Wisata Kalibiru Jogja

By | 9 Juni 2020

Kalibiru Kulon Progo adalah sebuah destinasi wisata Jogja yang kini banyak digandrungi wisatawan. Semula kawasan ini adalah bagian dari kawasan hutan yang dilindungi negara untuk keperluan reboisasi dan daerah tangkapan air bagi masyarakat sekitarnya.

Dengan ketinggian 450 meter di atas permukaan laut, Kalibiru Kulonprogo mempunyai pemandangan alam yang indah dengan suhu udara yang sejuk yang disukai oleh wisatawan. Perbukitan Menoreh yang hijau dan waduk Sermo dapat Anda lihat dari puncak Kalibiru. Bahkan jika cuaca cerah, Pantai Laut Selatan dengan ombaknya yang besar dapat disaksikan juga dari atas bukit.

Berikut sedikit penjelasan tentang Wisata Kalibiru Jogja:

Sejarah Kalibiru

Sejarah Kalibiru

Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta memiliki hutan negara yang cukup luas. Semula, kawasan ini adalah perkampungan biasa. Namun di tahun 1930, Belanda memaksa penduduk di kawasan ini keluar dan menjadikan lahan mereka sebagai hutan untuk diambil kayunya.

Hingga ketika masa kemerdekaan pada tahun 1945, kawasan yang sudah berubah menjadi hutan diambil alih oleh negara. Hutan dengan bentang alam perbukitan Menoreh luasnya mencapai 1.047 hektar.

Kawasan hutan ini tetap dipelihara negara sehingga mampu menjadi daerah tangkapan air dan menjaga pemukiman di sekitar dari musibah kekeringan di musim kemarau. Selain itu, bencana longsor dan banjir tidak pernah terjadi dan keanekaragaman hayati dan satwa menambah kekayaan hutan ini.

Mulai tahun 1964, kondisi hutan mengalami kritis karena mulai terjadinya perusakan hutan karena kondisi politik dan ekonomi yang memburuk. Masyarakat mulai mengambil kayu dari hutan negara. Keadaan ini berlangsung terus hingga tahun 2000 yang menyebabkan hutan negara mulai gundul karena terjadi pembalakan hutan besar-besaran akibat dari lemahnya pengawasan negara.

Kondisi ini berpengaruh langsung kepada masyarakat sekitar di mana daerah tangkapan air menjadi habis yang mengakibatkan lahan pertanian sering mengalami gagal panen. Bencana banjir dan kekeringan mulai menjadi bagian dari hidup masyarakat sekitar sehingga menambah buruk perekonomian mereka.

Proses Reboisasi

Pada tahun 2000, dimulailah proses reboisasi dengan mengedukasi kembali masyarakat akan pentingnya hutan bagi hidup mereka. Dengan bekerja sama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat, Kelompok Tani, pemerintah setempat mulai melakukan reboisasi dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat sekitar.

Sehingga upaya-upaya tersebut membuahkan hasil seperti hutan mulai menghijau dengan ditanami tanaman keras dan tanaman serbaguna dan buah-buahan (MPTS), mata air kembali muncul sehingga mengurangi dampak kekeringan bagi masyarakat sekitar dan keawetan tanah terjaga agar bisa ditanami tanaman pangan dan hijauan makanan ternak (HMT).

Dari luasan hutan yang ada, sebagian kawasan terutama di Kalibiru diusulkan untuk menjadi kawasan wisata alam. Hal ini dilakukan sebagai alternatif dari makin rapatnya tegakan di kawasan hutan yang membuat masyarakat tidak lagi dapat menanam tanaman semusim di dalam hutan.

Sehingga diharapkan pembangunan wisata ini akan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar kawasan Kalibiru Jogja dan memberi nama destinasi baru ini dengan nama Desa Wisata Kalibiru.

Lokasi Wisata Kalibiru

Lokasi Wisata Kalibiru

Tempat wisata Kalibiru Jogja persisnya berada di Kalibiru, Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi DI Yogyakarta. Letaknya hanya 40 km dari pusat kota Jogja sehingga memiliki akses transportasi yang mudah untuk Anda yang menggunakan pesawat terbang dari luar kota Jogja.

Ada dua rute yang bisa Anda pilih untuk dapat mencapai Kalibiru Kulon Progo. Jalur kedua rute ini sudah diaspal rapi sehingga bisa dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Rute Clereng

Anda akan melewati rute Sentolo – Pengasih – Clereng kemudian terakhir Kalibiru

Rute Sermo

Sedikit berbeda, rute Sermo dari arah Jogja akan lebih cepat ditempuh jika melalui Sentolo lanjut ke Pengasih. Dari Pengasih Anda harus mengambil arah ke Wates melewati alun-alunnya dan lanjut hingga ke Beji. Dari Beji Anda tinggal teruskan perjalanan menuju waduk Sermo kemudian Kalibiru.

Rute Kota

Tidak terlalu banyak yang menggunakan rute ini. Tapi jika Anda dari arah Malioboro dan hendak menuju Kulon Progo, bisa menggunakan rute ini. yaitu Anda tinggal mengikuti jalur Purworejo hingga sampai terminal Wates. Kemudian lanjutkan perjalanan dengan mengikuti petunjuk jalan menuju ke waduk Sermo seperti disebutkan dalam rute Sermo.

Harga Tiket dan Fasilitas Kalibiru

Harga Tiket dan Fasilitas Kalibiru

Lokasi Wisata Kalibiru berada di hutan negara dengan pedesaan asri di sekitarnya. Sehingga Anda akan melihat banyak rumah Jawa kuno di sepanjang jalan. Sebagian rumah-rumah ini dimanfaatkan sebagai kantor pengelola Kawasan wisata serta loket tiket masuk. Dari gerbang, wisatawan mulai melakukan trekking di hutan untuk bisa ke spot utama melalui jalan setapak yang sudah disediakan.

Baca Juga: Harga Tiket Masuk Wisata Goa Pindul

Harga tiket masuk wisata Kali Biru Kulon Progo cukup murah. Hanya dengan sepuluh ribu rupiah untuk wisatawan domestik dan tiga puluh ribu rupiah untuk wisatawan mancanegara di hari Senin – Jumat, Anda sudah dapat masuk ke kawasan hijau dan asri ini.

Untuk tiket parkir mobil dikenai sebesar lima ribu rupiah sedang untuk motor dikenai parkir sebesar dua ribu rupiah. Jam operasional Kalibiru Kulon Progo dimulai dari jam 6.30 pagi hingga jam 5 sore.  Tarif foto untuk berbagai spot yang ada di Kalibiru berbeda-beda mulai dari Rp.10.000 hingga Rp.35.000.

Di Kawasan wisata kalibiru Jogja sudah dilengkapi fasilitas pendukung untuk menambah kenyamanan wisatawan, misalnya:

Pondok

Pondok-pondokan di sepanjang jalan sebagai tempat istirahat sementara dalam perjalanan Anda trekking kepuncak.

Aula Joglo

Aula dengan kapasitas lebih banyak bisa digunakan bagi Anda yang melakukan acara gathering di sini. Bentuk Joglo merupakan ciri khas bangunan tradisional Jawa.

Free hotspot area

Walaupun berada di hutan, namun kawasan ini sudah dilengkapi dengan hotspot area. Untuk mengimbangi perkembangan teknologi, Kalibiru mendukung dengan penyediaan area dengan free hotspot.

Penginapan

Jika Anda berniat untuk menikmati keindahan Kalibiru lebih lama, tersedia penginapan mauapun homestay dengan harga mulai dari Rp.120.000 per malam. Selain itu juga tersedia pendopo yang ditawarkan dengan harga Rp.150.000 per malam.

Toilet

Kebutuhan akan toilet yang bersih dan cukup juga sudah disediakan di kawasan ini.

Mushola

Walaupun berwisata, tetap jangan lupakan kewajiban beribadah bagi Muslim. Mushola yang bersih juga tersedia di Kalibiru.

Warung makan

Dengan banyaknya wisatawan yang datang, maka keberadaan warung-warung makan juga dibutuhkan sekaligus menjadi sumber pemasukan bagi masyarakat sekitar. Mulai dari menu tradisional hingga makanan masa kini sudah tersedia di Kawasan wisata kalibiru Kulonprogo Jogjakarta ini.

Spot Foto Wisata Kalibiru Paling Kece

Berikut daftar spot foto yang keren untuk Anda:

Gardu pandang/Rumah Pohon

Gardu pandang Kalibiru

Menjadi tempat favorit wisatawan untuk menikmati keindahan perbukitan Menoreh dan Waduk Sermo dari kejauhan. Luas waduk mencapai 157 hektar yang merupakan bendungan terbesar di kota Jogja dengan bentuk yang berkelok membelah pepohonan. Gardu pandang ini dibuat dari papan kayu dan tangga gantung yang dipasang di pohon pinus.

Kalibiru bisa dikatakan sebagai pionir dalam membuat gardu pandang dan menjadikan tempat ini spot foto yang menarik bagi wisatawan. Dengan latar belakang perbukitan menorah, berfoto di gardu pandang ini memberikan kesan damai dan sangat natural. Tidak jarang calon pengantin melakukan foto prewedding di lokasi-lokasi spot foto kalibiru selain di gardu pandangnya.

Spot Flower

Sesuai dengan namanya, spot foto ini dibuat seperti kuntum bunga berwarna merah. Spot foto ini merupakan alternatif ketika spot foto gardu pandang/rumah pohon memiliki antrian yang terlalu panjang. Dan tetap menghadirkan keindahan perbukitan Menorah yang hijau dan waduk sermo dari kejauhan.

Spot Panggung

Di spot yang lainnya, pengelola membangun rumah panggung untuk spot foto terbaru. Dengan bentuk panggung yang terbuat dari papan lebar dan diletakkan di pinggir tebing mengarah ke perbukitan hijau, spot foto ini sangat cantik dan cocok untuk foto beramai2.

Jika gardu pandang dan spot foto flower hanya boleh dinaiki maksimal 2 orang, maka di spot foto panggung ini, Anda dapat berfoto bersama keluarga atau teman-teman.

Spot Oval

Spot Oval Kalibiru

Spot dengan bentuknya oval mirip dengan spot panggung. Hanya saja pijakan menuju ke atas berbentuk oval dan juga bisa untuk berfoto beramai-ramai. Dengan mengambil sudut foto hanya bagian atas, seolah-olah Anda sedang berada di ketinggian dengan latar belakang perbukitan hijau dan waduk.

Spot Bundar

Spot Bundar Kalibiru

Spot bundar ini menjadi spot foto favorit setelah gardu pandang. Bahkan identik menjadi ciri khas dan ikon wisata Kalibiru. Berfoto di sini memberi kesan Anda sedang berada di puncak tower yang tinggi.

Padahal spot ini tidak terlalu tinggi sehingga banyak orang yang mengantri untuk bisa berfoto di sini. Setiap yang akan berfoto akan diberi tali pengaman untuk keselamatan.

Kano Terbang

Kano Terbang Kalibiru

Bermain kano di udara? Mengapa tidak? Ini hanya bisa Anda lakukan di Desa Wisata Kalibiru Kulon Progo. Pengelola terus menambah spot foto dengan hal-hal yang unik seperti kano terbang ini.

Kano asli berwarna kuning cerah dengan dayung berwarna merah seolah-olah Anda sedang mendayung di atas kano yang melayang. Dengan tali pengaman, Anda bisa berpose dengan tenang dan meyakinkan. Jangan lewatkan spot foto baru yang unik ini.

Sepeda Langit (Sky bike)

Sepeda langit Wisata Kalibiru

Sky bike atau sepeda langit menjadi wahana yang banyak disukai oleh wisatawan di setiap objek wisata. Desa Wisata Kalibiru pun tak mau ketinggalan menghadirkan wahana ini untuk menambah kesemarakan spot foto yang sudah ada.

Jangan lewatkan kesempatan bersepeda di udara sekaligus menguji nyali Anda. Seolah-olah Anda sedang bersepeda di udara dengan latar puncak pepohonan. Menantang sekali bukan! Tenang saja, ada tali pengaman  yang dipasang untuk memberi rasa aman kepada bagi wisatawan.

High Rope Games

High rope games Wisata Kalibiru

Wahana penantang adrenalin lainnya adalah high rope games di Kalibiru. Dengan latar pepohonan hijau, silakan menguji nyali Anda dengan menaiki High Rope. Wahana ini merupakan sebuah jembatan penyeberangan yang terbuat dari tali dan kayu.

Pijakan kaki hanya berupa kayu kecil yang disusun dengan tali, di mana ketika dipijak jembatan akan bergoyang. Setiap goyangannya akan membuat detak jantung Anda lebih cepat.

Flying Fox

Flying fox Kalibiru

Flying fox akan memberi Anda sensasi terbang di udara dengan kecepatan luncur yang luar biasa dengan bonus pemandangan indah pepohonan hijau di bawah Anda. Anda bisa memilih jarak 50 m atau 85 m untuk memuaskan dahaga adrenalin di tempat yang indah ini.

MTB Downhill Track

Bersepeda dengan medan perbukitan yang memiliki jalur naik dan turun merupakan keasyikan tersendiri bagi penyuka olahraga sepeda gunung. Track downhill Kalibiru sungguh memberi tantangan tersendiri dan memacu adrenalin bagi pesepeda.

Jalur Trekking

Anda bisa memilih jalur trekking sesuai dengan kemampuan fisik Anda. Mulai dari jarak dekat yaitu 1,5 km, 3 km, 5 km dan jarak terjauh 7 km.  Jarak trekking 7 km akan membawa Anda melihat waduk Sermo lebih dekat lagi.

Momen langka di saat trekking adalah kesempatan untuk melihat hewan langka di tempat ini seperti elang Jawa, ayam alas, landak, celeng hingga jenis harimau Jawa dan harimau kumbang.

Tips Berkunjung ke Kalibiru

Kalibiru akan semakin indah jika dikunjungi pada saat musim hujan di mana pepohonan nampak subur menghijau. Sedang di musim kemarau, pepohonan di hutan ini sedang meranggas sehingga berwarna kuning dan terkesan gersang.

Baca Juga: Wisata Kebun Buah Mangunan Jogja

Di waktu sore menjadi pilihan banyak wisatawan karena ingin menyaksikan matahari terbenam dari gardu pandang yang ada. Keindahan sore dengan semburat warna jingga dipadu dengan pepohonan hijau menjadi pemandangan yang dinanti-nanti oleh wisatawan.

Gunakan pakaian casual yang nyaman karena Anda akan lebih banyak bergerak di sini. Mulai dari trekking dari pintu gerbang ke spot foto hingga Anda harus memanjat untuk naik ke spot foto. Pilih bahan yang mudah menyerap keringat. Walaupun udara kalibiru sejuk, namun karena kegiatan di sini lebih ke fisik, Anda akan berkeringat lebih banyak sehingga butuh pakaian yang dapat menyerap keringat dengan baik.

Wisata Alam di Sekitar Kalibiru

Dari kawasan wisata Kalibiru, Anda bisa melanjutkan perjalanan wisata ke tempat lain yang terbilang dekat misalnya:

Waduk Sermo

Waduk Sermo

Luas waduk ini kurang lebih 157 hektar dan menjadi bendungan terbesar di kota Jogja. Dengan volume mencapai 25 juta meter kubik, waduk ini mempunyai kedalaman maksimal 60 meter di bawah permukaan air di beberapa titik.

Di lokasi ini beberapa kegiatan biasa dilakukan seperti memancing, berenang dan naik perahu wisata. Bagi yang ingin menikmati keindahan tepi waduk, bisa juga berkeliling waduk dengan kendaraan bermotor atau sepeda di jalan yang sudah diaspal.

Di sekitar waduk ada beberapa lokasi wisata seperti Taman Munggur, Bukit Pethu, dan Taman Bambu Air. Di Taman Munggur, Anda bisa berswa foto di sudut spot foto yang telah disediakan di bawah pohon munggur. Harga tiket cukup murah hanya dua ribu rupiah per orang. Dari desa wisata kalibiru ke waduk sermo hanya berjarak kurang dari 3 km.

Air Terjun Kedung Pedut

Air Terjun Kedung Pedut

Menikmati air terjun dua warna di antara perbukitan Menoreh yang tersembunyi dapat menjadi tujuan wisata Anda berikutnya selama di Kulon Progo. Keunikan air terjun ini karena warna airnya biru toska dan putih. Warna ini dihasilkan dari sinar matahari yang dipantulkan ke pecahan bebatuan dari pegunungan Menoreh.

Sumber airnya berasal dari mata air Mudal. Dengan desain seperti waterpark tradisional, dilengkapi dengan papan seluncur kayu, pancuran bambu dan lainnya, membuat kealamian tempat ini tetap terjaga.

Namun untuk menuju ke tempat ini, Anda harus menyiapkan fisik karena medan yang ditempuh berupa jalan yang turun dan naik. Namun sesuai dengan keindahan yang akan Anda saksikan. Dengan tiket hanya tiga ribu saja, tempat ini sangat direkomendasikan untuk dikunjungi.

Kalibiru kini sudah diperhitungkan menjadi destinasi wisata andalan Kabupaten Kulon Progo. Letaknya yang tidak terlalu jauh dari pusat Jogja membantu destinasi ini popular di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Wisata Tebing Breksi Yogyakarta

Bagi Kulon Progo sendiri, keberadaan Wisata Kalibiru Jogja membuka mata masyarakat bahwa banyak tempat di sekitar Kulon Progo yang bisa dikembangkan sebagai destinasi wisata alam. Sehingga hal ini memberi dampak positif bagi masyarakat dengan pemasukan dari bidang pariwisata.

Tinggalkan Balasan