Oleh-oleh Khas Palembang

Oleh-oleh Khas Palembang

Diposting pada

Bicara mengenai oleh-oleh khas suatu daerah sangat banyak jumlahnya. Mulai dari sifatnya kerajinan tangan, souvenir berbagai ukuran dan tidak kalah penting adalah jenis kuliner. Seperti oleh-oleh khas Palembang yang mampu menggugah selera bahkan untuk orang-orang di luar kota.

Mengenal Lebih Dekat Tentang Kota Palembang

Mengenal Lebih Dekat Tentang Kota Palembang

Palembang merupakan ibukota dari Sumatera Selatan dan merupakan kota terbesar kedua setelah Medan. Luas wilayahnya mencapai 358,55 kmĀ². Jumlah penduduk sebanyak 1,7 juta. Ragam bahasa yang digunakan meliputi bahasa Rawas, Musi, Komering, Semendo dan Pasemah.

Baca Juga: Oleh-Oleh Khas Tanjung Pinang

Selain memiliki ragam bahasa, keragaman kuliner juga hadir di kota ini. Salah satunya pempek merupakan ciri khas Palembang. Wisatawan lokal maupun luar negeri sangat suka dengan cita rasa yang diberikan melalui hidangan khas Sumatera Selatan tersebut. Harganya juga cukup terjangkau.

Selain pempek masih banyak lagi jenis kuliner lainnya yang menggugah selera bagi siapa saja. Banyak tempat wisata untuk dapat dikunjungi seperti Jembatan Ampera, Kambang Iwak, Bukit Segutang, Punti Kayu dan masih banyak lagi. Lengkap sudah perjalanan tersebut apabila membawa cinderamata.

Aneka Makanan Kuliner Khas Palembang

Pempek bukan satu-satunya oleh-oleh khas Palembang melainkan masih banyak lagi variasi makanan lainnya yang pas bagi lidah siapa saja. Mulai dari makanan ringan hingga makanan berat berkumpul menjadi satu dan merupakan keunikan dari kuliner khas Palembang. Berikut di antaranya:

Kemplang

Kemplang Palembang

Cemilan yang renyah, gurih dan enak ini berasal dari Palembang. Kerupuk rasa ikan khas Sumatera Selatan ini memiliki tekstur kasar namun gurih ketika dikunyah. Cara membuat pada umumnya adalah dengan dibakar, walaupun ada teknik lain untuk mengolahnya. Adonan ini dibakar di atas bara api.

Bahan utama yang digunakan dalam pembuatan kerupuk khas Palembang ini adalah ikan gabus dan kakap. Namun sebagian pembuatnya juga menggunakan ikan tenggiri karena dinilai lebih mudah didapat. Lebih nikmat lagi kerupuk ini biasa dihidangkan dengan sambal terasi. Harga minimal sekitar Rp. 14.000.

Lempok Durian

Lempok Durian Palembang

Makanan berbentuk seperti dodol ini merupakan warisan kuliner dari turun temurun sehingga cita rasa khasnya tetap terjaga. Menggunakan bahan dasar berupa durian dicampur dengan gula. Proses memasaknya menggunakan kayu bakar dalam beberapa jam lamanya.

Lempok durian dikemas dalam berbagai bentuk dan ukuran. Harganya berkisar antara Rp. 30.000 hingga Rp. 75.000 tergantung berapa bungkus pembelian dan berat bersih dodol tersebut. Kandungan nutrisinya dapat mencegah anemia dan mengurangi resiko stroke maupun radang.

Kerupuk Pecah Seribu

Kerupuk Pecah Seribu Palembang

Selain kemplang ada lagi jenis panganan lain memiliki rasa renyah, nikmat dan gurih. Dari namanya juga terdengar unik. Pada umumnya kerupuk dengan bahan ikan diolah dengan cara digoreng, sama seperti pecah seribu sebagaimana akan menimbulkan retak pada bentuk fisik seperti mangkok.

Tidak kalah nikmat dengan kemplang, kerupuk pecah seribu sangat nikmat bila dimakan bersama dengan tekwan atau nasi hangat. Dikemas dalam berbagai ukuran, pada umumnya untuk 250 gram dihargai sekitar Rp. 20.000. Cukup terjangkau untuk dijadikan oleh-oleh usai berkunjung ke Palembang.

Aneka Oleh-oleh Kue Khas Palembang

Palembang mempunyai oleh-oleh khas yaitu brainly seperti aneka kue dari Palembang juga tidak kalah banyak variannya. Hal ini terbukti dari tempat asalnya dalam menjual dan memperkenalkannya pada wisatawan lokal maupun luar negeri. Beberapa di antaranya seperti:

Kue Lapis Maksuba

Kue Lapis Maksuba Palembang

Kue lapis khas Palembang ini dibuat dengan bahan dasar telur bebek dicampur dengan gula serta mentega. Meski bahannya terlihat sederhana, namun proses pembuatannya tidak mudah, sebab butuh ketelitian dan kecermatan melalui penambahan setiap lapis selama rentang waktu tertentu.

Rasanya yang enak tersebut tanpa perlu dibarengi dengan campuran bahan pengembang. Hanya saja butuh sekitar puluhan telur bebek pada setiap loyang. Biasanya kue lapis maksuba disediakan saat menyambut tamu atau dijual saat momen lebaran. Harganya bisa mencapai Rp. 195.000 per loyangnya.

Kue Delapan Jam

Kue Delapan Jam Palembang

Bukan tanpa alasan kue khas Palembang ini menggunakan durasi pada namanya. Kue delapan jam membutuhkan waktu 8 jam membuatnya. Cara mengolahnya dengan dikukus dan biasanya memiliki warna kecoklatan. Bahkan sebagian pembuatnya melebihkan waktunya agar semakin terasa lebih enak.

Jika ditinjau dari sejarahnya, kue basah ini dulunya dihidangkan untuk kalangan bangsawan. Namun sekarang semua orang dapat mencicipi kelezatannya. Kue delapan jam tersedia pada momen acara tertentu seperti perayaan imlek maupun Idul Fitri. Harga jualnya antara Rp. 105.000 hingga Rp. 400.000.

Kue Lumpang

Kue Lumpang Palembang

Kue basah berwarna hijau ini merupakan oleh-oleh kuliner khas Palembang. Proses pembuatannya dengan cara dikukus kemudian disantap dengan taburan kelapa di permukaan bagian atasnya. Disebut kue lumpang karena menyerupai bentuk wadah menghaluskan atau menumbukkan bahan dengan alu.

Teksturnya yang lembut memberikan rasa empuk saat dikunyah. Cita rasa manis dengan taburan kelapa serta aroma pandan yang menggoda, membuat kue ini cocok bagi lidah orang-orang di Indonesia. Harganya juga sangat terjangkau Rp. 2.500 hingga Rp. 3.000 per satuannya.

Kue Bolu Suri

Kue Bolu Suri Palembang

Bila dilihat sekilas kue bolu suri tampak tidak jauh beda dengan bika ambon dari Medan. Namun siapa sangka bila kue khas Palembang ini juga memberikan rasa nikmat dan menggugah selera. Bentuknya berongga dan adonannya ditempatkan pada sebuah loyang lalu dipanggang pada suhu 150 derajat.

Dinamakan bolu suri karena menyerupai bentuk sisir ketika diterjemahkan dari bahasa Palembang. Bahan utamanya menggunakan tepung terigu. Selain rasa dan aromanya yang nikmat, jenis kuliner ini mengenyangkan apabila dikonsumsi. Harga per loyangnya dibanderol senilai Rp. 120.000.

Queenroll Cake

Queenroll Cake Palembang

Tidak hanya kue tradisional saja melainkan diperkenalkan juga kue kekinian Palembang yang disebut Queenroll cake. Jenis kuliner ini merupakan kue dengan campuran keju berbentuk seperti gulungan memiliki bentuk lembut. Oleh-oleh kue lezat ini sangat cocok dinikmati bagi semua kalangan.

Ada berbagai pilihan rasa yang dapat dijadikan opsi mana saja sesuai keinginan. Varian rasa seperti rasa keju berlebih, cokelat cair, durian, kacang asin, the hijau, dan nanas. Harganya pun merata untuk masing-masing Queenroll Cake senilai Rp. 58.000 per kotaknya.

Kue Lapis Kojo

Kue Lapis Kojo Palembang

Membawa pulang oleh-oleh kue lapis kojo khas Palembang tentu merupakan pilihan tepat. Identik dengan warna hijau, makanan ringan ini berbahan dasar telor ayam dan telor bebek, santan, susu kental manis serta tidak ketinggalan daun pandan. Biasanya jenis kuliner ini tersedia saat lebaran tiba.

Harga per box kue lapis kojo dapat mencapai Rp. 300.000 karena isinya lebih tebal dan berisi satu loyang besar dan penuh. Namun jangan khawatir mahal sebab ada juga sebagian toko menjual dengan harga Rp 75.000 berdasarkan volume loyang yang lebih minimalis dan lebih bersahabat di kantong.

Aneka Sayuran Khas Palembang

Jenis kuliner lainnya yang tidak kalah menarik adalah aneka sayuran yang dihidangkan dalam makanan khas Palembang. Tidak hanya lezat, enak dan mengenyangkan, namun oleh-oleh berbahan sayur tersebut memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk tubuh karena terdapat berbagai vitamin di dalamnya.

Martabak HAR

Martabak HAR Palembang

Martabak Har merupakan martabak sayur asal Palembang. Diberi nama demikian sebab merupakan tempat pertama kali memperkenalkan jenis makanan ini. Tanpa diduga sajian utama dari rumah makan tersebut menjadi buah bibir sehingga semakin dikenal banyak orang.

Bila diperhatikan dengan seksama memang mirip dengan martabak sayur pada umumnya. Namun bila lebih jeli lagi terdapat ciri khas melalui cita rasa unik yang tidak ada pada makanan sejenisnya. Makanan olahan sayur ini dihidangkan dengan potongan daging kambing serta kecap pedas sebagai bumbunya.

Sayur Asam Khas Palembang

Sayur Asam Khas Palembang

Berkunjung ke kota Pempek jangan lupa untuk singgah di salah satu rumah makan yang ada di sana. Sayur khas Palembang ini memiliki kuah pekat disertai rasa bumbu asam, pedas, manis dan gurih. Sayur yang digunakan meliputi kol, sawi putih, melinjo, kecambah, nangka muda dan lain sebagainya.

Meskipun hampir mirip dengan kebanyakan sayur asam lainnya. Khusus dari Palembang dihadirkan tidak dalam warna bening, melainkan warna coklat pekat sebagai bentuk campuran berbagai bumbu ketumbar, kemiri, cabai, bawang merah, bawang putih, terasi tentunya dengan harga terjangkau.

Mie Celor

Mie Celor Palembang

Jenis kuliner berikutnya yang memanfaatkan sayur dalam hidangannya adalah Mie Celor. Pada menunya berisi kuah santan kental beserta bumbu khas dari Palembang sehingga sudah dikenal baik di dalam kota maupun di luar kota Palembang. Selain itu terdapat bahan pelengkap lainnya.

Supaya menambah cita rasa dari mie celor maka dilengkapi dengan tauge, udang, daun bawang, tauge, seledri serta irisan telur. Tidak lupa pula ditambah daging ayam yang sudah dipotong kecil-kecil untuk memberikan campuran rasa unik dan berbeda dengan makanan berbahan mie lainnya.

Makanan Khas Palembang Menyambangi Jakarta

Tidak serta merta berada di Pulau Sumatera, oleh-oleh khas Palembang di Jakarta juga turut dihadirkan demi memperluas jaringan pengenalan dan pemasaran. Banyak ditemui toko makanan ringan atau warung makan di Jakarta menghadirkan menu seperti yang ada di Sumatera Selatan.

Seperti salah satu warung di Jakarta Barat menyuguhkan berbagai makanan bervariasi seperti pempek lanjar, tekwan dan pempek kapal selam. Normalnya diberi harga Rp 24.000. Tidak hanya itu untuk porsi ekonomis juga tersedia makanan khas Palembang tersebut seharga Rp 8000.

Lokasinya dapat ditemukan di Kabayoran lama tepatnya di Jalan Meruya Ilir Raya No. 40. Jadi buat pengunjung dari luar kota yang penasaran dengan makanan khas Palembang dapat menyambangi warung tersebut jika kebetulan sedang berada di Jakarta. Tidak ada ruginya dan harganya juga murah.

Oleh-Oleh Pakaian dan Souvenir Khas Palembang

Banyak disuguhi oleh-oleh kuliner khas Kota Pempek maka masih ada lagi jenis oleh-oleh lainnya sayang bila dilewatkan. Berwisata ke Pusat ibukota Pula Sumatera bagian selatan tersebut perlu menyempatkan diri ke pusat oleh-oleh khas Palembang oncak Kota Palembang Sumatera Selatan.

Kain Songket Palembang

Kain Songket Palembang

Berwisata ke Palembang pengunjung dihadirkan oleh sebuah pemandangan berbagai kain dengan corak indah dan tradisional. Motif kain dari segi corak, warna tersaji dengan unsur Nusantara yang sangat kental. Kualitasnya juga tidak sembarangan, sehingga layak bila dijadikan oleh-oleh untuk dibawa pulang.

Harga yang ditawarkan juga bervariasi mulai dari Rp. 75.000 hingga Rp. 300.000 bergantung dengan tingkat kerumitan pembuatan dan lebar dari kain tersebut. Selain indah dan mengandung nilai seni tentu memberikan rasa bangga terhadap hasil karya Nusantara yang dihadirkan melalui kain songket tersebut.

Kaos Khas Palembang

Kaos Khas Palembang

Kaos khas Palembang menghadirkan sesuatu berupa tekstual atau gambar yang memperlihatkan identitas. Pada umumnya disediakan berbagai warna dan bentuk tulisan sehingga dapat dipilih sesuai dengan keinginan pengunjung. Maka dari itu ada baiknya membeli kaos tersebut sebagai cinderamata.

Ada banyak toko souvenir menjual segala kebutuhan oleh-oleh berbentuk kaos khas Palembang ini. Misalnya di Nyesnyes atau Oncak pakaian tersebut dijual seharga Rp. 70.000 disesuaikan dengan ukuran masing-masing. Cukup terjangkau untuk cinderamata hasil berwisata ke Ibukota Sumatera Selatan.

Sajadah Lihab

Sajadah Lihab Palembang

Sajadah tidak ketinggalan untuk dihadirkan sebagai cinderamata asal Kota Pempek tersebut. Matras yang dijadikan alas shalat tersebut mirip kasur tipis. Namun ukurannya disesuaikan sehingga memberikan kegunaan lain. Ada berbagai macam ukuran untuk dipilih sesuai keinginan.

Motif sajadah Lihab tetap membawa unsur budaya khas Palembang dan memberikan permukaan bidang lebih empuk sehingga nyaman untuk dipakai bertumpu saat shalat. Dari segi harga berkisar antara Rp. 75.000 hingga Rp. 150.000. Cukup terjangkau bagi wisatawan dalam maupun luar negeri.

Kain Jumputan

Kain Jumputan Palembang

Selain songket terdapat pula kain jumputan yang umumnya dipakai oleh para wanita di Palembang. Namun saat ini jenis kain tersebut dapat digunakan untuk upacara adat. Nilai budaya tinggi terlihat dari corak artistik pada permukaannya. Pilihan warna beragam juga menambah daya tarik tersendiri.

Kain jumputan termasuk oleh-oleh khas Lampung namun dapat dibedakan dari segi motif khas Palembang. Pernah memecahkan rekor sebab dibuat sepanjang seribu seratus meter membentang di atas jembatan Ampera. Secara tidak langsung hal tersebut dapat menjadi media pemasaran.

Lakuer

Lakuer Palembang

Bentuk kerajinan tangan menggunakan media kayu kemalo disebut Lakuer. Hasil seni tersebut berasal dari Palembang. Para pengrajin di sana membuat beragam bentuk seperti kotak, silinder, dan lingkaran. Permukaannya diperhalus menggunakan kertas pasir setelah kering dilukis menggunakan tinta.

Corak yang ditampilkan pada Lakuer lebih banyak mengangkat unsur alam. Tapi siapa sangka bahwa pada saat event Asian Games, wisatawan luar negeri berbondong-bondong membeli jenis kerajinan ini untuk dibawa ke Negara pengunjung tersebut. Suatu kebanggaan tersendiri bagi pengrajin di Palembang.

Miniatur Jembatan Ampera

Miniatur Jembatan Ampera

Jembatan Ampera sebagai ikon kota Palembang dituangkan dalam bentuk miniatur berseni tinggi. Tidak hanya indah namun hasil kreativitas dari pengrajin di sana patut diapresiasi. Sebab memberikan nuansa seperti berada di tempat aslinya. Bentuknya yang kecil, praktis untuk dibawa pulang.

Miniatur ini termasuk paling banyak dicari oleh wisatawan. Sebagai cinderamata yang jarang dan hanya berada di Kota Palembang maka tidak heran menjadi sasaran bagi pembeli. Harga yang ditawarkan bervariasi mengikuti ukuran S, M, L, dan skala 1:1500. Mulai dari Rp. 100.000 hingga Rp. 350.000.

Tas Cindo

Tas Cindo Palembang

Jika ingin melihat kombinasi antara modernitas dengan unsur budaya Palembang maka tas cindo adalah salah satunya. Sasaran penggunanya lebih kearah kalangan remaja wanita maupun pria. Tidak jarang para wisatawan memiliki minat untuk membelinya karena memiliki unsur keindahan dan bernilai seni.

Baca Juga: Oleh-Oleh Khas Riau

Demikianlah pembahasan mengenai oleh-oleh khas Palembang yang memiliki keragaman jenis dan bernilai artistik sehingga memberikan daya tarik bagi wisatawan local maupun mancanegara.

Tinggalkan Balasan