Vaksin Kucing

Vaksin Kucing: Manfaat, Jenis dan Harganya

Diposting pada

Kucing adalah hewan peliharaan yang cukup populer dan banyak dipilih orang-orang. Namun ketika memelihara kucing kamu juga harus memperhatikan kesehatannya, karena jika kucing sakit mata juga berbahaya bagi pemiliknya. Vaksin kucing sangat penting agar kesehatannya terjaga.

Vaksin yang diberikan, berguna untuk mencegah hewan mengalami penyakit berbahaya. Seperti jamur kulit misalnya, jika kucing mengalami penyakit tersebut cukup tinggi peluangnya akan menular kepada pemiliknya.

Pengertian Singkat Vaksin

Pengertian Singkat Vaksin

Vaksin merupakan virus yang dilemahkan untuk membantu sistem imun tubuh dan membentuk antibodi pada virus yang sama di masa depan. Antibodi akan menjaga tubuh ketika suatu hari virus menyerang pada subjek yang diberi vaksin. Vaksin untuk kucing biasanya diberikan dengan menggunakan perantara ke dalam sistem infeksi kucing.

Baca Juga: Cara Mengobati Kucing Flu

Hal ini agar sistem imun kucing bisa bekerja lebih optimal ketika melawan sebuah penyakit. Biasanya setelah pemberian vaksin untuk kucing, hewan akan merespon dengan beberapa reaksi tertentu. Namun reaksi ini biasanya ringan, seperti terjadi pembengkakan pada bagian yang dijadikan saluran masuk vaksin.

Namun tidak semua kucing mengalami respon seperti itu. Perkembangan teknologi yang semakin tinggi bisa meminimalisir resiko alergi yang muncul setelah melakukan vaksin. Namun hal ini tidak tidak mengkhawatirkan karena memang wajar terjadi.

Manfaat Vaksin Kucing

Manfaat Vaksin Kucing

Selain menghindarkan kucing dari penyakit, vaksin untuk kucing memiliki beragam manfaat. Maka sebaiknya diberikan vaksin kepada kucing peliharaan Anda untuk mendapatkan manfaat tersebut. Simak berikut ini.

Untuk Kekebalan Tubuh Pada Virus Tertentu

Vaksin memiliki dampak yang besar bagi kekebalan tubuh kucing. Maka berikanlah vaksin kucing secara rutin dengan dosis dan jangka waktu yang tepat sesuai dengan umurnya. Vaksin memang dibuat untuk membantu sistem imun tubuh agar memiliki kekebalan dan bisa mengenali jenis virus yang masuk ke dalam tubuh.

Setelah itu vaksin ini akan melumpuhkan virus apabila dikenalinya dengan menggunakan antibodi yang yang terbentuk setelah pemberian vaksin.

Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Dari Penyakit Tertentu

Tentu vaksin yang diberikan kepada kucing bisa meningkatkan daya tahan tubuhnya terhadap penyakit yang diakibatkan oleh virus dalam tubuh. Penyakit tertentu yang diakibatkan oleh virus bisa diatasi oleh sistem imun tubuh dengan cara yang cukup mudah. Karena setelah divaksin tubuh akan mengalami kekebalan yang  meningkat terhadap beberapa penyakit.

Mengurangi Serangan Penyakit

Selanjutnya manfaat vaksin adalah untuk mengurangi kemungkinan kucing bisa terserang penyakit berbahaya. Kucing yang rajin diberi vaksinasi biasanya jarang sakit. Meski ada kemungkinan juga akan sakit tapi relatif cepat sembuh jika dibandingkan dengan kucing kucing yang tidak diberi vaksin.

Mengurangi Biaya Perawatan Kucing

Dengan memberikan vaksin secara rutin dan teratur sesuai dosis maka hewan peliharaan kamu tidak akan merepotkan. Dalam hal ini, merepotkan yang dimaksud adalah kamu bisa menghemat biaya perawatan karena kucing tidak mudah sakit. Biaya perawatan yang cukup ditekan ini bisa kamu alokasikan ke sana lainnya.

Seperti membeli makanan kucing untuk memenuhi asupan gizinya atau hal lainnya. Namun, hal ini tentu saja kembali pada anda apakah benar-benar serius terhadap hewan peliharaan atau tidak. Sebab jika hanya memberi vaksin tapi tidak diperhatikan kebersihannya juga sama saja.

Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Memberi Vaksin Kucing

Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Memberi Vaksin Kucing

Dalam dunia kucing terdapat pro kontra mengenai pemberian vaksin ini. Sebab ada beberapa kasus yang terjadi dimana pemberian vaksin malah membuat kucing mengalami gangguan kesehatan.

Untuk mewaspadai hal-hal yang tidak diinginkan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum memberikan vaksin kepada kucing.

Konsultasi

Terlebih dahulu sebaiknya Anda melakukan konsultasi kepada dokter sebelum atau sesudah dilakukan vaksin. Anda tidak boleh gambar dalam hal ini sehingga mengambil keputusan sendiri. Karena dokter hewan tentu lebih memahami bagaimana kondisi kucing.

Nantinya setelah dilakukan konsultasi anda akan diarahkan untuk mengambil tindakan yang tepat.

Perhatikan Kondisi Kucing

Anda harus memastikan bahwa kucing dalam keadaan sehat dan baik-baik saja. Sebab jika kucing dalam keadaan kurang sehat, pemberian vaksin bisa menyebabkan efek yang aneh pada tubuh kucing.

Pastikan Kucing Tidak Stres

Pastikan bahwa kucing sedang tidak mengalami stres. Karena jika stress, maka kucing bisa mendapatkan resiko tersendiri pada tubuhnya. Hal ini tidak akan terjadi pada kucing yang normal.

Usia Kucing

Usia kucing jadi yang cukup penting dalam pemberian vaksin. Anda tidak dianjurkan untuk memberikan vaksin pada kucing yang masih dibawah umur. Karena kucing yang umurnya muda tidak mampu menahan reaksi obat yang masuk ke dalam tubuh.

Ditakutkan kondisi kucing akan mengalami drop. Maka dari itu sebaiknya berikan vaksin kucing pada usia 6 sampai 8 minggu.

Jadwal Vaksin

Setelah mengetahui usia yang ideal untuk kucing diberikan vaksin maka anda harus tahu juga jadwalnya. Karena vaksin memiliki jenis yang berbeda-beda, tentu rentang waktu yang dilakukan untuk pemberian vaksin juga berbeda. Anda tidak boleh salah jadwal karena efek nya kurang bagus untuk kesehatan kucing.

Teliti Memilih Tempat

Anda harus teliti terhadap pemilihan tempat untuk melakukan vaksinasi. Sebaiknya pilih tempat dan lingkungan yang juga bersih. Jangan pergi ke tempat vaksinasi yang kondisinya kotor karena kemungkinan besar kucing bisa sakit bila berada di sana. Perhatikan pula kualitas dari tempat vaksin, karena biaya vaksin kucing tidak sedikit apa salahnya memperhatikan segala hal terkait tempat.

Jenis Vaksin Kucing Yang Umumnya Digunakan

Jenis Vaksin Kucing

Setelah mengetahui manfaat dari vaksinasi kucing dan hal-hal yang harus diperhatikan ketika melakukan vaksinasi maka ketahui pula jenisnya. Ada beberapa jenis vaksin kucing yang umumnya diberikan hewan menggemaskan ini. Selengkapnya akan dijelaskan berikut ini.

Vaksin Tricat

Vaksin tricat penting diberikan kepada kucing untuk menjaga sistem imunnya agar kebal terhadap penyakit. Seperti Feline calicivirus, Feline calicivirus, Feline panleukopenia, dan Feline rhinotracheitis. Ketika memilih vaksin ini sebaiknya melakukan konsultasi dulu ke dokter hewan.

Setelah pemberian vaksin sebaiknya dilakukan pemberian obat cacing. Vaksin tricat diberikan untuk kucing di umur 8 sampai 10 minggu.

Vaksin Tetracat

Vaksin tetracat ini penting  untuk menjauhkan kucing dari serangan penyakit , Rhinotracheitis, calicivirus, panleukopenia dan chlamydia. Tetracat cukup mirip dengan tricat, perbedaannya terletak pada fungsinya yang sedikit berbeda.

Pada vaksin tetracat, anda tidak perlu memberikan obat cacing sesudahnya. Vaksin yg tepat sekali diberikan kepada kucing di usia 12 minggu.

Vaksin Rabies

Vaksin rabies tidak hanya digunakan untuk anjing saja. Untuk kewaspadaan, vaksin rabies diberikan kepada kucing agar kesehatannya lebih terjaga. Rabies cukup berbahaya, bisa menyerang kekebalan tubuh kucing dan menularkannya terhadap manusia ketika berinteraksi langsung dengannya.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Kutu Kucing

Air liur atau gigitan kucing yang terinfeksi rabies bisa mudah sekali menularkan virus kepada manusia. Maka dari itu vaksin ini cukup penting diberikan.Vaksin rabies biasanya diberikan pada kucing yang berumur 20 minggu.

Vaksin Tambahan Sesuai Rekomendasi Dokter

  • Feline Leukemia, vaksin yang diberikan agar kucing tidak mengalami penyakit berbahaya ini karena belum ada obatnya. Feline Leukemia muda menular ke sesama kucing lewat air liur, kotoran kucing hingga makanan yang dikonsumsi secara bersamaan.
  • FIV, vaksin yang diberikan untuk mencegah penyakit yang ada hubungannya dengan imunodefisiensi.
  • Bordetella, vaksin ini biasanya untuk mencegah infeksi virus yang menyerang bagian pernapasan atas pada kucing. Jika menyerang kucing bisa menyebabkan bersin dan belekan yang tak berhenti.
  • FIP, vaksin ini untuk mencegah virus corona yang menyerang kucing. Corona pada kucing tidak berbahaya tapi mudah sekali menular dari kucing ke kucing.
  • Dermatofitosis, vaksin yang diberikan untuk mencegah infeksi jamur dan kerontokan bulu kucing. Infeksi ini cukup berbahaya karena bisa menular pada manusia melalui kontak langsung.

Harga Vaksin Kucing

Harga Vaksin Kucing

Setelah anda mengetahui jenis-jenis vaksin yang biasanya diberikan kepada kucing. Anda juga harus mengetahui berapa saja harga vaksin kucing tersebut.

  • Tricat, vaksin ini digunakan untuk melindungi kucing dari berbagai virus penyakit berbahaya. Berapa harga vaksin kucing? Untuk harganya berkisar diantara Rp 80 ribu hingga Rp 200 ribu, tergantung pula dengan jenis obat yang diberikan.
  • Tetracat, vaksin ini cukup mirip dengan tricat hanya saja virus yang bisa dilumpuhkan lebih banyak. Untuk kisaran harganya di angka Rp 170 ribu hingga Rp 200 ribu.
  • Rabies, vaksin ini mencegah kucing mengalami rabies. Untuk harga vaksinnya paling mahal di angka Rp 100 ribu saja.

Untuk pemilik kucing yang memiliki budget lebih, harganya bisa tergantung jenis dan ras. Seperti misalnya, harga vaksin kucing Persia dengan Maine Coon tentu saja berbeda.

Bahaya Kucing  Yang Tidak Mendapatkan Vaksin

Bahaya Kucing Yang Tidak Mendapatkan Vaksin

Ada beberapa bahaya yang bisa ditimbulkan ketika kucing tidak menerima vaksin sama sekali. Jika kucing tidak diberikan vaksin maka tidak hanya berbahaya bagi kesehatan nya tapi juga pemilik dan orang sekitar. Simak beberapa penyakit yang mengintai kucing yang tidak di vaksin.

Leptospirosis

Penyakit ini biasanya menyebar lewat urine atau kulit yang mengalami pengelupasan. Ketika bakteri masuk ke darah maka akan menyebar dan menyerang organ-organ penting di dalam tubuh kucing. Seperti hati, ginjal sehingga sistem saraf pusat.

Untuk memastikan gangguan ini Anda bisa melihat gejala yang timbul. Seperti demam, dehidrasi hingga mengalami kesakitan.

Toksoplasmosis

Ketika hewan kucing mengalami toksoplasmosis maka hal ini sangat berbahaya bagi pemiliknya. Toxoplasmosis ini disebabkan oleh bakteri yang menyerang kucing. Manusia bisa tertular oleh bakteri ini dengan cara kontak dengan kotoran kucing.

Penyakit ini cukup berbahaya karena bisa menyerang otak dan otot seseorang. Bahkan ketika seorang ibu hamil tertular penyakit ini juga berbahaya untuk janinnya.

Rabies

Rabies tak kalah berbahaya karena juga bisa disebabkan oleh kucing. hewan yang terserang rabies biasanya menularkan penyakitnya lewat gigitan atau air liur. Ketika anda tertular rabies maka yang diserang adalah sistem saraf pusat, sehingga bisa menyebabkan kematian.

Adapun gejala awal yang timbul ketika seseorang terserang rabies adalah demam sakit kepala dan tubuh merasa lemah.

Baca Juga: Ciri-ciri Kucing Sakit

Demikian beberapa hal yang harus anda ketahui tentang vaksin kucing. Mulai dari seberapa besar manfaat vaksin kucing, jenis vaksin kucing dan harga vaksin kucing. Hingga penyakit berbahaya yang akan timbul ketika kucing kesayangan anda tidak diberikan vaksin.

Tinggalkan Balasan