Oleh-oleh Khas Pontianak

Oleh-oleh Khas Pontianak
04Jul, 2020

Akhir-akhir ini Pontianak sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Barat menjadi primadona sebagai destinasi wisata populer dengan pesona alam luar biasa. Bukan hanya itu saja, daerah tersebut juga terkenal kaya akan warisan budaya, maka tidak heran banyak wisatawan berburu oleh-oleh Khas Pontianak ketika berkunjung ke tanah Dayak tersebut.

Ragam Oleh-oleh Makanan dan Minuman Khas Pontianak

Pontianak yang terkenal dengan julukan sebagai kota katulistiwa ini memang menjadi surganya wisata kuliner. Karena daerah Kalimantan Barat tersebut memiliki segudang olahan makanan dan minuman bercitarasa luar biasa dan patut Anda dicicipi ketika berkujung ke sana, di antaranya yaitu:

Lempok Durian

Lempok Durian Pontianak

Pontianak memang terkenal dengan Kota penghasil Durian. Memanfaatkan kondisi tersebut kini banyak UKM yang kreatif mengolah buah tersebut menjadi berbagai makanan ataupun minuman bercitarasa luar biasa, salah satunya Lempok.

Sekilas cara pembuatan lempok ini mirip seperti dodol, namun bedanya komposisi duriannya lebih banyak dibanding tepung. Bagi Anda pecinta buah Durian, patut untuk mencoba olahan makanan yang satu ini. Dengan cita rasanya unik dan khasnya membuat lidah tidak ingin berhenti mengunyah.

Lempok Durian jajanan khas Kalimantan Barat cocok dijadikan buah tangan untuk kerabat tercinta, karena makanan ini bisa tahan lama. Harganya pun juga terbilang ramah dikantong, hanya dengan membayar Rp. 90.000 saja, Anda sudah bisa membawa pulang 1 kotak berisi 500 gram.

Brownies Durian

Brownies Durian Pontianak

Jika pada umumnya brownies terbuat dari coklat, beda dengan kue khas Pontianak yang satu ini, karena terbuat dari bahan dasar daging buah durian segar dengan campuran tepung, mentega, gula serta telur.

Proses pembuatan brownies ini juga bervariasi, bisa dilakukan dengan cara dipanggang ataupun dikukus. Kue tersebut biasanya dijual dalam kemasan box berukuran 10 x 22 cm. Bagi Anda pecinta buah durian wajib mencobanya.

Brownies durian ini cocok dijadikan buah tangan ketika pulang dari Pontianak, karena kue tersebut bisa tahan hingga 3 hari. Jika berminat membelinya, Anda bisa mengunjungi berbagai toko yang menjual oleh-oleh. Biasanya per box dijual berkisar Rp. 60.000.

Dodol Durian

dodol Durian khas Kalimantan Barat

Jajanan tradisional lainnya yang terbuat dari olahan buah Durian yaitu dodol. Makanan ini biasanya dijadikan sebagai oleh-oleh khas Mempawah oleh para wisatawan. Menariknya lagi, ternyata produk unggulan daerah tersebut kini banyak dijual di berbagai kota termasuk Aceh.

Jajanan dodol Durian khas Kalimantan Barat ini cukup unik, karena kemasannya menggunakan daun sehingga lebih ramah lingkungan. Belum banyak yang tahu jika jajanan itu terbuat dari campuran bahan tepung ketan, gula serta santan tersebut tanpa menggunakan bahan pengawet.

Jika Anda bingung mencari buah tangan untuk sanak sodara di rumah, dodol Durian ini bisa menjadi pilihan tepat. Jajanan bercitarasa manis tersebut sangat mudah ditemui karena banyak dijual di toko oleh-oleh. Bicara soal harga, biasanya perkemasan dibandrol Rp. 100.000 saja.

Manisan Asam Paya

Manisan Asam Paya Pontianak

Pontianak selain terkenal sebagai penghasil Durian terbesar, di kota ini juga banyak ditemui buah asam paya. Sekilas dilihat dari bentuknya mirip seperti salak, namun rasanya lebih masam. Memanfaat kondisi tersebut, banyak warga mengolahnya untuk dijadikan manisan.

Manisan khas Pontianak ini memang spesial, karena dibuat dari bahan dasar asam paya yang hanya bisa ditemui di Kalimantan, dengan campuran air, gula pasir, garam serta pewarna makanan dan sedikit bahan pengawet alami yakni natrium benzoat.

Manisan asam paya tergolong kering, jadi bisa bertahan lama hingga 1 tahun. Buat Anda yang bingung mencari oleh-oleh khas Pontianak, makanan ini bisa jadi pilihan. Bicara soal harga cukup terjangkau, untuk kemasan dengan berat 500 gram biasa dibandrol Rp. 57.000 saja.

Manisan Kandis Salju

Manisan Kandis Salju Pontianak

Buat Anda penggemar manisan wajib mencoba kandis salju ini ketika berlibur ke Pontianak. Makanan ini terbuat dari mangga hutan yang terkenal memiliki cita rasa asam dan pastinya menggungah selera, terutama untuk ibu hamil.

Manisan dari buah ini diberikan nama kandis salju oleh masyarakat setempat, sebab dalam penyajiannya ditambahkan taburan bubuk gula putih di seluruh permukaannya. Selain memiliki cita rasa unik, ternyata makanan tersebut juga mempunyai khasiat dapat menurunkan kolesterol.

Jika berkunjung ke Pontianak, manisan kandis salju ini menjadi pilihan buah tangan yang tidak boleh terlewatkan. Makanan tersebut banyak dijual di berbagai toko atau pusat oleh-oleh dan harganya pun sangat murah, hanya Rp. 19.000 saja perkemasan dengan berat 200 gram.

Madu Hutan

Madu Hutan Pontianak

Pontianak selain terkenal memiliki banyak jajanan tradisional, ternyata daerah ini juga memiliki pesona alam yang luar biasa, salah satunya yakni Danau Sentarum. Di kawasan tersebut banyak petani madu alami (periau) mengabiskan hari-harinya untuk bekerja.

Danau Sentarum ini terkenal sebagai wilayah penghasil madu alami berkualitas, karena semua prosedur pemanenan dilakukan dengan cara terstandar. Tiap tahunnya daerah tersebut bisa panen hingga 108 ton.

Madu hutan asli Pontianak ini bisa dijadikan buah tangan, karena mengandung banyak manfaat, seperti menambah stamina dan meregenerasi sel tubuh yang rusak. Jika ingin membawanya pulang, Anda harus merogoh kocek sekitar Rp. 85.000 untuk perkemasan berukuran 300 gram.

Coklat Cempon

Coklat Cempon Pontianak

Salah satu oleh-oleh Khas Pontianak yang cukup terkenal memiliki citarasa unik dan banyak diminati para wisatawan yakni coklat cempon. Makanan ini sangat unik karena menggunakan bahan campuran dari lidah buaya dan kismis.

Meskipun begitu, cemilan Pontianak (cempon) berupa coklat ini memiliki cita rasa yang khas dan tekstur berbeda dari umumnya. Makanan ini diklaim sangat bagus untuk kesehatan kulit. Sebab kandungan lidah buayanya mengandung vitamin C.

Coklat cempon dibuat dengan bahan dasar kakao massa, lemak nabati, susu soya lesitin dan tanpa pengawet. Buat Anda yang penasaran ingin mencoba cemilan unik khas Pontianak ini, bisa membeli produk tersebut di berbagai toko oleh-oleh yang umumnya dibandrol dengan harga Rp. 18.000.

Kerupuk Amplang

Kerupuk Amplang Pontianak

Selain penghasil Durian, Kota Pontianak juga terkenal memiliki hasil laut yang melimpah. Maka tidak heran jika daerah ini memiliki banyak olahan makanan berbahan dasar ikan, salah satunya yang cukup populer yakni kerupuk amplang.

Kerupuk amplang khas Pontianak ini terbuat dari bahan dasar ikan Tenggiri atau Belidak, dicampur dengan tepung kanji, bawang putih, telur, garam, air dan bumbu penyedap. Adonan tersebut kemudian dibentuk tipis dengan cara diiris, baru setelah itu digoreng.

Kerupuk amplang ini menjadi favorit banyak wisatawan, karena cita rasanya yang gurih dan kaya gizi. Harganya pun terbilang relatif murah hanya Rp. 16.000 saja perbungkus. Cemilan ini banyak dijual di toko oleh-oleh khas Pontianak, kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Kacang Piinatsu

Kacang Piinatsu Pontianak

Buat Anda penggemar makanan ringan, ketika berkunjung ke Kota Pontianak wajib mencicipi kacang Piinatsu, cemilan yang sangat populer dan banyak diburu oleh para wisawatan untuk dijadikan oleh-oleh.

Sekilas bentuknya menyerupai molen kecil, namun bedanya dibagian dalam berisikan kacang tanah yang luarnya diselimuti gulungan tepung dengan perpaduan cita rasa manis serta asin. Sehingga ketika dikunyah terasa gurih dan sangat renyah.

Cemilan ini dibuat dengan cara digoreng, setelah agak dingin akan dimasukkan kedalam plastik dan siap dipasarkan. Setiap kemasan berisikan 150 gram kacang piinatsu tersebut biasanya dijual cukup terjangkau yaitu hanya Rp. 15.000 saja.

Minuman Segar Lidah Buaya

Minuman Segar Lidah Buaya Pontianak

Jika pada umumnya lidah buaya banyak dijadikan produk kecantikan, berbeda halnya dengan masyarakat Kalimantan yang mengolah tumbuhan tersebut menjadi minuman dengan berbagai khasiat, seperti mengatasi masalah pencernaan, mengobati radang sendi dan masih banyak lainnya.

Namun perlu diketahui, dari 300 lebih jenis lidah buaya hanya satu saja yang bisa diolah menjadi minuman atau makanan, yaitu Aloe Vera Barbadensis. Spesies ini banyak tumbuh di daratan Kalimantan terutama dikawasan Borneo.

Minuman khas Pontianak dari lidah buaya ini dipasarkan dalam kemasan siap saji sehingga lebih praktis, jadi jika Anda berminat untuk membelinya dan dibawa pulang untuk olah sangat cocok. Biasanya 1 paket dus berisiskan 20 bungkus kemasan kecil dan dibandrol dengan harga Rp. 60.000.

Kerupuk Lidah Buaya

Lidah buaya khas Pontianak tidak hanya diolah untuk dijadikan minuman saja, ternyata tumbuhan ini juga banyak dijadikan makanan yang memiliki cita rasa luar biasa dan pastinya berbeda dari lainnya, contohnya seperti kerupuk.

Masyarakat setempat memanfaatkan tumbuhan tersebut untuk diambil lendir serta dagingnya untuk diolah menjadi kerupuk dengan campuran tepung tapioka, telur serta bahan-bahan lainnya. meskipun dalam prosesnya membutuhkan waktu yang cukup panjang seperti dicuci dan dijemur hingga kering.

Kini kerupuk dari lidah buaya ini terdapat dua varian yang bisa dipilih sesuai selera yakni manis pedas dan bawang putih. Buat Anda yang penasaran ingin mencoba makanan ini bisa membelinya di pusat oleh-oleh. Umumnya setiap kemasan dengan berat 0,15 kg dijual seharga Rp. 19.000.

Kue Bingke

Kue Bingke Pontianak

Salah satu jajanan tradisional yang menjadi favorit masyarakat Pontianak dan menjadi incaran para wisatawan baik lokal maupun mancanegara yaitu bingke. Kue ini memiliki cita rasa manis serta bertekstur lembut.

Kue tersebut dibuat dari berbagai bahan seperti telur, santan kental, tepung terigu dan gula pasir. Proses pembuatannya pun juga cukup rumit, karena adonan harus dicetak dulu kemudian baru dipanggang hingga 2 kali, untuk mendapatkan tingkat kematangan yang pas.

Selain itu, juga memiliki beragam variasi yang patut Anda coba, mulai dari tape, kentang, labu, nangka, pandan, kelapa muda, cokelat dan keju. Jika ingin membeli jajanan tersebut bisa mengunjungi pusat oleh-oleh. Harga bingke Pontianak sendiri berkisar Rp. 10.000 hingga Rp. 20.000.

Ragam Kerajinan Oleh-oleh Khas Pontianak

Pontianak selain terkenal kaya akan berbagai olahan makanan dan minuman lezat, daerah ini juga populer dengan beragam kerajinan warisan budaya yang bisa dijadikan pilihan sebagai buah tangan. Kini produk-produk tersebut sudah merambah ke pasar Internasional, di antaranya seperti:

Tenun Ikat Etnik

Tenun Ikat Etnik Pontianak

Pontianak sejak lama sudah terkenal dengan kerajinan tenun yang mendunia seperti di Belanda, Jerman, Amerika dan beberapa neraga Eropa lainnya, salah satunya yakni ikat etnik bahkan produk tersebut pernah meraih beberapa penghargaan seperti Upakarti dan Warisan Budaya Tak Benda.

Sejauh ini terdapat dua metode pewaranaan kain tenun tersebut. Pertama, alami dengan menggunakan bahan-bahan alami seperti akar pohon, dedaunan, kulit kayu serta berbagai jenis tumbuhan. Kedua, memakai zat-zat kimia.

Proses pembuatannya membutuhkan waktu yang cukup lama, untuk ukuran 2,2 meter biasanya memakan waktu hingga 2 bulan. Maka tidak heran jika ikat etnik khas Pontianak tersebut dijual berkisar Rp. 800.000 sampai Rp. 1.000.000.

Batik Dayak

Batik Dayak Pontianak

Selain aksesoris dan kain tenun, kurang lengkap rasanya jika berkunjung ke Kalimantan Barat pulang tidak membawa batik Dayak. Kain ini menjadi salah satu incaran yang paling laris diburu para wisatawan karena tidak terdapat di tempat lain.

Batik khas Pontianak, Kalimantan Barat ini cukup unik, tampilannya pun menarik dengan gradasi warna merah terang, kuning dan hijau. Biasanya motifnya menggambarkan simbol-simbol suci suku Dayak, seperti perisai kayu serta burung rangkong dengan paruh lancip dan melengkung.

Batik dayak ini hadir dengan pilihan kain yang beragam, mulai dari satin, katun dan sutera. Harganya pun bervariasi, karena tergantung kualitas, kompleksitas serta motif, umumnya berkisar mulai dari Rp. 35.000 hingga Rp 150.000 per meternya.

Tanjak Melayu

Tanjak Melayu Pontianak

Jika berkunjung ke beberapa acara adat di Kalimantan Barat seperti pernikahan, pasti Anda akan banyak menemui kaum pria mengenakan aksesoris ikat di kepala, masyarakat setempat menamainya sebagai tanjak Melayu.

Ikat kepala atau populer dengan nama tanjak Melayu ini merupakan ciri khas Kota Pontianak yang dibuat menggunakan kain tenun songket asli. Produk warisan bangsa tersebut kini sudah merambah pasar Internasional seperti di Malaysia, Tiongkok, Taiwan dan beberapa negara lainnya.

Tanjak Melayu ini bisa jadi alternatif untuk dijadikan cinderamata ketika berkunjung ke Pontianak, terutama bagi Anda pecinta benda-benda unik berbau seni. Biasanya produk tersebut dibandrol seharga Rp 150.000 saja per buah.

Kerajinan Manik

Kerajinan Manik Pontianak

Tahukah Anda, ternyata di Kalimantan Barat selain populer dengan kain tenunnya juga terkenal memiliki kerajinan manik-manik yang unik dan khas. Bentuknya pun beragam, mulai dari kalung, gelang, cincin, tas serta masih banyak lainnya.

Kerajinan manik-manik ini biasanya dilakukan oleh para perempuan dari suku Dayak secara handmade sehingga membutuhkan waktu cukup lama dan biasanya perlu dilakukan rituan khusus sebelum membuat motif-motif tertentu, seperti Kakaletau yang gambarnya menyerupai manusia.

Kerajinan manik-manik ini memang cukup unik serta menarik dengan perpaduan warna yang cantik. Produk tersebut cocok jika Anda jadikan buah tangan ketika berkunjung ke tanah Dayak, karena banyak dijual di toko souvenir, harganya pun beragam mulai dari Rp 22.500 hingga Rp 175.000 an.

Anyaman Rotan

Anyaman Rotan Pontianak

Selain populer dengan kain tenunnya, kota Pontianak juga terkenal karena memiliki anyaman yang cukup unik, karena terbuat dari rotan asli dan disusun secara rapi. Menariknya lagi, produk tersebut bisa tahan lama.

Proses pembuatan anyaman ini masih menggunakan cara tradisional dengan proses yang rumit, karena rotan harus dibelah sehingga menghasilkan ukuran yang sama kemudian dihaluskan. Untuk satu barang biasanya memakan waktu 3 hingga 7 hari.

Bentuk anyaman rotan ini beragam seperti tikar, sandal, tudung saji, topi, keranjang, tempat nasi, tas, ringkak, tajau,slipang dan masih banyak lainnya. Produk kreasi ini bisa Anda jadikan sebagai souvenir, biasanya barang-barang tersebut dijual dengan harga mulai dari Rp 80.000 an saja.

Itulah beberapa rekomendasi oleh-oleh Khas Pontianak yang beragam, mulai dari makanan, minuman hingga berbagai kerajinan unik yang wajib Anda bawa pulang ketika berkunjung ke tanah Dayak tersebut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *