Pengertian Manajemen Pemasaran

Pengertian Manajemen Pemasaran: Konsep, Fungsi & Tujuan

Diposting pada

Manajemen Pemasaran menjadi salah satu cara untuk mengendalikan jalan dunia perbisnisan. Dengan konsep, fungsi dan tujuan berbeda-beda satu sama lain. Selain itu, metode ini juga digunakan untuk memperoleh keuntungan atau laba bagi sebuah perusahaan.

Definisi Manajemen Pemasaran

Manajemen pemasaran dapat dikatakan sebagai tanda area fungsional. Bersifat penting dari tanggung jawab seorang manajer sebuah bisnis atas aliran sebuah barang serta jasa dari para produsen kepara konsumen.

Kegiatannya meliputi perencanaan, pengorganisasian dan pengarahan. Ditambah dengan pengoordinasian dan pengendalian kegiatan pemasaran. Singkatnya, manajemen pemasaran adalah tugas yang penting serta kreatif untuk memberikan rasa puas kepada pihak pembeli.

Ini juga merupakan fungsi dari semua hal yang dilakukan manajer, terutama penetapan harga dan penjualan. Hal ini untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan. Ketika memenuhi kebutuhan konsumen, perbisnisan dan masyarakat luas.

Pengertian Manajemen Pemasaran Menurut Para Ahli

Pengertian Manajemen Pemasaran Menurut Para Ahli

Selain menurut pandangan umum, inilah pendapat para ahli tentang apa itu pengertian manajemen pemasaran. Mereka memiliki pendapatnya masing-masing yang disesuaikan dengan tempat tinggal mereka saat itu. Beberapa di antaranya sebagai berikut.

A Strategic Approach With A Global Orientation (Boyd, Walker, Larreche, 1998)

Menurut A Strategic Approach With A Global Orientation, manajemen pemasaran adalah proses penganalisisan, perencanaan, pengimplementasian, pengoordinasian serta pengendalian pemasaran yang meliputi kebijakan pada harga, produk dan promosi.

Pendistribusian ide, jasa dan produk yang ditawarkan untuk membuat serta meningkatkan manfaat dengan sasaran yang telah dibuat. Tujuannya tidak lain adalah untuk mencapai tujuan dari sebuah organisasi yang telah dibuat dan dijalankan.

Philip Kotler

Menurut Phlip Kotler, manajemen pemasaran adalah penganalisisan sebuah rencana yang berkaitan dengan aktualisasi dan program pengendalian. Disesuaikan dengan rencana sebelumnya untuk meningkatkan hasil terbaik pada pasar yang telah direncanakan.

Baca Juga: Pengertian UMKM

Tujuannya untuk memperoleh laba atau keuntungan bagi perusahaan. Hal ini melibatkan pengaturan atas tujuan dan juga sasaran untuk program pemasarannya. Juga pengembangan rencana, pengaturan fungsi penerapan rencana dan pengawasan pemasaran.

Dr. Sofian Assauri, M.B.A., Guru Besar Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia

Menurut Prof. Dr. Sofian Assauri, M.B.A., manajemen marketing adalah kegiatan menganalisis, merencanakan, melaksanakan serta mengendalikan program pengelolaan dalam sebuah perusahaan bisnis tertentu.

Program itu ditujukan untuk tercipta dan terpeliharanya laba atau keuntungan. Jadi, tujuan jangka panjang yang sudah dibuat oleh perusahaan dapat dicapai. Di samping itu, tujuan utama manajemen pemasaran juga dapat dipastikan berhasil.

Kotler dan Keller

Manajemen pemasaran dapat dikatakan sebaga seni dan ilmu untuk memilih sasaran pasar. Tujuannya untuk mendapatkan, mempertahankan dan menambah konsumen dengan membuat, mengantarkan dan membicarakan nilai unggul para pembeli.

Hal ini juga dapat diartikan sebagai proses untuk penganalisisan, perencanaan dan pengoordinasian program. Dimana program tersebut dapat mendatangkan keuntungan bagi perusahaan dan ilmu memilih pangsa sebuah pasar agar dapat memperoleh nilai unggul konsumen.

Konsep Manajemen Pemasaran Secara Umum

Konsep Manajemen Pemasaran

Dengan konsep ini, Anda dapat bertahan dan memperoleh laba di pasar. Dalam manajemen pemasaran, ada 6 konsep modern yang dianggap cukup penting dari kacamata marketing modern. Simak penjelasannya berikut ini.

Konsep Produksi

Bagi bisnis yang menerapkan konsep produksi, pada umumnya terlalu susah untuk dapat memfokuskan diri pada produksi perusahaan sendiri. Karena berdasarkan konsep ini, konsumen akan membeli produk-produk perusahaan yang telah ada serta di jual di pasaran.

Jika permintaan melebihi batas stok, baru konsep ini dapat berjalan dengan baik. Jadi, bila permintaan tidak melebihi stok baru konsep ini dinyatakan tidak berhasil untuk diterapkan pada perusahaan tersebut.

Tetapi, konsumen tidak setiap saat membeli produk dengan harga murah dan kemudahan mendapatkannya. Ada kalanya mereka membutuhkan barang dengan kualitas serta harga yang pantas.

Dengan begitu, setiap perusahaan harus pandai-pandai melihat situasi dan kondisi para calon konsumen. Tujuannya agar dapat diketahui konsep produksi seperti apa yang akan dijalankan atau dilaksanakan ketika itu.

Konsep Produk

Konsep produk dianggap penting dalam sebuah manajemen pemasaran produk atau jasa. Dengan adanya konsep ini, maka akan dihasilkan harga produk berbeda-beda. Baik untuk tujuan yang sama ataupun sebaliknya.

Konsep ini dapat diterima oleh sebagian konsumen, namun yang tidak boleh dilupakan adalah kualitas terbaik akan mempengaruhi harga produk. Sebagian konsumen memang berpikir bahwa harga murah masih menjadi tujuan utama ketika membeli sebuah produk.

Perusahaan akan memberikan arti penting pada kualitas produk. Perusahaan juga pasti akan memikirkan bagaimana bentuk pengembangan bisnis mereka pada jangka Panjang. Caranya dengan membuat produk hanya dengan standar kualitas terbaik saja.

Konsep Penjualan

Konsep ini bertujuan untuk menganalisis dan perancangan sebuah penjualan yang baik. Dengan hasil akhir sama seperti biasanya, yaitu barang perusahaan terjual laris manis setelah proses promosi dilakukan.

Perusahaan pengguna konsep penjualan ini akan berpikir bahwa pelanggan tidak boleh sampai ditinggalkan sendiri. Harus ada pegarahan konsumen ke teknik penjualan yang sudah disepakati bersama.

Bagi konsep ini, tidak cukup hanya membuat barang dan menunggu konsumen melakukan pembelian produk. Perusahaan juga harus memberi tahu calon pembeli dengan cara promosi tentang produk-produk baru yang baru saja dipasarkan.

Konsep Pemasaran

Konsep pemasaran terbilang modern dan dapat bertahan dengan waktu cukup lama. Akan tetapi, hanya dapat dinikmati oleh golongan tertentu saja yang memiliki tingkat ekonomi lebih karena menggunakan standar produk terbaik.

Konsep ini menjadi hal penting untuk mendapatkan perhatian. Karena mengatur bagaimana suatu produk yang dibutuhkan dan diinginkan oleh konsumen. Dengan diketahuinya hal ini, maka ada kemungkinan lebih bahwa produk perusahaan laku dalam jumlah besar dan mendapatkan keuntungan.

Konsep pemasaran secara modern memiliki cakupan cukup luas. Artinya, mengetahui dan membuat barang sesuai dengan keingininan serta kebutuhan para konsumen adalah hal lumayan sulit untuk dilakukan. Bahkan membutuhkan lebih banyak pemikiran dengan kreatifitas tinggi.

Bagi produsen, menghasilkan produk yang dibutukan dan diinginkan pembeli adalah hal sangat penting agar mereka mendapatkan kepuasan dan perusahaan memperoleh keuntungan. Dengan begitu, produk perusahaan akan lebih dikenal masyarakat nantinya.

Konsep Hubungan Sosial

Konsep ini berarti perusahaan tidak hanya memikirkan konsumen saja, tetapi juga untuk seluruh masyarakat sekitar. Perusahaan harus dapat menyeimbangkan laba bagi perusahaan, keinginan pembeli dan kesejahteraan warga.

Untuk mewujudkan itu semua, diperlukan pola hubungan sosial agar dapat mengawasi dan melihat apa kemungkinan terbesarnya. Juga bagaimana trik yang dapat digunakan oleh pihak perusahaan serta cara penerapannya itu sendiri.

Penting bagi seorang distributor atau penjual untuk mendapatkan informasi tentang apa kebutuhan konsumen dan bagaimana cara menyediakannya untuk mereka. Karena hal itulah pemenuhan untuk sebuah manajemen pemasaran dapat tercapai.

Perusahaan yang menggunakan konsep ini menganggap bahwa kesuksesan dari sebuah bisnis tergantung oleh bagaimana kepuasan pelanggan terhadap pelayanannya. Sekaligus juga timbal balik yang dapat dirasakan masyarakat pada umumnya.

Apa Saja Fungsi Manajemen Pemasaran?

Fungsi Manajemen Pemasaran

Dalam manajemen pemasaran, tidak semua perusahaan melakukan proses tersebut. Tetapi tetap disarankan untuk menjalankannya agar sistem pemasaran dapat terkondisikan dengan baik. Berikut adalah penjelasan mengenai fungsi manajemen pemasaran, simak ulasannya.

Fungsi Pembelian untuk Meningkatkan Laba

Fungsi ini berkaitan dengan sesuatu yang harus dibeli, kualitas, kuantitas, waktu dan tempat serta harga. Tujuan dari fungsi ini adalah untuk pencarian, pengikutan dan pengumpulan produk yang dibutuhkan untuk bahan persediaan konsumen.

Dengan ini, akan didapatkan laba bagi sebuah perusahaan atau bisnis dari konsumen yang juga mendapatkan kepuasan dari produk yang sudah dibeli. Sehingga, kedua belah pihak sama-sama saling diuntungkan.

Kuncinya ialah proses menemukan penjual agar dapat terjadi selling (penjualan). Di dalamnya tentu harus dapat meningkatkan angka jual dan mengurangi biaya yang keluar. Dengan begitu, akan didapatkan keuntungan untuk kedua belah pihak tadi.

Fungsi Penjualan untuk Pemasaran

Tujuan utama dari pemasaran tentu saja adalah penjualan. Peranannya sangat penting untuk mencapai keuntungan serta menjadi hasil akhir dari sebuah bisnis. Perjualan memiliki banyak metode, bisa dengan penjualan lansung, melaui iklan atau melakukan promosi penjualan.

Dengan fungsi ini, perusahaan dapat menentukan konsep dan cara untuk menjual produk-produk perusahaan. Ada banyak pilihan yang bisa dilakukan, semuanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tinggal menentukan pilihannya saja, salah satunya.

Pentingnya sebuah pemasaran di dalam bisnis adalah agar dapat memahami dan mengatur bisnis. Proses pemasaran adalah kegiatan tententu ketika produk atau layanan berpindah tempat dari produsen ke konsumen dan diakhiri dengan hasil laba atau keuntungan.

Adanya pemasaran akan membuat sebuah bisnis dapat berjalan dengan lancer. Sehingga akan diperoleh hasil maksimal. Selain itu, keuntungannya juga cukup banyak dan menggiurkan dari hasil pemasaran yang sasarannya sudah sangat tepat.

Keefisienan dan keefektifan penjualan dapat menjadi penentu jumlah laba atau keuntungan yang akan didapatkan. Untuk itu, perlu adanya usaha untuk bisa meningkatkan sebuah penjualan agar nantinya dapat diperoleh keuntungan bagi perusahaan dan kepuasan bagi konsumen.

Fungsi Transportasi untuk Pengangkutan

Fungsi transportasi dapat diartikan sebagai pengangkutan produk dari tempat pembuatan ke tempat konsumen membutuhkannnya. Adanya transportasi memang sangat penting, karena alat ini menjadi mode pengambilan bahan baku sekaligus pengirimannya juga.

Dengan adanya transportasi, pengiriman barang kepada konsumen akan dapat dilakukan dengan mudah dan aman. Selain itu, pesanan pembeli juga terhindar dari kerusakan atau kehilangan. Jadi, konsumen tidak perlu pergi ke tempat perusahaan lagi untuk dapat mengambil barang.

Beberapa faktor harus menjadi bahan pertimbangan dalam hal fungsi transportasi. Di antaranya yakni biaya, kecepatan, kesesuaian barang dan sarana transportasi yang akan digunakan. Dengan ini, manajemen pemasaran dapat melakukan mengiriman ke banyak tempat.

Fungsi Penyimpanan dalam Ruangan

Fungsi ini memiliki tujuan untuk menjaga kondisi produk tetap bagus dan aman sebelum sampai ke tangan konsumen. Hal ini memang tidak dapat dipisahkan dari manajemen pemasaran. Dengan demikian, dapat diartikan bahwa tujuannya untuk menghindari hal-hal tidak diinginkan dan resiko lainnya.

Dengan adanya penyimpanan ini, akan lebih memudahkan perusahaan sekaligus menjaga barang produksi tetap aman hingga tanggal pengeluaran ke tangan konsumen dari perusahaan Anda masing-masing.

Oleh karena itu, bagian distribusi wajib memiliki fasilitas penyimpanan pergudangan yang cukup untuk menyimpan barang-barang perusahaan. Tujuannya agar tidak mudah rusak dan dapat dipastikan bertahan lama hingga masa pendistribusian ke pasar.

Adanya Standarisasi dan Grading

Standarisasi adalah standar sebuah pengaturan atau spesifikasi pada sebuah produk yang didasarkan pada intrinsik, kualitas dan fisik dari barang tersebut. Di samping itu, juga kuantitasnya yang meliputi bentuk, berat, ukuran, penampilan dan warna serta bahannya juga.

Hal ini memang sangat diperlukan untuk melakukan pengecekan pada barang-barang yang akan didistribusikan ke pasar kepada para konsumen. Sehingga, barang tersebut akan tetap terjaga kualitas dan keamanannya.

Dengan adanya proses standarisasi dan grading ini, maka akan didapatkan produk dengan segala aspek yang seragam yang akan ditawarkan pada pihak calon pembeli. Grading sendiri adalah pengelompokan item standar yang didasarkan pada kelas atau pengelompokan tertentu.

Pengambilan Resiko Pasar

Resiko pasar tidak dapat dilepaskan dari ikatan dengan sebuah bisnis. Ini menjadi akibat dari adanya persaingan, kehilangan, pencurian, depresiasi, penurunan harga dan hal lainnya. Resiko-resiko tersebut muncul dengan kejelasan alasan yang tidak diketahui.

Terkadang juga terdapat kecacatan pada produk yang mengakibatkan kerugian besar. Memaksa sebuah perusahaan menarik semua barang dari pasar yang telah didistribusikan sebelumnya. Resiko menjadi sebuah dampak buruk disebabkan oleh banyak situasi yang tidak terduga bisa terjadi.

Adanya resiko pasar dalam sebuah bisnis atau perusahaan jasa adalah hal yang wajar terjadi. Semua perusahaan pernah mengalami titik kerugian ini. Sehingga mau tidak mau semua barang yang telah didistribusikan harus ditarik kembali.

Fungsi Informasi Mengenai Pasar

Pemberian informasi pasar yang akurat dan benar adalah sebuah hal yang amat penting untuk diperhatikan. Karena hal ini akan mempengaruhi peningkatan penjualan di pasar. Pentingnya informasi tersebut adalah sebagai peluru yang ampuh dalam perkembangan bisnis modern saat ini.

Dengan cara manjemen penginformasian pasar ini, perusahaan dapat memutuskan waktu menjual dan harga. Termasuk jumlah perusahaan pesaing juga harga penawaran yang mereka berikan. Banyak juga perusahaan yang menggunakan jasa penyedia layanan untuk mendapatkan informasi pasar ini.

Fungsi tersebut sangat menguntungkan perusahaan karena manajer dapat memikirkan dengan matang langkah dan cara yang bisa digunakan. Tujuannya tentu untuk dapat menjual barang produksi perusahaan sebelumnya dengan diperolehnya laba.

Tujuan Manajemen Pemasaran

Tujuan Manajemen Pemasaran

Setiap bisnis pastilah memiliki tujuan. Ada beberapa yang sama dan ada juga yang berbeda-beda. Jadi dapat dijelaskan alasan dibuat dan dijalankannya usaha itu. Kemudian baru dilanjutkan pembuatan kerangka yang ingin diwujudkan oleh perusahaan terkait.

Tujuan juga menjadi tunas untuk meningkatkah mutu perusahaan. Sehingga lama-lama akan menjadi lebih baik dan mengalami pemesatan perkembangan. Kemudian nantinya akan didapatkan juga hasil maksimal dari kerja keras yang telah dilakukan.

Baca Juga: Pengertian Iklan

Adanya tujuan dalam perusahaan adalah dapat membuat perencaan jangka pendek, menengah dan jangka panjang untuk memajukan bisnis tengah dijalankan. Serta dalam meningkatkan perolehan laba atau keuntungan. Berikut adalah tujuan manajemen pemasaran.

Dapat Menciptakan Demand (Permintaan)

Tujuan pertama dari manajemen pemasaran yakni untuk menciptakan permintaan dengan menggunakan cara apapun. Oleh karena itu, perlu diketahui selera konsumen pada barang yang diproduksi untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan mereka.

Oleh karena itu, dibutuhkan pula adanya kemasan (packaging) yang menarik agar konsumen tertarik untuk membelinya. Sehingga akan tercipta permintaan atau demand sesuai dengan apa yang sudah direncanakan.

Perusahaan barang atau jasa harus pintar dalam membuat atau menciptakan permintaan. Tujuannya untuk dapat meminimalisir adanya kerugian dari barang produksi. Tetapi justru harus bisa menghasilkan keuntungan dan laba tinggi.

Memberikan Kepuasan bagi Pelanggan

Seorang manajer perusahaan harus dapat memahami permintaan konsumen sebelum menawarkan produk kepada mereka. Pemasaran harus bersifat modern dan lebih berorientasi pada kepuasan yang didapatkan oleh pelanggan.

Itu berarti semuanya akan diawali dan diakhiri oleh pelanggan atau konsumen perusahaan. Karena dalam dunia bisnis hal yang paling penting untuk diperhatikan adalah bagaimana kepuasan pelanggan terhadap pelayanan di tempat Anda.

Kepuasan pengunjung didapatkan dari dua hal penting. Pertama, surplus konsumen dari penukaran uang dengan barang yang mereka inginkan serta butuhkan. Kedua yakni kepuasan pelanggan atas pelayanan yang diberikan.

Peningkatan Pangsa Pasar

Dengan berdirinya sebuah bisnis, sudah pasti memiliki tujuan utama untuk meningkatkan pangsa pasar miliknya yang merupakan rasio penjualan terhadap total keseluruhan penjualan. Banyak sesama pebisnis yang akan melakukan persaingan meningkatkan pangsa pasar perusahaan mereka.

Dalam dunia bisnis, persaingan sudah pasti akan terjadi. Hal ini tentu sudah mendarah daging sejak dulu dan tidak bisa dihapuskan. Hal ini tentunya sudah menjadi sebuah rahasia umum. Untuk mendapatkannya, sebuah perusahaan harus berusaha dengan sangat maksimal.

Karena alasan ini juga, akhirnya banyak perusahaan yang mengambil iklan, pengemasan, promosi dan lain-lain yang tergolong inovatif serta kreatif. Hal ini untuk menarik minat konsumen agar datang dan mampir sekaligus berbelanja pada perusahaan bisnis Anda.

Meningkatkan Keuntungan atau Laba untuk Perusahaan

Departemen satu-satunya yang dapat menghasilkan rupiah adalah departemen pemasaran. Sebuah bisnis harus memperoleh cukup keuntungan sebagai bentuk dari kepuasan masyarakat akan produk yang ditawarkan oleh perusahaan tersebut.

Laba juga diperlukan untuk pertumbuhan perusahaan. Karena jika sebuah perusahaan terus-menerus mengalami kerugian, maka tidak akan mampu untuk bertahan dengan saingan bisnis yang lainnya dan kemungkinan besar akan gulung tikar.

Peningkatan keuntungan atau laba menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Karena dengan cara ini, perusahaan Anda dapat mengembalikan modal yang telah diambil untuk biaya selama proses produksi dilakukan dan sekaligus memperoleh uang tambahan juga.

Membangun Pencitraan Produk Perusahaan yang Baik di Mata Masyarakat

Dapat membangun citra produk yang baik di mata masyarakat umum adalah hal penting yang menjadi tujuan manajemen pemasaran. Salah satu yang bisa dilakukan adalah memberikan harga wajar untuk produk berkualitas kepada konsumen.

Agar masyarakat mau melihat barang dan perusahaan Anda, perlu diciptakan citra baik produk perusahaan di mata masyarakat sekitar. Sehingga mereka akan tertarik dan mau membeli produk perusahaan tersebut.

Dengan citra yang baik ini, produk akan semakin dikenal masyarakat dan akan menjadikan produk itu banyak diminati saat sudah dipasarkan. Serta mendapatkan banyak pembeli dari berbagai lapisan masyarakat.

Menciptakan Pelanggan Baru

Mencipatakan pelanggan baru artinya perlu melakukan eksplorasi dan identifikasi yang semakin luas. Jika perusahaan Anda ingin dapat berkembang serta bertahan lama, harus ada analisis untuk mengerti keinginan dan kebutuhan konsumen.

Hal ini sangat perlu dilakukan untuk dapat menambah jumlah pembeli produk perusahaan Anda. Perusahaan juga akan mendapatkan keuntungan atau laba dari hasil penjualan produk-produk itu nantinya.

Tetapi, hanya menciptakan pelanggan saja tidak cukup. Perlu ada usaha untuk mencari tahu seperti apa kebutuhan dan keinginan masyarakat saat ini. Sehingga akan lebih mudah bagi perusahaan untuk menciptakan kepuasan bagi para konsumen.

Memuaskan Pelanggan

Selain menciptakan pelanggan baru, sebuah bisnis juga harus bisa mengembangkan serta mengantarkan produk yang memenuhi standar pelanggan. Tujuannya untuk mewujudkan kepuasan terhadap layanan perusahaan tersebut.

Sekali lagi, kepuasan pelanggan menjadi salah satu dari hal penting yang harus diperhatikan oleh setiap perusahaan. Baik produk maupun jasa dengan tujuan memeroleh laba cukup banyak sebagai bentuk dari pengganti biaya produksi.

Pelanggan yang puas terhadap layanan perusahaan tidak hanya sekedar berbelanja saja. Merekalah yang nantinya akan menambah jumlah pelanggan bisnis Anda. Karena akan mempromosikan barang yang telah dibeli kepada keluarga dan temannya.

Karakteristik Manajemen Pemasaran

Karakteristik Manajemen Pemasaran

Untuk dapat mengetahui seperti apa manajemen pemasaran itu, perlu diketahui karakteristik-karakteristiknya. Agar dapat mengetahuinya, simak ulasan mengenai karakteristik manajemen pemasaran itu sebagai berikut.

Mementingkan Pelanggan

Semua kegiatan perusahaan harus dapat menciptakan produk baru dan memuaskan pelanggan yang menggunakannya.

Dalam lingkup bisnis, kepuasan pelanggan akan sangat diperhatikan oleh sebuah perusahaan karena konsumen sendiri menjadi sasaran inti dari sebuah bisnis. Karena hal inilah pelanggan menjadi sangat diprioritaskan dan lebih penting dari segalanya.

Sebuah bisnis dibuat untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan dari para pelanggan atau konsumen. Jadi, dengan begitu semuanya harus disesuaikan dengan mereka agar ada orang yang tertarik dengan tawaran Anda.

Melakukan Riset pada Pasar

Untuk dapat mengetahui kondisi penjualan barang, perusahaan perlu melakukan riset pasar. Tujuannya yakni untuk meningkatkan jumlah penjualan barang dan kebutuhan serta keinginan mayoritas masyarakat.

Selain itu, kreativitas dan inovasi juga diperlukan dalam pengembangan sebuah bisnis dan produk yang sesuai dengan ekspektasi dari calon konsumen. Karena kolaborasi kedua hal ini akan menciptakan hal-hal baru yang lebih memukau.

Dapat dikatakan bahwa konsep pemasaran, pemahaman dan pengetahuan mengenai kebutuhan serta keinginan konsumen memang sangtalah penting. Sehingga kegiatan riset pada pasar ini memang sangat tepat dan patut untuk dilaksanakan.

Membuat Konsep Rencana Pemasaran

Proses marketing memang membutuhkan pendekatan yang berorientasi pada tujuan dalam pembuatan produk itu sendiri. Tujuan utamanya adalah memperoleh laba dengan jalan kepuasan konsumen. Rencana memasarkan bisa diibaratkan ruh dalam bisnis secara menyeluruh.

Dengan menentukan planning pemasaran yang pasti dan matang, Anda bisa dengan mudah meraup keuntungan dari hasil produk-produk itu. Sekaligus memberikan kepuasan layanan kepada para pembeli.

Strategi pemasaran yang benar dan tepat adalah rencana yang dirangkai dengan baik dan berisi daftar segala tindakan yang akan dilakukan dengan landasan startegis. Sehingga dapat banyak berguna untuk memajukan bisnis Anda.

Melakukan Pemasaran dengan Sistematis

Dalam sebuah bisnis, pemasaran yang sistematis juga menjadi salah satu dari beberapa hal yang tak kalah penting untuk diperhatikan. Karena ini dapat semakin meningkatkan keuntungan perusahaan sekaligus kepuasan para konsumen.

Penyelarasan tujuan organisasi dan individu yang bekerja di sana juga sangat perlu dilakukan untuk mencapai apa yang yang sudah ditentukan sebelumnya. Sehingga akan diperoleh hasil maksimal dari kerja keras tersebut.

Departemen bidang marketing juga harus mengembangkan pemasaran yang tetap dan tepat. Tujuannya agar dapat mencapai tujuan yang diinginkan melalui kepuasan pelanggan. Hal ini dapat menjamin semua keinginan pelanggan bisnis Anda terpenuhi.

Mementingkan Kepuasan Pelanggan terhadap Layanan Perusahaan

Kepuasan pelanggan menjadi sebuah strategi bisnis yang harus diperhatikan secara detail dan seksama. Dengan demikian, diperoleh hasil maksimal pada setiap pelayanannya. Karena tiap individu tingkat kepuasannya berbeda-beda, maka tiap orang juga harus memberikan service sedemikian rupa.

Tujuan utamanya adalah untuk memaksimalkan keuntungan jangka panjang melalui kepuasan yang dikehendaki tiap-tiap customer. Sehingga setiap individu akan merasakan sensasi yang berbeda-beda sesuai dengan kehendak mereka.

Ciri-Ciri Manajemen Pemasaran

Ciri-Ciri Manajemen Pemasaran

Ada beberapa hal yang dapat menjadi identitas dari sebuah manajemen pemasaran. Salah satunya adalah dengan mengenali ciri-cirinya. Untuk itu, mari simak ulasan berikut ini agar dapat mengetahui apa saja ciri-ciri manajemen pemasaran.

Proses yang Digunakan adalah Manajerial

Manajemen pemasaran ialah sebuah proses manajerial yang harus melibatkan hal-hal seperti pergorganisasian, perencaaan, peramalan, pengarahan, pengambilan keputusan serta koordinasi dan pengendalian. Karena manajemen menjadi bagian dari proses untuk mengambil keputusan.

Setiap aspek dari pemasaran sebaiknya dimulai dengan identifikasi keinginan sekaligus kebutuhan yang ditargetkan. Meliputi perencanaan, penetapan, pengambilan keputusan, pengembangan, koordinasi dan terakhir adalah pengendalian harga.

Semua perencanaan dan langkah-langkah yang telah terstruktur dan akan berjalan lebih baik dan maksimal lagi kedepannya. Dengan begitu, akan dapat diperoleh target yang sejak awal telah direncanakan dengan matang.

Mempertahankan Pelanggan Lama dan Menciptakan Pelanggan Baru

Tujuan utama dalam sebuah kegiatan pemasaran adalah konsumen. Selain untuk menghasilkan pelanggan-pelanggan baru, Anda tetap harus mempertahankan keberadaan pelanggan lama. Karena mereka dapat terus menambah jumlah pelanggan yang datang dengan kepuasan yang didapatkan.

Kepuasan terhadap keinginan dan kebutuhan konsumen dengan memberikan barang ataupun jasa yang disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan mereka menjadi salah satu nilai tambah. Tujuannya tidak lain untuk menarik datangnya pelanggan-pelanggan baru.

Baca Juga: Contoh Bisnis Plan

Konsumen memang membawa banyak dampak bagi sebuah perusahaan. Karena promosi yang mereka lakukan kepada keluarga dan teman-temannya akan menjadi suntikan untuk orang lain membeli produk serupa di tempat yang sama juga.

Adanya Analisis Penelitian

Fungsi dasar pemasaran yakni untuk mengidentifikasi keinginan dan kebutuhan konsumen. Dalam hal ini, pengumpulan data-data secara sistematis dan terus-menerus sangatlah dibutuhkan. Kemudian barulah dilakukan penganalisisan dan laporan data yang detail dengan pemasaran.

Ini dapat membantu pihak manajemen untuk mengerti tentang keinginan dan kebutuhan. Serta preferensi dan perilaku mereka terhadap strategi pemasaran yang dibuat dan ditentukan oleh perusahaan. Sehingga akan didapatkan hasil yang bagus dan bisa dikatakan saling menguntungkan.

Dengan adanya hal ini, maka pebisnis akan dapat dengan mudah memberikan identifikasi perihal keinginan dan kebutuhan di pasar ketika itu. Jadi, dapat dihasilkan output yang maksimal dari hasil kerja keras perusahaan selama proses pemasaran barang dilakukan.

Adanya Kegiatan Perencanaan dan Pengembangan

Pemasaran pasti akan melibatkan perencanaan dan pengembangan terhadap sebuah barang atau jasa. Upaya berkesinambungan yang menyangkut perencanaan, pengembangan serta inovasi dari sebuah produk yang bertujuan memenuhi selera konsumen banyak sekali mengalami perubahan.

Hal ini juga dapat dilakukan oleh perusahaan yang berorientasi pada bidang produk atau jasa. Maka, akan didapatkan hasil maksimal dari pemasaran produk-produk yang semakin lama semakin banyak dan terus mengalami perkembangan.

Perubahan harus selalu ada dan pasti akan tetap terjadi. Hal itu dikarenakan kebutuhan dan permintaan masyarakat terus saja mengalami perubahan seiring dengan berjalannya waktu dan teknologi yang terus berkembang dan berevolusi setiap harinya.

Membangun Bagaimana Kerangka Pemasaran

Kegiatan pemasaran bukan hanya sekedar penjualan dan pendistribusian sebuah barang dari produsen kepara konsumen. Akan tetapi juga kegiatan dengan memerlukan analisa dan penelitian serta produksi untuk bisa mengetahui bagaimana kerangka pemasaran yang tepat untuk digunakan.

Keputusan menetapkan harga promosi, iklan dan lain-lainnya juga harus ditentukan bagaimana kerangkanya terlebih dahulu. Hal ini dilakukan agar pemasaran produk bisnis perusahaan dapat berjalan dengan baik.

Semua bidangnya juga harus direncanakan secara matang dan efektif untuk mencapai hasil terbaik dari usaha tersebut. Sehingga tidak akan terjadi adanya kerugian yang akan berakibat minimnya pemasukan bagi perusahaan.

Membangun Tujuan dari Organisasi

Kegiatan pemasaran didasarkan pada bagaimana tujuan organisasi secara menyeluruh. Hal ini dilakukan untuk mencapai laba tinggi dan proses penjualan semaksimal mungkin. Juga penumbuhan minat konsumen dengan kebutuhan yang memuaskan mereka.

Setiap harinya, minat pelanggan pasti berubah-ubah dan semakin naik sesuai dengan bagaimana semakin gencarnya promosi yang dilakukan oleh perusahaan. Oleh karena itu, akan ada konsumen-konsumen baru yang akan membeli produk Anda.

Tujuan sebuah organisasi sendiri tidak lain untuk mendapatkan peluang mendapatkan laba tinggi dari hasil penjualan produksi perusahaan serta manajemen pemasaran produk. Sehingga dapat dipastikan akan mendapatkan profit dari semua usaha tersebut.

Melalui Proses Promosi dan Komunikasi

Saat ini, promosi menjadi aktivitas penting yang bisa digencarkan untuk menarik minat pelanggan sehingga melirik ke bisnis Anda kemudian membelinya. Dengan cara ini, dipastikan konsumen akan semakin bertambah secara perlahan.

Dengan begitu, perusahaan juga akan mendapatkan keuntungan berupa profit dan juga laba dari hasil kerja keras dan usaha yang telah dilakukan bersama-sama. Semua itu demi mendapatkan pelanggan banyak dengan penjualan produk atau jasa.

Adanya Pengendalian Kegiatan

Kali ini adalah fungsi mengendalikan kegiatan pemasaran dengan mengevaluasi efektivitas pemasaran. Selain itu, juga efisiensi rencana dan juga tenaga pemasaran perusahaan. Pengendalian ini hanya untuk mengawasi sekaligus monitoring kegiatan yang dilakukan.

Pengukuran kinerja aktual dengan standar serta identifikasi penyimpangan. Sehingga perlu diadakan dan dilakukan pengendalian supaya manajemen pemasaran ini dapat berjalan efektif dan sesuai dengan konsep awal mula didirikannya suatu bisnis.

Pengendalian kegiatan memang wajib dilakukan agar seluruh kegiatan pemasaran dapat berjalan dengan baik tanpa adanya kegaduhan. Kemudian, akhirnya dapat dinikmati hasil keuntungannya bersama-sama di akhir nanti.

Ruang Lingkup Manajemen Pemasaran

Ruang Lingkup Manajemen Pemasaran

Setiap manajemen pemasaran pasti memiliki ruang lingkup tersendiri.  Ruang lingkup yang dimaksud di sini adalah apa saja yang selalu ada untuk membantu pekerjaan marketing tersebut. Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Riset terhadap Pemasaran

Dalam hal riset terhadap pemasaran, dibutuhkan identifikasi mengenai selera dan kebutuhan konsumen seperti target pasar. Dilakukan analisis secara konsisten terhadap perilaku pelanggan dengan lingkungan pemasaran bisnis.

Agar setiap kegiatan nantinya dapat direncakan secara efektif dalam kegiatan pemasaran, maka harus dilakukan riset pemasaran setiap kali akan dimulai. Jadi semuanya akan tetap terkontrol dan dapat meminimalisir adanya kekeliruan.

Selain itu, riset juga dapat digunakan untuk dapat mengetahui bagaimana kebutuhan dan keinginan pelanggan di pasaran. Sehingga akan ada kemungkinan mendapatkan profit atau laba dari hasil penelitian tersebut.

Penetapan untuk Tujuan

Tugas selanjutnya yakni penetapan tujuan dari pemasaran. Hal ini untuk memaksimalkan laba dan peningkatan terhadap jumlah penjualan yang dilakukan pada produk perusahaan itu sendiri. Jadi, akan ada profit dan berbagai keuntungan yang nantinya akan didapatkan.

Tujuannya masih berkaitan dengan penarikan pelanggan-pelanggan baru, mempertahankan pelanggan lama, pengenalan terhadap produk baru perusahaan, perluasan terhadap basis para pelanggan dan banyak lagi lainnya.

Ini juga bertujuan untuk memaksimalkan nilai pelanggan dengan memberikan kepuasan tertinggi bagi para konsumen produk perusahaan. Dengan begini, konsumen yang puas terhadap pelayanan juga akan mempromosikan barang yang dibeli di perusahaan Anda ke keluarga atau teman-temannya.

Perencanaan Kegiatan Pemasaran

Perencanaannya dikaitkan dengan penentuan strategi lini, perencanaan, promosi dan iklan serta perencanaan yang terkait dengan penjualan dan pendistribusian barang. Jadi, akan ada banyak keuntungan yang juga diperoleh nanti.

Pemasaran dan perencanaan ini membawa pada tindakan masa depan. Hal tersebut bertujuan untuk mencapai sebuah target yang sistematis dan masih berhubungan dengan perusahaan serta akan lebih mudah untuk dilakukan nantinya.

Perencanaan memiliki tiga jenis cakupan, yakni jangka pendek, jangka menengah dan jangka Panjang. Tetapi perencanaannya juga harus fleksibel serta dapat disesuaikan dengan lingkungan dan keadaan bisnis yang terus mengalami perubahan.

Perencanaan serta Pengembangan terhadap Produk Perusahaan

Produk menjadi sebuah elemen dasar dalam pemasaran. Produk juga menjadi barang atau jasa yang sudah ditawarkan kepada para konsumen untuk dapat memuaskan keinginan serta kebutuhan dan preferensi mereka.

Perencaan terhadap produk meliputi pengembangan, inovasi dan rencana pengembangan. Semuanya diharapkan dapat meningkatkan kualitas pada produk sehingga akan ada banyak orang yang tertarik membeli nantinya.

Selain itu, perlu juga dilakukan pengembangan terhadap produk, agar ada warna-warni baru di bisnis tersebut. Dengan upaya ini, pelanggan tidak akan bosan untuk melihat produk-produk baru di dalam bisnis Anda.

Harga Produk Perusahaan

Harga menjadi sebuah hal yang kompleks untuk sebuah manajemen pemasaran. Harga juga dapat menjadi suatu kriteria dalam mengambil keputusan saat membeli produk. Oleh sebab itu, perusahaan perlu mempertimbangkan harga jual secara baik dan proporsional.

Penetapan harga biasanya berdasarkan pada pembiayaan dan pendistribusian. Serta strategi dalam penentuan harga pesaing dan masih banyak lagi hal yang mempengaruhinya. Jadi perlu untuk selalu diperhatikan.

Jika memang sudah merasa harga cocok dengan budget yang dilakukan selama proses produksi, maka dapat Anda putuskan mana harga yang akan digunakan. Sesuaikan dengan budget produksi tetapi juga jangan sampai melebihi batas.

Promosi Produk Perusahaan

Iklan dan promosi merupakan hal yang penting untuk dapat menjual produk perusahaan secara maksimal. Jadi akan ada banyak kemungkinan keuntungan yang akan didapatkan nanti setelah proses promosi dan iklan dilakukan.

Ini untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai produk bisnis yang baru saja diproduksi. Sehingga ketika dipasarkan, produk Anda akan banyak diburu konsumen karena mengetahui produk baru tersebut.

Pengembangan teknik saat melakukan promosi produk bertujuan untuk meningkatkan penjualan barang. Keuntungan berlipat pun akan didapatkan dari hasil promosi yang telah dilakukan. Jadi dapat memberi profit tambahan bagi perusahaan.

Distribusi ke Masyarakat Luas

Proses distribusi dapat menjadi alasan mudahnya menyediakan barang dan jasa kepada konsumen. Terlebih ketika waktu sudah tepat dan lokasinya sudah nyaman serta adanya perantara terbaik untuk melakukan pendistribusian.

Distribusi kini dianggap sebagai hal yang sangat penting dan memang harus diperhatikan baik-baik. Sehingga dapat memaksimalkan usaha dalam menyediakan keinginan serta kebutuhan para konsumen dengan mudah dan cepat.

Selain itu, juga mempermudah distribusi dan pengiriman konsumen yang telah berlangganan di bisnis Anda. Sekaligus juga menjaga barang dari resiko kerusakan dan kecacatan pada barang. Tidak kalah penting adalah untuk tetap menjaga keamanannya suatu produk.

Proses Evaluasi serta Pengendalian Pemasaran

Kegiatan evaluasi penting dilakukan untuk mempermudah manajer dalam melakukan pengendalian pemasaran dan pendistribusian barang bisnis. Dengan evaluasi yang maksimal, maka kegiatan pengawasan dan pegendalian akan lebih mudah.

Manajemen pemasaran yang maksimal pasti akan melaksanakan tugas evaluasinya untuk mengendalikan proses yang terjadi di pasaran. Sehingga dapat dengan mudah melakukan pengawasan seputar pemasaran barang-barang perusahaan.

Salah satu evaluasi yang penting diperhatikan adalah melihat strategi mana yang paling efektif untuk dilakukan. Apakah menggunakan pemasaran via media sosial atau pemasaran melalui website. Bisa juga memanfaatkan jasa iklan yang saat ini sedang banyak digandrungi pebisnis.

Proses Manajemen Pemasaran

Proses Manajemen Pemasaran

Selain hal-hal di atas, dalam manajemen pemasaran juga dibutuhkan beberapa proses yang juga harus tetapi diikuti dari awal hingga akhir. Untuk mengetahui proses-prosesnya, silahkan simak uraiannya berikut ini.

Proses Pemasaran

Dimulai dengan penentuan misi dan juga tujuan untuk dapat menentukan apa goal yang ingin dicapai dalam proses pemasaran. Dengan begini, bisnis Anda dapat melakukan antisipasi berupa persiapan untuk memaksimalkan kinerja bersama nantinya.

Baik produk berupa barang maupun jasa akan melalui proses pemasaran secara bersamaan untuk melihat juga bagaimana tingkat kepuasan para calon konsumen. Dengan demikian, bisa diperoleh keuntungan yang signifikan dan dapat diterima semua pihak.

Jika proses pemasaran telah usai dilakukan, selanjutnya hanya tinggal menunggu hasil dari pekerjaan itu. Lalu jika sudah, maka berlanjut ke proses evaluasi yang akan menjadi tolak ukur kekuatan dan kelemahan marketing yang telah dilaksanakan.

Pengevaluasian Menurut Kekuatan dan Kelemahan

Selanjutnya adalah proses pengevaluasian kekuatan dan kelemahan perusahaan. Hal ini berdasarkan pada kekuatan dan kelemahan pemasaran yang telah selesai dilakukan sebelumnya. Jadi, dapat diketahui langkah apa yang harus diambil untuk mengatasi masalah itu.

Hal ini bertujuan untuk mengetahui hal apa saja yang menyebabkan kekurangan pada pemasaran produk-produk yang sebelumya sudah dipasarkan. Tetapi ada beberapa kendala yang menyebabkan kekurangan pada kinerja dan pemasaran pada saat itu.

Setelah selesai tahap evaluasi, maka selanjutnya adalah tahap proses identifikasi peluang pemasaran untuk mendapatkan hasil maksimal dan bahkan lebih dari pada target pemasaran.

Penentuan Peluang Pemasaran

Anda perlu melakukan identifikasi dan evaluasi keinginan serta kebutuhan konsumen. Kategori tidak mendapatkan kepuasan dalam pelayanan yang diberikan bisnis tersebut. Dari sinilah akan hadir produk baru untuk memenuhi ketidakpuasan konsumen pada hasil produksi sebelumnya.

Anda dapat memilih lokasi pasar yang di sana dapat dipastikan usaha lebih baik dari sebelumnya. Serta dapat menjadi peluang untuk menjadikan laba baru lagi yang menguntungkan pembeli dan penjual.

Baca Juga: Pengertian Pemasaran

Peluang pemasaran dapat dipengaruhi oleh lingkungan, persaingan, kebijakan dari pemerintah, media, opini dari publik dan lainnya. Semua hal itu sangatlah berpengaruh pada peluang pemasaran di ruang publik saat ini.

Perumusan Strategi Pemasaran

Strategi merupakan pola dari tujuan ataupun kebijakan serta menjadi tindakan sudah terencana. Dalam rangka meraih tujuan untuk meningkatkan jumlah laba dan penghasilan perusahaan bisnis yang tengah melakukan pemasaran produk baru.

Demikian uraian mengenai pengertian manajemen pemasaran, konsep, fungsi dan tujuan yang dapat dipaparkan. Pada intinya, pemasaran harus dilakukan secara terstruktur dan terencana disertai dengan evaluasi berkala. Usaha yang maksimal juga akan memaksimalkan penjualan Anda.

Tinggalkan Balasan