Oleh oleh Khas Medan Terbaru dan Tahan Lama

Oleh-oleh Khas Medan

Diposting pada

Ada beribu alasan mengapa Anda harus mengunjungi Kota Medan. Mulai dari kulinernya yang beragam hingga keramahan penduduk Medan yang selalu menyambut wisatawan dengan tangan terbuka. Apabila hingga kini Anda belum pernah berkunjung ke Medan, ada baiknya segera membuat rencana liburan ke kota tersebut bersama orang terdekat.

Kuliner khas Medan yang berbagai macam karena banyaknya suku di sana akan membuat Anda jatuh cinta seketika. Tak hanya itu saja, keindahan alam yang memukau juga perlu Anda manfaatkan untuk sejenak melepas penat akan rutinitas. Dan yang tak boleh terlewatkan adalah oleh oleh khas Medan yang tersedia dalam beragam bentuk.

Penasaran apa saja? Simak ulasannya berikut ini.

Oleh oleh Khas Medan Terbaru dan Tahan Lama

Oleh oleh Khas Medan Bika ambon

Oleh oleh khas Medan Bika ambon Zulaikha

Bika ambon merupakan salah satu kudapan paling terkenal di kalangan masyarakat Medan. Tak heran, jika makanan satu ini menjadi oleh-oleh wajib ketika berkunjung ke sana. Nama Ambon berasal dari tempat pertama kali munculnya penganan ini, yaitu di simpang Jalan Ambon-Sei Kera, Medan.

Bika Ambon berbentuk balok dengan warna kuning cerah. Teksturnya lembut meski tampak berserat seperti sarang semut. Bahan utama pembuatannya terdiri dari tepung tapioka, air nira, gula, telur, dan juga beberapa bahan lain untuk menunjang rasa.

Baca Juga: Oleh-oleh Khas Bandung

Salah satu produsen bika ambon paling terkenal adalah Bika Ambon Zulaikha yang berada di Jalan Mojopahit No. 62/96 DEF, Medan. Di tempat ini, Anda bisa menemukan berbagai varian rasa bika ambon, seperti keju, moka, pandan, hingga durian. Harganya pun beragam, mulai dari Rp 30 ribu sampai Rp 50 ribu tergantung ukuran dan rasanya.

Oleh oleh Khas Medan Bolu Meranti

Oleh oleh khas Medan Bolu Meranti

Oleh-oleh khas Medan selain Bika adalah kue bolu satu ini sejenis bolu gulung yang dibuat menggunakan bahan-bahan tertentu. Dinamakan Meranti karena bolu ini pertama kali dijual di Jalan Meranti, Medan. Bolu tersebut memiliki tekstur lembut yang lumer di mulut dengan tambahan isian seperti cokelat dan keju sehingga menambah cita rasanya.

Bolu Meranti memiliki beberapa varian isi, di antaranya keju, cokelat, stroberi, nanas, moka, dan juga blueberry. Biasanya, di bagian atas bolu tersebut diberi tambahan topping lain, seperti kacang dan juga meses. Dijamin, Anda pasti ketagihan dengan kelezatannya.

Bolu yang telah mendapat sertifikat halal dari MUI ini bisa Anda dapatkan dengan mudah di Jalan Sisingamangaraja No. 19B, Medan. Anda juga bisa berkunjung langsung ke tempat produksinya di Jalan Kruing No. 2K, Medan. Meski dipasarkan dengan harga relatif mahal, sekitar Rp 40 ribu – Rp 75 ribu, Bolu Meranti ini sayang untuk dilewatkan.

Sebelum Anda membeli oleh oleh khas Medan satu ini, ingatlah bahwa Bolu Meranti hanya mampu bertahan tiga hari saja. Namun, jika disimpan dalam mesin pendingin, bolu ini bisa bertahan sampai tujuh hari. Sebab, Bolu Meranti memang dibuat tanpa menggunakan campuran pengawet apapun.

Oleh oleh Khas Medan Durian Kupas

Oleh oleh khas Medan Durian Kupas Ucok Durian

Durian adalah salah satu buah paling melimpah di Kota Medan. Tak heran jika buah ini jadi salah satu kuliner paling diburu dan terpopuler di sana.

Buah yang memiliki aroma harum menyengat dengan kulit besar dan tajam ini biasa dimakan dengan cara mengupasnya terlebih dulu. Namun, tak sedikit pula orang yang kesulitan untuk membukanya. Oleh karena itulah, salah satu produsen durian di Kota Medan, Ucok Durian menawarkan produk durian kupas dengan kemasan sedemikian rupa.

Ucok Durian menyediakan durian kupas berkualitas terbaik. Tak heran jika durian-durian ini memiliki rasa yang manis dan legit serta sangat higienis karena dikemas menggunakan box tupperware. Harganya beragam sesuai dengan ukuran, mulai dari Rp 60 ribu ukuran 0,9 L sampai Rp 240 ribu ukuran 4 L.

Karena dikemas dalam box khusus inilah, Anda bisa membawanya pulang sebagai oleh-oleh dengan aman tanpa kendala apapun.

Oleh oleh Khas Medan Kacang Sihobuk

Oleh oleh khas Medan Kacang Sihobuk

Oleh-oleh khas Medan yang populer berikutnya adalah Kacang Sihobuk. Kudapan ini terbuat dari kacang pilihan yang direndam selama 3-5 jam, kemudian dijemur hingga kering dan disangrai menggunakan pasir. Tujuan penggunaan pasir dalam pengolahannya sendiri adalah agar kacang yang dibuat tidak kehilangan cita rasanya.

Nama Sihobuk berasal dari nama suatu desa yang ada di Tarutung, Sumatera Utara namun, kini telah hancur karena tanah longsor. Kacang Sihobuk bisa Anda temukan hampir di semua toko maupun kedai. Ciri khas kacang satu ini terletak pada kemasannya yang didominasi warna merah dan putih.

Sementara kacangnya sendiri memiliki warna sedikit hitam dengan kulit yang masih diselimuti abu tipis. Warna hitam dan abu pada kulit kacang tersebut karena cara memasaknya yang menggunakan pasir. Meski terkesan kurang menarik, tapi percayalah Kacang Sihobuk sangat lezat untuk dinikmati sepanjang perjalanan menikmati Kota Medan.

Oleh oleh Khas Medan Kain Ulos

Oleh oleh khas Medan Kain Ulos

Selain kuliner, Anda juga bisa berburu pernak pernik khas Medan seperti misalnya, kain Ulos. Kain satu ini adalah kain tradisional asli Suku Batak yang dibuat dengan cara ditenun. Ulos memiliki beragam motif dan warna tertentu yang pastinya menarik untuk dijadikan oleh-oleh.

Biasanya, Ulos terdiri dari kain besar yang terlihat seperti selendang dan yang lebih kecil mirip seperti sajadah. Ulos dibuat dalam waktu yang cukup lama karena memang pembuatannya rumit, apalagi di dalamnya mengandung filosofi kasih sayang. Umumnya, kain Ulos ini memiliki warna hitam, putih, dan merah.

Ulos memiliki berbagai macam motif dengan fungsinya masing-masing. Beberapa di antaranya, Ulos Ragihotang untuk acara pernikahan, Ulos Ragidup untuk dipajang di rumah, atau Ulos Mangiring khusus untuk tetua. Ada juga Ulos Abit Godang yang bermakna pengharapan dan kebahagiaan dan Ulos Giun Hinar-Haran yang dipakai saat sedang berduka cita.

Anda bisa mendapatkan kain Ulos ini di Pasar Petisah atau toko di sepanjang jalan menuju Danau Toba. Harganya pun tentu relatif mahal, mengingat kain Ulos ini dibuat dengan teknik dan filosofi khusus. Namun, tetap tak ada salahnya untuk membeli satu atau dua Ulos sebagai oleh oleh khas Medan ketika berkunjung ke sana.

Oleh oleh Khas Medan Kopi Sidikalang

Oleh oleh Khas Medan Kopi Sidikalang

Bagi Anda penikmat kopi, sajian Kopi Sidikalang mungkin jadi salah satu yang tak boleh dilewatkan ketika berkunjung ke Kota Medan. Kopi ini terbilang memiliki cita rasa yang lezat karena ditanam pada kontur tanah yang tepat, yaitu di daerah Sidikalang, Dairi.

Kopi Sidikalang terdiri dari dua jenis, yaitu arabika dan robusta. Meski demikian, robusta adalah jenis terpopuler dengan kadar kafein mencapai 70 – 80 persen. Salah satu produsen Kopi Sidikalang yang paling terkenal di Medan adalah Kopi Tanpak Sidikalang milik H. Sabilal Rasyad Maha.

Kelebihan produk oleh oleh khas Medan satu ini terletak pada penggunaan kopi robusta Sidikalang berkualitas unggulan. Anda cukup menyeduh 1,5 sendok teh Kopi Sidikalang ini dengan 200 ml air panas. Nah, bagi Anda yang tidak terbiasa minum kopi harus waspada, karena takaran ini sudah cukup membuat Anda tidak tidur semalaman.

Oleh oleh khas Medan Lemang

Oleh oleh khas Medan Lemang

Oleh oleh khas Medan berikutnya adalah Lemang yang sekilas tampak seperti lontong. Namun, lemang terbuat dari ketan putih, santan, dan garam yang dibungkus daun pisang, kemudian dibakar. Bahkan, ada pula lemang yang dimasak dengan cara dimasukkan ke dalam bambu lebih dulu, lalu dibakar di atas api.

Lemang terkenal sebagai sajian khas berbuka puasa di Kota Medan. Bahkan, tak sedikit juga penduduk Medan yang menyajikan lemang sebagai menu santap sahur keluarga. Bukan tanpa sebab, lemang dipilih karena bahan dasar utamanya yaitu, ketan memiliki kandungan karbohidrat yang cocok untuk mengganjal perut.

Jika Anda penasaran dengan cita rasa makanan satu ini, Anda bisa membelinya di Lemang Flamboyan yang berada di Jalan Flamboyan, Medan. Harganya cukup terjangkau hanya sekitar Rp 25 ribu saja. Tak heran, jika dalam sehari toko ini mampu menjual 200 lonjor lemang yang nikmat dan lezat.

Oleh oleh Khas Medan Manisan Jambu

Oleh oleh Khas Medan Manisan Jambu

Mungkin Anda lebih sering melihat jambu biji yang dimakan secara langsung atau dibuat menjadi rujak. Berbeda dengan jambu biji di Kota Medan yang justru diolah menjadi manisan bercita rasa manis nan menyegarkan. Manisan jambu yang kerap diburu wisatawan sebagai oleh oleh khas Medan ini menggunakan jambu bangkok.

Salah satu produsen manisan jambu yang paling dikenal di Medan adalah Jambu Aguan yang terletak di Jalan Kruing No. 2G. Manisan ini menawarkan suatu sensasi berbeda ketimbang memakan jambu biji secara langsung. Harganya pun cukup terjangkau, Anda hanya perlu merogoh kocek Rp 15 ribu per kilogramnya.

Oleh oleh Khas Medan Napoleon

Oleh oleh Khas Medan Napoleon

Kue kekinian yang jadi daya tarik Kota Medan ini merupakan kue perpaduan antara bolu dengan napoleon cake khas Perancis. Medan Napoleon terbuat dari tiga lapisan pastri yang diberi olesan selai, kemudian ditutup bolu dengan topping beraneka macam. Anda akan dimanjakan dengan kerenyahan kulit pastri dan lembutnya bolu sekaligus selai yang legit.

Medan Napoleon ini tersedia dalam berbagai varian rasa yang tentunya sangat pas di lidah orang Indonesia. Mulai dari rasa keju, durian, green tea, hingga red velvet yang dipatok dengan harga bervariasi. Anda bisa mendapatkan satu kotak Medan Napoleon dengan harga mulai dari Rp 65 ribu.

Gerai Medan Napoleon yang telah mendapat label halal MUI ini ada di Jalan K.H. Wahid Hasyin No. 43/35, Babura, Medan.

Oleh oleh Khas Medan Pia Tamiang

Oleh oleh khas Medan Pia Tamiang

Seperti yang telah Anda ketahui, pia merupakan kue kering yang berbahan dasar tepung, minyak, dan air. Umumnya, adonan pia ini diberi tambahan isian tertentu untuk meningkatkan cita rasanya.

Pembuatan pia sendiri dimulai dengan mencampur semua bahan adonan, kemudian dicetak menggunakan cetakan khusus. Setelah itu, adonan dipanggang ke dalam oven yang pastinya membuat pia jadi lebih aman dan tahan lama untuk dikonsumsi.

Salah satu produk pia yang seringkali dijadikan oleh oleh khas Medan adalah Pia Tamiang. Dulunya, pia ini bernama Hou Chen yang sudah ada sejak 40 tahun silam. Pia ini dipopulerkan oleh Gwe Yen Huat, seorang keturunan Tionghoa yang merasa perlu mengubah penamaan produknya.

Pasalnya, produksi pia ini terjadi saat masa pemerintahan orde baru yang melarang penamaan produk maupun usaha dengan nama Tionghoa. Tamiang dipilih sebagai identitas asal pembuatannya, yaitu di Jalan Tamiang No. 16, Medan. Anda juga bisa mengunjungi lokasi ini untuk membeli beraneka rasa pia yang dikemas menggunakan wadah menarik.

Oleh oleh Khas Medan Rujak Brayan

Oleh oleh Khas Medan Rujak Brayan

Anda yang suka rujak pasti sudah tidak asing dengan sajian berbahan dasar buah berlumur sambal gula jawa ataupun sambal petis. Nah, Kota Medan punya hidangan khas bernama Rujak Brayan yang terbilang unik. Sebab, rujak ini menggunakan saus berupa jus buah yang diberi tambahan gula.

Isian buah pada Rujak Brayan pun beraneka macam, seperti mangga, kweni, nanas, mentimun, pepaya, bengkoang dan kolang kaling. Rasanya sudah pasti tak perlu diragukan lagi. Lezat dan sangat menyegarkan, apalagi jika disantap ketika cuaca panas menyengat.

Menariknya, buah-buahan yang dijadikan Rujak Brayan harus terlebih dulu dibersihkan dan direndam menggunakan air garam. Hal ini bertujuan memberi rasa asin dan sensasi renyah di mulut. Kemudian, buah-buahan tersebut dipotong dadu agar lebih mudah disantap.

Setelah potongan buah siap, selanjutnya membuat saus yang terbuat dari mangga, kweni dan air yang dihaluskan atau dibuat jus. Perbandingan antara mangga dan kweni sekitar 8:2 untuk menjaga cita rasa serta kesegarannya. Tak heran, jika Rujak Brayan memiliki rasa manis, bercampur asin, masam, dan juga segar.

Oleh oleh Khas Medan Sirup Markisa

Oleh oleh Khas Medan Sirup Markisa

Sesuai dengan namanya, sirup ini dibuat menggunakan bahan dasar buah markisa segar yang telah dipisahkan dengan bijinya. Seperti halnya markisa, sirup ini memiliki rasa asam dan manis yang khas tapi tidak berlebihan. Ny. Lim adalah salah satu produsen sirup markisa khas Medan yang sudah ada sejak tahun 1954.

Produk ini cukup digemari sebagai oleh oleh khas Medan. Pasalnya, selain menggunakan bahan alami, sirup markisa ini tidak menggunakan pengawet dan pewarna. Bahkan, sirup ini juga dikenal menggunakan resep turun-temurun yang sudah terjamin kualitasnya.

Sirup ini memiliki warna kuning cenderung oranye karena dibuat menggunakan buah markisa asli. Agar lebih segar dan nikmat saat meminumnya, Anda disarankan menyajikan sirup markisa ini dalam keadaan dingin. Anda bisa menambahkan es batu pada segelas sirup markisa atau diamkan beberapa saat di dalam kulkas.

Sirup markisa sangat baik dikonsumsi bagi tubuh karena kaya akan kandungan vitamin C dan mineral lainnya. Jika Anda berminat membeli sirup markisa ini, silakan berkunjung ke Markisa Ny. Liem di Jalan Kpt. Maulana Lubis No. 8.

Oleh oleh Khas Medan Teri Medan

Oleh oleh khas Medan Teri Bajak Medan

Bagi Anda yang memang sengaja berburu kuliner ataupun oleh-oleh dengan rasa asin, maka ikan teri bisa jadi pilihan yang tepat. Ikan teri ini sangat populer di kalangan penduduk lokal. Jadi jangan heran, jika ikan teri sangat mudah ditemukan di mana saja, khususnya di pasar-pasar tradisional Kota Medan.

Umumnya, produk ikan teri yang dijual oleh tiap kios adalah jenis ikan teri nasi dan ikan teri tauge. Nah, bagi Anda yang berminat membawa ikan teri ini sebagai salah satu oleh-oleh, lebih baik membeli kemasan praktisnya saja. Saat ini sudah banyak sekali produk ikan teri olahan, salah satunya Teri Bajak Medan.

Produk yang cukup populer di Medan ini mengemas ikan teri menjadi sambal ikan teri yang memiliki berbagai varian rasa. Mulai dari sambal cabai rawit dan juga sambal cabai merah. Teri Bajak Medan ini bisa Anda dapatkan di Toko Nusantara yang ada di Jalan T. Amir Hamzah No. 17, Medan.

Baca Juga: Oleh-Oleh Khas Bali

Demikian beberapa jenis oleh-oleh khas Medan dan dan pernak pernik yang bisa Anda bawa pulang. Jadi, tunggu apalagi? Segera rencanakan liburan Anda dan bersiaplah untuk berburu berbagai sajian serta cinderamata menarik di Kota Medan. Semoga informasi ini bermanfaat, ya!

Tinggalkan Balasan