Pengertian Iklan

Pengertian Iklan: Ciri-ciri, Tujuan dan Jenis Iklan

Diposting pada

Iklan memiliki banyak manfaat, sebab memiliki peran yang cukup signifikan terhadap peningkatan omset suatu perusahaan. Bila kontennya menarik dan sangat berkualitas, peluang barang terbeli pun semakin tinggi. Agar lebih memahaminya, sebaiknya ketahui mengenai pengertian iklan, definisi, tujuan jenis serta contoh dan penerapannya.

Beberapa Pengertian Iklan Menurut Beberapa Ahli

Beberapa Pengertian Iklan Menurut Beberapa Ahli

Iklan memiliki banyak pengertian, berbagai ahli pun memiliki definisi yang tidak sama. Keberadannya sangat penting karena berkat beriklan di sebuah media, produk perusahaan makin dikenal oleh kalangan masyarakat. Berikut beberapa pendapat paling populer:

Rhenaldi Kasali

Salah satu tokoh terkenal, Rhenaldi Kasali (1992) menyatakan bahwa iklan diciptakan oleh media lewat pesan yang berisikan tawaran tentang produk atau layanan. Dari pengertian tersebut, bisa disimpulkan bahwa periklanan dilakukan melalu sarana digital.

Tujuan dilakukan iklan ini agar masyarakat memahami tentang produk tersebut dan akhirnya membelinya secara sukarela. Keberadaan media itu sangat penting karena sebagai tempat yang mempromosikan barang atau jasa sehingga keberadaannya dapat diketahui konsumen.

Wells

Menurut Wells (1992), iklan adalah penggunaan media massa oleh sponsor yang dilakukan untuk membujuk konsumen agar membelinya. Ia pun menambahkan bahwa periklanan ini adalah komunikasi non personal, karena ditujukan untuk seluruh masyarakat atau audiens.

Baca Juga: Pengertian Poster

Definisi di atas menerangkan bahwa iklan tersebut tidak bersifat personal dan memiliki tujuan agar suatu produk bisa diterima oleh konsumen. Periklanan umumnya menggandeng media massa sebagai wadah untuk mempromosikannya. Selain praktis, efeknya pun cukup signifikan.

Suhandang

Menurut Suhandang (2014), iklan adalah kegiatan yang dilakukan distributor atau pemilik usaha untuk menyiarkan produknya menggunakan media dengan durasi dan biaya tertentu. Dari sini dapat disimpulkan bahwa periklanan membutuhkan dana atau anggaran.

Biaya yang dikeluarkan untuk mempromosikan iklan bervariasi bergantung pada medianya dan seberapa lama durasinya. Jika diiklankan di televisi, dananya jauh lebih mahal dibandingkan dengan mengiklankan di media cetak. Selain itu, seseorang juga bisa mempromosikan lewat online.

Russel & Lane

Russel & Lane (1990), menyatakan bahwa iklan adalah penyampaian pesan melalui berbagai media massa yang berbayar. Dari definisi tersebut mengandung makna, bahwa perusahaan bisa melakukan periklanan di banyak tempat demi tercapainya tujuan yakni mempromosikan produk.

Mereka sepakat bahwa iklan didefinisikan sebagai pesan karena dalam periklanan ada barang atau jasa yang diunggulkan. Sebagai contoh, di sela-sela program televisi terdapat promosi produk makanan. Pastinya, perusahaan yang ingin iklannya ditampilkan di TV harus membayar biaya.

Wells

Menurut Wells (1992), iklan adalah salah jenis komunikasi yang bertujuan untuk membujuk konsumen sehingga mereka bersedia membeli suatu produk. Pengiklanan ini memerlukan dana, karena sifatnya tidak personal alias ditujukan untuk seluruh para penonton.

Memang, pengiklanan ini memerlukan biaya. Namun, manfaatnya sangat baik bagi perusahaan. Produknya dapat lebih terkenal, jadi potensi mendapatkan banyak pelanggan pun semakin besar. Keberadaan iklan tersebut secara perlahan juga akan mendongkrak popularitas barang yang dijual.

Lee

Salah satu tokoh ternama, Lee (2004) menyatakan bahwa iklan merupakan komunikasi yang sifatnya non-personal dan dipromosikan via media massa seperti majalah, radio, TV dan reklame. Perusahaan bisa membuat barangnya laku keras berkat keberadaan fasilitas tersebut.

Dari definisi iklan tersebut, dapat disimpulkan bahwa ini ditujukan untuk aundiens dan bertujuan untuk mempromosikan produknya baik barang maupun jasa. Dengan diiklankan, suatu benda bisa lebih dilirik konsumen. Tidak mengherankan jika biaya pengiiklanan cukup mahal (apalagi di televisi).

Wright

Menurut Wright (1978), sesuatu dikatakan sebagai iklan apabila mampu digunakan untuk memasarkan sebuah produk. Pengiklanan ini dilakukan menggunakan sebuah media dan bertujuan mempromosikan barang secara persuasif yakni dengan ajakan.

Pengertian di atas mengandung makna bahwa iklan mampu mengajak konsumen untuk merasa penasaran dan tertarik terhadap barang tersebut. Pembuatannya pun memerlukan kreativitas tinggi sehingga para pelanggan akan mencoba serta membelinya.

Kotler

Salah satu pakar ternama, Kotler (2002) mendefinsikan iklan sebagai sesuatu yang dipromosikan dan disajikan dengan tampilan menarik demi mendapatkan perhatian konsumen. Pengiklanan ini memerlukan sejumlah dana, jadi pihak sponsor harus membayarnya sesuai dengan kesepakatan.

Kotler (2002) menyatakan bahwa iklan menyajikan promosi mengenai ide suatu produk yang berbayar. Sifat periklanan ini non-personal karena disajikan langsung untuk khalayak ramai di sebuah media massa. Suatu barang maupun jasa diiklankan agar keberadaannya diketahui dan diminati.

Gilson & Berkman

Pengertian iklan menurut Gilson & Berkman (1980) ialah, sesuatu yang diciptakan lewat media komunikasi dan memiliki sifat persuasif terhadap penontonnya. Dengan beriklan, suatu barang dan jasa dapat terkenal sehingga potensi dibeli dan diborong pun bisa meningkat.

Dari definisi di atas, bisa disimpulkan bahwa penciptaan iklan itu bersifat mengajak konsumen secara tidak langsung. Tampilannya dibuat semenarik mungkin sehingga tujuan pemasaran dapat tercapai. Jika pengiklanan berhasil, produk pun terjual di berbagai daerah dengan pasar yang lebih luas.

Wikipedia

Menurut Wikipedia, iklan adalah salah satu hal yang dilakukan demi mempromosikan barang serta jasa. Adanya promosi dengan beriklan ini butuh dana. Jadi, pihak sponsor harus mengeluarkan dana sesuai ketentuannya. Prawira merupakan strategi terjitu untuk mengembangkan bisnis secara global.

Dengan mengiklankan suatu produk di sebuah media elektronik, seperti televisi, potensi mendapatkan banyak pelanggan dari banyak wilayah pun semakin besar. Jika barang diiklankan, dampaknya sangat baik bagi perusahaan itu. Selain dikenal orang, pelanggan pun semakin banyak.

Kriyantono

Kriyantono (2018), menyatakan bahwa iklan merupakan komunikasi yang bersifat non-personal dan mampu membujuk konsumen untuk melakukan pembelian produk perusahaan. Untuk bisa menikmati fitur tersebut, sponsor harus membayar sesuai ketentuan dalam media terkait.

Suatu iklan dikatakan non-personal karena kreasi media tersebut ditujukan untuk semua orang. Pengiklanan itu dilakukan guna mempromosikan barang atau jasa, jadi keberadaannya pun bisa mempopulerkan produk milik suatu perusahaan. Syarat dan ketentuan di dalamnya juga sesuai dengan kesepakatan, tidak terkecuali masalah dana.

Durianto

Salah satu tokoh ternama, Durianto (2003) menyatakan bahwa iklan merupakan sebuah proses komunikasi yang diciptkan oleh pembuatnya. Dngan tujuan membujuk konsumen untuk membeli atau menggunakan barang tersebut. Pengiklanan dilakukan agar perusahaan mendapatkan laba.

Jika pengiklanan berhasil, maka barang milik suatu perusahaan dapat terjual laris manis di pasaran. Tidak heran, banyak distributor yang rela menggelontorkan dana demi memperoleh keuntungan berlipat dari penjualan produknya. Selain praktis, ini jauh lebih efisien daripada marketing langsung.

KBBI

Menurut KBBI, iklan adalah pesan yang memiliki tujuan untuk merayu masyarakat supaya melakukan pembelian atau penggunan suatu barang. Adanya pengiklanan ini dapat dilakukan bervariasi, mulai dari pemasangan di media cetak seperti koran dan majalah, hingga media elektronik.

Adanya iklan menguntungkan pihak perusahaan karena jika kualitasnya berbobot, maka pelanggan pun akan penasaran hingga akhirnya membeli. Berkat pengiklanan, penjual makin untung karena cara itu bisa membuat konsumen tertarik untuk mencoba plus membelinya.

Ciri-ciri Iklan yang Menarik

Ciri-ciri Iklan yang Menarik

Ciri-ciri iklan yang baik seharusnya mampu memberikan tampilan berkualitas hingga para pelanggan tertarik membeli atau menggunakannya. Bila hasilnya kurang bagus, maka ini berpotensi membuat konsumen akan enggan memakainya. Berikut beberapa di antaranya:

Mampu Menarik Perhatian Para Pelanggan

Salah satu ciri suatu iklan dikatakan baik adalah mampu menarik perhatian pelanggan. Apabila pengiklanan dilakukan lewat media cetak, maka kata-katanya harus rapi dan tertata. Berbagai keunggulan harus ditampilkan sehingga konsumen dapat tertarik untuk membeli.

Tampilannya harus jelas dan mudah terbaca. Selain itu, bisa juga menambahkan gambar agar produk dapat lebih terlihat menarik. Adanya efek visual ini cukup penting. Oleh karena itu, diharapkan pembuat iklan menggunakan foto beresolusi tinggi sehingga potensi dilirik pembeli pun makin besar.

Iklan Harus Mudah Ketika Diingat Pelanggan

Banyak orang membayar jasa pembuat iklan karena menciptakannya tidak semudah yang dibayangkan. Agar konsumen tertarik, penggunaan slogan haruslah simpel dan mudah diingat. Sebagai contoh, jargon Oreo sangat menarik yakni “diputer, dijilat, dicelupin”.

Jika mendengar kata-kata itu, orang sudah paham bahwa itu milik Oreo. Penciptaan iklan via media elektronik merupakan pilihan terbaik. Meskipun menghabiskan dana yang tidak sedikit, namun keuntungannya pun sebanding karena mampu menjangkau masyarakat di seluruh Indonesia.

Mampu Meyakinkan para Pelanggan

Ciri sebuah iklan yang baik adalah mampu meyakinkan pelanggannya. Jika produknya makanan, maka sebaiknya diunggulkan rasanya. Konten bisa dibuat dengan menggunakan scene orang sedang mengonsumsi hidangan tersebut. Pastikan konsumen akan merasa lapar saat melihatnya.

Membuat konsumen bersedia mengonsumsinya merupakan tantangan sebab tersedia durasi waktu sehingga iklan harus padat dan berisi. Selain itu, efek visualnya harus mampu meyakinkan pelanggan untuk segera membelinya di toko terdekat.

Memberikan Faedah

Banyak orang mengiklankan produknya demi meraup keuntungan besar. Ciri iklan yang baik adalah memberikan faedah untuk penggunanya. Sebagai contoh, produk deterjen cair merupakan produk berkualitas. Di dalam konten, bisa dijelaskan mengenai kelebihannya dibandingkan tipe lainnya.

Deterjen cair lebih praktis karena busanya lebih banyak dan tidak meninggalkan bau apek. Di dalam iklan harus diinfokan mengenai manfaatnya sehingga pengguna akan tertarik dan membelinya. Jika terdapat keunggulannya, maka potensi masyarakat mencobanya pun makin besar.

Bersifat Jujur

Ciri suatu iklan dikatakan baik adalah produknya ditampilkan secara jujur serta tidak melebih-lebihkan. Apabila tampilan suatu barang jauh berbeda dengan aslinya, pelanggan akan kapok dan akibatnya hanya membeli satu kali saja. Untuk itu, diperlukan kejujuran ketika membuatnya.

Iklan boleh mempromosikan menggunakan kalimat bombastis asalkan kualitasnya tidak jauh beda dengan yang aslinya. Jadi ketika menawarkan barang, pembuat iklan diharapkan bisa sedikit jujur agar pelanggan tidak merasa tertipu setelah menggunakannya.

Menggunakan Kalimat Persuasif

Selain harus menampilkan visual yang baik, iklan juga diharapkan menggunakan kalimat persuasif. Untuk menggaet pelanggan, diperlukan kata-kata khusus agar produk dapat dilirik dan diminati. Supaya terdengar halus serta menarik, sebaiknya menggunakan slogan atau himbauan.

Penggunaan kalimat persuasif akan membuat pelanggan membeli secara sukarela. Ajakan ini umumnya dibumbui berbagai keunggulan produk. Alhasil, pembeli dapat tertarik hingga memborongnya. Umumnya barang dipromosikan minimal menggunakan 4 hingga 5 kata ajakan.

Menonjolkan Informasi Penting

Ciri iklan yang baik adalah mampu menonjolkan informasi penting pada sebuah produk. Ingat, ketika mengiklankan sesuatu, jangan lupa memberikan poin utama sehingga pelanggan akan memahami keunggulannya. Saat mengiklankan barang via internet, maka fitur-fitur harus diinfokan.

Sebagai contoh, jika menjual handphone, maka pastikan memberitahukan berbagai fitur di dalamnya. Seperti kualitas kamera, penyimpanan memorinya, kapasitas handphone, warna dan harganya. Dengan menonjolkan informasi penting, pelanggan pun pasti akan lebih tertarik.

Tidak Merendahkan Pesaing

Ciri iklan yang baik adalah tidak merendahkan pesaing. Pengiklan berkualitas tidak akan menjatuhkan produk kompetitif demi mendapatkan perhatian masyarakat. Ia akan percaya diri bahwa tanpa menjelek-jelekkan pihak lain, barangnya akan laku karas.

Jadi, pastikan iklan mengandung keunggulan atau keistimewaan saja. Jangan merendahkan pesaing lainnya karena ini bisa jadi bumerang bagi perusahaan. Memiliki kompetitor adalah hal yang biasa, sehingga akan menjadi sebuah tantangan untuk lebih meningkatkan produk sendiri.

Tepat Sasaran (Sesuai Target)

Ciri-ciri iklan berikutnya yaitu memberikan informasi sesuai target. Jika produk memang ditujukan untuk konsumen menengah ke bawah, tampilannya pun harus disesuaikan. Namun bila barang tersebut cukup berharga, maka visualnya dapat dibuat mewah dan jauh lebih elegan.

Penyesuaian ini dilakukan demi memperoleh target pasaran sesuai kemampuan daya beli. Jika barang mewah diiklankan asal-asalan, bisa saja masyarakat menengah ke atas tidak akan tertarik. Sebab, kekuatan iklan cukup membantu sehingga pelanggan pun dapat membelinya secara sukarela.

Ketahui Tujuan Pembuatan Iklan

Tujuan Pembuatan Iklan

Sebenarnya apa tujuan dibuatnya iklan? Ada berbagai maksud yang dimiliki oleh perusahaan. Selain untuk memperoleh keuntungan, pihak distributor pun memiliki misi lainnya. Berikut beberapa di antaranya:

Menginformasikan Suatu Layanan atau Produk kepada Pelanggan

Salah satu tujuan dibuatnya iklan ialah menginformasikan sesuatu kepada pihak pelanggan. Dengan pengiklanan, masyarakat dapat mengetahui secara tidak langsung keberadaan suatu barang. Selain itu, metode ini pun cukup efisien karena bisa digunakan berulang kali.

Baca Juga: Pengertian Pemasaran

Selain produk berwujud barang, layanan jasa pun bisa diiklankan. Tidak hanya dari perusahaan, pemerintah pun mengunakan media elektronik untuk menginformasikan mengenai suatu hal terkait kepentingan masyarakat. Berkat penggunaan cara itu, informasi dapat tersampaikan secara mudah.

Membujuk Pelanggan Agar Bersedia Membeli

Ada lagi tujuan yang dimiliki oleh perusahaan saat beriklan yakni membujuk pelanggan agar mau menggunakan atau membeli produk. Pengiklanan lewat media elektronik maupun media massa sangat praktis karena mampu menyasar berbagai kalangan dari bawah hingga atas.

Semakin banyak orang yang melihat, makin besar pula potensi mendapatkan pelanggan. Untuk itu, perusahaan diminta memberikan iklan dengan kalimat persuasif agar peluang dilirik konsumen lebih tinggi. Tujuan ini mayoritas dimiliki oleh para pemiliki barang maupun jasa.

Membangun Citra Perusahaan

Dalam dunia periklanan, tampilan visual dituntut harus menarik. Di sisi lain, tujuan dibuatnya iklan adalah demi membangun citra perusahaan. Dalam artian, semakin baik kontennya makin dikenal pula produk sekaligus pembuatnya. Secara tidak langsung, langkah ini bisa menaikkan kepopulerannya.

Membangun citra perusahaan tidaklah mudah. Namun, ini bisa dilakukan dengan menggunakan media elektronik maupun media massa. Selain mempromosikan barang atau jasa, secara tidak langsung pemiliknya akan dikenaloleh orang. Alhasil, namanya pun kian melambung tinggi.

Menyampaikan Perubahan Info Terkait Suatu Produk

Selain membangun citra perusahaan, tujuan periklanan adalah untuk menyampaikan informasi. Dengan memakai iklan produk bisa dikenal, namun terkadang infonya kurang akurat (salah satunya tentang harga). Untuk itu, Anda harus mengedit atau membuat konten baru yang lebih segar.

Pengiklanan itu juga bertujuan untuk menyampaikan perubahan harga atau informasi lainnya. Adanya info ini penting sehingga pelanggan dapat memahaminya. Jadi, ketika membeli ia tidak akan merasa tertipu. Tujuan iklan tersebut umumnya kerap dilakukan oleh penjual gadget atau elektronik.

Mengingatkan Masyarakat Akan Suatu Hal

Selain pihak perusahaan, pemerintah terkadang memanfaatkan media komunikasi untuk mengingatkan atau memberikan informasi terkait suatu hal. Ketika himbauan diiklankan, potensi diketahui masyarakat juga lebih tinggi, apalagi hampir semua orang mempunyai media elektronik.

Dengan iklan, pesan yang ingin disampaikan kepada masyarakat pun lebih mudah tersampaikan. Apalagi jika didukung tampilan menarik berupa visual atau gambar berkualitas. Dijamin, himbauan atau larangan pemerintah bisa dipahami secara mendalam.

Mengubah Persepsi Masyarakat

Tujuan iklan dibuat adalah untuk mengubah persepsi masyarakat terhadap sesuatu. Maksud ini memang terkadang tidak terlihat. Namun, umumnya sebuah perusahaan berniat memberikan informasi penting terkait produk atau layanannya.

Jika sebelumnya produk dikenal sebagai barang mewah dan hanya untuk masyarakat menengah ke atas, maka keberadaan iklan terbaru yang menampilkan barang ekonomis mampu mengubah persepsi konsumen. Adanya perubahan itu bisa dilakukan apabila pengiklanan berjalan dengan baik.

Memperoleh Keuntungan Sebanyak-banyaknya

Tujuan pengiklanan ialah supaya perusahaan mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya. Seperti yang diketahui, produk diiklankan agar profitnya bisa diperoleh oleh penjualnya. Di sini tampilannya dibuat menarik plus disertai kata-kata persuasif supaya barangnya cepat laku.

Apabila barang laku banyak, maka perusahaan akan mendapatkan keuntungan besar. Tujuan pengiklanan ini mayoritas dimiliki para pebisnis. Mereka rela menggelontorkan banyak uang demi memperoleh pelanggan yang lebih besar.

Meluruskan Sebuah Paham yang Kurang Tepat

Tujuan iklan dibuat adalah untuk meluruskan paham yang kurang baik. Apabila ini dilakukan, maka persepsi buruk akan suatu produk bisa dibenarkan. Terkadang, banyak orang mengecam suatu barang karena dinilai tidak berkualitas atau menyimpang.

Dengan adanya iklan secara resmi (baik melalui media massa, cetak maupun elektronik), maka persepsi buruk tersebut dapat diubah. Tentu ketika membuatnya, sajian konten harus membahas mengenai pembenaran akan permasalahan pada sebuah produk.

Berbagai Fungsi Iklan

Fungsi Iklan

Setelah mengetahui tentang tujuan periklanan, maka saatnya memahami fungsi iklan. Terdapat beberapa peranan dari media tersebut. Selain memberikan informasi kepada khalayak, adanya pesan tersebut juga berfungsi sebagai jembatan komunikasi. Berikut beberapa di antaranya:

Sebagai Hiburan Keluarga

Ada banyak hal yang bisa diperoleh dari iklan, salah satunya berfungsi sebagai hiburan. Suatu produk dikemas dan ditampilkan dengan tontonan sangat menarik. Umumnya, ini dapat disaksikan di televisi maupun platform lainnya seperti Facebook, Instagram atau YouTube.

Terkadang, sebuah produk seperti minuman kemasan ditampilkan dalam bentuk film pendek. Ketika tayangan itu disiarkan baik di televisi atau internet, penonton akan mendapatkan hiburan lewat iklan tersebut. Adanya pengiklanan lewat cara itu relatif berhasil, meskipun mengeluarkan baiaya publish.

Sebagai Pendidik

Fungsi iklan dalam kehidupan bermasyarakat sangat banyak, salah satunya sebagai pendidik. Ketika menonton iklan, orang akan memahami nilai-nilai di dalamnya. Oleh karena itu, pembuat iklan yang baik tidak hanya memberitahukan keunggulan tentang suatu produk.

Namun, iklan juga mengandung nila-nilai kehidupan sehingga berfungsi sebagai pendidik. Adanya pengiklanan itu dapat memberikan pesan-pesan tersembunyi lewat visual maupun kata-kata. Jika dibuat berkualitas, maka informasi penting yang mendidik pun tersampaikan dengan mudah.

Sebagai Penyambung Komunikasi

Iklan berperan sebagai penyambung komunikasi yakni antara perusahaan dengan konsumen. Mayoritas kontennya mengandung informasi penting mengenai keunggulan layanan maupun jasa. Namun, sebenarnya fungsinya sebagai jembatan yang mempromosikan produk suatu instansi.

Jika kualitas iklan sangat baik serta berkualitas, berbagai informasinya bisa diserap dan diketahui oleh pelanggan. Bila kontennya mampu membujuk pelanggan, maka omset perusahaan pun akan tinggi. Ini dikarenakan konsumen dapat menerima pesan yang ingin disampaikan oleh penjualnya.

Sebagai Pengingat Masalah

Dunia periklanan sangat menarik untuk dibahas. Selain berperan sebagi penyambung komunikasi, namun keberadaannya dapat menjadi pengingat bagi masyarakat. Konten media elektronik tidak hanya berupa promosi barang. Tapi, informasi penting juga terkandung di dalamnya.

Adanya fungsi pengingat ini memberikan manfaat bagi masyarakat. Sebagai contoh, pemerintah menggunakan media elektronik untuk mengingatkan bahaya Covid-19. Dengan mengingat lewat platform tersebut, potensi dipahami oleh masyarakat pun semakin besar.

Sebagai Strategi Marketing

Iklan dibuat sebagai salah satu strategi marketing yang praktis. Tidak perlu menyuruh SPG atau SPB untuk menawarkan barang, dalam beberapa detik produk dapat disaksikan oleh jutaan penonton lewat media masa. Pemasaran dengan cara ini cukup efisien karena bisa dilakukan tanpa repot.

Meskipun demikian, pengiklanan dengan metode tersebut harus mengeluarkan dana, sehingga perusahaan diharapkan menyiapkan anggaran untuk biaya mengiklankan produk. Metode ini memang membutuhkan pendanaan yang tidak sedikit, namun hasilnya cukup memuaskan.

Sebagai Pemberi Informasi

Peran iklan sungguh bervariatif, salah satunya sebagai pemberi informasi. Perusahaan rela membayar pihak pembuat iklan untuk menciptakan konten berkualitas demi memberikan info terbaru pada khalayak ramai. Fungsi ini memudahkan penjual menyampaikan pesannya dengan tepat.

Perusahaan umumnya mengiklankan suatu hal untuk diinformasikan kepada masyarakat. Wujudnya bisa bervariasi mulai dari barang atau layananan. Berkat penggunaan iklan, konsumen dapat memahami informasi secara meluas.

Sebagai Pelopor Kegiatan Sosial

Iklan juga berperan penting sebagai pelopor kegiatan sosial. Kini pekerjaan volunteer banyak diiklankan di media massa atau elektronik. Dengan pengiklanan, masyarakat akan mengetahui tentang informasi itu. Secara tidak langsung itu bisa memberikan kesempatan untuk berkontribusi.

Kini banyak aktivitas sosial yang diiklankan di media cetak demi menggugah rasa kepedulian masyarakat. Adanya iklan tersebut dapat menjadi pelopor sehingga potensi memperoleh massa pun lebih banyak.

Sebagai Pemberi Nilai Tambah

Iklan dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan karena berkat pengiklanan, tampilannya terlihat jauh lebih menarik. Hal itu dikarenakan pembuatnya mampu menonjolkan kelebihan serta keistimewaannya. Alhasil, penampilannya pun menjadi lebih berkualitas dan elegan.

Tentu untuk memperoleh hasil tersebut, pembuat iklan harus kreatif agar mampu memberikan nilai tambah suatu produk. Apabila barang mampu diiklankan dengan baik, maka potensi mendapatkan profit juga semakin besar. Ini akan sangat berpengaruh pada omset perbulannya.

Sebagai Pembawa Pesan Sosial

Keberadaan iklan tidak hanya berfungsi sebagai strategi marketing, namun dengan beriklan orang dapat memahami pesan sosial baik berupa himbauan atau larangan dari pihak tertentu. Ada banyak contoh yang kerap ditayangkan di TV, salah satunya ILM ( Iklan Layanan Masyarakat).

Pesan yang diberikan pada iklan itu cukup penting karena berisikan gambaran tentang tindakan dalam kehidupan bermasyarakat. Umumnya, kontennya berisikan ajakan atau himbauan untuk sadar dan bersikap lebih baik. Adanya periklanan tersebut sedikit banyak menumbuhkan kesadaran rakyat.

Jenis-jenis Iklan Jika Dilihat dari Isinya

Jenis-jenis Iklan

Media elektronik sangat bermanfaat, karena di sana perusahaan bisa mengiklankan produknya baik barang maupun jasa. Iklan pun terdiri dari beberapa jenis dan nerikut adalah beberapa di antaranya:

Iklan Layanan Masyarakat

Keberadaan iklan ini memiliki manfaat yang baik dan berpengaruh positif pada masyarakat. Umumnya, periklanan dilakukan oleh pihak pemerintah maupun LSM. Organisasi non-profit tersebut sengaja mengiklankan sesuatu agar audiens memiliki kesadaran tinggi akan suatu hal.

Sebagai contoh, organisasi non-profit membuat iklan berisikan himbauan supaya melakukan penghematan energi. Dalam kontennya, diinformasikan bahwa daya sebaiknya dihemat agar energi bumi tidak cepat habis. Adanya pesan tersebut seharusnya mampu mengetuk jiwa masyarakat.

Iklan Penawaran

Iklan ini menawarkan barang atau jasa sehingga tujuannya kreasi tersebut ialah, untuk mempromosikan kepada masyarakat atau khalayak ramai. Dengan beriklan, perusahaan akan mendapatkan keuntungan yang merupakan hasil dari promosi jasa atau layanan.

Iklan penawaran ini dapat ditemukan di berbagai platform, mulai dari media massa hingga media elektronik. Contoh pengiklanan barang yakni, penjualan tas, laptop dan sepeda. Sedangkan untuk yang jasa antara lain, jasa rias, jahit, potong rambut serta pembuatan rumah atau kolam renang.

Iklan Pemberitahuan

Iklan pemberitahuan juga kerap dipasang di berbagai tempat, salah satunya media cetak. Di dalam koran, umumnya Anda akan menemukan berita duka cita dari salah satu tokoh ternama. Di sana akan terlihat jelas informasinya, baik tanggal, penyebab maupun tempat pemakamannya.

Selain itu, bisa pula mengiiklankan mengenai berita alumni. Misalnya saja terkait beberapa agenda untuk melakukan reoni. Semua itu merupakan pemberitahuan yang berfungsi untuk menarik massa agar tertarik untuk mengikutinya.

Jenis-jenis Iklan Menurut Tujuan Pembuatan

Jenis-jenis Iklan Menurut Tujuan Pembuatan

Iklan memiliki banyak fungsi. Selain dibagi menurut isinya, media komunikasi ini pun terbagi menurut tujuan pembuatannya. Ada 2 macam yang termasuk di dalamnya. Berikut ulasannya:

Iklan Komersial

Iklan komersial adalah salah satu jenis periklanan yang dibuat dengan tujuan mempromosikan barang atau jasa miliki suatu perusahaan. Pesan di dalamnya mengandung ajakan secara halus untuk membeli atau menggunakan layanan milik sebuah perusahaan (softsell).

Di dalam iklan komersial terdapat penawaran menarik sehingga terkadang pelanggan membeli barang bukan karena butuh, namun dikarenakan tertarik saja. Jika itu terjadi, berarti periklanan berhasil dilakukan. Jenis ini terbagi menjadi beberapa poin, antara lain:

  • Iklan Bisnis

Iklan bisnis adalah salah satu kategori yang ada di iklan komersial. Tipe ini menargetkan distributor atau reseller. Sasarannya adalah pihak penjual sehingga produknya dapat diolah kembali atau diproduksi lagi.

  • Iklan Konsumen

Iklan konsumen bertujuan mencari pelanggan yang nantinya akan menggunakan barang atau layanan. Sasarannya adalah pembeli sehingga produknya sudah jadi atau siap digunakan. Ini sangat berbeda dengan iklan bisnis karena tipe tersebut wujudnya belum sempurna.

  • Iklan Profesional

Iklan komersial lainnya yakni iklan profesional yakni ditujukan khusus untuk pihak khusus. Tata cara pembuatannya pun juga harus dirangkai dan dirancang secara tepat, efisien dan akurat.

Iklan Non Komersial

Berbeda dari iklan komersial, tipe ini tidak dilakukan demi mengejar keuntungan. Namun, perusahaan atau suatu pihak beriklan demi menyadarkan atau memberitahukan informasi kepada masyarakat. Ada berbagai banyak contoh antara lain, bahaya global warming, bahaya merokok dan KB.

Adanya iklan itu bertujuan agar masyarakat mampu memahami pentingnya hal tersebut. Sebagai contoh, program Keluarga Berencana itu sebaiknya dilakukan sebab ini akan memberikan dampak hidup lebih sejahtera, karena pertumbuhan populasi manusia bisa lebih ditekan lajunya.

Jenis-jenis Iklan Menurut Penggunaan Media

Tipe-tipe iklan memang bervariasi. Pada kesempatan kali ini akan dibahas mengenai klasifikasi periklanan berdasarkan penggunan media. Berikut adalah beberapa diantaranya:

Iklan Cetak

Terdapat banyak jenis iklan, salah satunya versi cetak. Wujudnya berupa kata-kata dan terkadang diselipi gambar. Ada banyak bentuk dalam kategori ini antara lain, majalah, tabloid, poster serta koran. Selain itu, bisa pula diiklankan dalam baliho, poster maupun spanduk.

Apabila diiklankan di media cetak seperti koran, umumnya dibatasi oleh baris. Jika membayar untuk 1 kolom, satu produk dapat diiklankan dengan 3 hingga 5 baris. Untuk itu, penggunaan kata-katanya disingkat sehingga menghemat tempat.

Iklan Elektronik

Jika ditinjau dari bentuknya, salah satu jenisnya adalah iklan elektronik. Cara ini sangat disukai karena mampu menampilkan visual bergerak sehingga masyarakat lebih tehibur. Selain menggunakan peran orang, terkadang beriklan lewat media itu juga memanfaatkan animasi.

Terdapat berbagai macam iklan antara lain, radio, televisi dan film. Tiap jenis memiliki keunggulan serta kekurangan masing-masing. Jika berminat menggunakan media ini, maka pastikan mempunyai dana berlebih karena biayanya cukup lumayan.

Iklan Luar Ruangan

Salah satu jenis periklanan ialah iklan luar ruangan. Tipe ini memanfaatkan media yang terletak di area outdoor. Umumnya, pengendara mobil atau pejalan kaki mampu melihatnya dengan jelas. Ada berbagai macam jenis antara lain, display, iklan transit dan mobile billboard.

Baca Juga: Pengertian Promosi

Iklan luar ruangan ini cukup ampuh dalam mempromosikan barang atau jasa buatan perusahaan. Hal itu dikarenakan seluruh masyarakat yang ada di jalan dapat melihatnya dengan jelas. Mengenai biayanya tentu bervariasi bergantung durasi, letak, dan ukurannya.

Cara Membuat Iklan yang Menarik dan Berkualitas

Cara Membuat Iklan

Membuat iklan sebetulnya cukup mudah, namun menciptakan konten berkualitas sehingga mampu membujuk pelanggan untuk membeli produk atau menggunakan layanan jasa. Berikut beberapa tekniknya:

Gunakan Kata-kata yang Berkualitas Serta Persuasif

Salah satu cara membuat iklan menarik adalah memperhatikan penggunaan kata dan bahasa. Baik beriklan lewat elektronik maupun media cetak harus mempertimbangkan hal ini. Apabila gaya penulisan kurang persuasif, maka pelanggan tidak akan terpacu untuk membeli.

Penggunaan kata-kata berkualitas sekaligus menarik ini menjadi poin penting yang harus dilakukan ketika membuat iklan. Jika hal itu dilakukan, maka media komunikasi tersebut akan memberikan dampak besar bagi omset per bulannya.

Berikan Tawaran yang Menarik Pelanggan

Selain menggunakan kata-kata persuasif, sebaiknya Anda memberikan tawaran menarik berupa diskon atau pemberian bonus. Metode ini dinilai ampuh karena masyarakat umumnya menyukai hal-hal berbau gratisan. Dengan memberi potongan harga, produk akan terasa lebih terjangkau.

Salah satu tawaran menarik adalah “beli laptop bonus jam tangan”. Pemberian hadiah tersebut dapat menstimulasi pelanggan untuk membeli karena dengan harga cukup terjangkau, seseorang bisa memperoleh 2 barang. Adanya gratis barang itu dijamin membuat konsumen pasti lebih tertarik.

Berikan Slogan Unik atau Khas

Cara membuat iklan bisa dimulai dengan mencari slogan menarik untuk produk yang dimiliki. Pencarian ini mungkin dapat menghabiskan waktu selama beberapa saat sebab menentukan kata-kata terbaik tidak mudah. Adanya jargon tersebut membuat barang terlihat lebih unik.

Pembuatan slogan ini sangat menentukan iklan. Jika jargonnya menarik dan mudah dihafalkan, para pelanggan pun mampu mengingatnya. Alhasil, kepopuleran barang itu akan meningkat secara signifikan. Apabila itu terjadi, maka potensi mendapatkan banyak konsumen pun makin tinggi.

Gunakan Efek Visual yang Menarik saat Dilihat

Saat menciptakan iklan, diperlukan efek visual yang berkualitas sehingga mampu menggiring konsumen untuk membelinya. Kini banyak orang membayar jasa fotograer atau videographer untuk memaksimalkan kualitas kontennya. Jika hasilnya bagus, maka peluang terjual pun juga besar.

Penggunaan efek visual ini sangat penting serta dapat mempengaruhi pembeli. Bahkan, tidak sedikit orang yang membeli makanan hanya karena tampilan iklannya sangat keren dan membuat perut keroncongan.

Buatlah Iklan Sesuai Target atau Sasaran

Ketika membuat iklan baik di media cetak atau elekronik, pastikan menyesuaikannya dengan target atau sasaran. Bila menargetkan masyarakat menengah ke atas, jangan ragu menggunakan berbagai properti keren demi menampilkan kesan elegan sekaligus berkelas.

Adanya penyesuaian ini dilakukan demi menjaring pelanggan sesuai kelasnya. Memang semua orang berhak membelinya, namun, harga suatu barang tentu memiliki target pasarnya masing-masing. Saat membuat iklan, diharapkan menyesuaiaknnya dengan sasaran agar maksimal.

Menggunakan Jasa Orang Terkenal

Salah satu cara membuat iklan yang baik adalah menggunakan orang terkenal sebagai aktornya. Metode ini sangat cocok dilakukan jika memilih media televisi sebagai opsinya. Anda dapat bekerja sama dengan artis atau influncer. Hasilnya pun sangat bagus karena telah memiliki banyak follower.

Secara otomatis, produk yang dikenakan oleh influencer akan memiliki pengaruh lebih dibandingkan orang biasa. Bila memiliki dana berlebih, jangan lupa memilih salah satu artis terkenal saat ini. Meskipun harganya terbilang cukup tinggi, namun mampu memberikan banyak keuntungan.

Memberikan Info Manfaat Produk

Ketika membuat iklan, jangan lupa memberitahukan pelanggan mengenai manfaatnya. Jangan hanya menggunakan efek visual yang keren saja, namun pertimbangkan pula memberikan info tentang keistimewaannya. Dengan begitu, masyarakat akan tahu secara jelas.

Pemberian informasi tentang produk tersebut sangat penting. Seperti pepatah yang mengatakan bahwa “Tak kenal maka tak sayang”. Jika seseorang belum kenal dengan suatu barang, kecil kemungkinan akan membelinya. Untuk itu, pentingnya memberikan info mengenai kelebihannya.

Menyisipkan Testimoni

Cara mudah untuk membuat iklan menarik plus berkualitas adalah menyisipkan testimoni. Dengan adanya testi tersebut Anda bisa lebih meyakinkan pelanggan bahwa kualitas produk yang ditawarkan sangat bagus. Ulasan dari pelanggan cukup penting karena menginfokan secara real.

Testimoni ini bisa disisipkan secara natural agar iklan tetap terlihat menarik baik. Penambahan unsur tersebut dapat dilakukan di berbagai media, mulai dari media elektronik hingga media cetak. Dijamin, cara itu ampuh dalam menggaet pelanggan dari berbagai lapisan masyarakat.

Contoh-contoh Iklan Paling Populer di Indonesia

Contoh-contoh Iklan

Untuk memahami lebih mengenai dunia periklanan, sebaiknya ketahui pengertian iklan dan contohnya. Cara ini relatif mudah karena bisa menyangkutpautkannya secara nyata. Berikut adalah penjelasannya:

Contoh Iklan Baris

Iklan baris adalah satu kategori iklan yang dilakukan lewat media cetak. Wujudnya unik karena beriklan di sini dibatasi oleh baris. Oleh karena itu, kata-katanya harus disingkat dan padat informasi. Umumnya minimal terdiri dari 2 baris. Berikut adalah contohnya:

Bth CPT Staf min D3 pglmn

3th, bs kmptr, pny motor,

krm CV: [email protected],com

Pada iklan di atas ditemukan banyak penyingkatan, seperti Butuh disingkat menjadi bth dan bisa komputer diperpendek menjadi bs kmptr. Karena keterbatasan tempat, maka pembuatnya harus rela menyingkat kalimat dalam lowongan pekerjaan tersebut.

Contoh Iklan Makanan dan Minuman di TV

Membuat iklan cukup menantang karena pembuatnya diharapkan mampu memberikan slogan unik dan mudah dihafal. Terdapat berbagai jargon yang terkenal di televisi. Slogan tersebut membuat masyarakat lebih mengenal tentang produknya. Berikut adalah beberapa diantaranya:

  • Sprite Nyatanya Nyegerin
  • Energen Sereal, Minum Makanan Bergizi

Dari kedua contoh di atas, orang akan lebih mudah menghafalkan produknya. Apalagi baik Sprite maupun Energen keduanya diiklankan di televisi, sehingga visualnya dapat lebih diingat oleh masyarakat. Namun, pemilihan kata harus tepat dan diimbangi dengan musik yang bagus.

Contoh Iklan HP

Salah satu iklan terlaris yang sering muncul di media elektronik maupun media cetak ialah handphone. Gadget ini dibutuhkan siapa saja mulai dari anak muda hingga orang tua. Cara beriklan hp paling tepat adalah memberitahukan informasi terkait fitur-fiturnya. Berikut contohnya:

Hp Realme X2

·         Super AMOLED 6.5” HD 1080×2400 pixels

·         64+13+8+2 Megapixel (primary)

·         16 Megapixel (secondary)

·         Qualcom Snapdragon 855+

·         Android 9

·         64 / 128 / 256 GB

·         Li-Po 4000 mAH

·         Fast Battery Charging 50W

Dari contoh iklan di atas, terlihat bahwa hp Realme X2 dijelaskan segala fiturnya, mulai dari kameranya hingga muatan baterainya. Dengan fasilitas cukup lengkap, pelanggan pun makin tertarik untuk memiliki keistimewaan gadget terbaru tersebut.

Contoh Iklan Sampo

Saat membuat iklan, perusahaan harus memikirkan kata-kata dalam kontennya begitu detail. Jika terlalu panjang, pelanggan akan bosan. Selain itu, diharapkan menggunakan slogan yang bombastis supaya konsumen dapat tertarik untuk membelinya. Berikut adalah contohnya:

Formula yang Disempurnakan

CLEAR

Sampo Anti Ketombe No 1 di Indonesia

Perlindungan Terus Menerus

Ketombe Tidak Balik Lagi

Dari contoh di atas, terlihat bahwa sampo bermerk Clear dikenalkan dengan cara sangat elegan. Penyebutan “Sampo anti ketombe no 1 di Indonesia” ini membuktikan bahwa produk tersebut berkualitas sehingga layak untuk dicoba.

Contoh Iklan Layanan Masyarakat

Contoh iklan layanan masyarakat ini dilakukan karena kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitar. Kriteria cukup simpelm yakni tidak digunakan untuk kepentingan komersil. Ada berbagai contoh ILM, salah satunya ialah tentang penghematan energi. Berikut adalah contohnya:

Istirahatkan Lampu Bila Tidak Digunakan

Iklan itu umumnya digunakan disisipkan dalam gambar sehingga pesan penghematan tersebut dapat tersampaikan dengan baik. Efek visual memiliki peran penting, karena adanya ilustri mampu meningkatkan daya ingat masyarakat. Oleh karena itu, pertimbangkan memakainya saat beriklan.

Contoh Iklan Koran (Berita Kehilangan)

Ada banyak jenis iklan yang ada di media cetak, salah satunya adalah berita kehilangan. Ini kerap digunakan untuk menginformasikan mengenai berbagai hal, seperti kehilangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Berikut adalah beberapa di antaranya:

KEHILANGAN

Kehilangan satu buah surat tanda nomor kendaraan

Dengan nomor AB2323CZ. Terjadi di 5 September

2019 di sekitar kampus UGM. Jika melihat, harap

segera hub 0878343411

Melihat contoh iklan di atas, pengiklanan menggunakan media cetak tersebut dikarenakan ingin menginfokan kepada masyarakat bahwa seseorang telah kehilangan STNK. Apabila menemukan, maka bisa mengubungi lewat nomor yang tersedia. Cara ini dilakukan via media cetak (koran).

Baca Juga: Pengertian Startup

Dapat disimpulkan, keberadaan pengertian iklan ini sangat penting. Tidak hanya mampu memberikan keuntungan pada perusahaan, media tersebut juga bisa dipakai sebagai pelopor gerakan kemanusiaan. Sebelum membuat, pastikan beberapa tips terjitu agar menghasilkan konten bagus.

Tinggalkan Balasan