Pengertian Promosi: Definisi, Tujuan, Jenis & Contoh Promosi

Kegiatan mempromosikan suatu produk memang sering dilakukan dalam strategi penjualan agar menarik minat konsumen sehingga melakukan pembelian. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan pengertian promosi: definisi, tujuan, jenis dan contoh promosi agar lebih mudah dalam menjalankan bisnis.

Pengertian Promosi Secara Umum

Promosi adalah kegiatan atau aktivitas komunikasi oleh seseorang atas izin suatu perusahaan kepada masyarakat luas. Hal ini didasari dengan tujuan untuk menunjukkan atau memperkenalkan sesuatu, baik berupa barang, jasa dan merk agar mempengaruhi agar membelinya.

Promosi juga biasa disebut sebagai strategi pemasaran. Kegiatan ini umum dilakukan oleh tenaga pasar dalam memberikan sebuah informasi terkait suatu produk yang kemudian akan mendorong konsumen untuk melakukan pembelian.

Hingga saat ini, metode dari kegiatan promosi pun juga semakin canggih dan trendy. Tidak heran jika banyak perusahaan yang berlomba-lomba untuk menetapkan langkah terbaik dalam memperkenalkan produk mereka.

Pengertian Promosi Menurut Para Ahli

Pengertian Promosi Menurut Para Ahli

Meskipun diketahui sebagai salah satu strategi yang sangat mempengaruhi banyaknya tingkat penjualan. Namun hingga kini banyak pendapat mengenai definisi apa itu promosi dari para ahli hingga internasional. Inilah penjelasannya:

Harper Boyd

Menurut Harper Boyd, promosi merupakan suatu upaya dalam membujuk orang banyak untuk menerima sebuah produk, konsep serta gagasan. Ketiganya merupakan hasil keluaran dari perusahaan demi mendapatkan keuntungan dari penjualan.

Baca Juga: Pengertian Apa Itu Niche Market

Jadi jangan berpikir bahwa penjualan hanya dapat dilakukan dengan produk berupa barang ataupun jasa, konsep dan gagasan. Hal ini biasanya akan dijual oleh sebuah perusahaan apabila dibutuhkan untuk memecahkan suatu masalah tertentu.

Swastha

Pengertian promosi menurut Swastha yaitu, merupakan persuasi satu arah yang sengaja dibuat untuk mempengaruhi minat orang banyak dan bertujuan pada tindakan melakukan pertukaran dalam suatu pemasaran.

Persuasi merupakan tindakan yang bersifat membujuk orang banyak sehingga promosi memang ditujukan untuk mencapai hal tersebut. Selanjutnya mereka akan terpengaruh dan melakukan pertukaran dalam jenis uang dengan produk terjual sehingga menguntungkan produsen.

Boone & Kurtz

Sedangkan menurut Boone & Kuurtz, promosi merupakan proses membujuk, memberi informasi serta mempengaruhi suatu keputusan pembelian. Pendapat ini sudah jelas bahwa tujuannya memang untuk menarik pembeli agar membeli suatu produk.

Di dalam suatu kegiatan promosi, hal-hal mengenai spesifikasi produk biasanya akan dilebih-lebihkan guna sebagai langkah persuasif untuk meyakinkan konsumen sehingga memiliki keinginan melakukan pembelian.

Tjiptono

Menurut Tjiptono, promosi merupakan suatu bentuk komunikasi dalam pemasaran yang bertujuan untuk menyebarkan informasi, membujuk atau mempengaruhi serta mengingatkan target pasar atas produk dan perusahaannya agar bersedia membelinya.

Pendapat dari Tjiptono ini bisa dikatakan bahwa sebuah perusahaan akan menganalisa kebutuhan pasar terlebih dahulu sebelum memproduksi suatu produk. Dengan begitu, nantinya kegiatan promosi pun berhasil membujuk konsumen agar membelinya.

Kotler

Pendapat selanjutnya berasal dari Kotler, Ia menyatakan bahwa promosi merupakan bagian dan proses dari strategi pemasaran sebagai lmetode untuk melakukan komunikasi terhadap pasar yang menggunakan komposisi promotional mix atau bauran promosi.

Tidak hanya membujuk para konsumen saja, kegiatan promosi juga bisa dilakukan sebagai komunikasi untuk mengetahui kekurangan dari barang yang ditawarkan. Salah satunya melalui komentar dari target pasar sehingga kedepannya dapat memperbaiki kualitas produksi dan juga strategi pemasaran.

Gitosudarmo

Menurut Gitosudarmo, definisi dari istilah promosi merupakan sebuah kegiatann yang bertujuan untuk mempengaruhi para konsumen. Salah satunya agar mereka bisa mengenal suatu produk kemudian menjadi senang lalu membelinya.

Tujuan dari promosi memang bertujuan untuk mempengaruhi para konsumen dengan membujuknya. Selain itu, bisa juga untuk menarik minat membelinya sehingga timbullah perasaan ingin memiliki produk yang ditawarkan.

Stanton

Pendapat berikutnya berasal dari Stanton yang menyatakan bahwa promosi merupakan kegiatan untuk menginformasikan kepada konsumen, mempengaruhi dan menghimbau khalayak ramai. Pernyataan tersebut memang sesuai dengan salah satu strategi pemasaran ini.

Promosi akan memberikan berbagai informasi terutama kelebihan dari suatu produk kepada konsumen agar mereka merasa tertarik sehingga memutuskan untuk membelinya. Target pasar pun juga harus dipikirkan betul-betul agar pemasaran terjual tepat sasaran.

Saladin

Menurut Saladin, istilah promosi merupakan salah satu unsur di dalam bauran pemasaran di perusahaan yang didayagunakan untuk memberi tahu, mengingatkan serta membujuk konsumen mengenai produk tersebut.

Pendapat Saladin ini memang bisa dikatakan bahwa promosi memang menjadi salah satu unsur penting. Selian itu, juga sebagai penunjang suksesnya suatu pemasaran produk di sebuah perusahaan demi berhasil meraup keuntungan setinggi-tingginya.

Zimmerer

Pada tahun 2002, Zimerer mengemukakan mengenai pengertian profesi bahwasanya istilah ini merupakan segala macam jenis bentuk komunikasi bersifat persuasif yang dirancang sedemikian rupa. Terlebih untuk memberikan informasi kepada pelanggan tentang produk berupa atau jasa.

Selanjutnya untuk mempengaruhi mereka agar tertarik membeli produk tersebut yang telah mencakup publistas, periklanan dan juga penjuala perorangan. Zimmerer menekankan ketiga komponen tersebut dalam berhasilnya suatu kegiatan promosi.

Marwan Asri

Marwan Asri menyatakan bahwa promosi merupakan salah satu komponen dari upaya marketing mix yang sangat besar peranannya. Selain itu, dalam arti luas juga bisa dikatakan sebagai kegiatan aktif oleh suatu perusahaan untuk mendorong konsumen membeli produk miliknya.

Pendapat dari Marwan Asri ini memang menyatakan bahwa promosi merupakan unsur penting dalam upaya pemasaran. Dengan begitu, kegiatan tersebut mempengaruhi minat konsumen dan menjadi tonggak awal untuk mencapai kesuksesan penjualan suatu produk tertentu.

Rambat Lupiyoadi

Pendapat tentang definisi promosi selanjutnya berasal dari Rambat Lupiyoadi yang menyatakan, bahwa arti istilah tersebut adalah merupakan salah satu variable sangat penting di dalam pemasaran dilaksanakan oleh perusahaan untuk memasarkan sebuah produk.

Pendapat dari Rambat Lupiyoadi tersebut menjelaskan bahwa, kegiatan promosi memiliki peran yang cukup penting dalam suatu pemasaran di sebuah perusahaan untuk menjual atau memasarkan produk mereka kepada pelanggan.

Sistaningrum

Sistaningrum pada tahun 2002, menyatakan bahwa promosi merupakan sebuah kegiatan atau upaya perusahaan untuk mempengaruhi konsumen aktual ataupun potensial. Maka mereka berkeinginan melakukan pembelian pada produk yang ditawarkan pada masa itu atau di waktu mendatang.

Pendapat Sistaningrum tersebut menjelaskan bahwa promosi bisa saja mempengaruhi kebutuhan konsumen pada masa itu ataupun di waktu ke depan. Hal ini kemungkinan akan terjadi apabila produk yang dipasarkan memang dibutuhkan pelanggan di kemudian hari.

Kusmono

Pendapat dari Kusmono menyatakan bahwa, pengertian promosi merupakan suatu usaha atau upaya yang dilakukan oleh pasar untuk mempengaruhi pihak lain supaya berpartisipasi di dalam kegiatan transaksi pertukaran.

Pihak lain yang disebut oleh Kusmono tersebut bisa saja berasal dari pihak konsumen, distributor, agen atau lainnya. Ketiganya memang memiliki peran untuk membeli sebuah produk baik berupa barang dan jasa dari produsen. Pembelian tersebut tentu saja dapat dikatakan sebagai kegiatan pertukaran.

Yevis Marty O. dan Djaslim Saladin

Berikutnya berasal dari pendapat Yevis Marty dan Djaslim Saladin yang menyatakan bahwa promosi merupakan suatu bentuk komunikasi informasi produsen atau penjual terhadap pembeli. Dengan tujuan merubah tingkah laku dan juga sikap dari konsumen.

Bentuk komunikasi tersebut ditujukan untuk mengenalkan pembeli terhadap suatu produk yang sebelumnya sama sekali tidak mengetahui. Dengan begitu, nantinya bisa mengingat kemudian tertarik untuk membeli.

Buchari Alma

Pendapat selanjutnya dikemukakan oleh Buchari Alma pada tahun 2006 yang menyatakan bahwa, promosi merupakan salah satu jenis komunikasi dan nantinya akan memberi penjelasan serta meyakinkan calon pembeli atau konsumen.

Bentuk komunikasi tersebut berisikan mengenai produk baik barang atau jasa yang bertujuan untuk mendapatkan perhatian, mendidik, meyakinkan dan juga mengingatkan calon konsumen sehingga tertarik membelinya.

Apa saja Tujuan Promosi?

Apa saja Tujuan Promosi

Setelah mengetahui bahwa promosi merupakan salah satu upaya dari perusahaan berbentuk komunikasi langsung antara penjual dan pembeli, maka selanjutnya akan dibahas beberapa tujuannya yang lebih spesifik. Inilah penjelasannya:

Meningkatkan Penjualan

Tujuan utama kegiatan promosi adalah menarik minat pembeli yang akhirnya bisa meningkatkan penjualan suatu produk dari perusahaan atau produsen. Apabila produk berhasil terjual dengan cepat, tentu saja hal ini akan membuat keuntungan semakin besar.

Baca Juga: Situs Pasang Iklan Gratis

Tujuan meningkatkan penjualan memang tidak bisa didapat secara mudah oleh suatu perusahaan. Banyak sekali rintangan selama proses tersebut seperti kurang sesuainya produk dengan kebutuhan konsumen, harga terlalu tinggi, kualitas baik belum tercapai dan masih banyak lagi.

Menyebarluaskan Informasi Produk

Dalam suatu kegiatan promosi, perusahaan ataupun produsen akan memberikan informasi spesifik mengenai produk yang ditawarkan. Umumnya mereka lebih menyampaikan mengenai kelebihan daripada kekurangan.

Penyampaian seperti itu dinilai sebagai langkah persuasif untuk membujuk khalayak ramai agar tertarik dengan kelebihan suatu produk yang ditawarkan. Jadi sebagai konsumen harus memperhatikan informasi dari kegiatan promosi agar bisa melihat dari segi kekurangannya.

Menjangkau Konsumen

Tujuan kedua dari promosi ialah menjangkau konsumen untuk membeli produk yang ditawarkan. Jadi perusahaan akan menentukan target pasar sesuai kebutuhan pemasaran sehingga lebih memiliki kemungkinan melakukan pembelian.

Suatu produk memang dibuat untuk memenuhi kebutuhan dari konsumen berdasarkan beberapa kriteria tertentu seperti jenis kelamin, usia, hobi dan kategori lainnya. Dalam hal ini, perusahaan harus melakukan langkah promosi agar barang yang ditawarkan dijangkau tepat sasaran oleh target pasar.

Membedakan dengan Produk Lain

Salah satu bentuk kegiatan promosi adalah menyampaikan beberapa kelebihan dari suatu produk. Biasanya hal tersebut memang menjadi pembeda daripada merk lainnya sehingga tujuan ini juga bisa dicapai demi mendapatkan banyak konsumen.

Pembeda dari suatu produk akan mencipatakan ciri khasnya sendiri sehingga dinilai memiliki kelebihan daripada merk yang lainnya. Karakteristik ini nantinya bisa memperkuat sebuah brand agar lebih dilirik oleh masyarakat.

Branding

Tujuan kegiatan promosi lainnya adalah branding dan bisa menciptakan citra bagus dari penilaian masyarakat. Dalam pemasaran, pelanggan secara tidak langsung akan memperhatikan merk produk yang ditawarkan.

Apabila produk yang dibeli pelanggan memang memiliki kualitas tinggi dan memuaskan mereka, maka secara otomatis merk tersebut akan dipercayai oleh konsumen sehingga untuk kedepannya lebih mudah dalam melakukan pemasaran sebab sudah dinilai bagus di mata masyarakat.

Mengetahui Perilaku Pelanggan

Tujuan positif kegiatan promosi adalah mendapatkan feedback dari pelanggan mengenai kekurangan produk sehingga nantinya bisa bermanfaat untuk meningkatkan proses produksi nantinya sehinga kualitas akan menghasilkan produk lebih baik daripada sebelumnya.

Secara tidak langsung, produsen akan memberikan perkiraan apabila suatu produk kurang dilirik oleh pelanggan. Dengan begitu, bisa dilakukan sebua evaluasi demi memperbaiki citra dan kualitas bagi pelanggan.

Mencapai Kestabilan Penjualan

Apabila kegiatan promosi dilakukan secara rutin maka kemungkinan untuk mendapatkan konsumen dalam jumlah yang konsisten pun bisa saja dicapai. Hal ini pastinya akan membuat angka penjualan menjadi stabil.

Kestabilan penjualan sangat berdampak positif bagi perusahaan agar tren naik turun tidak terjadi. Apabila pembelian dari konsumen masih menunjukkan angka kurang stabil maka bisa dinilai bahwa kepercayaan oleh pelanggan pun belum secara maksimal didapatkan.

Memperluas Area Pasar

Kegiatan promosi juga secara tidak langsung bisa memperluas area pasar karena telah menjangkau banyak orang saat proses pemasaran berlangsung. Konsumen yang sudah mempercayai suatu produk akan menyampaikan kepercayaannya kepada pelanggan lain.

Hal ini tentu saja akan memperluas area pasar penjualan sehingga angka pembelian dari pelanggan pun juga meningkat. Tentu saja, promosi tetap harus dilakukan pada beberapa wilayah agar menjangkau banyak konsumen sekaligus.

Mengenal Jenis-jenis Promosi

Jenis-jenis Promosi

Berbagai macam pemasaran yang semakin beragam juga membuat jenis-jenis promosi terbagi menjadi beberapa kelompok lagi, mulai dari secara fisik, melalui media konvensional serta digital. Inilah penjelasannya:

Secara Fisik

Promosi seperti ini biasa dijumpai pada acara-acara seperti konser, pameran, bazar, seminar dan lainnya. Umumnya dilengkapi dengan booth sebagai penunjang atau pendukung produk yang ditawarkan sehingga pelanggan bisa secara langsung melihat, menjangkau bahkan mencobanya.

Namun kekurangan dari promosi dengan cara seperti ini ialah kurangnya mendapat calon konsumen dalam jumlah yang banyak. Kegiatan memasarkan produk hanya ditawarkan pada acara tertentu sehingga pelanggan juga berasal dari satu lokasi saja.

Melalui Media Konvensional

Promosi menggunakan media konvensional melalui majalah, koran, iklan banner, radio, televisi, tabloid atau lainnya dulu pernah menjadi salah satu cara yang cukup efektif untuk menarik minat calon konsumen karena memang sering dibaca oleh mereka.

Baca Juga: Situs Belanja Online Terbaik

Jika dibandingkan dengan promosi secara fisik, melalui media konvensional ini lebih bisa menjangkau banyak calon pelanggan. Namun kekurangannya ialah memerlukan biaya cukup mahal, karena adanya tarif pembayaran ketika iklan dipasang.

Melalui Media Digital

Adanya perkembangan teknologi juga mempengaruhi perubahan cara promosi menggunakan media digital seperti melalui sosial media, search engine, website dan masih banyak lagi. Banyak pengusaha yang memilih metode ini karena dirasa lebih mudah pemasangannya.

Selain itu, pemasangan promosi pada media internet juga kemungkinan lebih banyak menjangkau calon konsumen meskipun berada di lokasi yang berbeda. Namun, cara ini menuntut para pemasang iklan untuk tetap kreatif dalam memasarkan produk karena adanya saingan dari kompetitor.

Contoh-contoh Promosi

Contoh-contoh Promosi

Pengertian media promosi merupakan sarana memasarkan suatu produk agar dikenal masyarakat sebagai calon pelanggan. Biasanya terdiri dari dari beberapa jenis. Untuk lebih jelasnya lagi, inilah contoh-contohnya:

Promosi Grand Opening

Biasanya apabila sedang ramai-ramainya pembukaan rumah makan baru akan diadakan grand opening dan soft opening. Di sana akan menawarkan menu makanan dengan harga lebih murah.

Tujuannya ialah untuk menarik minat pembeli agar tertarik hadir mencicipi menu makanan di rumah makan baru tersebut. Hal ini sangat bermanfaat demi membangun citra dan kualitas sebuah restoran di mata masyarakat.

Buy One Get Two Products

Mungkin istilah “buy one get two” sudah sering Anda temui di beberapa toko penjual sepatu. Meskipun biasanya memang harga dinaikkan daripada sebelumnya, namun cara ini memang terbukti efektif untuk menarik pembeli agar membelinya.

Pembeli akan sangat tertarik dengan adanya promo ini, sebab mereka akan mengira telah melakukan penghematan dan mengeluarkan sejumlah uang untuk satu harga namun bisa mendapatkan dua produk sepatu sekaligus. Tentu saja, strategi ini dapat meningkatkan angka penjualan.

Promosi di Operator Telekomunikasi

Selanjutnya ada promosi biasa digunakan oleh operator telekomunikasi yang memakai istilah seperti “telefon 5 menit akan mendapatkan gratis menelfon selama satu jam”. Tentu saja hal seperti ini akan sangat menarik pelanggan untuk membelinya.

Promosi yang lain juga bisa digunakan seperti Lebih hemat! Dapatkan paket kuota 15GB hanya dengan 50 ribu saja!”. Tentu saja kalimat tersebut menonjolkan harga murah akan lebih mudah menarik pelanggan untuk membelinya.

Diskon Besar-besaran

Bagi Anda yang suka berbelanja di mall pasti sering mendapati diskon 10% bahkan sampai 75%. Potongan harga tersebut tentu saja sangat menarik perhatian para pengunjung department store untuk membeli meskipun produk tersebut masih belum dibutuhkan.

Strategi promosi seperti ini memang sangat efektif untuk meningkatkan penjualan. Mengingat bahwa pengunjung department store sangatlah banyak sehingga target promo pun akan menjangkau lebih banyak pelanggan daripada lokasi lainnya.

Paket Makan di Rumah Makan

Paket menu yang disediakan di restoran biasanya menyediakan makanan lengkap dengan minumannya dalam harga lebih murah jika dibandingkan dibeli per satuannya. Promosi seperti ini dianggap oleh pelanggan cenderung tidak ribet ketika memesannya.

Dalam satu paket yang sudah tersedia lengkap makanan dan minuman dari pihak restoran akan memudahkan pelanggan ketika pemesanan. Dengan begitu, mereka akan tertarik membelinya karena dirasa lebih mudah dan murah.

Harga Rp 19.999 atau Rp 9.999

Pasti Anda sudah sangat sering menemui harga dengan angka tidak bulat seperti itu, padahal ini merupakan salah satu strategi dari produsen untuk membut konsumen menganggapnya lebih murah daripada biasanya.

Harga-harga seperti Rp 19.999 memang lebih kecil daripada Rp 20.000, namun selisih tersebut memang cukup efektif untuk menarik minat pelanggan agar membeli produk yang ditawarkan sehingga sampai saat ini pun strategi ini masih saja digunakan.

Adanya Cashback

Dalam pembelanjaan secara online, pasti Anda sudah sering menemui adanya cashback yang didapatkan setelah pembelian suatu produk tertentu. Cara ini menjadi salah satu metode promosi populer dan efektif terutama di marketplace.

Misalnya jika cashback ditawarkan sebesar 10% dengan minimal pembelanjaan Rp 500.000, maka Anda akan memperoleh pengembalian sebesar 50.000 saja, artinya harga sebenarnya ialah Rp 450.000. Itu pun apabila berbelanja sesuai harga yang sudah ditentukan.

Adanya Kata-kata Free Ongkir

Kebanyakan dari calon pembeli yang berbelanja lewat online shop akan membatalkan pembeliannya karena ongkir dirasa cukup mahal dan cenderung memberatkan pada biayanya. Kini banyak sekali toko menggunakan free ongkir sebagai salah satu jenis promosi.

Dengan mecantumkan kata-kata free ongkir atau gratis ongkos kirim tentu saja akan menarik minat konsumen untuk yakin melakukan pembelian pada suatu produk. Hingga kini sudah banyak marketplace lebih diminati masyarakat karena menawarkan promo menarik tersebut.

Adanya COD atau Bayar di Tempat

Jual beli secara online memang terkadang menimbulkan keraguan atas kualitas produk yang ditawarkan benar-benar sesuai dengan foto atau tidak. Kini muncullah promo COD atau bayar di tempat sehingga pembeli akan melakukan pembayaran saat bertemu penjual dan melihat barangnya.

Adanya penawaran COD seperti ini juga bisa menjadi salah satu cara untuk menimbulkan kepercayaan kepada calon pembeli nantinya. Alasannya, produk yang ditawarkan jelas sesuai dengan foto sehingga promosi tersebut sangat akan menurunkan resiko kerugian oleh konsumen.

Adanya Penawaran Garansi

Contoh promosi berikutnya yang kerapkali digunakan adalah adanya penawaran garansi dari pihak penjual. Biasanya pelanggan akan merasa lebih terjamin dengan produknya sehingga yakin untuk melakukan pembelian di toko tersebut.

Garansi merupakan jaminan apabila produk yang dibeli mengalami kerusakan. Tentu saja hal ini sangat menguntungkan pihak konsumen, karena mereka tidak perlu mengeluarkan sejumlah uang untuk melakukan perbaikan.

Jaminan Uang Kembali

Bentuk garansi selanjutnya juga bisa dilakukan dalam bentuk pengembalian uang apabila produk yang sudah dibeli tidak sesuai spesifikasi ketika ditawarkan. Dengan adanya jaminan seperti ini, pelanggan akan lebih percaya kepada pihak penjual bahwa barang dijualnya memang berkualitas.

Biasanya jaminan seperti ini digunakan pada online shop, dimana calon pembeli tidak bisa melihat secara langsung kuaitas dari produk. Misalnya garansi uang kembali apabila skincare atau sepatu dengan merk tertentu ternyata abal-abal.

Mendapatkan Gratis Makan Ketika Berulang Tahun

Promosi seperti ini sering ditemui di rumah makan atau restoran. Biasanya mereka cukup membutuhkan bukti berupa tanda pengenal baik KTP, SIM ataupun kartu lainnya yang sudah tertera tanggal lahir pemilik.

Promosi seperti ini memang sangat efektif untuk menarik minat calon pembeli karena mereka akan mengingat-ingat tanggal ulang tahun dan berniat datang ke rumah makan tersebut. Jika rasa dari menu makanan dirasa cukup berkualitas, tentu saja pelanggan akan hadir kembali.

Cuci Gudang

Cuci gudang merupakan salah satu upaya dari produsen untuk menghabiskan produknya demi menggantinya ke barang baru. Biasanya penjualan akan dilakukan dalam kisaran harga lebih rendah. Tentu saja usaha seperti ini berhasil menarik minat konsumen ingin membelinya.

Kata-kata ini diyakini mampu menarik minat konsumen untuk membelinya karena stock barang yang terbatas dan juga harga lebih murah. Promosi tersebut sangat efektif meningkatkan angka penjualan dari suatu produk lama agar produsen tidak mengalami kerugian terlalu besar.

Promo Spesial Hari Libur

Promo-promo yang hanya ada ketika weekend biasa ditemui di supermarket tertentu. Pada umumnya strategi promosi ini sangat dinantikan oleh para konsumen demi mendapatkan kebutuhannya dengan harga yang lebih murah.

Tidak hanya di supermarket saja, penggunaan promo hanya di hari tertentu juga biasa dilakukan oleh beberapa department store. Misalnya, Anda mendapati adanya diskon besar-besaran hanya pada saat lebaran, libur natal ataupun tahun baru.

Memakai Kata “Terbaik”

Sampai saat ini, penggunaan kata “terbaik” memang bisa menarik perhatian para pembeli untuk melirik produk tertentu. Sebab calon pelanggan sudah dipastikan mencari barang-barang dengan kualitas baik dan terpercaya seperti yang ditawarkan saat di promosi.

Baca Juga: Arti Freelancer Adalah

Contohnya seperti “Hanya di toko ini, Anda akan mendapatkan produk dengan kualitas terbaik!. Pasti kalimat tersebut sudah sering dijumpai di beberapa toko online maupun offline dalam mendongkrak angka penjualan.

Itulah penjelasan lengkap mengenai pengertian promosi: definisi, tujuan, jenis dan contoh promosi yang hingga saat ini perannya sangat penting untuk meningkatkan angka penjualan dari produk di suatu perusahaan tertentu.

Tinggalkan komentar