-oleh khas Magelang ini. Candi Borobudur yang berdiri kokoh di pusat kota disulap menjadi kerajinan kecil nan unik. Terbuat dari bahan fiberglass dilapisi acrylic bening berbentuk limas membuatnya sangat estetik.

Biasanya dijual dalam bentuk miniatur biasa atau menjadi sebuah gantungan kunci. Untuk membelinya, Anda hanya perlu menuju sentra oleh-oleh Magelang, cinderamata ini tersebar hampir di seluruh toko. Harganya bervariasi, mulai dari Rp. 7.000 hingga Rp. 80.000 per biji tergantung ukurannya.

Miniatur Alat Musik Gamelan

Miniatur Alat Musik Gamelan Magelang

Magelang terkenal sebagai sebuah Kota dengan keseniannya yang menarik para wisatawan. Beragam warisan budaya ada di sini. Salah satunya adalah berbagai macam alat musik tradisional seperti gamelan.

Baca Juga: Oleh-Oleh Khas Temanggung

Jika Anda pecinta alat musik bersuara merdu nan unik ini, maka wajib untuk membeli cinderamata berupa miniaturnya. Dibuat dari kayu yang diamplas hingga dibentuk menyerupai wujud aslinya. Oleh karena tingkat kesulitannya tinggi, harga kerajinan tersebut cukup mahal, yakni berkisar Rp. 150.000/ biji.

Nah, itulah beberapa rekomendasi oleh-oleh khas Magelang yang bisa Anda jadikan pilihan untuk dibawa pulang. Memang sudah jadi kewajiban untuk membawa buah tangah ketika berkunjung ke suatu daerah. Barangkali bisa menjadi penanda bahwa pernah menapaki tempat tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *