Perencanaan Pemasaran : Pengertian, Tujuan Dan Manfaatnya

Dalam dunia bisnis yang semakin ketat pada era modern sekarang, maka harus memiliki marketing terbaik. Salah satu cara untuk menunjang keberlangsungan serta kesuksesan usaha perlu adanya perencanaan pemasaran yang bisa mendongkrak penjualan produk Anda.

Pengertian Perencanaan Pemasaran

Bagi orang sudah menggeluti dunia bisnis lama, pasti sudah tidak asing dengan istilah satu ini. Pengertian perencanaan pemasaran adalah suatu bentuk proses manajemen dalam rangka mengatur strategi memasarkan produk atau jasa perusahaan.

Sebuah rencana pemasaran memiliki prosedur yang sistematis dan melalui proses koordinasi untuk memperoleh keputusan mengenai rancangan dalam memasarkan suatu produk atau jasa. Dengan begitu, hasilnya berasal dari persetujuan semua pihak atau elemen dari perusahaan tersebut.

Perusahaan yang menerapkan rencana pemasaran akan mendapatkan keuntungan optimal dan efektif. Kegiatan dalam perencanaan ini juga bermanfaat untuk menggunakan sumber daya secara maksimal. Oleh karena itu, sangat penting memiliki rencana dalam rangka mencapai tujuan perusahaan.

Manfaat Perencanaan Pemasaran

Pengertian Perencanaan Pemasaran

Sebuah rencana tentu saja memiliki kegunaan. Sama halnya dengan perencanaan pemasaran yang sangat berguna untuk mencapai keuntungan maksimal sebuah perusahaan. Simak penjelasan manfaatnya secara lengkap berikut ini:

Mencapai Koordinasi Aktivitas Perencanaan Pemasaran

Proses perencanaan pemasaran meliputi kegiatan yang berurutan secara logis. Dalam melaksanakannya, sebuah perusahaan akan melakukan manajemen atau tata pengelolaan dalam mengembangkan rencana tersebut. Dengan begitu tercapailah koordinasi aktivitas memasarkan produk.

Baca Juga: Pengertian Komunikasi Bisnis

Dalam merencanakan sebuah pemasaran sebenarnya memiliki konsep sederhana. Namun, ketika harus mempraktekkannya inilah menjadi bagian paling sulit. Perusahaan harus mampu menggabungkan semua elemen menjadi satu persetujuan sehingga bisa mencapai tujuan karena kerja sama tersebut.

Perencanaan Pemasaran Sebagai Alat untuk Menghindari Konflik Perusahaan

Menjalankan sebuah usaha tidak pernah lepas dengan datangnya berbagai permasalahan, seperti kegagalan hingga kerugian. Hal tersebut sangat wajar bahkan pada pebisnis yang sudah memiliki jam terbang lama dalam dunia tersebut.

Penggunaan perencanaan pemasaran terstruktur, maka akan menjadi sebuah penyatu ketika terjadi konflik. Rencana tersebut akan menyatukan berbagai pendapat antar elemen perusahaan yang pastinya berbeda-beda. Hasilnya tercapai sebuah kesepakatan dengan persetujuan semua anggota.

Menjadi Gambaran Jelas Bagi Tim Sebelum Bertindak

Tujuan dari sebuah rencana tentu saja agar mencapai tujuan sesuai dengan sistem atau prosedur yang telah ditetapkan. Untuk menuju hasil tersebut, maka sebuah tim marketing perusahaan akan memiliki gambaran jelas dan rinci mengenai langkah-langkah atau prosedur pelaksanaan pemasaran.

Pembuatan perencanaan tidak hanya memberikan angan-angan saja, tetapi menjadi daftar prosedur secara tertulis dan terstruktur. Tim manajemen akan bisa dengan mudah merumuskan konten, metode, pesan, serta media untuk melakukan strategi pemasaran sesuai kebutuhan prospek perusahaan.

Mudah Dalam Menyelaraskan Pemasaran dengan Tujuan Perusahaan

Seiring berkembangnya teknologi yang semakin canggih, maka membuat berbagai bidang kehidupan terkena dampak. Kecanggihan ini seharusnya menjadi alat untuk mempermudah menjalankan aktivitas, telebih pada sektor bisnis. Salah satu ciri kemajuan zaman adalah munculnya ragam media.

Media tersebut meliputi media cetak dan elektronik. Dengan bervariasinya sebuah media, maka sebuah bisnis bisa memanfaatkannya untuk memudahkan pemasaran. Tim marketing yang bertugas membuat perencanaan memasarkan produk jasa akan mudah dalam menyelaraskan dengan tujuan perusahaan.

Perencanaan Menjadikan Pemasaran Lebih Efektif

Dalam proses perjalanan sebuah perusahaan, maka sering mengalami perubahan dalam hal marketing. Hal tersebut sudah biasa karena kondisi yang dialami pasti juga menyebabkan dampak, entah menguntungkan atau merugikan. Oleh karena itu sangat penting dalam merencanakan strategi terbaik.

Melalui sebuah perencanaan yang bagus dan terstruktur, maka tim marketing akan mampu membuat strategi dalam mencapai tujuan lebih baik. Penyusunan rencana secara sistematis ini akan meningkatkan pemasaran menjadi efektif jika membandingkan dengan metode sebelumnya.

Perencanaan Pemasaran Akan Menyamakan Langkah Tim Dalam Bekerja

Pada sebuah perusahaan yang terdiri dari banyak sumber daya manusia dan tim, tentu saja memiliki pendapat berbeda-beda. Misalkan ada beberapa orang menginginkan langkah pekerjaan secara cepat dan ada pula menjalankan kerja dengan santai.

Selain itu, kemampuan komunikasi setiap karyawan juga berbeda. Oleh karenanya, penggunaan perencanaan pemasaran akan mampu menyatukan langkah yang sama dalam melakukan pekerjaan. Satu tim dengan lainnya punya tujuan sama dalam mencapai tujuan perusahaan.

Perencanaan Pemasaran Memberikan Rasa Percaya Diri pada Tim

Membuat rencana menjadi hal wajib oleh setiap perusahaan. Namun, cara dan tujuan perencanaan akan membedakan hasilnya. Sebagai bagian dari tim manajemen, maka Anda harus memiliki strategi sistematis dan terstruktur.

Ketika membuat perencanaan pemasaran ini, maka sebuah tim akan memiliki motivasi dan kepercayaan diri yang semakin bertambah. Setelah menjalankan rencana hingga kemudian terdapat beberapa kendala, maka mereka bisa melakukan evaluasi bersama-sama.

Menentukan Target Pasar dengan Tepat

Penetapan target pasar merupakan kegiatan untuk menilai dan memilih segmen yang akan dipilih oleh sebuah perusahaan. Langkah pertamanya adalah dengan menghitung nilai potensi laba pada setiap bagian secara hati-hati agar tepat.

Dengan membuat perencanaan pemasaran, maka perusahaan lebih mudah dalam mencapai target pasar. Jika segmen sudah tepat dan sesuai sehingga proses perumusan strategi juga menjadi terarah menyesuaikan berdasarkan tujuan perusahaan.

Bagaimana Cara Menyusun Perencanaan Pemasaran?

Bagaimana Cara Menyusun Perencanaan Pemasaran

Ada beberapa ketentuan yang harus Anda lakukan untuk membuat perencanaan pemasaran. Untuk lebih jelasnya, perhatikan beberapa ulasan berikut:

Menentukan Tujuan

Langkah awal ketika akan membuat sebuah rencana pemasaran adalah menentukan tujuan. Penelitian ini meliputi visi dan misi perusahaan. Dengan merumuskannya secara detail dan lengkap, maka sistem kerja kedepannya menjadi lebih terarah dan mudah.

Tujuan menjadi hal sangat penting karena merupakan sebuah dasar atau pegangan dalam melaksanakan kegiatan pemasaran. Penentuan visi misi yang baik dan sistematis juga menentukan keberhasilan perusahaan dalam mendapatkan keuntungan serta kesuksesan pada masa depan.

Tentukan Target Pasar

Target pasar merupakan segmen atau bagian dari masyarakat yang cocok atau sesuai dengan bisnis yang Anda jalankan. Tentukan target marketing secara spesifik supaya lebih fokus dalam melakukan pemasaran sebuah produk atau jasa nantinya.

Salah satu cara yang cukup efektif dan banyak digunakan oleh para pebisnis adalah buyer persona. Ini merupakan sebuah sistem representasi dari tipikal target pasar atau pelanggan suatu jenis usaha. Dalam kegiatan itu, pengusaha bisa dengan mudah memahami segmen marketing secara mendalam.

Pembuatan Strategi Konten

Langkah berikutnya dalam membuat perencanaan pemasaran adalah membuat strategi. Buatlah konten yang berkualitas dengan memanfaatkan kecanggihan media saat ini. Pastikan pembuatan content tersebut juga sesuai target pasar.

Dengan langkah tersebut, maka para calon konsumen merasa tertarik dan menginginkan produk atau jasa yang Anda tawarkan. Pembuatan strategi menjadi bagian dari sebuah bisnis agar mencapai target penjualan. Tidak heran jika keuntungan menjadi hal mudah untuk dicapai.

Kenali Siapa Saja Kompetitor Perusahaan

Dalam berbisnis, tentu saja tidak sendiri. Ada pesaing dengan jenis barang atau jasa yang sama. Oleh karena itu, kenali siapa saja kompetitor perusahaan agar mengetahui trend yang sedang ada pada industri sekarang.

Setelah mengetahui apa yang menjadi trend saat ini, maka akan lebih mudah dalam menentukan strategi pemasaran. Dunia bisnis sama dengan bidang lainnya di mana suatu trend selalu sama mengikuti perkembangan zaman.

Buat Penentuan Performance Indicator

Keberhasilan dari sebuah rencana pemasaran harus menghitungnya supaya mengetahui tingkat keberhasilannya. Penentuan performance indicator adalah sebuah metric yang mampu melakukan pengukuran seperti, traffic organic website, media sosial dan jumlah produk terjual.

Lalu mengapa harus mengetahui hasil rencana padahal belum sepenuhnya terlaksana? Kegiatan pengukuran kesuksesan ini bertujuan agar mampu menciptakan tujuan dalam jangka pendek. Ketika sudah mengetahui bagian yang harus mendapat perbaikan, maka kedepannya strategi lebih baik lagi.

Menetapkan Jumlah Anggaran

Pada setiap kegiatan pemasaran suatu barang atau jasa pasti membutuhkan biaya. Dalam hal ini, rencana marketing juga harus masuk ke dalam list kegiatan dengan anggaran. Supaya dalam menganggarkan dana tidak membengkang harus ada sebuah strategi.

Baca Juga: Pengertian Marketing Mix

Lakukan pengecekan jumlah dana dengan melihat posisi perusahaan saat ini. Misalnya jika bisnis baru mulai, maka jangan mengeluarkan biaya terlalu besar. Kemudian buat daftar operasional pengeluaran. Sebagai contoh, untuk membuat website, gaji penulis konten, pajak penjualan dan lainnya.

Buat List Pekerjaan yang Tidak Perlu Dilakukan

Selain berisikan kegiatan yang harus menjadi skala prioritas dalam rencana pemasaran, sebaiknya juga menuliskan daftar pekerjaan dengan tingkat kepentingan tidak membutuhkan perhatian. Aktivitas ini akan membuat para tim lebih fokus dalam mencapai visi dan misi perusahaan.

Lakukan penulisan secara rinci berisikan daftar-daftar kegiatan tidak perlu supaya tidak membuang-buang mati. Seluruh tim akan memiliki sistem dan aktivitas kerja masing-masing. Dengan penggunaan trik tersebut, maka tujuan menjadi fokus utama bersama seluruh elemen perusahaan.

Manfaatkan Marketing Tool

Pada era modern seperti sekarang ini, berbagai media muncul dan sangat memudahkan dalam melakukan pekerjaan. Salah satunya adalah dalam dunia pemasaran, maka pergunakan marketing tool yang sangat beragam.

Sebagai contoh adalah Google Analytics untuk memberikan informasi grafik, penilaian performa, serta gambaran pengunjung website. Selain itu, dalam kegiatan pemasaran supaya lebih menarik, gunakan Canva sebagai media desain grafis dan HootSuite sebagai pengelolaan media sosial bersama tim.

Hal yang Harus Menjadi Perhatian dalam Perencanaan Pemasaran

Hal yang Harus Menjadi Perhatian dalam Perencanaan Pemasaran

Rencana pemasaran adalah sebuah rencana dalam memasarkan produk supaya sesuai dengan target pasar serta mampu mendatangkan kesuksesan. Saat membuat rencana pemasaran, ada sebaiknya memperhatikan beberapa hal berikut ini.

Menentukan Target Marketing

Hal penting yang harus menjadi fokus dalam membahas sebuah rencana pemasaran adalah dengan menentukan target pasar. Aktivitas penentuan ini menjadi salah satu faktor kesuksesan perusahaan. Jika segmen sesuai dengan produk atau jasa, maka mudah untuk menarik perhatian mereka.

Penentuan target marketing juga penting ketika akan membuat strategi pemasaran nantinya. Tim bisa berunding mengenai hal ini dan melihat faktor-faktor lain yang mempengaruhi. Sebagai contoh, jika segmen pasarnya anak muda, maka sangat pas jika menggunakan metode promosi melalui media sosial.

Membuat Tujuan Akhir

Pembuatan rencana pemasaran bisa Anda lakukan dalam jangka tertentu. Jika ingin mencapai suatu visi misi dalam waktu singkat, maka tentukan tujuan sesuai periode tersebut. Setelah itu, buat sebuah indikator keberhasilan untuk mengetahui bagian strategi yang sukses sehingga dapat melanjutkannya.

Berapa pun periode atau waktu untuk mencapai tujuan, tetap selalu buat rencana pemasaran. Dengan begitu, semua tim dalam perusahaan memiliki pekerjaan masing-masing sehingga lebih fokus. Lakukan rapat khusus dalam membahas rencana pemasaran ini.

Menentukan Media Pemasaran Terbaik

Kecanggihan teknologi membuat segala hal menjadi mudah. Salah satunya adalah beragamnya pilihan media. Kegunaan kanal tersebut tidak hanya sebagai ajang ekspresi diri saja. Sebagai pebisnis ini merupakan peluang bagus sebagai sarana pemasaran produk atau jasa.

Baca Juga: Pengertian Shareholder dan Stockholder

Tentukan pemilihan platform promosi sesuai dengan target pasar agar efektif. Lakukan analisis media pa yang paling banyak segmen marketing gunakan. Jika sudah, langsung saja buat kanal tersebut dan posting konten menarik secara rutin.

Membuat Tim Manajemen Marketing

Pada sebuah perusahaan yang sudah maju, maka dalam melakukan suatu pekerjaan tertentu memiliki tim. Pemilihan grup khusus ini akan memudahkan menentukan jenis kegiatan apa yang sesuai dengan kemampuan para anggotanya.

Jika kesulitan dalam membuat tim dengan menyesuaikan setiap kemampuan karyawan, memanfaatkan jasa konsultan IT. Mereka akan membantu perusahaan dalam menentukan sub bagian sehingga memudahkan dalam merumuskan rencana pemasaran.

Merencanakan Budget atau Anggaran

Hal penting berikutnya adalah merencanakan budget. Dana menjadi faktor penting dalam sebuah pemasaran sehingga bisa berjalan lancar dan mendatangkan keberhasilan. Buatlah anggaran secara konsisten dengan memperhatikan berapa besaran pendapatan setiap bulannya.

Lakukan kegiatan analisa budget realistis dengan mengukur berdasarkan target marketing, talenta atau SDM yang tersedia, periode atau lamanya program pemasaran dan lainnya. Selain itu juga buat agenda investasi konten serta SEO. Kemudian rekrut tim PR (Public Relation) jika membutuhkan.

Kenali Kompetitor

Ketika sudah memiliki konsep yang bagus mengenai perencanaan pemasaran, tapi jika tidak mampu mengenali kompetitor, maka akan terjadi ketidakefektifan hasil. Oleh karena itu, sangat penting memahami apa yang lebih menjadi minat pelanggan saat ini.

Kegiatan mengenali pesaing menjadi hal yang wajib Anda lakukan. Namun, jangan terlalu berlebihan sehingga akan terobsesi. Ketahui posisi perusahaan dan jangan mau kalah, tetapi tidak dengan cara yang tidak sehat. Tetap lakukan pemantauan menggunakan langkah-langkah kompetitif.

Menganalisa Situasi Terkini

Keadaan bisnis selalu berkembang setiap saat. Oleh karena itu penting untuk menganalisa situasi terkini dengan cermat. Sebagai contoh adalah potensi konsumen, kekuatan dan kelemahan perusahaan, serta situasi persaingan dan trend terkini.

Pengalokasian Sumber Daya

Ketika membuat sebuah rencana pemasaran, maka harus membuat perencanaan implementasi detail dan terstruktur. Jangan hanya menuliskan garis besar rencana saja. Hal tersebut meliputi kebutuhan sumber daya.

Sumber daya menjadi bagian penting dalam rangka mengimplementasikan rencana pemasaran. Mengapa demikian? Karena, menyakut kegiatan pengalokasian dana juga. Selain itu, dalam rencana pemasaran juga mencantumkan kemungkinan situasi kedepannya yang mungkin terjadi.

Kesalahan dalam Melakukan Perencanaan Pemasaran

Kesalahan dalam Melakukan Perencanaan Pemasaran

Meskipun sebuah pembuatan rencana pemasaran terlihat mudah, namun pada prakteknya masih banyak pebisnis melakukan kesalahan. Untuk terhindar dari hal-hal tersebut, maka pelajari beberapa kelalaian ketika membuat perencanaan pemasaran berikut ini:

Penentuan Waktu Perencanaan Pemasaran

Kesalahan pertama yang masih sering terjadi, terutama pada pebisnis pemula adalah masalah penentuan timing. Saat sudah membuat rencana berupa data potential buyer, produk dengan desain menarik, namun waktunya tidak tepat akan menyebabkan pemasaran memberikan hasil tidak efektif.

Waktu tidak tepat ini adalah ketika konsumen tidak memiliki daya tarik terhadap produk tersebut. Sebagai contoh, Anda mempromosikan diskon produk kecantikan ketika sedang tahun ajaran baru. Kesalahan timing juga berdampak pada budget besar namun hasilnya nihil sehingga membuang-buang uang saja.

Penggunaan Konten Tidak Tepat Sasaran Dalam Perencanaan Pemasaran

Konten menjadi kunci ketika melakukan pemasaran. Seorang pebisnis dapat menggunakan berbagai media digital karena kecanggihannya mampu mempermudah proses promosi. Namun, jika salah membuat sebuah postingan, tentu saja tidak akan ada yang meresponnya.

Contoh yang sering terjadi adalah pembuatan konten dengan bahasa tidak baik. Misalnya, penggunaan simbol-simbol dan bahasa “alay” kurang komunikatif. Pemilihan cara penyampaian content ini terkadang membuat orang awam sulit memahaminya.

Strategi Perencanaan Pemasaran Tidak Tepat

Selain pembuatan konten yang kurang sesuai dengan target pasar, kesalahan selanjutnya adalah penggunaan strategi juga berpengaruh terhadap hasil pemasaran. Kegiatan promosi menjadi sebuah trik dan jitu ampuh dalam menjaring konsumen sebanyak-banyaknya.

Strategi promosi yang tidak tepat justru akan membuat pelanggan enggan melirik produk Anda. Contoh dari kasus ini adalah adanya sebuah perusahaan yang memberikan promosi namun dengan cara memaksa dan mengejar-ngejar calon pelanggan. Hal ini justru membuat mereka risih dan malas.

Tidak Melakukan Pembaruan Data Pada Perencanaan Pemasaran

Data dalam hal ini berkaitan dengan demografi, perilaku pembeli, rata-rata pendapatan, serta lainnya. Informasi tersebut sangat mempengaruhi keefektifan kegiatan marketing. Jadi, jika terus melakukan up date karena sesuai dengan kondisi sekarang.

Namun, masih banyak pebisnis kurang memahami faktor penting ini. Mereka tidak melakukan pembaruan data sehingga kegiatan pemasaran tidak memberikan hasil efektif. Sebaiknya lakukan verifikasi langsung ke lapangan untuk mencocokkan data tersebut.

Kurang Berkomunikasi dengan Konsumen

Komunikasi menjadi faktor penentu konsumen percaya dengan pelayanan sebuah bisnis. Kesalahan yang sering terjadi adalah banyak pengusaha mengabaikan hal ini. Mereka menganggap pelanggan adalah hanya pemberi pendapatan saja tidak lebih.

Padahal asumsi seperti itu salah besar. Konsumen tidak hanya sebagai pemberi manfaat pendapatan saja, tetapi mereka merupakan sumber kepercayaan agar produk dapat terjual kembali. Dengan adanya pelanggan, maka ada jaminan barang dagangan Anda akan tetap laku

Tidak Melakukan Pengukuran Efektivitas Perencanaan Pemasaran

Marketing sangat penting entah untuk perusahaan besar maupun kecil. Seiring berkembangnya bisnis, pemasaran produk akan dibutuhkan terus menerus. Biaya pengeluaran kegiatan promosi pasti memiliki jumlah berbeda, namun dengan tujuan sama yaitu keberhasilan dan peningkatan pemasukan.

Lalu apa kesalahannya? Kesalahan yang sering terjadi adalah tidak melakukan pengukuran efektivitas promosi. Padahal kegiatan ini penting dan cukup sederhana. Perhatikan bagian dari strategi promosi mana dengan dan tidak memberikan hasil.

Kurang Mengenali Kompetitor dengan Baik

Seperti yang sudah banyak pebisnis pahami, jika dalam melakukan sebuah usaha tidak lepas dari persaingan. Meskipun bersaing, namun lakukanlah pengenalan terhadap kompetitor-kompetitor tersebut. Kemudian ketahui apa saja trend pasar, strategi mereka, serta penentuan harga produk.

Kurangnya pengenalan terhadap pesaing menjadi kesalahan yang sering terjadi. Kebanyakan pebisnis merasa kompetitor sebagai musuh untuk kemudian melawannya. Mungkin benar saja, tapi bukan berarti Anda tidak peduli dengan mereka. Tetap, lakukan pemantauan demi menerapkan strategi terbaik.

Hanya Menggunakan Satu Jenis Media Promosi 

Saat ini media promosi sangat berkembang dan beragam jenisnya. Untuk bisa mendapatkan jangkauan calon konsumen yang luas, maka jangan hanya menggunakan satu macam sarana pemasaran saja. Jika melakukannya, maka hasilnya menjadi kurang optimal.

Dalam rangka memberikan hasil yang maksimal, maka sangat membutuhkan beragam jenis media untuk melakukan promosi. Sebagai contoh, jangan hanya memakai sosial media saja. Gunakan platform pendukung lain, seperti website, pemasangan iklan berbayar dan lainnya.

Beberapa Strategi Perencanaan Pemasaran

Beberapa Strategi

Pada sebuah rencana pemasaran, maka di dalamnya akan tercantum strategi. Ini merupakan cara atau metode yang berguna untuk melancarkan kegiatan promosi. Berikut adalah referensi beberapa strategi marketing era digital:

Media Sosial Marketing

Siapa yang tidak mengetahui platform yang satu ini? Media sosial menjadi salah satu hal paling melekat pada masyarakat modern sekarang. Jumlah penggunanya sangat banyak, terutama kalangan muda. Peluang ini bisa menjadi salah satu trik dalam memikat hati para calon konsumen.

Manfaatkan media sosial sebagai sarana melakukan kegiatan pemasaran. Agar menarik pelanggan, maka unggah postingan konten dengan bentuk unik, meliputi unggahan foto, video, serta caption. Selain itu, selalu jalin komunikasi dengan calon konsumen dengan baik.

Turbo Marketing

Kegiatan bisnis tidak lagi menggunakan cara-cara tradisional yang mana penjual harus menjajakan dagangan langsung kepada konsumen. Dengan kecanggihan teknologi saat ini, pengusaha bisa menggunakan strategi bernama turbo marketing.

Turbo marketing adalah strategi memproduksi, melayani, serta pendistribusian produk secara cepat. Dengan memberikan pelayanan dengan kecepatan ini, maka pelanggan akan merasa lebih puas. Selain itu, akan menjadi satu kelebihan dibandingkan dengan toko lainnya.

Iklan Berbayar

Metode peningkatan pendapatan dengan promosi berikutnya adalah dengan menggunakan strategi iklan berbayar. Cara ini semakin populer karena memberikan hasil atau dampak cukup baik terhadap peningkatan penjualan sebuah usaha.

Salah satu platform penyedia iklan berbayar adalah Google ads. Fitur ini akan memberikan ruang penampilan iklan melalui penelusuran (search engine), display, hingga situs berbagi video populer, Youtube. Saat website tampil paling atas, maka kemungkinan klik iklan semakin besar.

Email Marketing

Selain menggunakan sosial media, banyak pengusaha juga menggunakan strategi email marketing. Ketika membuat rencana pemasaran produk, maka gunakan cara ini untuk memperkuat komunikasi dengan para konsumen.

Selain kelebihan tersebut, strategi ini akan memberikan informasi terbaru seputar produk atau jasa sebuah perusahaan melalui email. Biasanya tim marketing juga menawarkan promosi khusus, diskon, hingga penawaran membership secara eksklusif melalui surat elektronik tersebut.

Telemarketing

Tidak hanya menggunakan email saja dalam melakukan promosi, para pebisnis juga masih bisa menggunakan cara telemarketing. Ini merupakan salah satu strategi dengan memasarkan produk menggunakan telepon.

Namun, perlu memperhatikan jika jangan terlalu memaksa pelanggan ketika melakukan kegiatan promosi. Hal tersebut justru akan membuat mereka kurang nyaman dan malah kabur. Lakukan pendekatan dengan baik dan sampaikan tujuan pemasaran menggunakan bahasa yang komunikatif.

Internet Marketing

Banyak yang menganggap jika metode paling efektif untuk melakukan promosi saat ini adalah menggunakan internet marketing. Dalam strategi ini meliputi, pemakaian website, artikel-artikel SEO, Search Engine Marketing (SEM) dan lainnya.

Ciri-ciri dari e-marketing ini antara lain, tipe promosi lebih fleksibel dan memakai beragam platform, jangkauan pemasaran semakin luas, komunikasi dengan konsumen terjalin responsif terbuka, serta saling aktif mendiskusikan produk.

International Marketing

Pemasaran internasional merupakan strategi dalam pemasaran berikutnya. Lawannya adalah domestic marketing. Sama seperti dengan namanya, kegiatan promosi ini meliputi wilayah hingga ke berbagai wilayah dari seluruh negara.

Baca Juga: Pengertian Manajemen Operasional

Tentu saja dengan jangkauan yang lebih luas, keuntungan akan semakin besar. Namun, ada beberapa tantangan dalam melakukan kegiatan pemasaran internasional ini, seperti kompetisi ketat dan banyak, hambatan hukum, adanya kontrol dari pemerintah, hingga faktor cuaca.

New Wave Marketing

Perencanaan pemasaran belum lengkap jika tidak mencoba menggunakan strategi new wave marketing. Ini merupakan cara dalam melakukan promosi dengan memakai prinsip dasar pemasaran. Orang-orang sering menyebutnya sebagai low budget high impact.

Konsep pemasaran ini muncul pada era Web 2.0 akibat berkembangnya teknologi yang semakin canggih. Dalam menerapkan strategi new wave melibatkan penggunaan media sosial networking, seperti Facebook, Instagram, Twitter dan lain sebagainya.

Ciri-ciri Perencanaan Pemasaran

Ciri-ciri

Salah satu dari tujuan marketing adalah tercapainya hasil efektif dari kegiatan pemasaran. Maka dari itu perlu menyusun rencana promosi produk atau jasa agar menarik perhatian konsumen. Berikut adalah ciri-ciri dari perencanaannya:

Perencanaan Pemasaran Terdapat Strategi untuk Mencapai Tujuan

Dalam sebuah rencana pemasaran terdapat tujuan. Untuk mencapai visi misi tersebut, maka membutuhkan jalan. Inilah kemudian disebut sebagai strategi. Salah satu alasannya yatu, metode marketing sangatlah banyak dan beragam sehingga bisa menyesuaikan berdasarkan kebutuhan.

Ciri utama yang paling menonjol dari sebuah rencana adalah adanya strategi tersebut. Dengan menerapkan sebuah cara, maka perusahaan akan menghasilkan pemasaran lebih optimal. Tentu saja hal ini berguna untuk menarik pelanggan dan menambah pendapatan lebih besar lagi.

Perencanaan Pemasaran Mengalokasian Sumber Daya Jelas

Ciri berikutnya dari sebuah perencanaan pemasaran adalah adanya pengalokasian sumber daya yang jelas dan tepat guna. Ini sangat berbanding terbalik jika melihat perusahaan tanpa sebuah rencana. Mereka akan kebingungan dalam memutuskan pekerjaan serta biasanya dana hilang entah untuk apa.

Jika sudah seperti itu, keadaan perusahaan bisa tambah semakin buruk dan bahkan terpaksa gulung tikar. Maka, untuk menghindari masalah tersebut, gunakan rencana pemasaran. Dengan begitu alokasi dana jelas untuk apa serta hasilnya juga terlihat ke depannya.

Perencanaan Pemasaran Menetapan Produk Sesuai

Produk menjadi hal penting dalam sebuah pemasaran. Ini menjadi bahan utama untuk menarik konsumen serta mendapatkan keuntungan. Produk dapat berupa barang, jasa, atau pun ide kemudian menjadi bahan tawaran kepada para pelanggan.

Dalam sebuah perencanaan pemasaran, produk harus sesuai dengan kebutuhan pasar. Selain itu, juga harus memenuhi keinginan konsumen. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi, seperti nilai estetika, pelayanan, fungsi, hingga penunjang psikologis.

Perencanaan Pemasaran Menetapkan Harga Sesuai

Harga merupakan nilai patokan pada sebuah produk. Ini menjadi ciri-ciri dalam merumuskan rencana pemasaran. Sebagai penjual, patok harga sesuai dengan beberapa faktor, seperti biaya produksi, target pasar, hingga lain berkaitan dengan penawaran dan permintaan.

Ketika terjadi penawaran harus sesuai dengan kondisi produk dan terjadi kesepakatan. Pada aktivitas pemasaran, harga selalu tepat. Kegiatan ini tidak hanya mengacu pada keseimbangan pasar saja, tetapi juga bersaing sehingga mampu menarik konsumen.

Terdapat Jumlah yang Tepat

Jumlah yang tepat dalam kegiatan pemasaran berkaitan dengan prinsip pembelian oleh konsumen. Jika total pembelian tersebut sesuai merupakan kegiatan membeli pada satu waktu dengan memakai pembiayaan minimum oleh pembeli dan pengecer.

Masalah ini tergantung pada jumlah dan ukuran yang tepat dari sebuah produk, baik barang maupun jasa. Salah satu ciri perencanaan pemasaran baik adalah mencantumkan total produk tersebut sesuai dengan jumlah pembelian oleh para konsumen.

Ringkas, Jelas dan Fleksibel

Sebuah perencanaan pemasaran harus merumuskannya secara ringkas, jelas dan fleksibel. Hal tersebut supaya menjadi lebih mudah untuk memahaminya. Tim marketing pada sebuah perusahaan akan membuat daftar strategi dan kegiatan secara lengkap.

Selain itu, rencana promosi produk harus memiliki sifat fleksibel. Maksudnya adalah mampu berubah ketika ada faktor lain yang menghambat atau kurang sesuai pada masa depan. Dengan begitu, bisa langsung mengubah strategi terbaik dan cocok.

Menggunakan Cara Perencanaan Pemasaran yang Sesuai

Dalam kegiatan promosi tentu meliputi komunikasi pemasaran untuk memberikan informasi terkait dengan produk dagangannya. Tujuannya yaitu agar meningkatkan kesadarans dan minat konsumen. Selain itu, juga menciptakan kesetiaan sehingga mereka menjadi pelanggan tetap.

Oleh karena itu, pebisnis perlu menerapkan cara-cara promosi yang sesuai. Strategi ini menjadi bagian dari ciri rencana pemasaran. Jika bagus, maka ada kesesuaian antara pesan promosi dengan target pasar. Itu ditandai dengan tertariknya calon konsumen membeli produk.

Pemilihan Media Perencanaan Pemasaran Yang Beragam

Tempat merupakan lokasi bagi para pebisnis untuk melakukan pemasaran produknya. Agar mudah mencari, maka harus menggunakan media yang familiar. Salah satu ciri dalam rencana pemasaran selanjutnya adalah penggunaan media promosi beragam.

Penggunaan media yang bervariasi akan meningkatkan kesempatan mendapatkan peluang lebih besar dalam mencari pelanggan. Selain itu, masyarakat juga mempunyai kesempatan sama dalam mengakses informasi tersebut.

Masalah yang Terjadi Ketika Tidak Menggunakan Perencanaan Pemasaran

Masalah yang Terjadi Ketika Tidak Menggunakan Perencanaan Pemasaran

Merujuk pada tujuan perencanaan pemasaran, sebuah perusahaan harus mampu memberikan gambaran kondisi pasar secara real. Namun kenyataannya, ada beberapa pebisnis yang tidak menggunakan rencana pemasaran sehingga mendapatkan beberapa dampak berikut ini.

Kehilangan Peluang Memperoleh Laba

Rencana pemasaran memiliki manfaat besar dalam mendatangkan keuntungan. Jika, pebisnis tidak menggunakannya, maka kesempatan tersebut akan hilang begitu saja. Sungguh sangat menyayangkan sekali bukan? Padahal dalam prosesnya, perencanaan sangatlah mudah dan sederhana.

Tanpa sebuah rencana, maka perusahaan seperti bingung harus menuju ke mana. Terombang-ambing tanpa arah tujuan. Dengan begitu, bukan untung yang akan mereka dapatkan, tetapi malah kerugian besar akibat alokasi dana tidak menentu dan tepat sasaran.

Tujuan Tidak Tercapai Secara Realistis

Pada awal pendirian sebuah perusahaan, tentu memiliki tujuan untuk mencapainya bersama-sama seluruh elemen. Namun seiring berjalannya waktu, dunia bisnis mengalami perkembangan serta persaingan semakin ketat.

Dengan adanya fenomena tersebut, maka sebuah rencana menjadi solusi terbaik. Walalupun terkadang ada perusahaan yang tidak mau menggunakannya. Dampaknya yaitu, mereka tidak akan bisa mencapai tujuan tersebut secara nyata karena tidak tahu harus melakukan apa.

Perselisihan Terjadi Antar Fungsional

Saat menjalankan sebuah usaha, maka akan banyak orang yang terlibat sesuai dengan bidang kemampuannya masing-masing. Jika tidak menggunakan rencana pemasaran, maka karyawan ini tidak bisa bekerja secara teratur dan efektif.

Kejadian tersebut akan menimbulkan perselisihan antar fungsional yang mana salah satu merasa lebih ahli dalam melakukan suatu bidang. Ketika melaksanakan kegiatan tanpa perencanaan, justru akan semakin tidak karuan dan jika sudah ada pertentangan sangat sulit untuk maju.

Tidak Mampu Menghadapi Pesaing

Pada era globalisasi dengan kecanggihan teknologi seperti sekarang ini, membuka peluang bagi siapa saja untuk mengembangkan bisnisnya. Jika Anda hanya menggunakan cara-cara lama, maka jangan harap bisa bersaing dengan kompetitor yang lebih unggul dan canggih.

Baca Juga: Pengertian Manajemen Pemasaran

Perusahaan tanpa sebuah rencana tentu saja akan mengalami kesulitan untuk bersaing apalagi mengalahkan kompetitornya. Dengan begitu, mereka justru semakin terpuruk dan produk susah berkembang.

Produk Kurang Peminatnya

Dampak dari tidak menggunakan perencanaan pemasaran berikutnya adalah produk kurang peminatnya. Padahal, melakukan riset sebelum membuat rencana itu sangat penting. Kegiatan tersebut berguna untuk mengetahui apa yang sedang paling dicari oleh masyarakat.

Apabila perusahaan tidak menggunakan perencanaan pemasaran, maka produk yang mereka luncurkan kurang menarik di mata calon konsumen. Bisa saja, kini masyarakat lebih menginginkan barang atau jasa dengan konsep lebih kekinian atau modern.

Membuat Anda Tidak Realistis

Pebisnis selalu berhadapan dengan pasar dan kenyataan. Pada awal sebuah ide bisnis tersebut muncul, maka Anda sudah memiliki bayangan kesuksesan dengan jenis usaha tersebut. Namun tidak cukup dengan imajinasi saja, mimpi itu harus segera menjadi kenyataan.

Meskipun pengusaha mengetahui kejadian nyata pada pasar, kenyataannya mereka yang tidak menggunakan perencanaan pemasaran justru menjadi tidak realistis. Dengan begitu ketika menghadapi kegagalan, justru lebih emosional dibandingkan mencari solusi dan memperbaikinya.

Kegagalan Manajemen Perusahaan

Salah satu tujuan sebuah usaha adalah mencapai kesuksesan dan untung sebesar-besarnya. Untuk mencapainya, maka membutuhkan rumusan strategi serta langkah-langkah. Ini adalah suatu perencanaan pemasaran produk, baik barang dan jasa.

Tanpa sebuah perencanaan yang baik, maka perusahaan akan kesulitan dalam mengorganisir sistem kerjanya. Masalah tersebut membuat karyawan bekerja sesuka hati bahkan tidak memberikan dampak efektif bagi perusahaan.

Hilangnya Kendali Bisnis Minimum Rencana pemasaran

Ketika perusahaan tidak membuat perencanaan, maka akan kehilangan kendali dalam melakukan bisnis. Hal tersebut meliputi strategi, tujuan pemasaran, deskripsi produk atau jasa, metode penetapan harga, rencana promosi, hingga penetapan produk.

Hilangnya kendali-kendali tersebut, maka perusahaan sudah tidak memiliki tujuan yang jelas lagi. Para tim atau karyawan cenderung bekerja tanpa arah. Keadaan ini jika terus membiarkannya, bisa berdampak pada kerugian besar bahkan penutupan.

Contoh Perencanaan Pemasaran

Contoh

Ada beberapa bentuk dari rencana pemasaran. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini:

Buffer

Buffer merupakan sebuah platform khusus untuk melakukan perencanaan pemasaran. Keberadaannya sangat memudahkan dalam dunia marketing bisnis. Cocok sekali bagi perusahaan yang belum pernah melakukan dokumentasi rencana pemasaran.

Dengan menggunakan buffer, maka Anda bisa belajar cara membuat rencana pemasaran mulai dari dasar. Sebagai contoh mulai dengan menjawab pertanyaan tujuan perusahaan, target pasar, hingga evaluasi strategi marketing.

Contently

Berikutnya ada rencana pemasaran dari Contently. Ini memiliki fokus untuk membuat konten-konten promosi menarik. Dalam proses penentuan rencana pemasaran, semua pengguna bisa mendapatkan bimbingan langkah promosi secara maksimal.

Contently sangat cocok untuk pebisnis pemula karena dapat mempelajari hal dasar, seperti menentukan media promosi yang tepat, mengetahui cara pembuatan konten paling menarik sehingga para konsumen akan melirik.

Forbes

Majalah terbesar dunia, Forbes juga merilis rencana pemasaran yang sangat bagus pada tahun 2013. Siapa pun bisa menggunakannya. Terdapat setidaknya 15 poin penting. Itu meliputi, ringkasan rencana bisnis, target pasar, Unique Selling Proposition dan strategi penentuan harga.

Selain itu, juga ada materi pemasaran, strategi promosi, cara pemasaran online, kemitraan, metode menaikkan jumlah dan harga transaksi dan lainnya. Semua poin tersebut sangat penting dalam membawa pebisnis meraih sukses ketika menyusun rencana pemasaran.

Executive Summary

Bentuk dari sebuah perencanaan pemasaran berikutnya adalah dengan menggunakan executive summary. Ini meliputi sejarah singkat perjalanan perusahaan, kegiatan utamanya apa saja, hingga alasan usaha tersebut memiliki prospek bagus.

Isi selanjutnya dalam contoh rencana pemasaran ini adalah menjelaskan keadaan bisnis tersebut pada masa sekarang dan masalah yang menjadi tantangan. Apapun jenis usaha bisa menggunakan template ini karena tergolong mudah dan sederhana.

Situation Analysis

Contoh perencanaan pemasaran berikutnya adalah dengan menggunakan bentuk penjelasan situasi bisnis. Bentuk ini meliputi tiga macam analisis, yaitu lingkungan internal yang terdiri dari sumber daya manusia, teknologi dan keuangan.

Sedangkan faktor yang kedua adalah berdasarkan pelanggan. Hal tersebut meliputi, pelanggan itu sendiri dan tren kekinian. Selanjutnya ada analisis lingkungan internal. Ini terdiri dari penjelasan mengenai persaingan, ekonomi, sosial budaya serta perubahan teknologi.

Faktor-faktor Rencana Pemasaran

Dalam menggunakan rencana pemasaran, tentu ketika sedang merumuskannya akan menemui beberapa faktor berikut ini.

Situasi Bisnis

Situasi bisnis sangat mempengaruhi pembuatan sebuah rencana. Jika, keadaan perusahaan sedang bagus, maka tinggal membenahi beberapa hal yang masih menjadi kendala pada strategi sebelumnya. Dengan begitu, keuntungan maksimal menjadi semakin terbuka lebar.

Keadaan yang berbanding terbalik adalah jika kondisi bisnis masih awal dengan pengalaman kurang banyak. Maka, dalam merumuskan marketing perlu mempertimbangkan banyak hal, seperti tujuan, anggaran, target pasar dan lainnya.

Strategi dan Program

Sebuah cara agar masyarakat mampu menerima produk yang sedang Anda promosikan adalah dengan menggunakan strategi. Apalagi pada zaman modern seperti sekarang, kebanyakan orang lebih sering menggunakan smartphone dan bermain sosial media.

Oleh karenanya, penentuan strategi dan program perusahaan sangat menentukan keberhasilan pemasaran. Jika tepat sasaran sesuai dengan segmen pasar, maka semakin banyak peluang memperoleh konsumen.

Anggaran

Dana menjadi faktor vital dalam sebuah usaha. Tanpa adanya uang, maka perusahaan tidak bisa berkembang. Sebagai contoh membeli bahan baku, melakukan produksi, hingga membuat produknya menjadi banyak yang kenal dan suka.

Maka dari itu, sangat penting sekali mempertimbangkan anggaran ketika membuat rencana pemasaran. Dengan begitu, Anda bisa menyelesaikannya dengan budget perusahaan. Saat semua sudah tertata, maka bagian kegiatan operasional lainnya juga tetap dapat berjalan dengan baik.

Pengawasan

Dalam perusahaan terdiri dari berbagai elemen penting demi mewujudkan cita-citanya. Biasanya ada ahli-ahli tertentu dengan pekerjaan khusus. Salah satunya adalah tim marketing yang bertugas untuk melakukan rencana pemasaran menggunakan strategi seefektif mungkin.

Dalam pelaksanaan rencana tersebut, juga terdapat pengawasan dari tim khusus. Mereka akan melakukan evaluasi terhadap hasil dari perencanaan itu. Jika terjadi penyelewengan atau kesalahan, maka selanjutnya harus mengikuti aturan sesuai perusahaan masing-masing.

Tanggung Jawab Pelaksanaan

Bukan hal mudah menjadi bagian dari tim marketing, meskipun tugasnya terkesan mudah dan sederhana, namun dampak yang akan timbul sangat berpengaruh terhadap kelangsungan bisnis. Oleh karena itu, dalam perencanaan ada tanggung jawab besar.

Baca Juga: Pengertian Strategi Pemasaran

Ketika sebuah rencana telah selesai pembuatannya, maka seluruh sumber daya manusia dalam perusahaan akan melakukan pekerjaan sesuai dengan jobdesk masing-masing. Karena menyangkut banyak pihak, semua elemen harus bekerja penuh dengan tanggung jawab.

Koordinasi

Pelaksanaan menjadi sebuah rencana menjadi tahap akhir. Dalam hal ini seluruh komponen perusahaan bekerja sesuai tugasnya. Agar terjalin kerja sama yang kompak dan selaras dengan tujuan, maka harus melakukan koordinasi.

Dengan saling koordinasi, maka seluruh SDM bisa saling bekerja sama dan membantu jika anggota lain mengalami kesulitan. Maka, gunakan waktu sebaik-baiknya dengan terus menjalin komunikasi yang baik antar karyawan.

Demikian informasi lengkap mengenai pengertian perencanaan pemasaran, pastikan Anda memiliki strategi terbaik yang tersusun rapi.

Tinggalkan komentar