Pengertian LAN: Fungsi dan Komponen Jaringan LAN

Di dalam sebuah komputer pasti terdapat aneka port yang terpasang, salah satunya biasa dikenal dengan LAN. Mungkin Anda masih asing dengan pengertian LAN itu sendiri sehingga juga tidak mengetahui kegunaannya. Walaupun sejatinya kerap ditemukan di sekitar tampat beraktifitas.

Pengertian LAN Secara Umum

LAN yang merupakan singkatan dari Local Area Network adalah suatu bentuk dari jaringan komputer. Hanya saja cakupan wilayahnya sangat kecil atau terbatas dan umumnya hanya digunakan di dalam ruangan.

Contohnya ada kabel komputer LAN di dalam kantor, sekolah, rumah dan lain sebagainya. Jaringan ini memang digunakan untuk menghubungkan antar perangkat di dalam ruangan tersebut. Namun tentu saja yang memiliki jarak berdekatan dan saling terhubung.

Istilah mudahnya LAN adalah sebuah jaringan yang menghubungkan antara perangkat keras dan juga software sehingga bisa saling berkomunikasi. Hubungan itulah yang menyebabkan sebuah komputer dapat dioperasikan sebagaimana mestinya.

LAN ialah sebuah teknologi yang berbasis Ethernet, sehingga memungkinkan setiap perangkat yang terhubung bisa saling berbagai data atau istilahnya folder sharing. Dilengkapi teknologi IEEE 802.3 serta kecepatan hingga 1000 Mbps memungkinkan mampu berbagai dalam satu jaringan.

Pengertian LAN Menurut Para Ahli

Pengertian LAN Menurut Para Ahli

Bagaimana para ahli teknologi berkata tentang jaringan LAN ini? Mungkin hal ini hanya untuk menambah pengetahuan serta lebih memantapkan mengenai makna dari jaringan LAN ini sendiri. Dengan begitu, bisa memanfaatkan setiap kecanggihan perangkat sebagaimana mestinya.

Oleh karena itu, supaya lebih mengenal tentang pengertian LAN, berikut ini pemaparan beberapa ahli Teknologi mengenai maknanya:

Bonnie Suherman

Pernyataan pertama adalah dari Bonnie Suherman, ia lebih dikenal sebagai penulis turut serta memberikan pernyataannya tentang jaringan kabel LAN. Baginya, teknologi seperti ini adalah hubungan antar kabel yang terbatas.

Atau lebih mudahnya, LAN adalah jaringan kabel yang terbatas di sebuah ruangan sempit dan tunggal. Biasanya terletak di satu gedung maupun beberapa bangunan, hanya saja masih mencakup wilayah atau geografis yang sama serta berdekatan dan tertutup.

Angga Wibowo

Sedangkan Angga Wibowo memberikan pengertian local area network yang cukup berbeda. Akan tetapi masih memiliki esensi sama. Menurutnya, kabel LAN ini lebih bersifat pribadi atau penggunaan lokal saja.

Baca Juga: Pengertian Fiber Optik

Di samping itu, ruang lingkup penggunaannya pun juga terbilang kecil dan masih dalam wilayah yang sama. Sebut saja kantor, sekolah, rumah hingga kampus. Meskipun terkadang terdiri dari beberapa gedung, namun bangunan tersebut masih di satu area tertutup dan berdekatan.

Teguh Wahyono

Teguh Wahyono menambahkan pula pendapatnya, bahwa jika jaringan LAN yang terpasang pada komputer ini bersifat “lokal”. Cakupan wilayahnya pun tidak besar dan maksimal hanya sampai 20 km saja dari pusat jaringan.

Apabila diamati lagi, cakupan wilayah seperti itu artinya bisa menghubungkan satu kotamadya. Namun, pada faktanya jaringan kabel LAN lebih sering digunakan untuk kebutuhan satu lingkungan atau satu lokasi yang sama. Bisa jadi dikarenakan penggunaannya yang kurang efektif.

Arief Ramadhan

Aief Ramadhan pun juga turut serta menambahkan pendapatnya tentang pengertian LAN ini. Sebenarnya apa yang ia sampaikan pada akhirnya juga akan merujuk pada makna sama, yakni LAN itu sendiri adalah jaringan komputer yang saling terhubung.

Hanya saja hubungan setiap kabel tersebut mencakup dalam wilayah yang kecil atau sempit sehingga terbatas penggunannya. Namun, dengan basis teknologi serta kecepatan hingga 1.000 Mbps memungkinkan untuk transfer data lebih cepat.

Agus J. Alam

Agus J. Alam memberikan pendapat bahwa kabel LAN adalah sebuah jaringan yang menghubungkan banyak komputer dengan teknologi canggih seperti IEEE 802.3. Jadi, hal ini memungkinkan antar perangkat bisa terhubung satu sama lain.

Hanya saja luasan wilayah yang mampu dijangkau cukup kecil atau hanya dalam satu area itu saja dan di lokasi tertentu. Sebagai contoh, jaringan LAN ini juga memungkinkan satu printer bisa digunakan oleh banyak komputer karena telah saling terhubung.

Perkembangan LAN di Dunia

Perkembangan LAN di Dunia

Sebagai sebuah pengimplementasian dari teknologi, perkembangan jaringan LAN ini sangat pesat. Bermula pada tahun 1940-an di Amerika bahwa terdapat seoang peniliti yang ingin mengoperasian komputer secara bersamaan untuk memudahkan pekerjaannya.

Kemudian, pada dekade selanjutnya telah tercipta sebuah super komputer. Akan tetapi seluruh jaringan dan instalasinya memakan biaya yang fantastis. Akhirnya dengan adanya desakan kebutuhan semacam ini hingga lahir konsep distrubusi data berdasarkan waktu.

Konsep ini juga lebih dikenal dengan TSS atau Time Sharing System. Seiring waktu, ide ini terus tumbuh dan berkembang hingga akhirnya bisa membuat beberapa host komputer saling terhubung. Kemudian bisa dikendalikan secara paralel atau melakukan satu pekerjaan yang sama.

Sejak saat itulah mulai dikembangkan teknologi penggunaan komputer serta komunikasipeer to peer atau tanpa perangkat pusat. Hal inilah yang mengawali terbentuknya konsep jaringan LAN atau Local Area Network.

Poin Utama dan Karakteristik LAN

Setelah mengetahui makna dari jaringan LAN tersebut sehingga bisa diketahui beberapa poin penting yang perlu dicatat. Hal ini juga mencakup karakteristik yang dimiliki oleh jaringan ini dan kemudian menjadi aspek penting untuk diperhatikan.

Telah beberapa kali disebutkan, jika jaringan LAN ini hanya mencakup area yang kecil dan sempit serta pada intinya masih terhubung dalam satu wilayah itu. Jadi, dengan sifatnya yang lokal dan terbatas sehingga memungkinkan penggunaan user tidak tersebar.

Penggunaan jaringan ini pun lebih banyak dimanfaatkan untuk area perkantoran, instansi pendidikan dan sejenisnya. Tidak lain, karena pekerjaan usernya lebih mudah dan fleksible karena telah terhubung satu sama lain dengan adanya LAN ini.

Di samping itu, sifatnya tertutup sehinga memungkinkan para penggunanya terbatas dan hanya mereka yang telah terkoneksi saja.

Fungsi Utama Jaringan LAN

Fungsi Utama Jaringan LAN

Jaringan LAN juga memiliki fungsi utama sebagai sebuah sistem nirkabel. Kegunaannya untuk membuat antar perangkat komputer bisa saling terhubung. Tentu hal ini bisa membuat proses kerja menjadi lebih cepat, mudah dan efisien.

Memang cakupan untuk jaringan LAN ini lebih kecil dan juga memiliki wilayah yang sempit, namun hal ini merupakan salah satu keunggulannya karena menjadi terbatas. Di samping itu, sistem seperti ini akan memudahkan komunikasi antar perangkat yang terhubung.

Poin terpentingnya adalah kecepatan proses data yang dibutuhkan sehingga membuat biaya operasional juga lebih hemat. Hal ini disebabkan karena, dalam satu sistem perangkat dapat digunakan secara bersama-sama.

Fungsi LAN dari Segi Bisnis

Apabila melihat dari kegunaan LAN, sebenarnya jaringan ini memiliki banyak sekali fungsi dari berbagai aspek yang dapat dinilai. Tentu hal ini juga mengarah kepada penggunaannya itu sendiri. Untuk lebih jelasnya, perhatikan ulasan berikut:

Kecepatan Arus Informasi

Dari segi bisnis, sebuah perusahaan pasti memilki banyak database dan juga berbagai informasi penting. Kesemuanya pasti suatu saat akan diakses oleh banyak pihak dengan kepentingan masing-masing sehingga membutuhkan sebuah server yang mampu mengatasinya.

Salah satunya adalah jaringan LAN yang bisa difungsikan untuk mentransfer data dengan memberikan akses dari server untuk user. Sebagai contoh, seorang HRD ingin menakses data karyawan demi keperluan pembagian bonus maupun payroll.

Kemudahan Akses Informasi

Salah satu poin penting fungsi dari jaringan LAN ini adalah adanya kemudahan akses seorang user dalam mencari informasi. Apabila sebuah komputer telah terhubung dengan kabel tersebut, maka bisa mencari banyak database hanya melalui perangkatnya saja.

Meskipun pencarian informasi ini semakin mudah, akan tetapi tetap perlu adanya ketelitian terlebih dalam menjaga keamanan dan kemungkinan adanya kebocoran data. Hal ini pun juga membuat perusahaan bisa membuat sebuah komunikasi yang lancar tanpa adanya hambatan.

Penerapan Sistem Informai Dalam Manajemen Bisnis

Dalam sebuah perusahaan pastilah memilki sistem informasi yang kompleks sebagai database bisnisnya. Sebut saja kumpulan data tentang karyawan atau sumber daya manusia, akuntansi, manajemen, manufaktur, keuangan dan lain sebagainya.

Kesemuanya pasti akan diakses oleh user yang bebeda akan tetapi tetap saja ada satu komputer induk tempat berbagai informasi tersebut dikumpulkan, biasa disebut sebagai perangkat induk. Maka, untuk bisa saling terhubung antara server induk dengan lainnya digunakanlah jaringan LAN.

Komunikasi Kian Dipermudah

Komunikasi dalam bentuk apapun adalah hal yang sangat penting terlebih bagi keberlangsungan sebuah perusahaan sehingga tetap adanya jalinan antar sesama karyawan maupun dengan atasan. Maka dari itu, harus terdapat alat pendukung sebagai salah satu fasilitas yang menunjangnya.

Dalam sebuah perusahaan, komunikasi menggunakan email dan juga aplikasi chatting dinilai lebih efektif dan juga simple. Jadi, untuk bisa menunjang perangkat tersebut supaya bisa saling terhubung harus digunakan sebuah jaringan seperti LAN.

Penghubung Antar Kantor

Apabila sebuah perusahaan sudah bergerak dalam level yang lebih besar terlebih multinasional, maka pasti memiliki beberapa kantor cabang. Dalam hal ini tentu membutuhkan sebuah sistem jaringan yang saling terintegrasi.

Meskipun secara umum mereka menggunakan sistem MAN dan WAN karena memiliki jaringan lebih luas. Namun, pada dasarnya kedua sistem tersebut adalah gabungan dari LAN sehingga memungkinkan antar kantor bisa saling memberikan informasi dengan mudah, cepat dan efisien.

Keamanan Data

Fungsi paling penting dari penggunaan jaringan LAN adalah bisa menjamin keamanan sebuah data. Dengan menggunakan teknologi ini, maka akan memiliki tingkat proteksi yang lebih baik. Terlebih pada sistem informasi yang dimiliki oleh setiap perusahaan maupun instansi,

Hal ini disebabkan pada jaringan LAN bersifat lokal dan terbatas. Artinya hanya user tertentu dan telah terhubung dengan server yang dapat mengakses setiap database di dalam perangkatnya. Dari sini, keamanan dari pencurian data bisa diminimalisir.

Fungsi Jaringan LAN untuk Individu

Fungsi Jaringan LAN untuk Individu

Jaringan LAN selain memberikan fungsi untuk sebuah perusahaan, faktanya sistem ini juga bisa bermanfaat bagi individu. Terlebih modelnya hanya untuk lokal dan terbatas sehingga kian memudahkan jika digunakan untuk skala lebih kecil. Lantas apa saja fungsinya?

Membangun Internet WLAN

WLAN atau yang lebih dikenal sebagai hotpot jaringan internet memang sedang populer saat ini. Terlebih untuk penggunaan personal user. Modifikasi internet menggunakan jaringan LAN ini memberikan penggunanya kemudahan akses karena telah didukung oleh wireless.

Jaringan internet inilah yang kemudian membuat ISP mentransmisikan data sehingga diterima oleh personal. Adanya konektivitas LAN ini pun juga didukung dengan adanya menara BTS sehingga bisa memancarkan jaringan.

Komunikasi Antar User

Pernah menggunakan jasa warnet? Memang warung internet ini pernah jaya pada masanya. Meskipun saat ini telah ketinggalan zaman karena seiring pesatnya perkembangan dunia smartphone dan laptop, faktanya masih ada saja pengguna setianya.

Terlebih para gamers karena warnet sekarang lebih menyediakan kebutuhan untuk gaming. Di samping itu, setiap perangkat komputer yang digunakan di sana juga menggunakan sebuah jaringan LAN sehingga bisa menghubungkan setiap perangkat ke satu server induk.

Untuk Bermain Game

Fungsi LAN selanjutnya adalah bisa digunakan untuk mendukung seseorang dalam bermain game. Koneksi jaringan ini seperti yang telah diketahui akan menyambungkan antar perangkat satu dengan lainnya sehingga bisa saling mentransfer informasi.

Salah satunya adalah digunakan untuk game terlebih dengan model multiplayer. Secara umum penggunaannya lebih ke arah topologi star dengan memanfaatkan jaringan peer to peer local area network.

Komponen Hardware Jaringan LAN

 

Komponen Software LAN

Selayaknya sebuah teknologi, sistem jaringan LAN ini juga memiliki komponen yang terdiri dari hardware dan software. Susunan dasar inilah yang memungkinkan sistem bisa berjalan sempurna. Maka, berikut ini beberapa perangkat keras yang menyusunnya:

Server

File Server merupakan komponen utama dalam sistem LAN atau istilah lainnya adalah jantung dari perangkat keras. Biasanya terdiri dari set komputer yang dilengkapi dengan memori atau hardisk dengan kapasitas besar. Di samping itu, kemampuan aksesnya pun juga harus cepat.

Bagian ini sendiri terdiri dari server dedicated yang artinya tidak memiliki fungsi lain selain sebagai sistem operasi jaringan, misalnya adalah Novell Netware. Kemudian server non-didcated yang dapat digunakan untuk workstation. Misalnya seperti Microsoft windows, Linux, Mac OS/2 dan sebagainya.

Workstation

Workstation merupakan satu set dari jaringan komputer dan telah terhubung dengan file server. Untuk dapat dikatakan sebagai satu kesatuan yang utuh, sistem ini minimal telah dilengkapi dengan kartu jaringan, software dan juga kabel sebagai penghubung seluruh perangkat.

Hanya saja, sebuah workstation biasaya tidak akan menggunakan floppy sebagai sistem penyimpanan. Hal ini karena telah ada server untuk mengumpulkan seluruh database untuk disimpan. beruntungnya, semua jenis komputer dapat digunakan untuk workstation.

Link

Link adalah sebuah perangkat yang mengubungkan antara server dengan workstation. Kehadirannya tentu saja sangat penting. Bahkan tanpa adanya link, jaringan LAN tidak akan bisa berjalan dan biasa dikenal sebagai media transmisi berupa kabel. Contohnya adalah sebagai berikut:

  • Fiber Optic

Kabel fiber optic dapat dikatakan sebagai jaringan yang paling mahal. Bentuknya relatif kecil, namun memiliki kecepatan akses cukup tinggi, yakni sekitar 100 Mbps. Bahkan kabel model seperti ini sangat jarang dikenai gangguan. Sayangnya proses instalasi pun juga sulit untuk dilakukan.

  • Twisted pair

Dalam hal ini kabel twisted pair terdiri dari dua bagian yakni shielded dan Unshielded. Di antara jenis kabel, bentuk ini adalah yang paling murah dan serng digunakan untuk jaringan telepon jarak pendek. Hanya saja mudah dipengaruhi gangguan dan kecepatan aksesnya pun tidak lebih dari 16 Mbps.

  • Coaxial

Coaxial adalah tipe kabel level menengah. Harganya pun juga di antara dua jenis sebelumnya dengan kecepatan akses rata-rata 30 Mbps. Jarak yang mampu dijangkau lebih jauh dari Twisted pair dan biasanya diaplikasikan pada penggunaan kabel televisi.

Konsentrator

Konsentrator adalah sebuah tempat seperti colokan yang berguna untuk mengumpulkan seluruh jaringan kabel network dari setiap workstation, server maupun perangkat lainnya. Namun, bagian ini juga lebih dikenal dengan istilah Hub dengan banyak slot concentrator.

Biasanya jenis kabel twisted pair akan dihubungkan dalam Hub tersebut. Akan tetapi, dalam pemasangannya pun tidak boleh sembarangan sebab telah terdapat urutan nomor port dari card yang dituju sehingga harus disesuaikan.

Network Interface Card

Network Interface Card (NIC) atau kartu jaringan adalahkomponen yang terdapat dalam workstation. Telah disebutkan sebelumnya bahwa bagian ini ada supaya kabel jaringan bisa langsung terhubung. Hanya saja tidak langsung menuju ke perangkatnya secara langsung.

Melainkan memerlukan sebuah perantara. Kartu jaringan inilah yang berfungsi sebagai rangkaian elektronika supaya bisa menangani network protocol. Istilah mudahnya NIC ini adalah media yang menghubungkan antar komputer.

Komponen Software LAN

Komponen Hardware Jaringan LAN

Selain memiliki jaringan penyusun hardware, LAN ini juga memiliki sebuah komponen sofware sebagai pendukung sistem supaya berjalan optimal. Perangkat lunak ini pulalah yang akan menjalankan sistem operasi.

Sistem Operasi Jaringan

Sebuah perangkat tidak akan berjalan tanpa adanya sistem operasi. Bagian ini yang akan menjalankan seluruh aktfitas program seperti mengatur lalu lintas hingga mengendalikannya. Selain itu, OS ini juga akan memberikan layanan pada setiap komputer.

Baca Juga: Pengertian Jaringan Komputer

Sistem operasi ini juga akan digunakan untuk mengelola sebuah jaringan seperti Microsoft, Windows, Linux dan sejenisnya. Penggunaannya sendiri pun dibedakan menjadi dua jenis, yakni sistem operasi peer to peer dan client server.

Network Adapter Driver

Sebuah NIC atau kartu jaringan meskipun dianggap sebagai komponen penting, namun ia juga tetap memerlukan komponen pembantu. Network adapter driver adalah sebuah program yang memastikan NIC supaya bisa terdeteksi oleh sistem komputer.

Terlebih yang menggunakan sistem operasi windows 98dan juga 2000 pada windows Xp. Fungsi utamanya sebenarnya untuk mengaktifkan network sehingga bisa disesuaikan dan dipasang pada lingkungan yang sesuai dan akan digunakan untuk melancarkan komunikasi.

Protokol Jaringan

Selayaknya sebuah sistem, komponen software pada LAN ini pun memiliki sebuah protokol jaringan atau aturan main. Hal ini berguna untuk memberikan komunikasi antar beberapa komputer yang terhubung.

Tentu saja aturan yang digunkan juga merujuk pada petunjuk metode pengaksesan jaringan, tipe-tipe kabel, topologi fisik hingga kecepatan transfer data. Aturan-aturan yang paling umum kita gunakan yakni sebagai berikut:

  • Ethernet

Etehrnet adalah sebuah protokol jaringan yang paling populer. Kehadirannya kerap kita gunakan dengan dukungan  oleh metode akses berupa CSMA atau CD. Adanya sistem ini secara otomatis juga memberitahukan jika setiap komputer akan memperhatikan pada jaringan sebelum kita kirimkan.

  • Token Ring

Token ring adalah sebuah lingkaran cincin yang dapat menghubungkan komputer-komputer dalam sistem LAN tersebut. Bagian ini akan memunculkan sinyal dengan gerakan berputar sehingga bisa mengkoneksikan antar satu perangkat dengan lainnya.

  • Local Talk

Metode yang kita gunakan dalam Local Talk ini adalah CSMA atau CA. Pada sistem ini bisa menghasilkan koneksi jaringan secara peer to peer. Menariknya, saat mengoperasikan hal ini tidak akan kita perlukan aplikasi tambahan apapun.

Teknologi Pada LAN

Teknologi Pada LAN

Pada dasarnya jaringan yang digunakan untuk memasang LAN ini memang memerlukan sebuah teknologi khusus sehingga bisa kita terapkan secara optimal. Hal ini juga untuk memungkinkan adanya komunikasi antar sesama perangkat. Beberapa teknologi tersebut di antaranya adalah:

Ethernet

Telah kita bahas sebelumya bahwa Ethernet adalah sebuah protokol jaringan. Namun, di sini ia juga merupakan teknologi yang kita terapkan oleh LAN yang lengkap dengan carrier sense multi access. Kemudian untuk konektornya sendiri telah lengkap dengan interface card dan juga alamat MAC.

Hal ini memungkinkan antar perangkat untuk berkomunikasi dalam jarak jauh. Sedangkan untuk model Eternet tradsional ini lebih memilih spesifikasi 10BASE-T yang menggambarkan kecepatan hanya sampai 10Mb saja.

Fast-Ethernet

Fast-Ethernet merupakan teknologi lanjutan dari Ethernet. Hal ini dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan software dan hardware yang kian menunjukkan taringnya di dunia teknologi. Menariknya sistem ini lebih canggih karena bisa berjalan di fiber optik, UTP atau bahkan tanpa kabel.

Kecepatannya bahkan cukup tinggi hingga mencapai 100 Mbps dengan teknologi standar berupa 100BASE-T di IEEE 803.2. Kemudian dari sisi Ethernet over fibernya sendiri dapat kita buat dengan memanjang hingga 100 meter karena mengaktifkan mode half-duplex.

Giga-Ethernet

Perkembangan dalam dunia teknologi memang tidak pernah ada habisnya. Bahkan apabila rancangannya saja telah kita temukan, maka langkah selanjutnya akan lebih mudah untuk menciptakan hal baru yang sejeni namun lebih canggih.

Seperti halnya dengan Fast-Ethernet yang semula memiliki kecepatan 100 mbps akan tetapi tidak pernah lebih dari 3 tahun dan telah kita gantikan oleh Giga-Ethernet. Transfer data yang kita berikan pun bahkan memberikan respon paling cepat hingga 1000 mbit per detik.

Virtual LAN

Tidak bisa kita pungkiri memang jika jaringan LAN ini adalah adaptasi dari Ethernet dengan konsep penggunaan media secara bersama-sama. Hal ini memerlukan sebuah domain siaran tunggal dan juga colision.

Namun, dengan adanya teknologi switch sehingga kebutuhan akan domain mulai tergeser. Di samping itu, virtual LAN ini memiliki tugas utama yang membuat jaringan harus membagi satu domain broadcast menjadi beberapa bagian.

Kelebihan LAN

Saat membicarakan sebuah sistem jaringan tentu akan memperhatikan pula keuntungan apa yang kita peroleh sehingga layakkah model seperti ini kita terapkan. Maka dari itu, supaya bisa lebih memahami, berikut ini beberapa kelebihannya:

Berbagai Resource

Konsep utama dari jaringan LAN ini sendiri adalah memudahkan penggunanya untuk melakukan sharing data secara terbatas sehingga aman dari pencurian. Dalam berbagi resource ini, juga memberikan kemudahan lainnya seperti hemat biaya operasional dan juga dari segi waktu.

Bahkan, Anda pun dapat saling berbagi software atau database lainnya dengan mudah tanpa memerlukan perangkat tambahan. Hanya saja khusus untuk perangkat lunak tidak selamanya dapat langsung kita bagikan dengan jaringan LAN, karena biasanya memerlukan lisensi sendiri.

Data Kian Terpusat

Kelebihan utama dari jaringan LAN ini adalah keseluruhan database yang ada kita simpan dalam satu server induk. Ada satu komputer yang akan terhubung dengan keseluruhan jaringan dan kita manfaatkan untuk penyimpanan seluruh informasi.

Sudah pasti hal ini akan semakin memudahkan para user dalam mengakses file secara bersama-sama. Apalagi jika dalam pengaksesannya harus menggunakan komputer masing-masing supaya bisa lebih efisien dan juga lebih menghemat dari segi waktu.

Kekurangan LAN

Di samping sebuah sistem jaringan yang menawarkan kemudahan dan kecepatan akses banyak data, LAN ini pun juga memiliki beberapa kekurangan. Bahkan terkadang masalah yang timbul cukup fatal sehingga membuat para penggunanya ingin mencari alternatif lainnya.

Keamanan Masih Kurang

Mungkin benar jika jaringan LAN ini hanya bersifat lokal dan memiliki cakupan wilayah yang sempit sehingga hanya users terdaftar saja yang bisa mengaksesnya. Namun, hal ini pun juga bisa menjadi kelemahan dan menimbulkan keamanan rentan.

Karena dalam satu jaringan akan terdapat satu admin sebagai pemegang kunci untuk memberikan izin dan juga memblokir user tidak terdaftar. Di samping itu, bisa jadi para pengguna itu sendiri yang tidak bisa menjaga keamanan password yang kita berikan sehingga rentan terjadinya pencurian data.

Masalah Server

Satu kekurangan fatal yang bisa menyerang para pengguna LAN. Bahwa sistem jaringan ini memiliki satu induk sebagi server dan akan menghubungkan banyak perangkat komputer. Maka, apabila terdapat masalah pada server tentu saja yang lainnya juga akan terdampak.

Misalnya saja serangan virus pada komputer server sehingga menyebabkan masalah fatal berupa putusnya komunikasi antar perangkat satu dengan yang lainnya. Bahkan, lebih parahnya bisa jadi infeksi ini juga akan menyebar ke komputer lainnya karena jaringan mereka saling terhubung.

Instalasi Tidak Murah

Perlu kita ketahui bahwa pemasangan jaringan LAN pada suatu area pasti kita tentukan terlebih dahulu cakupan area yang akan kita tuju. Selain itu, perangkat dan alat pendukung apa saja serta jenis topologi yang kita gunakan.

Beberapa hal tersebut sangat mempengaruhi tingkat harga yang kita butuhkan. Semakin rumit jaringan LAN, maka akan kian mahal pula budgetnya. Apalagi adanya banyak kabel yang memerlukan biaya tinggi. Mekipun terdapat jenis LAN wireles tanpa kabel, tetap saja ia membutuhkan perangkat tambahan untuk menguatkan sinyal.

Cara Kerja LAN

Cara Kerja LAN

Saat menggunakan perangkat komputer, Anda pasti tidak asing dengan kehadiran banyak port di sekitarnya. Salah satu yang terlihat adalah jaringan LAN dan merupakan komponen hardware-nya supaya bisa terhubung dengan server. Lantas bagaimana cara kerja dari LAN tersebut?

Persiapan Koneksi LAN

Sebab LAN merupakan sebuah jaringan yang terkoneksi dengan perangkat komputer, maka memerlukan sedikit persipan sebelum mengoperasikannya. Setidaknya ada dua perangkat yang bisa kita hubungkan untuk membuat sistem LAN sederhana.

Baca Juga: Pengertian Modem

Akan tetapi, jika jaringan LAN yang akan Anda buat lebih kompleks dengan banyak perangkat, maka sudah bisa kita pastikan harus menyiapkan bridge, router, komputer server, komputer client, hub atau switch. Beberapa hal tersebut adalah yang paling umum kita gunakan.

Pembagian Konektivitas

Pembagian jaringan ini penting kita lakukan karena untuk menentukan apakah Anda akan menggunakan LAN skala kecil ataukah besar. Meskipun sebenarnya bersifat lokal, namun tetap saja harus terdapat pengetahuan tetang keduanya.

  • Jaringan Kecil

Pertama adalah jaringan LAN kecil. Biasanya pada bagian ini setidaknya memerlukan server, beberapa komputer dan juga switch. Selain itu. sistem skala kecil ini juga hanya bisa kita emplementasikan dalam satu ruangan itu saja.

  • Jaringan Besar

Seperti namanya, sudah pasti jaringan LAN yang satu ini lebih besar lagi cakupannya. Bahkan sistem ini biasanya hanya terdiri gabungan LAN skala kecil sehingga terbentuk sebuah jaringan baru. Pada bagian ini, bisa kita manfaatkan untuk gedung bertingkat hingga perusahaan dengan cabang.

Prinsip Kerja LAN

Beberapa poin di atas merupakan hal yang harus kita perhatikan sebelum memulai cara kerja dari jaringan LAN ini. Beberapa perangkat keras tersebut tentu harus kita persiapkan terlebih dahulu, jadi berikut ini langkah kerjanya yang harus kita ketahui:

  • Jaringan Komputer

Pertama adalah dengan menyiapkan jaringan komputer untuk client dan juga server. Hal ini kita butuhkan untuk menyediakan dan juga mengakses informasi yang kita butuhkan sehingga bisa melangkah ke rangakaian selanjutnya.

  • Paket Data

Paket data merupakan sebuah informasi yang kita inginkan komputer client sehingga jika user meminta, maka akan mentransmisikan dari server. Jalur pengiriman database ini akan melalui beberapa perangkat seperti Hub, switch, dan bridge sehingga infomasi bisa terbagi sesuai dengan jalurnya.

  • Komputer Receiver

Pada proses paket data terdapat bagian sebuah informasi kita pecah berdasarkan jalurnya masing-masing. Kemudian setelah hal tersebut kita lakukan, maka jaringan komputer client yang semula meminta akan menjadi receiver dari data tersebut.

  • Penggunaan Protokol

Dalam hal ini antar jaringan komputer saat melakukan sharing data memang harus menggunakan protokol tertentu. Tidak lain supaya semuanya bisa saling terhubung dan berkomunikasi. Contoh aturannya adalah TCP atau IP.

  • Transmisi Jaringan Internet

LAN di sini pun ternyata juga bisa kita manfaatkan untuk mengkoneksikan jaringan internet. Baik dengan kabel maupun nirkabel. Dalam hal ini, maka sebuah sistem hanya memerlukan access point atau router sehingga bisa terkoneksi dengan internet. Caranya pun hanya tinggal menghubungkan keduanya saja.

Topologi LAN

Topologi LAN

Dalam pemasangan jaringan LAN ini memang diperlukan sebuah topologi yang berarti bentuk atau pola hubungan antar node yang dibutuhkan. Penerapan bentuk ini pun juga menyesuaikan tingkat kebutuhan dan model ruangannya. Beberapa jenisnya adalah sebagai berikut:

Topologi Mesh

Seperti namanya, topologi mesh ini akan mengatur jaringan LAN dengan sebuah hubungan point to point. Polanya yang tidak terpusat inilah sehingga memungkinkan seluruh jaringan komputer terhubung satu persatu bahkan tidak akan terputus.

Hal yang paling unggul dari topologi mesh ini adalah reskio kegagalan kecil karena sistem akan terus bekerja meskipun terdapat kesalahan komponen. Kelebihan ini pun juga terdukung karena banyak link. Di samping itu, lamanya proses dan mahalnya biaya masih sering menjadi kendala.

Topologi Bintang

Topologi bintang ini bisa kita katakan sistemnya lebih baik daripada topologi mesh. Hal ini karena sistem jaringannya yang terpusat sehingga mampu menghubungkan setiap perangkat dengan Hub dan switch. Dengan begini, maka akan tercipta komputer server dan workstation.

Kemudian yang membuat topologi bintang lebih unggul daripada sebelumnya karena lebih mudah dalam operasionalnya. Bahkan apabila terdapat masalah perbaikannya pun juga tidak terlalu sulit karena ada manajemen terpusat. Sayangnya apabila Hub dan switch rusak, maka akan lumpuh total.

Topologi Cincin

Topologi cincin ini lebih unik lagi karena membuat sebuah jaringan dengan sistem lingkaran tertutup. Pada bagian ini berfungsi untuk menghubungkan antara host satu dengan lainnya. Hanya saja pola jaringannya sama dengan Mesh, yakni tidak terpusat.

Walaupun begitu, cakupan skalanya yang kecil sehinga memudahkan proses dan biaya operasionalnya lebih kecil daripada sebelumnya. Hanya saja karena tidak terpusat dan mampu untuk skala kecil saja sehingga akan sedikit kesulitan apabila terdapat masalah pada jaringan.

Topologi Bus

Dalam pengaplikasiannya, topologi bus tergolong mudah dan murah, karena hanya menggunakan sebuah kabel yang di hubungkan ke semua host perangkat komputer sehingga bisa saling terhubung satu sama lain. Jaringannya yang tidak terpusat sehingga hanya bisa kita gunakan untuk skala kecil.

Topologi bus ini sebenarnya hampir sama dengan topologi cincin. Terlebih dari segi kekurangan. Misalnya saja apabila kabel rusak, maka seluruh jaringan akan lumpuh total. Bahkan untuk mengatasi masalah yang muncul dalam sistem saja, bisa jadi akan sangat sulit untuk dilakukan.

Topologi Pohon

Tree network atau topologi pohon adalah adalah jaringan komputer yang memiliki simpul node karena sistemnya terpusat. Model operasi yang kita gunakan adalah tiap simpul akan saling mengatur dan melewati satu sama lain apabila terdapat kiriman data.

Menariknya dari jenis topologi pohon ini adalah, tidak akan terlalu merugikan karena semua prosesnya dapat kita lakukan dengan mudah termasuk penangan masalahnya. Hanya saja apabila switch paling atas kita matikan, artinya Anda juga akan melumpuhkan seluruh sistem jaringannya.

Cara Setting LAN di Komputer

Cara Setting LAN di Komputer

Cara setting atau instalasi LAN di komputer ini memang terdapat beberapa langkah yang harus kita lalui. Di samping itu, apabila belum terlalu memahami memang sebaiknya menggunakan tenaga bantuan yang ahli daripada terjadi salah pemasangan.

Namun , sebagai tambahan pengetahuan, berikut ini langkah-langkah cara pemasangan instalasi LAN yang harus Anda ketahui:

Pengkabelan UTP

Sebelum melakukan instalasi, hal paling utama yang harus kita tentukan adalah skala penggunaan serta jumlah komputernya terlebih dahulu. Hal ini juga untuk memastikan bagian perangkat mana saja nantinya yang akan kita sambungkan. Metode pemasangannya sendiri terdiri dari 2 jenis, yaitu:

  • Cross Over Kabel

Metode cross ini biasanya kita gunakan untuk menghubungkan antar dua perangkat yang sama karena pembuatan jaringan LAN hanya kita lakukan dengan dua komputer saja. Sebut saja Hub + Hub, switxh + switch, komputer + komputer.

  • Straight Through Kabel

Pada metode ini kita lakukan penyilangan pemasangan atau yang terdiri dari dua perangkat berbeda. Biasanya juga kita aplikasikan dalam skala lebih besar. Misalnya saja adalah komputer dengan model serta switch dengan perangkat keras tersebut.

Setting LAN Di Komputer

Langkah selanjutnya yang perlu kita lakukan setelah pemasangan kabel UTP selesai adalah dengan melakukan setting LAN di komputer tersebut. Caranya dengan membuka sistem operasi windows Xp yang berada di control panel dengan mengklik tombol strat.

Kemudian silakan cari menu network and internet connection. Saat ketemu, coba buka opsi tersebut sehingga bisa melihat informasi di dalamnya. Salah satuya tidak adanya tanda silang berwarna merah yang menandakan bahwa komputer telah terhubung dengan jaringan LAN.

Ip Address

Setelah proses instalasi fisik di atas selesai, maka tinggal melakukan pengkofigurasian dengan IP Address. Hal ini kita gunakan untuk membangun komunikasi antar satu komputer dengan yang lainnya, sehingga mudah untuk kita operasikan dan melakukan transfer data.

IP Address ini biasanya terdiri dari 32 bit biner dengan dua kelas berbeda yang bisa kita pilih. Di antaranya sebagai berikut:

  • A : untuk subnet mask 255.0.0.0
  • B : untuk subnet mask 255.255.0.0
  • C : untuk subnet mask 191.168.x.x

Folder dan Printer Sharing

Pada bagian ini biasanya kita aplikasikan apabila terdapat satu perangat keras yang kita gunakan secara bersama-sama atau sering kita sebut dengan sharing. Cara membuat file berbaginya pun juga bisa kita lakukan melalui control panel.

Caranya adalah dengan:

  • Mengklik tombol start kemudian pilih control panel.
  • Setelah itu cari menu folder dan printer sharing.
  • Kemudian cari file maupun folder yang kita bagikan dan klik kanan untuk memilih opsi tab sharing.
  • Terakhir apply dan tunggu prisesnya selesai.

Perhatikan Hal Ini Saat Mengimplementasikan Jaringan Lan!

Dalam penyusunan jaringan LAN ini memang kita perlukan sebuah kehati-hatian dan juga banyak persiapan yang harus kita lakukan. Sebenarnya instalasi ini adalah hal yang paling sederhana, namun apabila tidak kita lakukan dengan baik juga sama saja akan menimbulkan banyak masalah besar.

  • Hal pertama yang harus kita perhatikan adalah jaringan komputernya.
  • Setidaknya dalam pemasangan LAN ini harus terdapat dua perangkat sebagai server dan usernya sehingga jaringan baru bisa kita bangun.
  • Selain itu, Anda pun juga perlu menyiapkan adanya kartu dan juga kabel jaringan.
  • Kemudian apabila ingin membangun sebuah jaringan yang bersifat wireless, maka perlu adanya Nerwork Wireless Adapter dan barulah menentukan jenis topologi paling sesuai dengan kebutuhan.
  • Jangan lupa pula untuk memberikan switch, Hub, bridge dan kawan-kawannya supaya instalasi bisa lebih mudah.
  • Langkah terakhir adalah menyiapkan software khusus yang kita gunakan untuk mendukung hubungan jaringan lokal pada sistem operasi pada server dan user.

Manfaat LAN untuk Sebuah Jaringan

Manfaat LAN untuk Sebuah Jaringan

Setelah mengetahu keseluruhan instalasi LAN yang kita butuhkan serta kekurangan dan kelebihannya. Maka, berikut ini akan sedikit kita ulas tentang apa saja manfaat yang kita peroleh setelah Anda mengimplementasikan jaringan:

Sharing File

Keuntungan utama dengan adanya jaringan LAN di suatu ruangan sehingga antar komputer dapat terhubung. Kemudian yang lebih penting adalah dapat kita lakukan sharing file yang sama meskipun perangkatnya berbeda.

Bahkan dengan adanya jaringan ini Anda akan bisa melihat, membaca, mencetak bahkan mengkopi setiap file tersebut. Hal ini pun dapat kita lakukan tanpa perlu menggunakan CD Room maupun flashdisk asalkan komputer telah kita setting sebelumnya.

Menggunakan Perangkat yang Sama

Hal yang paling menarik dari penggunaan instalasi LAN adalah bisa menggunakan satu perangkat yang sama secara bergantian, contohnya adalah printer. Tentu saja hal ini akan menguntungkan karena Anda sudah tidak perlu repot memindah-mindah data atau sejenisnya.

Menjalankan Program yang Sama

Manfaat lainnya yang dapat kita rasakan adalah apabila Anda memiliki dana terbatas sehingga hanya mampu memiliki perangkat komputer dengan penyimpanan terbatas kecuai pada server. Pada bagian ini dapat kita manfaatkan dengan saling sharing program.

Misalnya saja sebuah program berkapasitas cukup besar sehingga hanya bisa kita instal di satu perangkat komputer, sedangkan yang lainnya tidak bisa. Maka, Anda bisa mencoba memanfaatkan LAN ini untuk saling berbagi dan menjalanan program yang sama.

Lebih Hemat

Telah kita sebutkan sebelumnya bahwa sebuah perangkat komputer yang menerapkan jaringan LAN pada sistem operasinya, maka bisa lebih menghemat biaya operasional. Hal ini lantaran antar perangkat telah terhubung sehingga bisa saling sharing tanpa perlu alat bantu yang lainnya.

Kecepatan Komunikasi

Hal yang paling utama dari LAN sehingga kita proleh manfaat berupa kecepatan akses informasi. Dalam satu sistem perangkat komputer telah terhubung sehingga memungkinkan saling sharing database namun masih bersifat internal dan menariknya tidak perlu bantuan WAN untuk menyebar.

Baca Juga: Pengertian Animasi Komputer

Kemudian sebuah jaringan LAN ini juga akan bermanfaat dalam hal melaukan sharing internet dari server ke users. Hal inilah yang paling menguntungkan, karena dalam jaringan area hanya memerlukan satu server dan modem untuk membagikan informasi (tanpa perangkat tambahan).

Itulah ulasan singkat tentang pengertian LAN yang perlu Anda ketahui sebelum mencoba melakukan pemasangan jaringan instalasinya. Meskipun sistem ini menerapkan cara kerja yang paling sederhana, namun tetap saja harus terdapat hal-hal yang kita perhatikan.

Tinggalkan komentar