Pengertian Web Server

Pengertian Web Server, Fungsi, Contoh & Cara Kerjanya

Diposting pada

Jika membahas seputar website dan internet, Anda pasti sering bertanya mengenai pengertian web server, fungsi, contoh & cara kerja web server. Hal ini karena banyak sekali kepentingan yang dapat diselesaikan melalui software tersebut. Faktor lainnya karena posisinya sebagai pusat kontrol. Berikut pembahasan lengkap tentangnya.

Pengertian Web Server

Pengertian Web Server Adalah

Anda pasti tidak asing lagi dengan istilah web server. Sebuah perangkat lunak atau sering disebut sebagai software yang bertugas menerima permintaan dari client juga browser. Hal ini artinya Google akan dapat menampilkan halaman permintaan dari pengguna.

Baca Juga: Pengertian Website

Menurut beberapa ahli seperti Solochin dikatakan bahwa pengertian web server adalah sebuah perangkat lunak yang sudah terpasang di komputer atau laptop. Fungsi utamanya sebagai penerima permintan dari pengguna ketika mengakses browser dengan format Http dan Https, kemudian diubah menjadi dokumen Html.

Khairil sebagai ahli juga menganggap bahwa web server adalah sebuah perangkat lunak yang bertugas layaknya tulang belakang atau punggung dari situs. Kemudian menunggu untuk melakukan proses terhadap permintaan hingga berhasil memunculkan hasil data yang sudah dilakukan.

Secara umum, pengertian dari web server adalah sebuah software yang bertugas untuk mengirim, menerima, serta mewujudkan permintaan dari pengguna ke dalam layar. Maka sering pula dianggap sebagai otak atau pusat kendali.

Cara Kerja Web Server

Cara Kerja Web Server

Secara sekilas, web server bertugas memroses permintaan pengguna. Kemudian akan mengembalikan berkas yang diminta. Tidak heran bila secara tidak langsung dianggap sebagai software pelayan pengguna dalam browser. Server juga selalu membutuhkan internet agar dapat menjalankan akses.

Klien Meminta Data

Cara kerja web server yang pertama diawali oleh klien. Lebih sering disebut sebagai browser atau Google, yaitu mesin pencarian yang memroses segala permintaan pengguna. Semua yang Anda ketikkan ke kolom maka membutuhkan bantuan dari pusat kontrol sebuah situs.

Tahap ini merupakan pertama kalinya web server bekerja. Jika klien tidak melakukan permintaan apapun di kolom pencarian, maka juga tidak akan berlanjut. Kemudian berikutnya barulah usaha tersebut diproses dan dikirimkan ke sumber lainnya.

Untuk dapat mengetikkan perintah dari klien, maka membutuhkan sebuah perangkat komputer maupun laptop sebagai medianya. Hal ini juga mengharuskan Anda untuk terhubung ke akses jaringan internet. Meski ada beberapa web server yang bisa dijalankan secara offline ketika sudah berhasil terpasang.

Instruksi Permintaan Dikemas ke TCP

Jika Anda bertanya seputar pengertian web server, fungsi, contoh dan cara kerja web server, maka tahapan kedua ini merupakan salah satu jawabannya. Ketika ada permintaan data yang diketikkan oleh pengguna di mesin pencarian Google atau browser lainnya. maka langsung dikemas dan dimasukkan ke TCP.

Pada tahap ini, semua permintaan akan diuraikan dan dijelaskan. Kemudian dipersiapkan untuk dikirim ke masing-masing komponen yang berhubungan. Hal ini memudahkan agar semua pesan bisa terrealisasi dengan baik tanpa adanya gangguan maupun konflik yang muncul.

Dalam tahap pemrosesan pesan di TCP ini, biasanya bisa terjadi kegagalan maupun kesuksesan. Hal ini dipengaruhi oleh jaringan yang digunakan. Jika lancar, maka hanya berlangsung dalam waktu singkat namun sebaliknya, bila koneksi cenderung buruk mengakibatkan proses yang lama bahkan bisa jadi gagal.

Mengirimkan Permintaan Pengguna

Tahap berikutnya sebagai cara kerja dari web server yaitu mengirimkan permintaan yang sudah Anda ketikkan. Secara otomatis, dari TCP request tersebut dikirimkan ke server. Beberapa saat kemudian jika berhasil maka akan ditunjukkan hasil permintaannya.

Pada tahap ini, juga berlaku sebuah browser yang bekerja layaknya robot. Anda tinggal mengetikkan perintah ke kolom mesin pencarian. Kemudian selanjutnya diproses untuk diwujudkan. Google akan mencari terlebih dahulu seputar permintaan yang dimaksud.

Setelah menemukan pencariannya, maka dengan segera akan ditampilkan ke layar. Namun jika terjadi kendala maka akan muncul angka 404 dengan layar serba putih. Hal ini artinya sedang terjadi masalah, baik secara koneksi maupun gangguan lain.

Fungsi Web Server

Fungsi Web Server

Sudah sering digaungkan jika web server sebenarnya bertugas sebagai pengirim. Terkadang diartikan pula sebuah jembatan antara pengguna dengan data. Anda bisa mengetikkan perintah kemudian akan diproses baru dimunculkan kembali sesuai permintaan.

Halaman web yang digunakan untuk memroses permintaan boleh beragam. Mulai dari pesan teks, audio, video atau bahkan dokumen-dokumen tertentu. Fungsi web server secara lebih spesifik itu mengontrol akses berdasarkan nama host atau nomor IP.

Web server juga bertugas menjalankan peran sebagai PHP yaitu Personal Home Page yang nantinya akan memroses teks di dalam server. Kemudian terakhir juga menjalankan posisi sebagai SSI atau kependekan dari Server Side Includes.

Contoh-Contoh Web Server

Contoh Web Server

Anda pasti sudah sering mendengar bahwa web server merupakan sebuah perangkat untuk mengontrol agar suatu aplikasi bisa mengirimkan permintaan dalam bentuk format Http. Fungsi lainnya juga menjalankan aplikasi melalui bahasa pemrograman agar dapat berjalan sesuai keinginan. Semuanya tidak terlepas dari contoh-contoh.

Apache

Apache Server

Contoh web server pertama ini cukup populer apalagi bagi kalangan anak SMK. Bahkan sampai ke bangku kuliah pun sudah sering menjumpainya karena sering digunakan untuk praktik. Produk ini paling banyak dipakai oleh berbagai kalangan apalagi untuk bahasa pemrograman cukup umum.

Memiliki nama lengkap Apache Httpd, ini dikembangkan untuk membangun sistem yang bernama Htp open source. Tujuan akhirnya agar contoh web server satu ini bisa diterapkan dalam operasi modern. Hal lain yang ingin dicapai adalah memberikan tingkat keamanan, efisien dan kestandaran bagi pengembang aplikasi.

Proyek web server ini baru diluncurkan pertama kali pada tahun 1995. Kemudian pada tahun 1996 mulai dikenal banyak orang bahkan hampir menjadi terpopuler saat itu. Kini menginjak usia lebih dari dua puluh tahun namun keberadaannya masih sangat dibutuhkan. Bahkan selalu muncul versi terbaru dengan kualitas lebih baik.

Apache Tomcat

Apache Tomcat

Masih berasal dari produk yang sama, web server berikutnya ini tidak kalah populer. Hal ini karena ciri khasnya yang cenderung menonjolkan kepemihakan kepada keluarga besar Java. Terbukti jika Anda pernah mengerjakan tugas memanfaatkan Java Servlet, pasti pernah berhubungan langsung dengan Apache Tomcat.

Apache Tomcat juga terkenal sebagai salah satu open source khusus Java Servlet, Serverpage, Expression Language dan Websocket. Semua teknologi tersebut berada di bawah kendali Java Community Process. Bahkan terbukti telah mentenagai segudang aplikasi web skala besar.

Aplikasi web yang ditenagai oleh Apache Tomcat berasal dari banyak industri maupun organisasi. Hal ini terbukti secara jelas dicantumkan dalam halaman wiki Powered by Apache Tomcat. Kelangsungan hidupnya bergantung pada Apache Software Foundation. Hingga kini telah meluncur versi terbaru yaitu 6.0.48.

Caddy

Caddy Web Server

Contoh web server berikutnya ini merupakan sebuah proyek hasil perkembangan dari Matt Holt. Dibuat khusus untuk penggunanya yang menyukai atau berprofesi di bidang desainer, blogger serta web developer. Hingga kini, keberadaannya masih banyak digunakan karena memiliki konfigurasi lebih humanis.

Caddy juga mendukung banyak sekali protokol juga teknologi baru. Mulai dari Http/2, Ipv6, Markdown, Websocket serta FCGI. Terbukti bahwa kinerjanya sudah sangat berkualitas sehingga bisa bekerja dengan segala produk berkaitan. Bila tidak, maka tidak akan mungkin banyak proyek tergabung.

Bahkan, selain 5 teknologi baru yang sudah dijabarkan masih ada deretan protokol lain yang didukung. Mulai dari Https, Multicore, Logging, Headers, Reverse proxy, Rewrites & Redirect, Celan URL, Gzip, Directory Browsing serta Virtual Host sebagai penutup. Terbukti banyak sekali proyek-proyek yang tergabung di dalamnya.

LiteSpeed

LiteSpeed Web Server

Web server berikutnya ini sudah ada sejak tahun 2013 dan dikembangkan oleh LiteSpeed Technology. Meski tergolong cukup lama, namun hingga kini masih tetap eksis sekalipun telah muncul banyak teknologi baru. Faktor pengaruhnya tidak lain karena mendukung penuh Http/2. Juga terkenal karena keberanian klaimnya.

Salah satu yang diklaim oleh LiteSpeed adalah membuktikan jika dirinya sebagai web server yang mampu menempati posisi pengganti Apache Httpd. Bahkan janjinya pada pengguna akan memberikan pelayanan kompatibel. Di sisi lain, menjamin kenaikan performa serta stabilitas agar semakin tinggi.

Tidak hanya itu, dari segi keamanan juga terjamin. Mengingat ini merupakan salah satu faktor terpenting yang dicari oleh pengguna. Hal tersebut karena sebaik-baik web server tetap harus menawarkan safety. Fiturnya seperti Http/2, Https, IPv4 & IPv6, GZIP dan masih banyak lagi.

Lighttpd

Lighttpd Web Server

Jika Anda merupakan pengguna yang sedang mencari web server penyedia layanan super cepat, Lightpdd adalah jawabannya. Terbukti hingga kini posisinya masih terdepan sehingga tidak heran bila terus dipilih oleh pemakai. Kehadirannya sengaja untuk memperjelas bahwa server haruslah optimal dan berperforma.

Karena klaimnya akan keoptimalan dan performa tinggi, membuatnya selalu dipilih oleh pengguna. Keunggulan dari web server ini juga memiliki memori footprint. Kehematannya lebih terjaga dibandingkan dengan server jenis lainnya. cocok sekali bagi server yang bermasalah dengan loading tinggi.

Keunggulan lain yang dimiliki oleh Lightpdd ini terletak pada manajemen cpu yang sangat baik. tidak hanya itu, memiliki banyak fitur mendukung juga merupakan faktor kelebihan yang tidak semua server milikinya. Terjamin secara lisensi BSD. Kemudian hingga tahun 2016 tercatat versi terbarunya 1.4.43.

Glassfish

glassfish web server

Contoh web server berikutnya ini ternyata masih teman dengan Apache Tomcat jika Anda memanfaatkan Netbeans. Glassfish mengklaim bahwa dirinya sebagai web server pertama khusus aplikasi Java EE yang tidak hanya sebatas Indonesia, bahkan dunia. Melihat perkembangannya, ini dikhususkan oleh pengguna Java.

Sampai saat ini, Glassfish masih banyak dipilih karena kualitasnya yang terjaga. Terbukti dari sekian banyaknya fitur pendukung. Seperti memiliki bagian inti meski ringan tetapi tetap ekstentibel. Menyediakan web container milik pribadi. Kemudian mendukung high availability clustering.

Tidak hanya sebatas fitur tersebut. Masih terdapat banyak lainnya seperti mendukung load balancing. Anda tidak perlu khawatir akan terjadi lemot atau akses lama karena dipastikan proses loading berjalan seimbang. Bagi pemula, halaman administrasi untuk manajemen maupun konfigurasi juga mudah dipakai.

IIS

IIS web server

Web server berikutnya kali ini adalah buatan Microsoft. Terbukti sebagai satu-satunya yang mendukung teknologi seperti ASP.NET serta lainnya. Tetapi IIS juga menjalankan bahasa pemrograman lainnya seperti PHP, Python dan masih banyak lagi. Sejak dahulu hingga kini masih banyak dipakai.

Sebetulnya, di semua operasi Windows sudah terpasang secara otomatis web server IIS. Anda tidak perlu memasang ulang karena cukup mengaktifkan saja ketika membutuhkan. Namun banyak pengguna yang kurang menyadari sehingga sering memiliki web server ganda kemudian menghabiskan banyak ruang penyimpanan.

IIS juga dimanfaatkan untuk aplikasi web bahkan media streaming. Keunggulan yang paling terlihat terletak pada sistem arsitekturnya yang terbuka. Pengguna tidak perlu mengkhawatirkan proses-proses tidak aman. Didukung pula dengan fitur-fitur seperti manajemen yang terpusat, admin tool yang kokoh, dan masih banyak lainnya.

Cherokee

Cherokee web server

Web server berikutnya ini dikembangkan oleh Alvaro Lopez Ortega. Keberadaannya cukup lama karena sudah ada sejak tahun 2001. Tetapi meski terbilang jaman dahulu, hingga kini masih banyak dipakai. Namun pastinya tidak mempertahankan sistem-sistem lama yang tidak berlaku dan menghambat kinerja.

Justru Cherrokee terkenal sebagai web server yang selalu mengadakan pembaruan, inovatif, memiliki banyak fitur yang dibutuhkan oleh pengguna. Hal ini memudahkan Anda sehingga dalam satu perangkat saja dapat difungsikan banyak kepentingan. Klaimnya juga mudah ketika dikonfigurasi.

Terdapat beberapa fitur pendukung Cherrokee mulai dari halaman cantik yang mempermudah dalam manajemen web server. Proses kinerjanya berjalan di atas Linux, OSX, Solaris serta BSD. Kemudian mendukung pula FastCGI, SCGI, PHP, Uwsgi, SSI, juga CGI. Terdapat pula Http proxy, video streaming, dan content caching.

Jetty

Jetty web server

Dunia Java memang membawahi banyak sekali web server. Selain Glassfish dan Apache Tomcat, ternyata Jetty juga salah satunya. Tahun berdirinya sudah sangat lama, yaitu sekitar 1995. Tidak heran bila disebut-sebut sebagai legendaris. Terlahir sebagai penyedia web server dan Java servlet.

Mendukung banyak sekali fitur mulai dari Http/2, Websocket, OSGI, JMX, JNDI, JAAS, juga integrasi lainnya. Uniknya, semua komponen memiliki sifat open source sehingga pengguna bebas menggunakan untuk kepentingan apapun. Termasuk mengambil keuntungan untuk tujuan komersial.

Baca Juga: Tips dan Trik Sewa VPS Gratis, Murah, dan Berkualitas

Sampai saat ini, Jetty sudah banyak dipakai di berbagai proyek serta produk. Secara development maupun production, Anda juga dapat memakainya saat di dalam perangkat, aplikasi, framework serta lainnya. Tersedia 3 versi, mulai 7 dan 8 yang sedang dalam masa perbaikan, kemudian 9 paling optimal.

Nginx

Nginx web server

Salah satu web server paling favorit kebanyakan orang Indonesia ini biasa disebut Nginks. Khususnya para developer Python, Ruby, Go serta PHP. Selain sebagai web server saja, Nginx juga dibekali fitur-fitur pendukung seperti load balancer yang memungkinkan pengguna untuk mengakses cepat.

Fitur berikutnya seperti application delivery content untuk penerimaan aplikasi content. Ada pula content caching yang akan memudahkan pengguna untuk membersihkan file-file kotoran sehingga tidak terjadi akses lama. Salah satu yang paling ditunggu oleh pengguna yaitu security control untuk pengamanan semua berkas.

Secara monitoring dan manajemen juga sudah terbukti dan unggul. Fitur microservice turut membantu memperbaiki kerusakan-kerusakan kecil ketika terjadi di tengah-tengah proses penggunaan website. Ada pula application gateway memakai FastCGI, uWSGI serta HA proxy.

XAMPP

XAMPP web server

Deretan web server berikutnya ini memiliki nama yang bermakna. X diartikan sebagai cross. Kemudian huruf A kependekan dari Apache. Sedangkan M merupakan MySQL. P berturut-turut adalah PHP dan Perl. Hadirnya XAMPP ini bertindak khusus sebagai web server yang bekerja saat offline.

Pantas saja banyak pengguna masih memilih menggunakannya. Karena bisa menikmati semua fitur meski tanpa adanya jaringa internet yang tersambung. Fungsi lain dari XAMPP juga sebagai hosting. Namun tidak dapat diakses sembarangan. Jika ingin tanpa batasan, maka harus mengambil langkah berbayar.

Kelebihan dari XAMPP banyak sekali mulai dari keamanannya. Hal ini terbukti dari wewenangnya dalam membatasi hak akses di setiap akun. Kemudian dapat berjalan pada background sehingga tidak akan mengganggu aktivitas yang lain. Terakhir, diklaim sebagai web server terbaik tanpa jaringan internet dan log off.

AMPSS

AMPPS web server

Berikutnya ini merupakan web server buatan Softaculous, mirip dengan WAMP dan XAMPP namun berbeda dari 4 keunggulan yang dimiliki. Di antaranya bahasa pemrograman yang digunakan sejenis Python juga memanfaatkan server Python. Terlihat bahwa berasal dari sejenis proyek saja.

Keunggulan lainnya terletak pada fitur MysqlLite Explorer. Kegunaannya menggantikan posisi Phpmyadmin sebagai database web servernya. Dalam kata lain, AMPSS bergerak menjalankan dua tugas sekaligus, yaitu posisinya sendiri juga berperan ke lainnya.

Fitur yang tidak kalah menarik berikutnya yaitu lokal domain. Pengguna bisa bebas meletakkan proyek di tempat manapun sesuai kehendak. Hal ini sedikit berbeda dengan server jenis lainnya yang cenderung mengharuskan klien menaruh produk di dalam folder htdocs. Jika dibandingkan, maka AMPSS cukup unggul.

LAMP

LAMP web server

Contoh web server selanjutnya ini meski berasal dari golongan yang sama sebelumnya namun tetap memiliki perbedaan. Terutama sistem operasi yang dipakai untuk menjalankan proses berasal dari Linux. Hal ini juga tercantum dalam namanya yang diletakkan pada huruf paling depan ā€œLā€ artinya Linux.

LAMP didirikan dengan 3 modul utama. A berarti Apache yang bertindak sebagai web server. Huruf M singkatan dari Mysql yaitu database sebuah server. Terakhir huruf P melambangkan PHP, Perl, maupun Python. Ini artinya terdapat 3 bahasa pemrograman yang digunakan oleh LAMP untuk menjalankan tugas.

Karena LAMP masih sekelompok dengan XAMPP, maka sedikit banyak latar belakangnya cenderung sama. Hanya saja ketika menjalankankan web server satu ini tetap harus menggunakan jaringan internet agar bisa diakses oleh semua orang. berbeda dengan sebelumnya yang sengaja didesain untuk offline.

WAMP

WAMP web server

Berikutnya ternyata juga masih berasal dari golongan yang sama. WAMP ini merupakan web server yang berada di bawah kendali sistem operasi Windows. Ciri khas yang paling menonjol terletak pada komponen utamanya yaitu Apache, MySQL dan PHP. Kelebihan utamanya yaitu memiliki konfigurasi mudah.

Ukuran dari WAMP pun ringan dibandingkan jenis server lain, baik segolongan maupun di luarnya. Tidak heran bila selalu berada di posisi atas karena memudahkan dikelola oleh perangkat apapun. Tidak membutuhkan banyak ruang penyimpanan karena cukup diposisikan di space kecil yang masih tersedia.

Secara sekilas, WAMP memang terlihat sebagai web server paling simpel dibandingkan lain-lainnya yang berada dalam satu golongan. Mulai dari keberadaan fitur yang minim juga fasilitas tidak terlalu banyak bahkan secukupnya. Namun memang diperuntukkan bagi kepentingan tertentu saja sehingga tidak mencatat semuanya.

Easy PHP

Easyphp web server

Anda mungkin sudah pernah mendengar familiar Easy PHP. Sebagai salah satu web server yang berisi paket Apache, Mysql dan sebagainya. Sekilas lama atau mirip dengan XAMPP. Jika dilihat dari namanya mencerminkan keunikan, terutama dalam hal kepemilikan portabilitas yang baik.

Easy PHP populer karena sistem keamanan pengguna-penggunanya benar-benar terjamin. Hal ini terbukti ketika Anda memasang web server ini ke perangkat melalui flash drive maupun penyimpanan lainnya, ternyata dapat dijalankan di komputer atau perangkat lainnya.

Sistem yang dipakai oleh Easy PHP berjenis Tray, terkenal karena memiliki sistem konfigurasi yang disusun secara manual. Memanfaatkan port 8888 sehingga jarang sekali mengalami error. Hal ini menjadi pembeda dengan server lainnya yang masih menggunakan port 8080 yang pada akhirnya menimbulkan konflik.

Bitnami Stack

Bitnami Stack web server

Bitnami Stack terkenal sebagai web server yang mampu mendukung bahasa pemrograman lebih dari satu. Bahkan cenderung banyak jumlahnya. Mulai dari PHP, Java, Perl, Ruby serta Bitnami Stack. Keunggulan lainnya tercermin ketika sedang memasang aplikasi yang berakhir dengan proses sangat mudah.

Dalam menjalankan kinerjanya, Bitanami tidak sendiri. Melainkan didukung oleh banyak aplikasi seperti Django, Jboss, Tomcat, Ruby on Rails, Java dan masih banyak lainnya. Keunggulan lainnya ketika dapat berjalan secara virtual machine, Anda dapat memasangnya pada cloud server.

Bitnami juga mendukung beberapa CMS, mulai dari Joomla, Durpal, WordPress, Prestashop dan lain-lainnya. Jika dilihat sekilas, maka Bitnami layak jika masih dipertahankan oleh pengguna. Selain memudahkan, juga dilengkapi berbagai keunggulan yang ditawarkan.

The Uniform Server

The Uniform Server web serve

Sebagai salah satu web server terbaik, The Uniform Server hingga kini masih sering dibicarakan dan dipakai. Didesain dengan memiliki paket mulai dari PHP, Perl, Apache dan juga MySQL. Keunggulan lainnya juga tidak bersifat cross platform sehingga hanya dapat dipakai di operasi Windows.

Sifat non cross platform ini cukup menguntungkan pengguna. Anda bisa mengakses dan memasangnya di perangkat apapun. Menikmati beragam fitur menarik tanpa harus memenuhi syarat spesifikasi tertentu. Ditambah dengan dukungan keberadaan plugin-plugin tambahan yang membuatnya semakin menarik.

Plugin-plugin yang menyusun The Uniform Server ini di antaranya FTP, SSH, Stunel serta lain-lainnya. Keberadaannya yang beragam ini dianggap bisa mempermudah usaha penggunanya ketika ingin membangun website. Tidak heran bila dianggap sebagai web server ternyaman selain murah.

Virgo

Virgo web server

Java merupakan salah satu perusahaan yang cukup besar sehingga memiliki banyak web server. Salah satunya Virgo. Dapat digunakan untuk menjalankan aplikasi Spring Powered di Java. Keunggulannya didukung oleh keberadaan filter, mulai dari Provisioning, Spring 3, User Region, Web Container dan lainnya.

Virgo hampir mirip dengan Jetty karena dikelola atas kuasa dari Perusahaan Eclipse Foundation. Namun tetap secara kualitas masih terbukti bagus. Pasalnya tidak menerapkan sistem yang menyulitkan pengguna sehingga ketika pemula baru menggunakan maka akan sudah pasti memahaminya.

Selain fitur-fitur yang telah disebutkan, ternyata masih banyak lagi pendukung Virgo. Mulai dari JMX Management, Logging, Hot Deployment, Advanced, Esolution Failure Diagnostics, Legacy Library Support, Equinox Console Extention dan masih banyak lainnya.

Zen Server

Contoh web server berikutnya ini juga tidak kalah unggul dibandingkan sebelum-sebelumnya. Terkenal karena memiliki fitur Enterprese php yang dapat digunakan untuk berbagai kepentingan. Zen Server juga sengaja diluncurkan dengan 2 versi berbayar maupun gratis. Hal ini untuk menyesuaikan permintaan pengguna.

Meski Anda menikmatinya secara gratis, tetap dapat memanfaatkan beragam fitur secara cuma-cuma. Namun tetap dapat berjalan maksimal jika menggunakannya secara tepat sesuai kepentingan tertentu. Tetapi pengguna yang mengambil Zen Server versi berbayar juga tidak akan merasakan kecewa.

Hal ini karena meski Zen Server menerapkan sistem tersebut, namun sebanding dengan fasilitas fitur yang diberikan kepada pengguna. Seperti diperbarui agar tidak mudah lemot serta kualitasnya terbukti bagus. Untuk menjalankan tugasnya, disatukan dengan web lain seeprti IIS, Nginx dan sebagainya.

Baca Juga: VPS Windows Indonesia

Kini Anda pasti sudah paham mengenai pengertian web server, fungsi, contoh & cara kerja web server. Sebetulnya tidak sulit menggambarkan kinerjanya, sebab pada intinya sebuah web server ini yang bertugas untuk mewujudkan keinginan pengguna terlebih saat menggunakan internet.

Tinggalkan Balasan