Oleh-oleh Khas Pangandaran

Sudah jauh datang dari rumah menuju tempat wisata di Pangandaran, namun tidak memberikan kesan, ini sama saja dengan makan nasi tanpa lauk pauk rasanya hambar. Apa lagi bagi para pelancong yang hobi jalan-jalan menelusuri pesisir pantai maka disarankan untuk tidak lupa membawa beberapa oleh-oleh khas Pangandaran.

Ragam Tempat Wisata dan Oleh-oleh Khas Pangandaran

Berwisata ke Pangandaran memang identik dengan tempat wisata berupa pantainya yang indah. Meskipun lokasi tersebut merupakan salah satu dari sekian banyak tempat wisata lainnya. Ada objek wisata seperti Cukang Taneuh, Pantai Batu Karas, Curug Bojong, Saung Muara dan masih banyak lagi.

Bagi pengunjung yang berada jauh dari lokasi wisata tersebut, tentu ingin perjalanannya meninggalkan kesan, makna serta memerlukan oleh-oleh khas Pangandaran untuk dibawa pulang. Maka dari itu tidak salah bila menyempatkan diri mengunjungi pusat cinderamata di sekitarnya.

Oleh-oleh berupa makan ringan, hasil kerajinan, produk baju dan celana serta aneka aksesoris berbagai ukuran yang praktis untuk dibawa pulang. Membawa cindera mata khas Pangandaran kelak akan memberikan makna dan kenang-kenangan sebagai bukti bahwa pengunjung menikmati perjalanannya.

Aneka Oleh-Oleh Khas Pangandaran

Perjalanan wisata erat kaitannya dengan membawa pulang oleh-oleh khas daerah wisata. Tanpa terkecuali ketika melancong ke objek wisata di Pangandaran. Ada beragam jenis cinderamata dapat dibawa pulang baik untuk diri sendiri maupun dibagikan pada sanak saudara, keluarga dan teman.

Tas Kamuti

Tas Kamuti

Oleh-oleh tas Pangandaran ada banyak ragamnya mulai dari bentuk anyaman dan corak batik. Salah satunya adalah tas kamuti. Cinderamata tersebut merupakan kerajinan khas Pangandaran yang dibuat dari tanaman Gebang atau sejenis enau hutan. Teknik menganyam dilakukan oleh tangan-tangan kreatif.

Baca Juga: Oleh-Oleh Khas Purwakarta

Produk tas lainnya juga berupa hasil anyaman dari rotan. Tidak jarang pula dijual dalam corak batik yang indah dengan variasi warna indah dan fashionable. Biasanya jenis cinderamata ini tujukan untuk kaum hawa sehingga sangat cocok untuk diberikan pada pasangan, istri atau pacar saat pulang nanti.

Jambal Roti

Jambal Roti

Bila diketahui dari namanya maka diketahui bahwa jambal roti Pangandaran adalah oleh-oleh kuliner. Namun ketika datang langsung ke toko untuk membelinya yang didapat pembeli bukanlah jenis roti melainkan ikan Manyung kering dan asin dengan berbagai berat dan ukuran potongan tertentu.

Jambal roti diolah tanpa bahan pengawet, rasanya enak, gurih dan empuk. Daging ikannya masih menempel pada tulang. Biasanya pecinta makanan pedas dapat memasukkan makanan olahan daging ikan Manyung ini dalam menu kulinernya. Harganya berkisar antara Rp. 65.000 hingga Rp. 85.000.

Kue Opak

Kue Opak

Bagi yang hobi berwisata sambil body rafting ada salah satu tempat di Kabupaten Pangandaran menyediakan fasilitasnya. Tidak hanya itu tersedia pula oleh-oleh khas Green Canyon berupa kue Opak. Cinderamata tersebut asli buatan tangan warga di sekitar sana.

Varian rasa yang dihadirkan ada rasa manis dan gurih. Kue Opak dimasak dengan cara dipanggang atau dimatangkan dalam oven. Bahan utamanya berasal dari ketan yang dikukus sampai matang kemudian dihaluskan hingga terbentuk adonan. Setelah itu dibentuk bulat-bulat lalu dijemur sampai kering.

Baju Pantai

Baju Pantai

Pangandaran memiliki banyak pantai yang indah dan cocok untuk dijadikan tempat rekreasi. Maka tidak heran bila cinderamata bernuansa pesisir ini hadir dalam bentuk produk fashion. Coraknya unik dan beragam tersedia dalam varian warna berbeda. Biasanya turut disertai teks bertuliskan Pangandaran.

Jika pengunjung saat berwisata ke sana tidak sempat membeli produk fashion ini, maka tidak perlu khawatir karena oleh-oleh Pangandaran online turut menyediakannya kategori baju pantai. Hal ini dikarenakan tiap-tiap pedagang kaos di sekitarnya sudah memiliki toko daring.

Aksesoris

Aksesoris

Hasil perairan air asin berupa kerang di pantai Pangandaran ternyata memberikan manfaat lebih selain dagingnya yang dapat dikonsumsi dan kulitnya dapat dijadikan produk kerajinan. Hasil kreativitas dari tangan-tangan ahli, kulit kerang tersebut dapat disulap menjadi hiasan-hiasan dinding dan aksesoris.

Belum lagi gelang khas Pangandaran dengan berbagai motif artistik menawan menambah daya tarik bagi pengunjung untuk mempercantik penampilan. Aksesoris ini biasanya dibuat dari tanaman merambat yang disebut Hata paling banyak tumbuh di daerah sekitar selain sebagai tali pengikat.

Aneka Cinderamata Khas Tasikmalaya

Sekitar 2.5 jam perjalanan dari Kabupaten Pangandaran, wisatawan akan menempuh jarak 68.4 kilometer menuju daerah Sang Mutiara dari Priangan Timur. Selain memiliki berbagai tempat wisata, oleh-oleh khas Tasikmalaya turut beragam jenisnya mulai dari kuliner, kerajinan tangan dan lain-lain.

Batik Tasikmalaya

Batik Tasikmalaya

Jika ingin melihat-lihat batik khas Sunda maka sempatkan diri untuk mengunjungi pusat oleh-oleh di Kota Tasikmalaya. Warna kain batik tampak beragam dengan memberikan kesan cerah dan berani. Coraknya berbentuk flora dan fauna dengan rupa geometris mirip seperti motif batik Solo.

Tempat yang dapat disinggahi untuk membawa pulang cinderamata ini adalah Kampung Batik Cigeureung. Dari segi harga tentunya bervariasi menyesuaikan tingkat kerumitan dalam membuatnya. Maka dari itu harga batik tulis lebih mahal daripada batik cap sebagaimana lebih mudah menerapkannya.

Tutug Oncom

Tutug Oncom

Dari segi wisata kuliner makanan khas Sunda ini juga dikenal di Tasikmalaya. Tapi keunikannya adalah menggunakan olahan makanan dari oncom yang ditumbuk atau ‘tutug’. Nasi tutug oncom menjadi salah satu primadona karena memberikan kelezatan dan kenikmatan tersendiri ketika sampai di lidah.

Bagi pengunjung dari luar daerah juga dapat menikmati hidangan istimewa ini. Bahkan ada pula disediakan secara instan dalam bentuk kemasan sehingga praktis untuk dibawa pulang. Harga per bungkusnya disesuaikan berdasarkan beratnya, untuk 175 gram dijual senilai Rp. 30.000.

Sale Pisang

Sale Pisang

Masih dalam bentuk kuliner, makanan olahan berbahan dasar pisang ini kerap dijadikan oleh-oleh yang dapat dibawa pulang setelah berwisata ke Tasikmalaya. Meskipun sale pisang ada yang dijual di tempat lain namun keunikannya terletak pada teksturnya lebih tebal dengan sedikit dilapisi adonan.

Proses pembuatan sale pisang ini dilakukan dengan cara dijemur sampai pisang benar-benar mengering. Setelah itu diberi adonan tepung lalu digoreng. Dengan warna kecokelatan pada bagian permukaan serta rasa manis di lidah. Harganya juga terjangkau mulai dari Rp. 5.000 sampai Rp. 10.000 di pasaran sekitar.

Wajit

Wajit

Oleh-oleh khas Tasikmalaya berikut dikenal dengan nama wajit. Dibentuk menyerupai limas atau piramida dengan balutan daun jagung kering. Rasanya yang manis dan legit khas gula merah memiliki aroma menggoda dan menarik pengunjung untuk mencicipinya.

Wajit khas Tasikmalaya sifatnya awet hingga 20 hari bila ditempakan pada suhu ruangan sehingga tetap terjaga kondisinya apabila dijadikan oleh-oleh untuk dibawa pulang. Toko yang dapat dikunjungi adalah Sentra Wajit di Desa Bunisari. Per kemasannya biasa dijual dengan harga Rp. 15.000 hingga Rp. 20.000.

Keripik Sukun

Keripik Sukun

Bagi pengunjung yang suka makanan ringan maka ketika berwisata ke Tasikmalaya dapat mencicipi gurihnya keripik sukun. Berbeda dengan keripik pada umumnya, jenis makanan ini dibuat dari sukun matang dengan irisan tipis kemudian ditaburi bumbu khusus sebagai penambah rasa nikmat.

Ciri khas warna kuning keemasan tampak jelas pada tampilan luarnya. Meskipun dapat dibuat sendiri, untuk menyamai keripik sukun khas Tasik rasanya jauh berbeda. Lagipula harganya juga tidak mahal hanya sekitar Rp. 18.000 rupiah per kemasan 200 gram lebih praktis dan mudah dibawa pulang.

Payung Geulis

Payung Geulis

Tidak melulu soal kuliner, Tasikmalaya juga menyediakan oleh-oleh khas untuk kebutuhan rumah tangga. Payung geulis atau payung cantik ini rangkanya terbuat dari kayu sedangkan sebagai permukaan dihiasi dengan kain border dengan motif berbagai rupa biasanya bergambar bunga dengan varian warna.

Harga payung cantik ini dibanderol dengan harga Rp. 350.000 untuk diameter 66 sentimeter. Sedangkan dengan diameter 84 sentimeter harganya Rp. 400.000. Meskipun harganya lumayan mahal namun setimpal dengan nilai artistik tertera pada alat kebutuhan di saat hujan tiba tersebut.

Kelom Geulis

Kelom Geulis

Masih menggunakan embel-embel geulis, kali ini bukan merupakan makanan melainkan jenis kerajinan berbahan kayu mahoni. Sebagai oleh-oleh asal Tasikmalaya umumnya diterapkan pada sandal bermotif dengan berbagai warna cerah maupun gelap. Proses mewarnainya menggunakan airbrush.

Sesuai dengan namanya kelom geulis, hasil kerjinan ini memang terlihat cantik dan menawan. Harga jualnya relatif terjangkau untuk berat 0.5 kilogram dijual seharga berkisar antara Rp. 75.000 hingga Rp. 115.000. Jenis cinderamata ini dapat ditemui di Kecamatan Tamansari, Tasikmalaya.

Oleh-Oleh Khas Pangandaran Ala Ciamis

Menuju jarak 20 kilometer ke arah Timur Tasikmalaya, Wisatawan akan tiba di Kota Pensiun dengan segala ciri khas daerah wisata disertai dengan oleh-oleh khas Ciamis yang mengesankan. Jadi jika kebetulan berkunjung ke sana jangan lupa untuk menyempatkan diri membawa cinderamata.

Galendo

Galendo

Makanan satu ini berasal dari Ciamis, bahan utama pembuatannya adalah santan atau sari pati kelapa. Bentuk luarnya seperti serbuk dan dikemas sedemikian rupa. Proses pembuatannya juga tergolong mudah yakni dengan santan kelapa yang mengendap lalu ditekan hingga minyaknya berkurang.

Setelah itu keringkan maka perlahan akan mengeras sehingga dapat dipotong lalu dihidangkan kepada pembeli. Selain itu ada banyak varian rasa mulai dari apel, susu, stroberi, lemon dan pastinya original. Jika disinggung urusan harga, jajanan ini dibanderol senilai Rp. 35.000 sampai Rp. 45.000.

Dendeng Sapi

Dendeng Sapi

Jenis kuliner berikutnya yang tidak kalah menggiurkan adalah dendeng sapi. Olahan daging yang diiris tipis-tipis ini pada umumnya diberi racikan rempah-rempah kemudian dibiarkan kering agar tahan lebih lama. Bagi wisatawan kebetulan berkunjung ke Ciamis sempatkan diri untuk menikmati makanan ini.

Salah satu tempat menjualnya berada di Jalan Rancapetir No. 27 Ciamis, Jawa Barat. Dikemas dengan berbagai ukuran dan berat harganya mulai dari Rp. 20.000 hingga Rp. 83.000, cukup terjangkau untuk hidangan lezat penuh manfaat tersebut.

Gula Aren

Gula Aren

Memang benar gula aren ada dihampir setiap Kota, namun untuk produksi asal Ciamis patut dipertimbangkan sebagai oleh-oleh. Produk kuliner ini berasal dari bahan nira yang diperoleh dari Pohon aren. Kemudian diolah melalui cara tradisional sehingga terjaga keasliannya.

Bumbu dapur ini banyak ditemui di sekitar pasar tradisional dan dapat diberikan sebagai cinderamata asal Ciamis kepada tetangga, keluarga atau saudar yang hobi memasak. Dari segi harga tentunya terjangkau dan tidak perlu khawatir untuk dibawa pulang karena awet dan tahan lama.

Serabi / Surabi

Serabi

Serabi memang sudah menjadi makanan khas Jawa Barat karena rasanya yang enak. gurih dan pas di lidah. Pada umumnya surabi dihidangkan dengan campuran beraneka rasa seperti oncom pedas atau cairan gula merah. Namun dengan pesatnya inovasi makanan ini diberi banyak pilihan topping.

Jika ingin mencicipi hidangan ini, wisatawan di Ciamis dari Pangandaran juga dapat mengunjungi warung-warung sekitar.

Harga jualnya mulai dari Rp. 5.000 hingga Rp. 15.000 bergantung pada pilihan topping yang dipilih konsumen. Bila ingin membawanya pulang, disarankan tidak langsung mencampurinya dengan cairan gula merah.

Kecimpring

Kecimpring

Jenis oleh-oleh kuliner khas Ciamis berikutnya adalah kerupuk berbahan dasar singkong dengan campuran racikan rempah. Mirip seperti emping hanya saja bahan dasarnya bukan melinjo. Teksturnya yang kering akan awet bila dibawa pulang untuk digoreng sendiri bila memungkinkan.

Jenis makanan ringan ini dapat dijumpai saat berkunjung ke pasar-pasar tradisional. Biasa disajikan dalam kemasan sudah digoreng atau masih mentah. Dari segi harga juga terjangkau berkisar antara Rp. 10.000 hingga Rp. 20.000 per bungkus. Namun bila dibeli mentah nominalnya Rp. 30.000 per kilogram.

Saroja

Saroja

Dari namanya mungkin terdengar unik dan jarang diketahu banyak orang. Namun untuk oleh-oleh khas Ciamis akan sangat berkesan bila dibawa pulang. Saroja merupakan satu dari sekian banyak kue tradisonal berbahan dasar tepung terigu kemudian dicetak pada cetakan bermotif bunga.

Biasanya Saroja dihidangkan saat momen lebaran tiba. Rasanya gurih dan renyah dengan tekstur kering sehingga awet untuk jangka waktu tertentu. Jajanan ini dapat ditemui ketika berpapasan dengan toko oleh-oleh atau Pasar Rancah dengan harga Rp. 2.000 tiap sepuluh buah terbungkus dalam kemasan.

Kue Clorot

Kue Clorot

Salah satu jenis kuliner tradisional asal Ciamis adalah kue clorot. Namanya terbilang unik, namun untuk soal rasa terasa lembut dan manis di lidah. Berbahan dasar beras serta gula aren kemudian dibungkus dengan daun kelapa kemudian digulung secara memanjang menyerupai bentuk teropong.

Bagi pelancong yang kebetulan berlibur di Ciamis dan ingin membawa oleh-oleh dapat mengunjungi Cimerak, Cijulan dan Parigi untuk mendapatkan jajanan ini. Harganya cukup terjangkan mulai dari Rp. 2.000 hingga Rp. 3.000 sudah bisa merasakan kue teropong manis tersebut.

Tempat Penginapan di Sekitar Pangandaran

Mengingat banyaknya tempat wisata yang dapat dikunjungi di Kabupaten Pangandaran rasanya belum memuaskan bila hanya dinikmati dalam satu hari. Apalagi bagi pengunjung dari luar provinsi paling banyak menghabiskan waktu di perjalanan. Tapi jangan khawatir karena banyak tersedia hotel di sekitar.

Tempat penginapan ini umumnya berada tidak jauh dari tempat wisata terlebih lagi di dekat pesisir pantai. Harga yang dipatok per malamnya bervariasi mulai dari hotel dengan bathtub di Pangandaran sampai dengan penginapan sederhana. Semakin lengkap fasilitasnya maka biayanya semakin tinggi.

Baca Juga: Oleh-Oleh Khas Sukabumi

Pemilihan tempat menginap dapat dipesan secara langsung di tempat atau dapat pula membukukannya lebih dahulu secara online. Semua kembali pada keinginan masing-masing pelancong selama diperoleh kesan wisata menyenangkan dan memuaskan untuk disinggahi.

Demikianlah pembahasan mengenai oleh-oleh khas Pangandaran sebagaimana merupakan salah satu Kabupaten di Jawa Barat yang kaya dengan objek wisata dan berbagai cinderamata berupa kerajinan tanga, kuliner, produk fashion dan masih banyak lagi tentunya dapat ditemui saat berkunjung ke sana.

Tinggalkan komentar