Pengertian Modem: Arti, Fungsi & Jenisnya

Pengertian Modem
03Sep, 2020

Saat ini kemajuan teknologi sudah mempengaruhi setiap sisi kehidupan manusia. Kecanggihan yang ditawarkannya membuat banyak pengguna merasa terbantu. Salah satunya menggunakan modem untuk menghubungkan perangkat ke dalam jaringan internet. Jika membahas pengertian modem: arti, fungsi dan jenis-jenis modem memang tidak semua orang paham 100%.

Mengenal Perangkat Modem

Mengenal Perangkat Modem

Berbicara mengenai perangkat teknologi ini, maka perlu diketahui terlebih dahulu modem adalah akronim dari modulator dan demodulator. Masing-masing komponen tersebut memiliki fungsi tersendiri yang membantu dalam mengalirkan gelombang atau sinyal agar pengguna bisa mengakses internet.

Modulator adalah bagian yang bekerja dalam mengubah gelombang informasi menjadi sebuah gelombang pembawa agar siap untuk dikirimkan ke perangkat tertentu.

Berbeda dengan Demodulator, ini digunakan untuk pemisah sinyal data atau pesan (gelombang pemodulasi) dari carrier setelah diterima. Proses panjang ini disebut sebagai demodulasi.

Secara umum pengertian modem adalah suatu media komunikasi dua arah yang membuat perangkat komputer atau mobile dapat terkoneksi dengan internet. Sinyal digital yang diterima oleh modem berasal dari komputer akan diubah menjadi sinyal analog agar diproses lebih lanjut oleh alat komputasi tersebut.

Baca Juga: Cara Cek Tagihan IndiHome

Sinyal analog nantinya dapat diterima oleh berbagai media telekomunikasi berupa telepon dan radio. Jenis sinyal ini ketika sampai ke perangkat modem ke dalam bentuk sinyal digital, untuk selanjutnya ditransfer ke perangkat komputer agar dapat digunakan beraktivitas di dunia maya.

Fungsi Modem dan Cara Kerjanya

Fungsi Modem dan Cara Kerjanya

Ketika ditanya untuk jelaskan pengertian modem, maka jawabannya adalah suatu perangkat keras yang berguna untuk mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog atau sebaliknya. Gelombang tersebut dikirim dari perangkat komputer atau mobile untuk dirubah menjadi gelombang analog terlebih dahulu.

Kemudian modem akan mentransmisikannya lewat kabel penghubung untuk selanjutnya disalurkan pada perangkat komputer lainnya. Perkembangan teknologi yang semakin pesat membuat penambahan fungsi modulator dan demodulator ini memiliki fasilitas terbaik, seperti voice modem.

Voice modem berfungsi sebagai media penyalur gelombang radio, menghubungkan percakapan lewat media telepon dan perangkat audio lainnya. Sedangkan secara khusus dapat mengurangi faktor kesalahan saat mentransmisikan sinyal. Hardware ini juga akan memeriksa setiap data yang diterima.

Baik data ketika diterima dalam kondisi baik atau tidak nantinya akan diperiksa melalui metode checksurn. Pemeriksaan dilakukan melalui proses penjumlahan terhadap sekumpulan data kemudian melengkapi jumlah tersebut. Hasil lengkap tadi kemudian ditambah pada data menjadi suatu karakter.

Jenis-jenis Modem Berdasarkan Pemasangannya

Jenis-jenis Modem

Setelah dijelaskan mengenai pengertian modem dan fungsinya, ada banyak sekali jenis lainnya yang umum dipakai oleh pengguna. Pembagian ini biasanya ditinjau dari jaringan maupun pemasangannya. Namun dari sisi kegunaannya tetap sama, berikut ulasannya:

Modem Internal

Arti modem internal adalah sebuah komponen berbebntu kartu atau chip yang diletakkan pada slot motherboard. Kelebihannya adalah proses pemasangannya mudah dan harganya termasuk murah. Jenis perangkat keras ini tidak memerlukan lampu indikator untuk memberitahukan status keaktifannya.

Modem internal biasa disebut juga “On-Board Modem” artinya perangkat yang terpasang. Karena telah menempel di bagian CPU, maka dalam penggunaannya tidak memerlukan adaptor seperti halnya external modem sehingga strukturnya terlihat lebih ringkas tanpa melibatkan rangkaian tumpukan kabel.

Dikarenakan modem internal tidak memiliki lampu indikator tidak jarang pengguna menjadi kurang memahami keadaan nyala atau mati. Sebagai alternatif tersedia perangkat lunak khusus untuk mengetahui status keaktifan hardware ini. Namun untuk sumber tegangan diperoleh dari komputer.

Modem Eksternal

Sesuai dengan namanya, modem ini terpasang di luar komponen internal komputer. Biasanya dapat dihubungkan melalui port USB atau COM. Ketika menyalakannya, sumber tegangan yang diperoleh berasal dari sumber tegangan berbeda, dapat berasal dari adaptor maupun daya baterai.

Fungsi modem ini adalah memberi kemudahan bagi pengguna dalam mengakses sebuah website melalui perangkat komputer. Lewat sinyal analog yang dikirimkan tadi, user dapat melakukan berbagai aktivitas di dunia maya. Kegiatannya meliputi berkomunikasi, berkirim email, menguduh dan lain-lain.

Kelebihan dari jenis perangkat keras ini adalah sisi praktisnya karena mudah dipindah agar dapat digunakan oleh perangkat komputer lainnya. Lebih menariknya lagi ada varian dari modem eksternal yang dilengkapi daya baterai sehingga untuk menyalakannya tanpa perlu menyambungkan adaptor.

Modem eksternal juga dilengkapi dengan lampu indikator sebagai penanda apakah perangkat tersebut sudah siap digunakan atau belum. Kelebihan lainnya adalah tidak membutuhkan slot ekspansi sehingga masih tersisa ruang pada mainboard agar diisi oleh jenis komponen lain yang lebih diperlukan.

Jenis-jenis Modem Berdasarkan Media Penghubungnya

Seperti diketahui bahwa jenis-jenis modem ada banyak variannya. Jika ditinjau dari media penghubungnya hal ini dilihat dari penggunaan kabel atau tanpa menggunakannya sama sekali. Sampai saat ini kedua hardware tersebut masih aktif digunakan untuk keperluan individu dan perusahaan.

Modem dengan Sambungan Kabel

Jenis perangkat koneksi internet ini menggunakan kabel untuk mengirimkan sinyal terhadap perangkat elektronik yang membutuhkannya. Biasanya dipakai untuk TV Kabel dan jaringan telepon. Kecepatan koneksi internet maksimum mencapai 27 Mbps untuk kebutuhan pengguna dalam mengunduh.

Sedangkan maksimum kecepatan unggah mencapai 2,5Mbps. Dalam menggunakan modem kabel, perangkat seperti Smart TV atau komputer perlu dilengkapi dengan kartu Ethernet. Pada prakteknya, TV Pintar memakai jenis kabel koaksial lalu disambungkan pada splitter atau pembagi saluran.

Sesudah kabel jaringan melalui pembagi saluran, Nantinya jalur akan mengarah pada tujuan berbeda, satu jalur menuju ke perangkat Smart TV dan sisanya menuju ke modem kabel. Dari modulator dan demodulator tadi dikirimkan menuju Ethernet Card sehingga pada akhirnya diterima oleh komputer.

Modem Nirkabel

Dapat dikatakan bahwa jenis modem berikut ini semakin meningkat jumlahnya, sebab sama sekali tidak memerlukan kabel dalam mengirimkan sinya analognya. Pengguna umumnya sangat familiar dengan sebutan wireless fidelity atau Wifi. Bentuknya tersedia dalam berbagai ukuran dan praktis untuk dibawa.

Didukung dengan kecanggihan teknologi, modem nirkabel menjangkau koneksi 3G, 4G bahkan sudah mencapai 5G. Namun cuaca dapat menjadi faktor penentu terhadap keadaan sambungan jaringan. Ada sebagian pengguna mengalami gangguan internet atau kecepatannya tidak stabil.

Modem nirkabel adalah jenis yang paling banyak digunakan untuk kepentingan umum. Jika pengguna berada di sebuah rumah makan, stasiun, terminal, bandara dan sebagainya dapat menikmati koneksi internet secara gratis. Tapi perlu diperhatikan bahwa Wifi biasanya dilengkapi dengan kata sandi.

Jenis-Jenis Modem Berdasarkan Kategori Koneksi dan Teknologinya

Jenis-jenis modem juga dapat ditinjau dari kategori koneksi dan teknologi yang diterapkan di dalamnya. Hal ini juga dipengaruhi oleh perkembangan teknologi sehingga bermunculan tipe modem dengan segala ciri khasnya. Sedangkan dari sisi ukurannya juga variatif, berikut ulasannya:

Modem GSM (Global System for Mobile)

Seperti diketahui bahwa operator seluler mencakup jaringan GSM dan CDMA. Modem memberikan slot untuk disematkan jenis kartu operator tersebut. Agar dapat beraktivitas di dunia maya, SIM Card pengguna sedapat mungkin memiliki kuota. Besarnya paket data disediakan dalam banyak pilihan.

Tingkat konektivitasnya di Indonesia sendiri masih lebih banyak mendukung jaringan 3G, 4G dan HSPA. Aspek tersebut mempengaruhi kecepatan menjelajah di dunia maya, mengunduh, mengunggah berkas dan sebagainya. Sebagian besar jenis modem ini bersifat portable dengan ukuran minimalis.

Ketika menggunakannya, modem GSM perlu dipasangkan ke perangkat komputer melalui port USB, biasanya butuh pemasangan software pendukung sebagai pengelola berbagai fiturnya. Pengguna juga jangan lupa untuk menyalakan perangkat ini terlebih dahulu agar terdeteksi oleh alat komputasi tersebut.

Modem CDMA (Code Division Multiple Access)

Modem berikut ini masih dalam lingkup membutuhkan kartu operator seluler dalam pengaplikasiannya. Bedanya jenis kartu SIM yang digunakan adalah CDMA. Sebab provider di Indonesia juga menyediakan tipe GSM. Pengguna perlu cermat dalam membedakannya agar tidak terjadi salah pemasangan.

Sebagian besar modem CDMA tidak mendukung penggunaan kartu GSM sehingga perlu menyesuaikan dengan spesifikasi. Sebab hardware ini menggunakan frekuensi 800 Mega Hertz jika merupakan keluaran lama. Sedangkan dengan dukungan teknologi baru berada pada EVDO Rev-A frequency.

Baca Juga: Cara Transfer Pulsa Telkomsel

Di Indonesia sendiri masih ada jenis operator seluler tipe CDMA meskipun jumlahnya tidak lebih banyak dari GSM. Meskipun begitu kedua varian provider ini menerapkan pengisian kuota data untuk dapat digunakan beraktivitas di dunia maya. Dalam mengaktifkannya butuh disambungkan melalui port USB.

Modem DSL ( Digital Subscriber Line)

Jenis perangkat keras ini paling banyak digunakan untuk perangkat komputer. Kecepatan koneksinya dapat dikatakan lebih unggul dari tipe dial-up. Tidak hanya itu, Modem DSL juga dapat digunakan untuk berkomunikasi lewat sambungan telepon. Bahkan tanpa harus mematikan koneksi internet yang berjalan.

Bagi pengguna khususnya menggemari pengunduhan berkas, sangat cocok untuk memanfaatkan jenis koneksi dari modem DSL. Prinsip kerja dari jenis hardware ini menerima dan mentransfer data dengan penggunaan teknologi digital lewat jaringan terdedikasi biasanya dalam bentuk data digital.

Digital Subscriber Line menggunakan lebih banyak frekuensi dengan membaginya ke dalam dua jalur yakni frekuensi tinggi untuk data kemudian frekuensi rendah untuk fax dan suara. Dalam melengkapi kerja modem DSL, dibutuhkan kabel telepon tipe standar yang umumnya terbuat dari bahan tembaga.

Modem Dial Up / Analog

Modem Dial-up merupakan perangkat keras yang mampu menerima data berupa sinyal analog ketika melalui jaringan transmisi, kemudian mengubahnya menjadi data digital. Selanjutnya dikirim ke perangkat komputer. Proses seperti ini berlaku sebaliknya sehingga pengguna dapat menggunakan akses internet.

Modem Analog biasanya digunakan untuk keperluan pribadi atau di lingkungan rumah dan digunakan oleh perangkat personal computer. Ada beberapa variasi kecepatan ketika menggunakan Modem Dial-up antara lain mulai dari 14.4, 28.8 dan 56 kilobyte per second bergantung pada pilihan pengguna.

Meskipun kecepatan koneksi berbeda dengan modem DSL, bukan berarti tidak ada kelebihan yang ditawarkan. Penggunaan jaringan dengan Modem Analog lebih murah sebab koneksinya hanya bersifat sesaat. Selain itu jenis koneksi dari modem Dial-up lebih mudah untuk digunakan.

Modem ADSL (Asymetric Digital Subscriber Line)

Modem ADSL adalah perangkat berteknologi dengan komunikasi data yang mampu mentransmisikannya secara cepat melalui sambungan kabel telefon. Disebut memiliki sifat asimetrik karena sebuah informasi dapat dikirim dengan kecepatan berbeda antara satu sisi ke bagian sisi lainnya.

Modem ADSL dilengkapi dengan komponen yang disebut splitter memiliki fungsi untuk mengantisipasi gangguan ketika menggunakan perangkat keras tersebut. Jadi ketika pengguna sedang melakukan atau menerima panggilan telepon, koneksi tetap berjalan stabil tanpa adanya kendala atau terputus.

Teknologi yang diterapkan pada modem ADSL menjadikannya lebih unggul dari Modem Dial-up sebab mampu mengirimkan data berkecepatan tinggi. Mulai dari 1.5 Mbps sampai 8 Mbps khusunya untuk kebutuhan unduh berkas. Sedangkan kecepatan unggah berkisar antara 16 Kbps hingga 640 Kbps.

Modem SDSL (Symmetric Digital Subscriber Line)

Jenis perangkat koneksi berikut ini memiliki keunggulan dari segi kecepatan. Keistimewaannya dalam memberi akses berkecepatan tinggi dengan keseimbangan antara kebutuhan downstream maupun upstream. Maksudnya adalah data dapat ditransfer ke jaringan dari mesin klien.

Tidak hanya mentransfer, Modem SDSL juga dapat menerima data dari jaringan dengan ketersediaan volume informasi yang sama dari dua arah. Melalui fitur ini pengguna dapat mengunggah atau mengunduh berkas dengan kecepatan serupa sehingga porsi kedua aktivitas tersebut menjadi seimbang.

Kelebihan lain dari jenis modem ini adalah tidak menggangu sambungan telepon pengguna. Sebab turut dilengkapi oleh komponen splitter. Meskipun user memanfaatkan koneksi untuk aktivitas download atau upload, prosesnya tidak akan terganggu atau terputus selama aktivitas komunikasi berlangsung.

Modem ISDN (Integrated Services Digital Network)

Integrated Services Digital Network adalah cara berkomunikasi dengan keterlibatan berkas multimedia meliputi suara, gambar dan data lainnya. Ruang lingkup jaringannya sangat luas dan lebih besar. Penggunaan Modem ISDN lebih hemat biaya dikarenakan sistemnya terintegrasi secara terpisah.

Keunggulan dari tipe jaringan ini adalah kecepatan tinggi khususnya dalam pengiriman data diperkirakan 10 kali lebih cepat dari tipe Public Switched Telephone Network. Selain itu, sifatnya lebih efisien karena berada dalam satu jalur ketika mengirim berbagai berkas multimedia berupa gambar, suara dan video.

Penerapannya lebih hemat biaya karena cukup memerlukan satu terminal saja untuk layanan kirim audio dan video. Ada beberapa jenis model jaringan untuk modem Integrated Services Digital Network yakni model konvensional, ISDN awal dan penuh. Masing-masing berbeda dalam memberi kebijakan akses.

Modem HSDPA (High-Speed Downlink Packet Access)

Cara kerja jenis modem ini secara otomatis mengenali jaringan data yang dapat dijangkau pada frekuensinya. Apabila perangkat komputer mendeteksi HSDPA maka modem secara otomatis akan menghubungkannya dengan tingkat koneksi High-Speed Downlink Packet Access paling tinggi.

Namun bila terdeteksi justru UMTS, modem akan mengirimkan data dengan kecepatan maksimal sebesar 384 Kilobyte per detik. Tapi dalam kondisi terburuk bisa jadi status jaringan berada pada General Packet Radio Service dengan progress koneksi menyerupai Modem Dial-up yakni sebesar 56Kbps.

Pengaruh turunnya kecepatan HSDPA juga dapat terjadi ketika banyak pengguna beraktivitas di dunia maya pada waktu bersamaan. Teknologi High-Speed Downlink Packet Access menerapkan sistem “shared” sehingga bandwidth yang tersedia dibagi secara merata dengan user lain pada saat itu juga.

Modem HSUPA (High-Speed Uplink Packet Access)

Modem HSUPA merupakan perangkat keras dalam membantu memperbaiki uplink dari perangkat komputer atau mobile menuju server pusat dengan kecepatan mencapai 5.76Mbit/s. Pengguna dalam hal ini menjadi lebih mudah ketika upload berkas multimedia seperti gambar, video dan audio ke web pribadi.

Jika pengguna ingin mengunggah video ke platform daring seperti YouTube dapat berlangsung dalam waktu relatif cepat. Pada sisi lain, modem HSUPA juga mendukung ketika user ingin mengadakan live streaming misal video konferensi, bermain game dan sebagainya.

Apabila terjadi gangguan atau pembatalan saat pengiriman data, sinyal yang dipancarkan dari modem HSUPA dapat mengulangi proses transfer data. Tingkat kecepatan kirim bergantung dengan kondisi ketika terjadi masalah transmisi jaringan.

Modem HSPA+ (High Speed Packet Access Plus)

Jenis modem ini merupakan evolusi dari HSPA dengan dukungan teknologi wireless broadband. Kemampuan transfer data saat mengunduh mencapai 42 Megabit per detiknya menggunakan modulasi 64 QAM. Sedangkan untuk kebutuhan unggah mencapai 11 Mbit/s dengan modulasi 16 QAM.

Pengembangan lainnya meliputi tambahan antena dengan input dan output berganda (MIMO) dalam mendukung peningkatan kecepatan data. Di Indonesia jaringan HSPA+ hanya dapat dinikmati pada kecepatan unduh sekitar 5 Megabyte per detik. Hal ini disebabkan masih dominannya jaringan 3G.

Butuh pergantian kelengkapa dari layanan operator untuk memaksimalkan kecepatan dari jaringan HSPA Plus. Modem HSPA+ tersedia dalam berbagai ukuran dan bersifat portable sehingga mudah dibawa kemana-mana. Selain itu dilengkapi dengan daya baterai agar dapat menyala tanpa bantuan adaptor.

Modem LTE (Long Term Evolution)

Teknologi LTE merupakan langkah awal dalam mewujudkan jaringan 4G yang sesungguhnya. Kecepatan berkisar antara 100 Mbps sampai 1Gbps dan tersedia untuk perangkat mobile. Kecepatan tersebut tentunya memberi dampak positif dalam kebutuhan internet cepat ketika berinteraksi di dunia maya.

LTE bahkan sering disebut dengan 4G LTE. Hal ini demi menghindari para pengguna yang bingung dengan berbagai istilah lain seperti 3.5G maupun 3.75G saat keduanya diperkenalkan lebih dahulu. Ada berbagai produsen menyediakan jenis modem seperti ini dan termasuk diperdagangkan di Indonesia.

Sebagian besar tersedia dalam ukuran minimalis dan portable agar mudah dibawa dan digunakan pada saat tertentu. Pengguna ketika ingin mengaktifkannya dapat menyambungkannya dengan perangkat komputer atau cukup dengan menekan tombol daya. Biasanya koneksi dari modem ini bersifat nirkabel.

Berbagai Komponen dalam Kinerja Modem

Setelah membahas tentang pengertian modem: arti, fungsi dan jenis-jenis modem. Terdapat berbagai komponen yang saling melengkapi dalam menjalankan fungsinya masing-masing. Ada beberapa jenis perangkat elektronika yang dibutuhkan agar koneksi dari modem dapat terhubung, berikut ulasannya:

Kartu NIC (Network Interface Card)

Kartu jaringan merupakan kartu yang berfungsi menjembatani komputer dengan jaringannya. Ada dua jenis komponen NIC ketika diaplikasikan dalam aktivitas pengguna yakni berbentuk fisik dan logis. Dalam rupa terlihat, network interface card berupa Token Ring, Ethernet dan sebagainya.

Sedangkan dalam bentuk logis berupa Loopback dan Dial-up Adapter (Network Adapter). Tugas kartu jaringan adalah mengubah jalur data paralel di dalam subsistem transfer data sehingga beralih rupa menjadi data serial sehingga memenuhi syarat untuk ditransmisikan melalui media jaringan.

Baca Juga: Cara Internet Gratis Tanpa Kuota

Pada prakteknya, perangkat komputer bisa berinteraksi dengan kartu jaringan melalui berbagai metode, yakni pemetaan memori I/O, akses memori langsung serta memori yang digunakan secara menyeluruh. Aliran data paralel nantinya dikirim menuju kartu jaringan dan disimpan ke dalam ruang memori.

Hub / Network Hub

Network hub adalah komponen yang berfungsi untuk menyambungkan perangkat komputer dengan lainnya selama masih dalam satu lingkungan. Selama terhubung melalui hub, alat komputasi tersebut dapat saling bertukar informasi karena perangkat keras ini memiliki banyak port Ethernet.

Hub dapat menyebarluaskan data ke setiap perangkat yang terhubung dengan port tersebut. Selama masih dalam satu lingkup jaringan, perangkat komputer dapat mengakses berkas sejenis. Umumnya terdapat tiga jenis Network Hub salah satunya adalah passive hub.

Fungsi dari passive hub adalah mengirim dan menerima data dari satu komputer ke personal computer lainnya selama masih dalam satu Network Hub. Sedangkan Active Hub tidak hanya menyambungkan perangkat saja tetapi juga menjaga keamanan data. Jenis Hub berikutnya adalah Intelligent Hub.

Switch

Switch merupakan komponen pengalih jaringan yang bertugas sebagai penghubung tak terlihat. Khusunya dari banyak jaringan dengan mengalihkan dengan melihat alamat MAC. Jenis hardware ini menyambungkan komputer pada suatu are terbatas dan bekerja pada Data Link Layer.

Komponen ini memiliki fungsi mengatur lalu lintas yang terdapat pada sebuah jaringan komputer. Tugasnya mengirimkan suatu paket data agar sampai pada perangkat tujuan secara tepat dengan memilih jalur terbaik. Selain itu memastikan proses transfer data secara efisien dan sesuai sasaran.

Berdasarkan Open System Interconnection, terdapat dua jenis Switch yakni dengan 2 dan 3 lapisan. Switch layer dua bertugas meneruskan paket data dengan mendeteksi alamat tujuan kendali akses media. Sedangkan Switch layer tiga mengirimkan data melalui alamat IP perangkat komputer.

Bridge

Penamaan komponen jaringan berikut ini diambil dari bahasa Inggris. Dapat diartikan sebagai penghubung atau jembatan. Pada jaringan komputer, Bridge menjadi suatu media yang mampu menyambungkan Local Area Network dengan jaringan sejenis lainnya.

Selain dapat menghubungkan jaringan LAN sejenis, hardware ini juga dapat dimanfaatkan untuk menyambungkan tipe jaringan berbeda seperti Ethernet maupun Fast Ethernet. Bridge juga mampu mempelajari alamat tertaut yang terdapat pada setiap perangkat terhubung.

Bridge berjalan pada Lapisan data Open System Interconnection. Dengan begitu, memungkinkan alat ini agar dapat tersambung dengan jaringan komputer yang menerapkan akses kendali medium atau metode transmisi berbeda. Hardware ini juga berperan dalam menyalin frame data dari jaringan lainnya.

Router

Komponen berikut ini dipakai untuk menyambungkan lebih dari satu jaringan, baik itu jaringan sejenis maupun berlainan jenis. Pada prosesnya dikenal sebagai Routing atau pengiriman paket data melalui network dari satu komputer ke perangkat komputer lainnya.

Ada beberapa fungsionalitas yang dimiliki oleh Router yakni Dynamic Host Configuration Procotol dan Network Address Translator. DHCP memberi layanan berupa pendistribusian alamat IP lainnya menuju perangkat komputer. Sedangkan NAT memungkinkan IP Address dibagikan dengan alamat lainnya.

Router juga berfungsi mentransmisikan data dari satu koneksi menuju koneksi lainnya dengan sistem kerja menyerupai jembatan. Selain itu, juga dapat mengaitkan suatu local networkl dengan sambungan Digital Subscriber Line atau biasa disebut DSL router.

Access Point

Komponen berikutnya yang dapat mendukung kinerja modem adalah titik akses. Fungsinya adalah membuat perangkat komputer menjadi mudah ketika tersambung dengan koneksi nirkabel. Pada access point memiliki transceiver dan antena.

Baca Juga: Harga Paket Internet Indihome

Kedua komponen tersebut berfungsi dalam memancarkan serta menerima gelombang radio dari server klien dan berlaku sebaliknya. Agar dapat mengalirkan sinyal nirkabel tersebut, titik akses perlu dihubungkan dengan hardware lainnya seperti hub, switch dan router melalui perantara Ethernet.

Demikianlah pembahasan terkait dengan pengertian modem: arti, fungsi dan jenis-jenis modem yang dijabarkan secara mendalam. Seperti diketahui bahwa perangkat keras ini memiliki peran besar sehingga pengguna dapat menikmati akses internet dengan lancar disertai kecepatan koneksi lebih memuaskan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *