Pengertian Media

Pengertian Media: Arti, Fungsi dan Jenis-jenis Media

Diposting pada

Mengetahui tentang pengertian media, arti, fungsi, dan jenis-jenis media merupakan suatu kewajiban bagi Anda yang dalam kesehariannya bergelut dengan dunia online dan digital. Juga untuk bertahan hidup dan bekerja di zaman serba teknologi ini. Terlebih, sekarang media sudah merambah dalam segala lini kehidupan yang mana tiap-tiap manusia harus bisa beradaptasi.

Pengertian Media dari Berbagai Sumber

Pengertian Media dari Berbagai Sumber

Tahukah Anda apa itu media? Mengenalnya tidak cukup jika hanya menafsirkannya sebagai sebuah alat bantu saja. Istilah ini perlu dianalisa secara lebih mendalam dengan mempelajari pemikiran dari para ahli. Jika ini dipelajari sebaik mungkin, maka bisa menambah beribu-ribu wawasan global.

Pengertian Media Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia

Berdasarkan keterangan yang didapatkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, media diartikan sebagai sebuah alat, sarana komunikasi dan juga penghubung. Di sana juga dijelaskan bahwa istilah tersebut berasal dari Bahasa Yunani Medius yang berarti tengah atau penengah.

Berdasarkan arti kata media tersebut, maka dapat dijabarkan menjadi lebih memahamkan bahwa media merupakan sebuah alat atau sarana yang digunakan untuk berkomunikasi dari satu pihak dengan orang lain, entah itu pada tempat yang sama atau tidak.

Dalam hal ini, penggunaan media dalam fungsinya sebagai alat komunikasi dapat diterapkan ketika dalam satu tempat atau berada pada jarak jauh antara sang pemberi informasi dan penerimanya. Sederhananya, hal itu cocok diterapkan secara online maupun offline.

Pengertian Media Menurut Arif S Sadirman

Arif S Sardiman, sang pakar komunikasi di Indonesia mengungkapkan bahwasannya media adalah seluruh alat fisik yang bisa menyampaikan pesan dan merangsang siswa dalam pembelajaran, baik itu melalui sarana audio, visual serta audio-visual.

Dalam konteks tersebut, Arif lebih mengerucutkan pengertian media pada ranah komunikasi dan pendidikan saja. Hal tersebut terlihat dari paparannya yang menyatakan bahwa siswa lebih terangsang saat belajar ketika diberikan alat atau media menarik.

Baca Juga: Sosial Media Marketing

Dalam hal ini, media yang disampaikan oleh Arif senantiasa terlihat dan dirasakan bentuk fisiknya. Jadi, ketika itu memang ada, tetapi Anda tidak bisa melihat atau menyentuhnya, maka hal tersebut tidak dapat dikatakan sebagai sebuah sarana atau alat.

Pengertian Media Menurut Ali

Ali mengemukakan bahwa media merupakan semua hal yang termasuk dalam komponen lingkungan siswa dan itu harus dapat merangsang proses pembelajaran mereka pada lingkup khusus maupun umum.

Pada konteks tersebut, Ali menuturkan pengertian media yang diberikannya hanya dalam ranah pendidikan saja. Hal tersebut sebenarnya dapat dijabarkan ke dalam suatu ruang publik umum karena sejatinya keberadaan media itu akan memberikan pengajaran.

Media berdasarkan pengertian Ali tersebut harus diterapkan dengan baik dalam lingkup sekolah baik itu tingkatan dasar, menengah, perguruan tinggi dan kelompok belajar. Akan tetapi, pada penerapannya harus memperhatikan berbagai hal berikut supaya berhasil:

  • Media yang diterapkan harus mudah dipahami oleh siswa
  • Media yang diterapkan harus sesuai dengan materi saat itu
  • Media yang diterapkan harus mengacu pada kurikulum
  • Media yang diterapkan harus menarik dan mengandung unsur visual maupun audio

Pengertian Media Menurut Ahmad Rohani

Ahmad Rohani mendefinisikan media sebagai segala sesuatu yang dapat ditangkap oleh alat indera manusia dan hal tersebut mempunyai fungsi sebagai perantara, alat, sarana dan juga jembatan untuk melakukan komunikasi secara umum maupun pada konteks pembelajaran.

Jadi, dari pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa segala hal yang itu bisa ditangkap oleh indera manusia dan dapat memberikan informasi, maka dapat dikatakan sebagai media. Wujudnya bisa berupa gambar, suara dan lain sebagainya.

Terkait dengan pentingnya hal ini di masa seperti sekarang, maka mempelajari pengertian media arti, fungsi, dan jenis-jenis media wajib untuk dilakukan oleh siapa saja. Hal tersebut dapat menambah pengetahuan dan wawasan Anda agar lebih inovatif dan kreatif terhadap segala sesuatu.

Pengertian Media Menurut Arsyad

Arsyad yang merupakan ahli komunikasi dan informasi menuturkan jika media merupakan sebuah perantara atau pengantar pesan dari pengirim ke penerimanya. Hal itu dapat berwujud alat fisik maupun non-fisik. Penerapannya pun juga bisa online serta offline.

Dari pengertian itu, dapat ditafsirkan jika seseorang bisa mengirimkan pesan dengan sebuah alat misalkan saja surat, handphone, komputer dan lain sebagainya, maka itu semua bisa dikatakan sebagai media. Yang terpenting, fungsinya bisa bekerja dengan baik dan berkualitas.

Satu lagi, media yang dimaksud Arsyad tersebut juga meliputi software yang terdapat di komputer dan juga aplikasi pada smartphone. Hal tersebut sangat berguna dalam berbagai aktivitas, khususnya dalam menyampaikan pesan.

Pengertian Media Menurut Blake dan Horalsen

Pengertian media selanjutnya juga dikemukakan oleh Blake dan Horalsen yang merupakan salah satu ahli bidang komunikasi di dunia. Mereka mengungkapkan bahwa media adalah sebuah saluran komunikasi untuk menyampaikan pesan dari sang pengirim ke penerima.

Pengertian ini tidak jauh berbeda dengan yang diungkapkan oleh Arsyad. Keduanya sama-sama menafsirkan bahwa fokus utama dari adanya media yakni memperlancar komunikasi menggunakan perantara sebuah alat atau sarana.

Dalam hal ini, sarana atau media yang dapat digunakan untuk berkomunikasi sangat banyak. Tiap individu dapat memilihnya sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing agar tidak mudah terjadi kesalahan atau error.

Pengertian Media Menurut Cangara

Dalam buku pengantar ilmu komunikasinya, Cangara (2006) mendefinisikan bahwa media adalah alat atau sarana untuk menyampaikan pesan dan informasi dari komunikator kepada publik. Selanjutnya, alat tersebut harus bisa ditangkap oleh panca indera manusia, khususnya penglihatan serta pendengaran.

Cangara juga menyebutkan bahwasannya sesuatu hal dapat dikatakan sebagai media jika itu bisa diproses dalam indera manusia. Ini sifatnya universal dan harusnya bisa diteruskan ke dalam otak atau pikiran agar ada output dari stimulus tersebut.

Selanjutnya, jika stimulus yang diberikan kepada siswa tersebut telah diproses melalui otak, maka mereka dapat mengekspresikannya melalui berbagai macam tindakan-tindakan positif misalnya saja giat belajar saat sekolah.

Pengertian Media Menurut Degeng

Degeng yang merupakan guru besar dalam bidang ilmu komunikasi menyampaikan jika media merupakan sebuah strategi penyampaian. Wujudnya bisa berupa alat, bahan dan juga orang. Di dalamnya dapat diberikan konten pesan yang akan disampaikan oleh sang komunikator.

Menurut Degeng, definisi media tersebut dapat diterapkan dalam berbagai lini kehidupan seperti pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan dan lain sebagainya. Penerapannya harus dilakukan secara hati-hati serta tetap mengedepankan aspek kejujuran.

Dari segala lini kehidupan tersebut, cara penerapan media yang baik dan benar yakni sebagai berikut:

  • Di ranah pendidikan, media yang diterapkan pada siswa harus menarik dan mampu meningkatkan semangat belajar
  • Dalam ranah kesehatan, media yang digunakan harus canggih, bersifat informatif dan tidak ada manipulasi
  • Dalam ranah sosial, media yang digunakan harus informatif dan menyajikan fakta-fakta sesungguhnya
  • Dalam ranah ekonomi, media yang digunakan harus mampu mendorong semangat para pengusaha serta pelaku industri kecil

Pengertian Media Menurut Miarso

Miarso mengungkapkan jika media merupakan segala sesuatu yang bisa digunakan untuk menyalurkan pesan. Kemudian, hal tersebut harus mampu merangsang hati serta pikiran seseorang dalam melakukan sesuatu dengan lebih baik.

Minarso juga menuturkan bahwa media yang digunakan untuk publik harus bersifat positif dan mampu memperbaiki kebiasaan atau perilaku seseorang. Jika itu menyajikan hal-hal buruk, maka lebih baik tidak digunakan.

Baca Juga: Pengertian Internet Marketing

Misalnya saja dalam bidang pendidikan, sebagai guru seseorang harus mampu menyiapkan media pembelajaran yang dapat membuat siswa lebih semangat belajar, berakhlak baik dan masih banyak lagi lainnya.

Pengertian Media Menurut Syaiful Bahri Jamarah

Sang ahli komunikasi di Indonesia, Syaiful Bahri Jamarah mendefinisikan media sebagai alat bantu yang wujudnya bisa dalam bentuk apa saja. Gunanya adalah untuk menyalurkan pesan dalam rangka mencapai tujuan tertentu.

Jadi, di sini ketika seseorang menggunakan media dalam segala lini kehidupan, pasti hal itu ada tujuannya masing-masing. Bentuk medianya juga beragam mulai dari kertas, digital, suara dan lainnya.

Jika ingin menghasilkan output yang baik, maka saat menerapkan media tersebut, seseorang juga harus mengimbanginya dengan konsep-konsep tersistem.

Fungsi Media

Fungsi Media

Dalam kehidupan nyata, media mempunyai banyak fungsi yang mana hal tersebut sangat bermanfaat bagi seorang individu secara pribadi maupun dalam ranah sosial di lingkungan kelompok masyarakat. Ini tentu memberikan keuntungan dari segi moral, materil dan juga mental. Berikut penjelasannya:

Sebagai Sarana Penyampaian Informasi Secara Umum

Secara umum, fungsi yang melekat pada media dapat dikatakan sebagai sarana untuk menyampaikan informasi pada publik. Hal ini sifatnya terbuka dan menayangkan berbagai kajadian nyata, isu, hal unik dan lain sebagainya dari seluruh antero dunia dan batasan wilayah tertentu.

Dalam menyampaikan informasi kepada publik, media harus selalu objektif dan mengangkat kejadian dengan apa adanya tanpa dikurangi atau ditambah sedikit pun. Pada konteks ini, kejujuran dan keakuratan berita yang disampikan menjadi salah satu parameter apakah medianya baik atau tidak.

Media yang menyampaikan informasi kepada publik tersebut dapat dirinci sebagai berikut:

  • Media audio yang menyampaikan informasi atau berita kepada publik melalui radio
  • Media visual yang menyampaikan informasi kepada publik melalui majalah, koran, internet dan buku
  • Media audio visual yang menyampaikan informasi kepada publik melalui televisi dan juga video live

Sebagai Sarana untuk Mengekspresikan Pendapat dan Ide

Sekarang ini, dalam menyampaikan pendapat serta ide tidak harus dilakukan secara langsung dengan berbicara kepada orang lain atau berorasi besar-besaran saat demonstrasi. Hal tersebut adalah cara lama dan dinilai sangat tidak efektif karena pendengarnya hanya sedikit.

Jika ingin gagasan serta pendapat Anda dibaca dan didengar banyak orang, maka ekspresikanlah hal tersebut melalui perantara media. Caranya cukup mudah dan pada akhirnya akan menghasilkan banyak keuntungan. Di samping itu, biasanya sang pengungkap akan viral dalam waktu singkat.

Adapun di media manakah Anda dapat menyampaikan gagasan serta pendapat? Hal ini bisa dilakukan di mana saja seperti:

  • Menyampaikan ide dan gagasan melalui tulisan yang selanjutnya bisa diterbitkan di portal media daring internet, surat kabar, majalah dan lain sebagainya
  • Menyampaikan gagasan, ide dan gagasan melalui media visual dengan jalan dialog interaktif di radio
  • Menyampaikan gagasan serta ide menggunakan media audio visual dengan ikut serta dalam dialog interaktif serta forum diskusi pada acara-acara televisi.

Sebagai Sarana untuk Mengurangi Kesenjangan Ruang dan Waktu

Media yang digunakan sekarang ini sangat canggih dan dapat terhubung dengan televisi, radio serta internet. Karenanya, walaupun jarak atau letak orang yang menyampaikan dan kejadian informasinya sangat jauh, tetapi orang lain tetap bisa menerima informasinya.

Dalam hal ini, media berfungsi sebagai sarana yang akan memangkas kesenjangan ruang dan waktu di berbagai daerah. Karenanya, informasi yang letaknya jauh seperti halnya di Luar Negeri sekalipun dapat menyebar dengan cepat hingga ke desa-desa di Indonesia.

Walaupun fungsi media adalah untuk memangkas ruang dan waktu, tetapi jangan membuat itu sebagai sarana menyebarkan informasi atau berita bohong. Jika sudah begini, maka esensi dari kesakralannya akan berkurang dan kepercayaan publik pun semakin menyempit.

Sebagai Sarana untuk Hiburan dan Relaksasi

Tidak hanya sebagai sarana untuk menyebarkan berita dan informasi saja, tetapi media juga mempunyai fungsi hiburan. Di sini, seseorang bisa merelaksasikan diri dengan cara membaca cerita, mendengarkan musik, menonton film dan video serta masih banyak lagi lainnya.

Keberadaan media sebagai sarana yang menyajikan hiburan kepada masyarakat tersebut sedang menjadi trend saat ini. Akan tetapi, penyebarannya lebih banyak terdapat di layanan daring dan televisi karena memang masyarakat masih banyak yang menggunakan kedua hal tersebut.

Selanjutnya, untuk hiburan di radio dan majalah saat ini sudah mulai ditinggalkan. Sebagai penikmat konten, maka Anda juga harus selektif dalam memilih tontonan maupun medianya. Adapun, hal-hal edukatif yang disarankan sebagai bahan untuk menghibur diri yakni:

  • Tontonan berupa film-film edukasi
  • Tontonan berupa film keluarga
  • Cerita fiksi anak
  • Musik dalam berbagai bahasa
  • Video-video tutorial memasak, membuat mainan dan lain sebagainya

Sebagai Sarana untuk Memberikan Pendidikan

Jika Anda berprofesi sebagai guru, pastinya pernah menemuai siswa yang tidak antusias dalam proses pembelajaran bukan? Ketika terjadi hal seperti itu, maka cobalah membuat media pelajaran semenarik mungkin bagi peserta didik agar mereka semangat dan cepat menyerap materi.

Anda sebagai seorang guru dapat menggunakan media, baik itu visual, audio dan audio-visual pada siswa. Yang terpenting hal tersebut mampu membuat mereka lebih semangat dalam belajar serta semakin mudah dalam memahami penyampaian materi dari gurunya.

Di samping itu, media yang diberikan dari guru kepada siswa juga harus disesuaikan dengan bidang study dan fokus materinya, misalkan saja sebagai berikut:

  • Media visual seperti halnya gambar, buku serta alat-alat tiga dimensi yang cocok digunakan dalam materi deskripsi, matematika dan lain sebagainya.
  • Media audio seperti halnya musik, dialog dan oral news yang cocok diberikan kepada siswa saat memberikan materi listening dan pemahaman.
  • Media audio visual seperti halnya video relatif yang cocok jika digunakan untuk menyampaikan materi terkait semua mata pelajaran asalkan konten di dalamnya mendukung.

Sebagai Sarana untuk Melakukan Kontrol Sosial

Dewasa ini, kontrol sosial terhadap segala sesuatu yang ada di dalam masyarakat menjadi lebih mudah dilakukan dengan adanya media. Hal tersebut meliputi dan memberikan gambaran sederhana hingga kompleks untuk dianalisa secara mendalam di lingkup tertentu.

Dengan memanfaatkan media, maka semua pihak juga bisa mengerti tentang fenomena-fenomena sosial yang terjadi saat itu tanpa harus terjun langsung ke tempatnya. Tentunya ini sangat efisien dan memangkas biaya serta waktu.

Dengan adanya media, maka seluruh fenomena negatif dan permasalahan yang tidak terjangkau oleh publik pun dapat berangsur-angsur menjadi topik bahasan secara nasional sehingga hal tersebut akan diselesaikan serta diberikan solusi sebaik mungkin.

Sebagai Sarana untuk Meningkatkan Imajinasi

Pernahkah Anda melihat suatu hal yang menarik seperti komik, gambar dan film-film kartun di televisi? Jika iya, maka saat melihatnya pasti seperti masuk ke dalam cerita tersebut. Nah, dalam hal ini dapat ditafsirkan bahwasannya media mempunyai fungsi nyata sebagai alat peningkat imajinasi.

Selain hal-hal yang berbau visual seperti kartun dan gambar, media verbal dengan konten utama cerita-cerita fiktif layaknya novel, cerita pendek dan sejenisnya juga mempunyai fungsi penting dalam meningkatkan imajinasi seseorang supaya lebih kreatif dan inovatif lagi.

Baca Juga: Pengertian Seminar

Dalam jangka panjangnya, jika seseorang dapat meningkatkan imajinasi melalui berbagai macam media, maka bukan tidak mungkin jika otak kanan yang berfungsi sebagai daya kreatifitas dan imajinasi akan bekerja maksimal dalam tubuh seseorang.

Sebagai Sarana untuk Penafsir Realita di Tengah Masyarakat

Banyak sekali realita di masyarakat yang hingga kini belum terpecahkan karena mereka belum mempunyai pengetahuan yang luas mengenai hal tersebut. Selanjutnya, jika itu diangkat dan diberitakan melalui media massa, maka akan menimbulkan beragam tafsir.

Misalkan saja ada suatu kasus yang terjadi di desa A dan belum tercium media sama sekali. Ketika hal itu telah diliput dan diangkat ditelevisi, maka akan menimbulkan tafsiran-tafsiran dari masyarakat dan juga para ahli. Biasanya ini terjadi pada diskusi serta dialog interaktif.

Jika suatu realitas telah diangkat ke media massa seperti itu, maka biasanya akan mendapatkan solusi terbaik. Namun, bukan tidak mungkin juga malah membuatnya semakin runyam karena perbedaan pemahaman serta tafsiran dari masing-masing orang.

Sebagai Sarana untuk Memicu Pembangunan

Keberadaan media juga sangat urgent dalam mendukung pembangunan publik baik, dalam skala kecil maupun besar. Namun dengan catatan bahwa hal tersebut dapat berjalan dengan lancar jika didukung oleh infrastruktur dan biaya memadai.

Pertanyaanya adalah mengapa media bisa dijadikan sarana untuk melakukan pembangunan? Singkatnya begini, berbagai macam infrastruktur yang rusak bisa diliput oleh media dan diangkat ke pubik dengan tujuan agar pemerintah senantiasa peka memperbaikinya dalam waktu cepat.

Adapun, hal-hal yang dapat mewujudkan fungsi media sebagai sarana pemicu pembangunan tersebut harus dioptimalkan sebaik mungkin. Jika ingin terwujud, maka harus memperhatikan aspek-aspek sebagai berikut:

  • Mewujudkan pembangunan melalui perantara media dengan menggencarkan berita setiap hari.
  • Mewujudkan pembangunan melalui perantara media dengan langsung menyasar kepada para pemangku kebijakan.
  • Mewujudkan pembangunan melalui perantara media dengan menyediakan anggaran dan infrastrukturnya.

Sebagai Sarana untuk Berfantasi Sastra

Di samping untuk meningkatkan imajinasi dan hiburan, melalui media seseorang juga dapat berfantasi sastra secara lebih rileks. Hal ini memang masih sangat jarang dilakukan oleh mayoritas masyarakat. Akan tetapi, sekali-kali cobalah bersastra di sana dan rasakan sensasinya.

Walaupun Anda belum menyukai dunia sastra, tetapi tetap sering-seringlah membaca puisi, cerita pendek dan bahkan novel. Dengan begitu, maka kemampuan diri untuk berfantasi melalui sastra akan kian berkembang sedikit-sedikit. Imajinasi dan kreatifitas pun ikut naik pula.

Nah, rutinitas yang harus dilakukan agar kemampuan berfantasi sastra Anda kian mengalami peningkatan yakni sebagai berikut:

  • Rutin membaca novel minimal satu halaman dalam sehari.
  • Rutin membuat puisi dan menerbitkannya dalam berbagai majalah.
  • Melihat tontonan-tontonan edukatif yang ditayangkan di televisi nasional.

Jenis-Jenis Media

Jenis-Jenis Media

Perlu Anda ketahui bahwasannya media yang digunakan sebagai sarana untuk menyampaikan informasi baik itu dalam bidang pendidikan, sosial dan lain-lain semacamnya terdiri dari berbagai jenis. Jika ditelusuri. Tiap-tiap jenis tersebut memiliki karakteristik berbeda-beda dan tentunya wujudnya pun tidak sama.

Media Visual

Media visual merupakan sebuah alat bantu yang terfokus untuk memberikan stimulus pada alat indera penglihatan manusia, yaitu mata. Hal ini berarti bahwa hal tersebut berisi berbagai macam gambar baik itu yang sifatnya berbentuk maupun abstrak atau tak beraturan sama sekali.

Adapun, di dalam media visual juga berisi objek nyata, tulisan dan hal lain yang dapat dilihat oleh mata manusia. Saat menyajikannya, hal tersebut harus dibuat semenarik mungkin dengan cara memberikan warna bermacam-macam, membubuhkan hiasan dan masih banyak lagi.

Nah, jenis media visual tersebut juga terbagi lagi ke dalam beberapa kategori, diantaranya sebagai berikut ini:

  • Media visual grafis mengandung pesan-pesan berupa simbol dan unsur-unsur lainnya seperti halnya titik, garis dan bidang. Lebih tepatnya, jika sudah jadi, ini akan terbentuk menjadi sketsa, gambar, peta, diagram serta sejenisnya.
  • Media visual verbal yakni berisi mengenai pesan linguistik yang disajikan dalam bentuk tulisan. Contoh dari media visual jenis ini yaitu buku, majalah dan koran.
  • Media visual non-cetak yakni media visual yang berbentuk 3 dimensi sehingga dapat dilihat dari segala arah. Contoh dari kategori ini yaitu seperti diorama, specimen dan model.

Media Audio

Berbeda dengan media visual yang lebih terfokus pada indera penglihatan manusia, jenis ini cenderung menyasar pada pendengaran atau telinga. Jadi, isi medianya yakni berupa bunyi-bunyian, entah itu dalam bentuk musik, suara hewan, obrolan manusia dan lain sebagainya.

Jika Anda menggunakan media audio, maka akan mendengarkan pesan verbal atau bahasa lisan. Hal tersebut dapat disampaikan langsung oleh manusia maupun menggunakan alat seperti layaknya radio, speaker, handphone, perekam serta masih banyak lagi.

Fungsi dari adanya media audio yakni untuk mempertajam indera pendengaran manusia agar lebih peka terhadap bunyi-bunyian yang ada. Hal tersebut sangat cocok jika diterapkan dalam bidang pendidikan, khususnya pada mata pelajaran bahasa asing di sekolah.

Media Audio Visual

Jika Anda telah membaca informasi tentang jenis media yang telah disebutkan sebelumnya, maka kali ini akan dibahas mengenai gabungan dari kedua hal tersebut yakni seringkali disebut dengan nama audio visual. Jenis media ini mempunyai 2 fokus sasaran, yakni indera pendengaran dan penglihatan sekaligus.

Media audio visual akan menampilkan kolaborasi antara gambar dan suara dalam satu tempat dan waktu. Pesan yang disalurkan di dalamnya lebih bersifat verbal atau bahasa linguistik serta non, yaitu berupa bunyi-bunyian atau suara. Konon katanya, jenis media satu ini sangat digemari oleh banyak orang.

Baca Juga: Pengertian Email

Sederhananya, contoh dari media audio visual tersebut yakni televisi dan video. Jika Anda menonton keduanya, maka bisa mendengarkan suara dan melihat gambar sekaligus bukan? Nah, dengan gabungan keduanya, maka sudah pasti akan lebih cepat memberikan pemahaman pada penalaran manusia.

Demikianlah pembahasan yang dapat disampaikan mengenai pengertian media arti, fungsi, dan jenis-jenis media. Semoga dengan adanya informasi tersebut, wawasan Anda dalam bidang teknologi informasi semakin luas serta dapat menerapkannya pada kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan