Sejarah Telkom University Bandung

Telkom University
04Apr, 2020

Telkom University merupakan wajah baru di dunia pendidikan Indonesia dalam beberapa tahun terakhir ini. Meskipun begitu, ternyata Universitas Telkom Bandung merupakan sosok yang tak asing lagi karena sebenarnya sebelum bergabung menjadi perguruan tinggi di bawah nama Telkom University, universitas ini terdiri dari beberapa kampus yang sudah memiliki reputasi hebat di dunia pendidikan tanah air.

Ada 4 kampus yang punya andil dalam pembentukan Telkom University, yaitu IM Telkom, STISI Telkom, IT Telkom (dahulu dikenal dengan nama STT Telkom), dan Politeknik Telkom.

Baca Juga: UNTAN Membangun Ekosistem Digital Menuju Cyber University

Agar lebih jelas, mari kita simak perjalanan panjang ke-4 kampus ini sebelum akhirnya bergabung menjadi Telkom University.

Sejarah IM Telkom (Institut Manajemen Telkom)

Institut Manajemen Telkom

Institut Manajemen Telkom (IM Telkom) telah memulai perjalanan sejak tahun 1990 dengan nama MBA-Bandung, kemudian pada tahun 1994 berubah nama menjadi Sekolah Tinggi Manajemen Bandung (STMB), dan pada tahun 2004 kembali berganti nama menjadi Sekolah Tinggi Manajemen Bisnis Telkom (STMB Telkom).

Transformasi menjadi Institut Manajemen Telkom (IM Telkom) terjadi pada tahun 2008. Kampus pertama MBA-Bandung adalah Gedung H dan I Kompleks Pusdiklat Telkom yang berlokasi di Jalan Gegerkalong Hilir 47 Bandung.

Sejarah STISI Telkom (Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain Indonesia)

Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain Indonesia Telkom

Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain Indonesia Telkom (STISI Telkom) merupakan pelopor sekolah desain swasta di Indonesia dengan pilihan program studi terlengkap.

Selama 23 tahun berdiri, lebih dari 1,200 alumni dari program Studi Desain Komunikasi Visual, desain Interior, Desain Produk, Kriya Tekstil dan Mode, yang bergelar S.Ds. (Sarjana Desain), serta Seni Rupa yang bergelar S.Sn. (Sarjana Seni), telah turut berkontribusi nyata terhadap perkembangan Indrustri Kreatif Indonesia, melalui ragam portfolio karya seni dan desain yang digunakan di berbagai sektor industri dan pembangunan.

Sejarah IT Telkom (Institut Teknologi Telkom)

Institut Teknologi Telkom

Institut Teknologi Telkom (IT Telkom) sebelumnya dikenal sebagai STT Telkom yang merupakan sekolah tinggi pertama yang mengkhususkan diri dalam program studi Indonesia di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

IT Telkom diproyeksikan untuk mempersiapkan para ahli di bidang TIK, bisnis yang terampil dan berwawasan luas, dalam menanggapi tuntutan industri TIK yang berkembang pesat.

IT Telkom sebelumnya dikenal sebagai Sekolah Tinggi Teknologi Telkom (STT Telkom). STT Telkom memprakarsai pembentukan kesadaran Ir. Cacuk Sudarijanto yang pada tahun 1990 ketika itu menjabat sebagai Direktur PT. Telkom akan menjadi perkembangan pesat teknologi informasi dan komunikasi yang harus diimbangi dengan kesediaan sumber daya manusia yang berkualitas. Berangkat dari pandangan itu, beliau pun mendirikan STT Telkom.

STT Telkom meluncurkan yayasannya pada hari Jumat, 28 September 1990, di London Downstream Gegerkalong oleh Menteri Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi pada saat itu, Bapak Susilo Soedarman. Sejak didirikan, IT Telkom di bawah naungan Yayasan Pendidikan Telkom (YPT).

Tujuan pendirian kampus ini sangat cepat untuk memenuhi kebutuhan para pakar di industri telekomunikasi. PT Telkom sangat tertarik dengan institusi tersebut, sehingga PT Telkom dan memberikan beasiswa penuh kepada mahasiswa bond tahun 1991 dan 1992.

Adanya perubahan iklim di industri telekomunikasi dan dengan dimulainya PT Telkom memasuki era go public, maka program beasiswa dan ikatan massal dan kemudian mengakhiri STT Telkom menjadi perguruan tinggi yang mandiri.

Pada awalnya berdiri, kampus STT Telkom tersebar di tiga lokasi, yaitu Kampus-1 di Jalan Soekarno Hatta, Kampus-2 di Jalan Hilir Gegerkalong, dan Kampus-3 terletak di Jalan Haji Hasan Mustafa Penhollow.

Pada tahun 1993, STT Telkom memiliki kampus sendiri di Jalan Telekomunikasi No.1, Terusan Buah Batu Bandung (lokasi saat ini), dan setahun kemudian semua kegiatan belajar mengajar terpusat di kampus baru.

Pada tahun yang sama, Kampus STT Telkom diresmikan pada 24 Maret 1994 oleh Presiden Bapak Soeharto. Menempati lahan seluas 48 hektar, kampus STT Telkom memiliki fasilitas pendukung pendidikan yang baik dengan penataan lingkungan yang indah, sehingga proses pembelajaran berlangsung lebih kondusif.

STT Telkom meningkatkan bentuk organisasi menjadi Telkom pada 20 November 2007. Dalam proses penggabungan ke Universitas Telkom pada 2013, IT Telkom bertransformasi menjadi Fakultas Teknik (FT) atau Telkom Engineering School (TES).

Selanjutnya, pada tahun 2014 Fakultas Teknik berkembang menjadi tiga fakultas, yaitu: 1). Fakultas Teknik Elektro (FTE), 2). Fakultas Rekayasa Industri (FRI) dan 3). Fakultas Informatika (FIF).

Sejarah Politeknik Telkom (Politeknik Telkom Bandung)

Politeknik TelkomPoliteknik Telkom

Perjalanan sejarah Politeknik Telkom bermula dari 2 (dua) program pelatihan yang bergerak di bidang ICT, yaitu: Program Profesional STT Telkom, dan NIIT & Telkom Center.

Kedua lembaga pelatihan ini kemudian bergabung dan membentuk lembaga pendidikan tinggi baru yang bergerak khusus di bidang vokasi. Pada tanggal 27 September 2007, Politeknik Telkom diresmikan oleh Direktur Utama PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk., Bapak Rinaldy Firmansyah.

Telkom University Bandung

Telkom University Bandung

Akhirnya setelah perjalanan bertahun-tahun, Telkom University berdiri pada tanggal 14 Agustus 2013 berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud Nomor 309/E/0/2013.

Universitas Telkom adalah Perguruan Tinggi Swasta yang diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Telkom, merupakan penggabungan dari empat Perguruan Tinggi Swasta, yaitu Institut Teknologi Telkom (IT Telkom), Institut Manajemen Telkom (IM Telkom), Politeknik Telkom, dan Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain Indonesia Telkom (STISI Telkom).

Saat ini, Telkom University menjadi salah satu universitas swasta yang memiliki Mahasiswa dan mahasiswi, dosen, hingga staf akademik yang berasal hampir dari seluruh pelosok negeri.

Lingkungan yang inklusif dan penuh dengan keberagaman membuat Telkom University menjadi sorotan publik, mulai dari orang tua, siswa, hingga dosen yang ingin mendaftarkan diri maupun anaknya untuk bergabung dengan Universitas Telkom Bandung.

Dosen dan Mahasiswa berasal dari berbagai pulau, suku dan juga budaya yang berbeda-beda, mulai dari pulau aceh hingga papua yang kini menjadi satu kesatuan yaitu keluarga besar Telkom University. Mahasiswa Universitas Telkom Bandung berasal dari 33 provinsi yang ada di Indonesia.

Ragam asal daerah mahasiswa memberikan motivasi kepada sekelompok mahasiswa yang berasal dari daerah yang sama untuk membuat suatu komunitas atau unit kegiatan mahasiswa untuk menyatukan kembali mahasiswa satu daerah yang berkuliah di Telkom University.

Tak luput dari perhatian kampus, para mahasiswa yang memiliki keterbatasan fisik juga telah diberikan fasilitas khusus selama berkuliah di Telkom University.

Mereka yang berkursi roda tidak perlu khawatir, karena kampus telah menyediakan akses kursi roda ke gedung perkuliahan, masjid dan lain sebagainya, sehingga kenyamanan selama berkuliah di Telkom University tetap terjaga. Fasilitas ini akan terus berkembang seiring dengan kebutuhan teman-teman yang memiliki keterbatasan.

Selain keterbatasan fisik, Telkom University juga sangat memperhatikan keterbatasan biaya para Mahasiswa, sehingga dibuatlah fasilitas beasiswa bagi Mahasiswa yang kurang mampu dan memiliki bakat, minat dan tekad yang kuat untuk berkuliah di Telkom University.

Berbagai macam jenis beasiswa yang diberikan ialah beasiswa penuh dan sebagian. Beasiswa diberikan dari berbagai pihak internal maupun eksternal. Pihak internal biasanya memberikan beasiswa kepada para Mahasiswa yang memiliki prestasi lomba dengan cara memberikan beasiswa pemotongan biaya SPP dengan jumlah tertentu sesuai dengan tingkat prestasi.

Khusus bagi yang sedang kesulitan finansial, disediakan juga beasiswa khusus yaitu beasiswa Pendidikan Anak Bangsa yang berasal dari zakat Yayasan Pendidikan Telkom. Sedangkan beasiswa dari eksternal diberikan oleh berbagai pihak seperti Sekjen Kemendikbud RI, Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, PT Telkomsel, Telkomedika, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Universitas Telkom selama ini bertekad untuk menjadi universitas riset dan kewirausahaan yang bermanfaat bagi masyarakat. Telkom University pun memiliki komitmen dalam memberikan pendidikan yang berkualitas.

Hal ini dibuktikan dengan pencapaian Akreditasi “A” atau Keunggulan dari Badan Akreditasi Nasional untuk Pendidikan Tinggi (BAN-PT) dan Akreditasi Internasional untuk beberapa program studi. Apalagi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemenristekdikti) telah menunjuk Universitas Telkom sebagai Universitas Swasta Terbaik di Indonesia.

Setelah menempuh sejarah Telkom University yang cukup panjang, kampus ini dapat memperlihatkan keunggulannya. Universitas Telkom sekarang telah memenangkan banyak penghargaan baik secara nasional maupun internasional.

Tel-U juga membimbing mahasiswanya sesuai dengan target kerja Universitas Telkom di masa depan menuju kewirausahaan, dan menyediakan fasilitas yang baik bagi siswa untuk mendukung proses belajar mengajar.

Selain itu, Universitas Telkom pun memiliki staf pengajar yang berpengalaman di bidangnya dan sejumlah penelitian yang berkualitas, sehingga tak diragukan lagi dosen berkualitas akan melahirkan mahasiswa-mahasiswa yang berkualitas pula.

Fakultas Telkom University Bandung

Saat ini, Telkom University memiliki 7 Fakultas dan 34 Program Study. Mari kita lihat bersama-sama sejarah dan penjelasan seluruh fakultas dan program study tersebut:

Fakultas Teknik Elektro

Fakultas Teknik Elektro didirikan seiring dengan berdirinya STT Telkom pada tahun 1990, yang pada saat itu bernama Jurusan Teknik Elektro, dan memiliki 2 (dua) buah program Studi yaitu Program Studi S1 Teknik Telekomunikasi dan D3 Teknik Telekomunikasi.

Berdasarkan SK Mendikbud No. 027/0/1991, tanggal 30 Mei 1991 kedua Program Studi tersebut diberi status Terdaftar. Pada tahun 2007, Jurusan Teknik Elektro berubah nama menjadi Departemen Teknik Elektro.

Seiring dengan perubahan status Institusi dari Sekolah Tinggi Teknologi Telkom menjadi Institut Teknologi Telkom pada tanggal 27 Nopember 2007.

Selanjutnya, seiring dengan penambahan program studi di lingkungan Departemen Teknik Elektro maka pada tanggal 1 Februari 2009 Departemen Teknik Elektro berubah status menjadi Fakultas Elektro dan Komunikasi

Fakultas Teknik Elektro memiliki visi untuk menjadi fakultas berstandar internasional yang berperan aktif dalam pengembangan pendidikan, riset, dan entrepreneurship di bidang teknik elektro dan teknik fisika, berbasis teknologi informasi

Fakultas Rekayasa Industri

Fakultas Rekayasa Industri (FRI) yang menekankan pada kemampuan merancang solusi berbasis Teknologi Informasi yang dibutuhkan oleh organisasi yang memberi nilai strategis (value) terhadap penciptaan, pengolahan, penyimpanan, pendistribusian informasi sebagai salah satu sumber daya penting bagi organisasi dalam mencapai tujuannya.

Selaras dengan kemajuan teknologi informasi dan telekomunikasi yang menyertai peradaban manusia di era globalisasi saat ini dan di masa mendatang, mendorong pemerintah dan sektor swasta membangun sumber daya manusia yang handal di bidang Information, Communication Technology and Management.

Industri telematika terdiri atas kelompok barang dan jasa, meliputi Industri Perangkat (devices), Infrastruktur/Jaringan (access, nodes, transport, support) dan software (piranti lunak) termasuk aplikasi (content)

Fakultas Rekayasa Industri memiliki visi untuk menjadi fakultas berkelas dunia yang berperan aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan di bidang sistem industri berbasis teknologi informasi

Fakultas Informatika

Fakultas Informatika berawal dari program studi S1 Teknik Informatika yang berada dibawah Sekolah Tinggi Teknologi Telkom (STT Telkom) yang berdiri pada tahun 1992.

Departemen Informatika berubah menjadi Fakultas Informatika pada saat STT Telkom berubah menjadi Institut Teknologi Telkom (IT Telkom) pada tahun 2007.

Telkom University berdiri pada tahun 2013 dengan Informatika sebagai salah satu Fakultas di dalamnya. Fakultas Informatika terdiri dari tiga prodi yaitu Prodi S1 Teknik Informatika, S1 Ilmu Komputasi dan S2 Teknik Informatika.

Gabungan ketiga prodi merupakan suatu tantangan dalam hal penyatuan sistem pengelolaan dan penyamaan budaya. Disamping tantangan seperti disebutkan diatas, ketiga prodi memiliki sejumlah kesamaan dan kelebihan yang merupakan modal bersama untuk dapat dipadukan menjadi bahan pengembangan Fakultas Informatika.

Fakultas Informatika memiliki visi untuk menjadi Fakultas berkelas dunia yang unggul dalam pendidikan, penelitian, dan kewirausahaan bidang informatika dan komputer yang bermanfaat untuk masyarakat dan berperan aktif dalam meningkatkan daya saing bangsa pada tahun 2023.

Fakultas Ekonomi & Bisnis

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) atau School of Economic and Business (SEB) merupakan satu dari tujuh fakultas yang ada di dalam Universitas Telkom.

Saat ini FEB memiliki 3 program studi, S1 Manajemen Bisnis Telekomunikasi dan Informatika (terakreditasi “A” BAN PT), S1 Akuntansi (terakreditasi “B” BAN PT), dan S2 Magister Manajemen (terakreditasi “A” BAN PT dan ABET21).

Khusus untuk S1 Manajemen juga membuka kelas internasional yang bahasa pengantarnya adalah Bahasa Inggris yang disebut sebagai ICT Business.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis memiliki visi untuk menjadi Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang berstandar internasional pada tahun 2023, melalui penelitian dan pengembangan secara kreatif ekosistem kewirausahaan dalam bidang ekonomi dan bisnis berbasis digital

Fakultas Komunikasi & Bisnis

Dalam sejarahnya, untuk memberikan identitas yang lebih kuat pada bidang keilmuan manajemen bisnis telekomunikasi, pada tahun 2004 STMB berubah nama menjadi Sekolah Tinggi Manajemen Telkom.

Perubahan nama ini diikuti dengan peningkatan kapasitas penerimaan mahasiswa baru program S-1 MBTI, dalam rangka memenuhi permintaan pasar. Selain itu, program pasca sarjana juga menambah varian program dengan program MM Bisnis Telekomunikasi (MM Biztel)

Fakultas Komunikasi dan Bisnis memiliki visi menjadi research and entrepreneurial faculty pada tahun 2023, yang berperan aktif dalam pengembangan ilmu komunikasi dan bisnis berbasis teknologi informasi

Fakultas Industri Kreatif

Fakultas Industri Kreatif atau School of Creative Industries merupakan salah satu fakultas dari Universitas Telkom (Telkom University) yang bergerak dalam bidang pendidikan Seni Rupa dan Desain yang fokus pada pengembangan pendidikan di sektor Industri Kreatif.

Pada mulanya, Fakultas Industri Kreatif Universitas Telkom merupakan transformasi dari Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain Indonesia Telkom (STISI Telkom) yang terdiri dari 5 program studi (Desain Komunikasi Visual, Desain Interior, Desain Produk, Kriya Tekstil & Mode, Seni Rupa Murni) dan 1 program studi (DKV) dari Institut Manajemen Telkom (IMT).

Pada tanggal 14 Agustus 2013, akhirnya semuanya melebur menjadi Fakultas Industri Kreatif dibawah Universitas Telkom Bandung.

Fakultas Industri Kreatif memiliki visi untuk menjadi fakultas yang unggul serta pusat pengembangan creativepreneur berbasis ICT dan budaya nusantara.

Fakultas Ilmu Terapan

Fakultas Ilmu Terapan dahulunya bernama Politeknik Telkom. Setelah menempuh sejarah yang cukup panjang, akhirnya keluarlah Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 309/E/0/2013 tanggal 14 Agustus 2013 tentang izin Peleburan Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain Indonesia Telkom yang diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Mandiri Indonesia ke Universitas Telkom, dan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 270/E/0/2013 tanggal 17 Juli 2013, tentang Penggabungan Politeknik Telkom, Institut Teknologi Telkom dan Institut Manajemen Telkom yang diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Telkom menjadi Universitas Telkom

Visi Fakultas Ilmu Terapan adalah menjadi Fakultas berkelas dunia dalam bidang ilmu terapan yang berbasis TIK tahun 2018.

Luar biasa bukan sejarah Telkom University yang sangat panjang dan berliku? Namun, perjalanan panjang dan penuh proses itulah yang menjadi kekuatan pondasi kesuksesan Universitas Telkom Bandung menjadi perguruan tinggi yang namanya patut diperhitungkan di dunia pendidikan Indonesia.

Baca Juga: Prospek Kerja Jurusan Psikologi

Semoga informasi berguna bagi anda ya, terutama bila anda sangat berminat untuk melanjutkan pendidikan di Telkom University.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *