Oleh-Oleh Khas Samarinda

Sebagai daerah yang memiliki pariwisata lengkap membuat banyak pengunjung membanjiri Samarinda setiap tahunnya. Selain itu di sini tersedia berbagai macam oleh-oleh khas Samarinda. Mulai dari makanan serta aksesoris dan pernak-pernik.

Makanan unik untuk Oleh- oleh khas Samarinda yang Menggugah Selera

Kalimantan Timur memang terkenal kaya akan kebudayaan dan pariwisata alamnya. Ada banyak hal menarik di sana. Berikut adalah 7 macam oleh-oleh dari Samarinda yang bisa Anda pinang:

Keminting Khas Samarinda

Keminting Khas Samarinda

Kemiting ini dikenal juga dengan nama kue kemiri karena bentuknya memang mirip. Terbuat dari bahan alami seperti, tepung sagu, gula aren. Sehingga menghasilkan rasa gurih, renyah dan juga manis yang sangat khas. Bahkan makanan ini tahan sampai empat bulan.

Dengan begitu, sangat aman untuk Anda bawa atau mau dikirim ke darah yang jauh. Meski tampilannya sederhana, kue berbentuk kemiri ini mempunyai kualitas export. Menurut pengakuan seorang pedagang, dia bisa meraup hasil jutaan rupiah per bulan.

Baca Juga: Oleh-Oleh Khas Pontianak

Pembuatan kue kemiting atau kemiri tersebut masih menggunakan alat manual seadanya. Kabarnya, jika diolah dengan mesin, rasanya tidak khas lagi. Selain di Samarinda, makanan ini tersedia juga di toko oleh-oleh Khas Tenggareng.

Lempok Durian Khas Samarinda

Lempok Durian Khas Samarinda

Lempok Durian banyak tersebar di sebagian Indonesia. Beberapa Provinsi mengakui makanan ini berasal dari daerahnya, seperti Riau, Sumatra Selatan dan Kalimantan Timur. Tapi, sampai saat ini belum ada fakta mengenai asal-usul olahan tradisional tersebut.

Karena belum ada kepastian mengenai di mana pertama kali lempok durian dibuat, sehingga lebih dari dua Provinsi mangakui hak tersebut. Mungkin disebabkan bahan bakunya juga tersebar hampir di seluruh penjuru Indonesia.

Pembuatan makanan yang mirip dodol ini lumayan sulit. Butuh waktu berjam-jam untuk mengaduknya. Kuliner unik tersebut juga termasuk salah satu makanan khas Kalimantan Timur. Untuk harga Lempok Durian Samarinda sangat terjangkau.

Kue Ilat Sapi Khas Samarinda

Kue Ilat Sapi Khas Samarinda

Kue ilat sapi khas Samarinda dibuat menggunakan tepung terigu, telor, gula merah, soda dan minyak goreng. Jika Anda pernah mendengar julukan “simanis dari kalimantan”, itu adalah sebutan untuk makanan ini. Meski tampilannya terlihat biasa, tapi cukup menggugah selera.

Karena belum tahu, ada yang mengira bahwa makanan ini benar-benar ilad atau lidah yang di jadikan roti. Di sebabkan oleh faktor budaya kalimatan terkenal ahli dalam berburu hewan. Selain di kenal simanis, makanan ini memiliki nama lain yaitu Wadai.

Dengan nama unik serta rasa manisnya, kue ini menjadi salah satu oleh-oleh khas Samarinda paling laku. Nah, buat Anda yang sedang berkunjung ke Kalimantan, buktikan sendiri sensasinya. Selain itu, wadai juga tersedia di Banjarmasin dan beberapa kota lainnya.

Amplang Khas Samarinda

Amplang Khas Samarinda

Amplang Panglima Samarinda adalah makanan ikonik berbahan dasar ikan dicampur tepung tapioka serta rempah-rempah. Cemilan itu berjenis kerupuk yang menjamuri hampir seluruh toko oleh-oleh di sana, hal tersebut membuatnya semakin di kenal public.

Amplang adalah usaha rumah tangga yang sudah berkembang sejak tahun 70-an. Kemudian menjadi turun temurun dari keluarga pengusahanya. Di Samarinda sendiri produksi kerupuk ikan tersebut sangat menjamur. Setiap jenisnya memiliki keunikan masing-masing.

Dengan adanya persaingan, makanan tersebut mulai di inovasi dengan rasa yang berbeda. Seperti berbagai jenis ikan dan rumput laut. Selain di Samarinda, Amplang juga merupakan oleh-oleh khas Balikpapan.

Gula Gait

Gula Gait Samarinda

Selanjutnya adalah Gula Gait Samarinda, jarang terdengar sehingga masih asing di telinga masyarakat luar pulau Kalimantan. Makanan ini sejenis permen. Hanya saja sedikit berbeda karena pengolahannya sangat tradisional, tampilan seadanya menjadi daya tarik tersendiri.

Oleh-oleh unik yang berasal dari kecamatan Sangsanga ini diolah menggunakan gula aren asli. Makanan tersebut merupakan cemilan nenek moyang masyarakat Kalimantan. Bahkan sampai sekarang masih demikian dan seolah tidak tergantikan di lidah Mereka.

Seiring perkembangan zaman, bisnispun berkembang pesat. Para pengrajin memberi inovasi rasa berbeda, seperti kacang dan original. Menurut pengakuan warga sekitar, pembuatan Gula gaet tidaklah mudah serta memakan waktu lama untuk bisa dikonsumsi.

Abon Kepiting Samarinda

Abon Kepiting Samarinda

Jika biasanya Anda mengenal abon dari daging sapi, Kalimantan membuatnya dari kepiting. Makanan khas Samarinda satu ini tidak kalah unik juga menarik perhatian para pengunjung. Poin yang lebih menakjubkan yakni, ini merupakan salah satu produk unggulan mereka.

Siapapun yang baru mendengarnya pasti akan terkejut, secara umum abon terbuat dari daging ayam serta sapi. Lain hal terjadi di Samarinda dengan memasarkan abon dari berbagai jenis kepiting dan gabus. Buat Anda penggemar sea food patut mencobanya.

Ada bermacam-macam jenis rasa Abon di Kalimantan, di antaranya kepiting, sapi, ikan tuna, cumi, gabus dan masih banyak lagi. Jika Anda berkunjung ke sini, jangan sampai ketinggalan makanan seafood yang menjadi salah satu ikonik oleh-oleh khas Samarinda ini.

Gabin Samarinda

Gabin Samarinda

Masih seputar makanan di Kaltim. Selain kemiting, amplang, gula gaet, abon kepiting dan ilad sapi, ada satu macam ikon lagi yang tidak kalah terkenal juga. Namanya adalah Gabin, ini tergolong oleh-oleh dari daerah Samarinda paling banyak di incar pendatang.

Gabin memiliki bentuk seperti malkist. Makanan ikonik satu ini juga belum jelas asal-usulnya dari mana. Akan tetapi di Kalimantan timur orang menjadikannya sebagai makanan oleh-oleh khas Samarinda. Etalase toko pusat berbelanja buah tangan sudah di jamurinya.

Di Samarinda sendiri gabin memiliki berbagai varian rasa, yakni manis, tawar, susu, keju dan lainnya. Tekstur makanan ini seperti malkist atau biskuit, hanya saja dia lebih rapuh serta gurih. Mungkin hal tersebutlah yang menjadikannya makanan ikonik.

Berbagai Macam Aksesoris & Pernak-pernik dari Samarinda

Setiap daerah yang memiliki kekayaan melimpah, pasti banyak di kunjungi para pendatang. Sebab demikian, mereka akan mecari cinderamata untuk dibawa pulang. Berikut ini adalah berbagai macam aksesoris oleh-oleh khas Samarinda:

Sarung Samarinda

Sarung Samarinda

Oleh-oleh Kalimantan satu ini merupakan hasil tenunan tradisional. Masyarakat sekitar menyebutnya Tojong Samarinda. Alat untuk membuatnya menggunakan Gedokan. Bahan sutra yang dikirim khusus dari cina menjadi ciri khas tersendiri sarung ini.

Bahan sutra yang akan di gunakan itu harus melalui beberapa proses sebelum ditenun agar kuat sewaktu dipintal. Perbedaan sarung asli dengan buatan pabrik terletak pada sambungan tengahnya. Jahitan tangan dan mesin tentu jelas tidak sama.

Tojong memiliki corak yang beragam juga makna serta filosofi masing-masing, Lebba suasa, Kamummu (Hatta), Anyaman Pulupuh (Tabba), Assepulu Bolong, Rawa-rawa Masak, Coka Minipi dan masih banyak lagi. Anda bisa temukan di toko oleh-oleh Samarinda.

Kaos Khas Samarinda

Kaos Khas Samarinda

Kaos khas Samarinda atau jukut sebenarnya sama saja dengan baju pada umumnya. Perbedaannya terletak pada motif yang murni dari budaya dan kearifan ciloteh masyarakat tersebut. Kemudian mereka kemas menjadi unik juga sangat menarik.

Kaos jukut terlahir dari konveksi yang ada di Samarinda. Ternyata mereka bukan cuma menyablon saja, tapi juga membuat pola dan menggunting bahan. Dengan begitu pengrajin dapat memperhatikan secara rinci agar kualitas benar-benar sesuai keinginan pasar.

Selain membuat pola dan mengguntingnya, penyablonan motif juga manual menggunakan bahan dasar berkualitas bagus. Tidak heran jika setiap pelanggan yang membeli sangat puas. Jika Anda berkunjung ke Samarinda, jangan lupa membawa pulang oleh-oleh khas satu ini ya!

Batik Kalimantan Timur

Batik Kalimantan timur

Masyarakat kalimantan terkenal sangat mahir di bidang ukiran. Salah satu contohnya adalah motif batiknya yang sangat bagus. Sehingga menjadi cinderamata paling dicari para wisatawan. Apalagi ini berbahan baku serat binatang dan kapas.

Seiring berkembangnya zaman serta bahan dari serat binatang mulai susah di dapat, mereka beralih menggunakan sutra, rayon, polister dan lain-lain. Meskipun demikian, para pengrajin tetap menjaga kualitas serta kuantitas batiknya agar tidak menimbulkan kekecewaan.

Motif pada batik Kalimantan sangat kaya jenisnya. Setiap masing-masing memiliki makna tersendiri. Kerajinan ini terkenal mencolok dan berani dan rata-rata mereka mengkombinasikan warna pastel, seperti hijau, shoking, pink, orange dan merah.

Aneka Manik-Manik

Aneka Manik-Manik Samarinda

Bukan cuma batik dan sarung saja yang bisa di jadikan souvenir untuk dibawa pulang dari Samarinda. Masih banyak lagi pernak-pernik dengan bentuk unik dan menarik. Kebanyakan aksesoris di sini menggunakan kayu serta batu. Selain itu ada lagi gelang terus kalung.

Gelang dan kalung ini etnik yang mungkin bisa dipilih untuk menyempurnakan penampilan Anda. Menariknya lagi, aksesoris beserta pernak-pernik tersebut dijual dengan harga relatif murah sehingga menjadi sasaran para penggemar souvenir.

Tidak jarang pelancong memborong habis aksesoris yang menjadi oleh-oleh kota Samarinda ini karena harganya relatif terjangkau, bahkan sangat murah. Apalagi di Kalimantan sendiri tidak ada batasan jumlah membeli souvenir.

Ulap Doyo

Ulap Doyo Samarinda

Ulap doyo adalah tenun tekstil tradisional dan menjadi salah satu kekayaan budaya Kalimantan yang memiliki keunikan khas. Bagi suku dayak Benuaq, bahan baku dan proses pembuatan serta motif spesiifiknya itu merupakan warisan turun temurun.

Di pedalaman daerah Kalimantan terdapat tanaman sejenis pandan yang berserat kuat. Tumbuhan yang di kenal doyo itulah bahan dasar tenun ikat ini. Daun tersebut di keringkan lalu disayat searah dengan seratnya. Setelah halus barulah bisa di pergunakan.

Selain itu warna dari benang doyo menggunakan bahan alami tumbuhan. Warna yang paling sering ditemukan ialah merah serta coklat dan itu berasal dari glinggam kayu oter lalu buah londo. Kerajinan satu ini sudah berusia setara dengan keberadaan hindu kutai.

Anjat

Anjat Samarinda

Anjat merupakan sebuah mahakarya dari Kalimantan Timur dengan memiliki bentuk menyerupai tabung tinggi. Proses pembuatannya menggunakan rotan lalu kemudian dianyam. Bagian atasnya diberi gelang agar bisa buka tutup.

Dilihat berdasarkan fungsinya, bagi pria dewasa anjat sebagai tempat bekal yang akan dibawa berburu. Sedangkan buat wanita, di gunakan untuk menyimpan pakaian serta makanan ketika berkebun. Anjat sendiri memiliki ragam variasi sesuai kebutuhan pemiliknya.

Permukaan anjat juga memiliki ukiran unik seperti bentuk pola naga, dedaunan serta masih banyak lainnya. Karena daya seni yang tinggi, sangat cocok untuk jadi oleh-oleh dari Samarinda.

Miniatur Rumah Adat Kalimantan

Miniatur Rumah Adat Kalimantan

Rumah adat Kalimantan Timur disebut juga dengan lamin. Ukuran panjangnya mencapai 300 meter serta lebar 15 meter dan tinggi mencapai 3 meter. Sehingga bisa memuat 100 orang atau 25 hingga 30 kepala keluarga.

Serupa daerah lainnya memiliki ragam budaya, bahasa serta beraneka ragam keunikan. Bangunan berbentuk rumah panggung dengan atap diberi ukiran naga yang terbuat dari kayu ini merupakan bukti peradatan suku dayak Kalimantan timur.

Berita menariknya, rumah panggung yang sangat luas, unik serta kaya akan sejarah budayanya bisa dinikmati dalam bentuk miniatur. Jika berminat, Anda bisa membelinya untuk dijadikan souvenir dan hasil mahakarya ini tersedia di toko pusat buah tangan dari Samarinda.

Miniatur Sampek

Miniatur Sampek Samarinda

Tidak hanya memiliki Rumah adat dengan daya tarik serta keunikan luar biasa. Kalimantan Timur juga punya sebuah alat musik yang di kenal sape. Tapi, ada juga Masyarakat sekitar menyebutnya sampeh, sapeh dan sampek. Kata-kata tersebut berarti memetik dengan jari.

Alat musik ini hampir mirip dengan gitar, tetapi, cara memainkannya menggunakan kedua tangan memetik senarnya. Selain itu, bagi suku dayak sampek merupakan media meluapkan perasaan suka cita atau bahagia, misalnya ketika syukuran panen hasil pertanian.

Di kalimantan timur sendiri, sampek ada miniaturnya serupa dengan rumah lamin yang di jadikan souvenir. Tentunya juga menjadi incaran para turis serta pengunjung lainnya. Karya tersebut memiliki variasa harga beragam, namun masih tergantung pada ukurannya.

Miniatur Patung Lembuswana

Miniatur Patung Lembuswana

Souvenir selanjutnya adalah miniatur patung lembuswana. Jika Anda pernah berkunjung ke Kalimantan Timur, tentunya hal ini bukan lagi asing didengar. Pasalnya, setiap wisatawan selalu mengunjungi tempat tersebut walaupun untuk sekedar melihat atau mengobati rasa penasaran.

Menurut ceritanya, lembuswana di yakini sebagai kendaraan Dewa. hewan mitologi tersebut di jadikan lambang kerajaan kutai hingga kesultanan kartanegara. Masyarakat juga percaya legenda tersebut merupakan penguasa sungai mahakam dan tinggal di sana.

Karena memiliki banyak sejarah dan juga di percayai keramat membuat para pengunjung tidak ingin melewatkan patung lembuswana tersebut. Para pengrajin miniatur menciptakan karya berupa benda keramat itu untuk di pasarkan di tempat Wisata Samarinda.

Perisai

Perisai Kayu Samarinda

Suku dayak terkenal dengan adat budaya mistis. Mereka memiliki senjata tradisional benama mandau dan di yakini sangat kuat. Pedang mereka di lengkapi temeng atau perisai yang disebut Talawang. Kedua alat tersebut di gunakan untuk berperang.

Katanya, Talawang tidak hanya untuk pelindung, konon perisai tersebut mampu mensugesti musuh melalui bentuk ukirannya saja dan hanya dipunyai oleh suku dayak iban. Karena memiliki senjata berpahatan magis membuat suku itu sangat di takuti.

Talawang Mempunyai dua jenis ukiran yaitu motif laki-laki dan perempuan. Pada dasarnya perisai berfungsi sebagai pelindung diri, tapi setelah kemajuan zaman beralih fungsi jadi benda pusaka. Lalu sekarang dibuat untuk jadi oleh-oleh.

Seraung

Seraung Samarinda

Souvenir yang terakhir adalah Soeraung atau lebih akrab di kenal dengan sebutan topi. Memiliki ukuran lebar sehingga terlihat mirip caping jawa. Seraung dapat Anda temukan di toko kerajinan tangan Samarinda.

Seraung terbuat dari daun biru atau orang dayak bilang Sang. Sejenis palem lebar yang tumbuh di hutan Kalimantan. Akan tetapi sekarang tumbuhan tersebut mulai susah di dapat. Sehingga mereka beralih menggunakan pandan.

Baca Juga: Oleh-Oleh Khas Kalimantan

Seraung biasanya di pakai ketika pergi keluar rumah untuk beraktivitas, terutama saat ke hutan Sekarang topi ini banyak di gunakan sebagai hiasan dinding dan tidak sedikit menjadikannya souvenir.

Setelah mengetahui bermacam oleh-oleh khas Samarinda pastinya Anda sudah menentukan pilihan mana yang akan dibawa pulang.

Tinggalkan komentar